
HAPPY READING :)
.
.
.
Setelah mereka melakukan penelitian sepanjang hari, akhirnya mereka pun beristirahat. Semua Mahasiswa/wi dihimbau untuk kembali ke penginapan yang sudah disediakan oleh pihak kampus.
Malam hari setelah shalat magrib Aisyah sedang melakukan chek ulang data yang sudah ia lakukan tadi.
dert...dertt...derttt
Aisyah kaget saat ponselnya berdering. Lalu Aisyah beranjak lalu meraih ponselnya yang ada di atas kasur. Dia lihat siapa yang menelfon nya dan ternyata Papa nya yang menelfon.
" Halo, Assalamu'alaikum Pah." ucap Aisyah memulai pembicaraan.
" Iya halo Nak Wa'alaikumsalam, ini Mama. Apa kamu baik-baik saja disana? Tidak ada hal buruk yang terjadi kan? Emm maaf Mama telfon dari ponsel Papa karena dari tadi kamu tidak mengangkat telfon Mama jadi ya terpaksa Mama melakukan ini." ternyata malah Mama nya yang telfon, dengan mengajukan pertanyaan.
Aisyah memutar bola matanya malas, ia heran kenapa Mama nya seperti ini. Memang benar dari tadi ia tidak menjawab pesan atau telfon dari Mama nya lantaran masih kesal dengan kejadian beberapa hari yang lalu.
" Hm. Aku tidak apa-apa." singkat Aisyah.
" Kamu tidak bertemu dengan orang yang tidak kamu kenal kan disana?" tanya Dilara absurd dengan khawatir.
" Lah, aku jelas bertemu dengan orang yang tidak aku kenal, bahkan sudah banyak orang yang aku temui." kekeh Aisyah yang mendengar pertanyaan Dilara yang tidak masuk akal.
" Maksudanya apa kamu bertemu dengan wanita yang mungkin mengeclaim dirinya sebagai Mama mu?" ceplos Dilara.
" Apa maksud Mama? Apakah Mama sudah gila? Memang siapa wanita itu? Sudah lah, Mama mungkin kurang istirahat." ucap Aisyah dengan kaget.
" Eh, maaf bukan seperti itu maksud Mama, ya sudah abaikan saja. Apakah kamu sudah makan?" kata Dilara saat sadar apa yang diucapkan tadi.
" Belum. Ini baru mau makan, tumben sekali menanyakan itu?" jawab Aisyah sinis.
" Ya sudah sepantasnya kan Mama menanyakan itu kepada putri Mama sendiri."
" Haha. Ck." Aisyah terkekeh.
" Mmmm. Oh iya, Mama mau minta maaf atas perbuatan Mama beberapa hari yang lalu. Mama tidak bermaksud untuk melakukan itu ke Ais. Jadi maafkan Mama ya." sesal Dilara.
" Hmzt, ya sudah dulu aku mau makan malam." jawab Aisyah malah mengalihkan pembicaraan.
" Huftt, ya sudah kamu makan saja. Jangan tidur terlalu arut ya." ucap Dilara dengan manis.
__ADS_1
" Ya baiklah, Assalamu'alaikum." Aisyah menutup panggilan itu.
" Wa'alaikumsalam."
setelah panggilan itu Aisyah heran kenapa Mama nya tiba-tiba seakan peduli dengan nya, lalu apa yang dikatakan tadi? Bertemu dengan Wanita yang mengeclaim menjadi Mama nya? hah aneh sekali.
" Emang siapa wanita itu? Apakah benar-benar ada?" tanya Aisyah pada dirinya sendiri.
Saat Aisyah sibuk dengan pikirannya tiba-tiba terdengar ketukan pintu kamar dari luar kamar nya.
Tok tok tok.
Aisyah langsung beranjak dari kasur untuk membuka pintu dan melihat siapa yang datang ke kamarnya.
" Hai Za." sapa seseorang itu. yang tidak lain adalah Zafran.
" Eh iya Fran, ada apa?" tanya Aisyah.
" Kamu belum makan kan? Ayo kita makan." ajak Zafran kepada Aisyah.
" Oh ok tunggu dulu. Aku mau mengambil ponsel sebentar." ucap Aisyah lalu kembali ke dalam kamar untuk mengambil ponsel dan uang.
Zafran yang mendengar ucapan Aisyah hanya mengangguk dan tersenyum.
Setelah Aisyah mengambil ponsel lalu ia kembali menghampiri Zafran lalu mereka pergi dari depan kamar Aisyah menuju tempat makan yang akan dituju mereka. Sebelum itu Aisyah mengunci dulu pintu kamarnya.
Di lain tempat Dilara yang sedang memikirkan apa putri nya disana benar baik-baik saja, terkejut saat suaminya menepuk bahu nya.
" Ada apa?" tanya Shah.
" Ah tidak, aku hanya memikirkan Ais." jawab Dilara.
" Hufftt, kan tadi sudah telfon dia, lalu apa yang masih dipikirkan?" dengus Shah.
" Iya, tapi kan Mama takut kalau mereka benar-benar bertemu."
" Sudah lah, Papa sudah berkali-kali menjelaskan kepada Mama apa masih kurang jelas?"
" Tapi kita tidak tahu kalau tiba-tiba saja wanita itu datang di kehidupan Ais, lalu apa yang kita akan lakukan saat itu terjadi?" kata Dilara dengan ketakutan.
" Stop membicarakan ini, kau itu ketakutkan dengan hal yang tidak pasti terjadi. Sebaiknya kita malam saja ayo." ucap Shah meninggal kan istri menuju meja makan.
" Huhhh." Dilara mendengus kasar merespon ucapan suami nya. Lalu mengekor suami nya untuk makan.
~£££~
__ADS_1
Ok Guys kali ini aku akan menunjukan visual dari karakter mereka.
Aisyah Mumtaza, 21 tahun. Gadis cantik, lucu, dan manis, pintar, cerdas, punya banyak prestasi, tentunya sangat menggemaskan. Gadis yang selalu membuat para cewe lain iri dengan nya karena banyak pria yang kagum suka mengejar Aisyah.
Zafran Mohammed, 22 tahun. Pria gagah yang sangat peka terhadap apapun, pintar, cerdas, dan juga mempunyai berbagai prestasi yang dia miliki. Lelaki konyol yang bisa membuat para gadis terpesona dengan tampangnya yang ganteng😎 Oh iya BTW, dia sedikit keturunan New Zealand dari Ayah nya. Dan kenapa nama nya Mohammed? karena Almh. Mama kandungnya keturunan Rusia-Turkey. Jadi ya sekarang bentukannya begitu itu.
Sarah Tasanee, 41 tahun. Wanita tangguh, tidak pernah mengeluh tentang kehidupannya kepada siapa pun. Wanita yang selalu memberi kasih sayang kepada anaknya. Tetapi selalu tidak beruntung dengan perihal cinta atau perihal kehidupan pernikahan.
ArShah Jamuza, 49 tahun. Pembisnis sukses besar yang terkenal di Asia Tenggara. Hanya mementingkan pekerjaannya. Selalu acuh dengan apa yang ada disekitarnya.
Dilara Khasima, 43 tahun. Wanita yang mempunyai ego tinggi, hanya mementingkan dirinya sendiri. Pekerja ekstra dibelakang suami nya.
Muhammad Hasan Kareem, 23 tahun. Sahabat Zafran yang gila absurd. Lebih tua satu tahun dari Zafran, karena sifat bar-bar nya yang sedikit absurd membuat dia mengulang dua semester lagi. Jadilah dia sekarang seangkatan dengan Zafran dan Kintha.
Kintha Ranie, 22 tahun. Gadis asal Jerman yang ikut pindah orangtuanya ke Indonesia karena bisnis. Memiliki sifat ingin memiliki apa yang dia inginkan / egois.
Maya Fadhillah, 22 tahun. Sahabat Aisyah yang selalu memberi dukungan. Gadis cantik, lucu, tapi agak telat mikir otaknya.
Rea Navely, 21 tahun. Sahabat Aisyah juga, dia gadis kece yang sedikit usil, selalu buat kesal orang terutama kepada kedua sahabatnya.
@@@@@@@@@@@
Nah gaes segini dulu yups, asli otak ku mau pecah, udah ini kepala pengin di tonjokin lagi. nyut-nyut gaes kepala ku. wkwk
BTW itu visual dari mereka ya gaes, mungkin ada yang tidak cocok dengan karakternya ya mon maap. Ya di cocok-cocokin aja lah ya, hahaha. Memilih orang untuk dijadikan visual itu gampang gan tapi lebih sulit untuk menyandingkannya dengan karakter mereka itu susah sangat gengs, jadi ya Maklumin lah.
Thank you💞
__ADS_1
@dinda_mahardhika21