Suara Hati Aisyah!

Suara Hati Aisyah!
Wanita.


__ADS_3

HAPPY READING :)


.


.


.


Hari ini hari terakhir dimana mereka ada di puncak penelitian. Aisyah sedang berdiskusi sama teman sekelompok nya untuk merundingkan hasil rekap penelitiannya.


Setelah semua nya selesai baik kelompok Aisyah maupun kelompok yang lain, pembina memberikan pengumuman kepada seluruh anggota yang ikut.


" Ok anak-anak, kalian sudah menyelesaikan penelitian ini dengan baik, dan bapak harap hasilnya akan baik juga. Setelah ini kalian akan di beri libur dari kampus selama 2 minggu dan hasil penelitian itu akan dipresentasikan besok saat kalian pertama masuk kuliah lagi. Apa kalian paham!?" Kata Pembina dengan tegas.


" Paham Pak. Yesssss libur yeeeeyyy." sorak semua Mahasiswa/wi girang.


Zafran dan Aisyah saling pandang dan tersenyum saat mendengar akan libur 2 minggu.


" Fran, kita kerumah Tante Sarah lagi ya." ucap Aisyah.


" Iya, nanti kita akan kerumah Bunda lagi, tenang Za." jawab Zafran dengan senyuman.


Zafran heran kenapa Aisyah terlihat bahagia sekali saat dekat dengan Bundanya.


" Yessss libur dua minggu. Asikkk bisa liburan." girang Kintha tiba-tiba dengan teriak setelah teman-temannya sudah diam. Dan membuat orang disekitarnya bingung dan merasa aneh dengan sikapnya.


" Heh! Loe beneran gila ya?" bisik Hasan dengan menyenggol bahu Kintha.


" Apaan sih loe, kan gue lagi seneng ini." sengit Kintha.


" Ya gak gini juga kali, loe gak malu nih diliatin banyak orang."


Kintha spontan langsung melihat orang disekitarnya dan benar saja mereka memandang dirinya dengan heran. Kintha nyengir malu dan mengatakan maaf.


Zafran yang melihat itu terkekeh dan menggelengkan kepalanya. Dalam hatinya kok bisa dia punya sahabat seperti itu.


Aisyah hanya tertawa kecil saat tahu Kintha bisa bersikap seperti itu. Maklum biasanya dia hanya Kintha yang hanya selalu sibuk dengan make up nya, eh ini malah gila.


Setelah semua nya beres, mereka semua kembali ke penginapan dan akan beristirahat. Rencananya mereka semua akan kembali ke Jakarta esok pagi tetapi tidak untuk Aisyah, Zafran dan dua sahabat nya, karena mereka akan kembali ke rumah Sarah malam hari ini.


~Pukul 20.00~


Mereka berempat telah siap untuk pergi ke rumah Sarah. Dan kira-kira akan sampai rumah pukul 22.00. Ya dua jam, karena jarak lokasi penelitian ke rumah Sarah agak jauh.


" San loe ya yang nyetir, badan gue agak pegel nih." pinta Zafran kepada Hasan.


" Ok tapi nanti loe tunjukin arah ya, soalnya agak lupa gue." Hasan menyetujui nya.

__ADS_1


" It's ok."


" Ceilah sok-sok an loe pake bahasa inggris." kekeh Hasan.


" Eh suka-suka gue lah, emang gue asli keturunan Inggris. Mau apa loe hah?" sengit Zafran.


" Hadeh, iya deh iya, gue lupa kalo Bokap loe orang New Zealand."


" Ya sudah ayo kita berangkat keburu makin larut ini."


" Ok, Kintha Aisyah ayo buruan kita berangkat sekarang." teriak Hasan memanggil.


Aisyah dan Kintha yang mendengar itu langsung mendekat kearah mobil Zafran dan mereka langsung memasuki mobil itu.


Mereka langsung melajukan mobilnya. Di dalam mobil terlihat Zafran sedang menelfon seseorang yang tidak lain adalah Bunda nya.


" Bun ini kita sedang ada diperjalanan menuju rumah." ucap Zafran.


" Benarkah? Apa Aisyah juga ikut?" tanya Sarah di ujung telfon sana."


" Hu'um, hadehh Bunda, disini Zafran yang anaknya Bunda loh." Zafran seolah-olah merajuk.


" Hahaha iya Bunda tahu kamu anak Bunda yang terganteng tapi sekarang Bunda mau Aisyah." kekeh Sarah.


Zafran tersenyum mendengar perkataan Bundanya lalu dia menengok ke belakang ke arah Aisyah yang tertidur kelelahan.


" Bolehkah Bunda berbicara dengan Aisyah?"


" Za tidur Bunda, mungkin dia kelelahan."


" Baiklah, tapi dia tidak apa-apa kan."


" Hum Bunda Za baik-baik saja itu dia lagi tidur dengan Kintha."


" Syukurlah, apa kamu dan Hasan juga baik-baik saja Nak?"


" Iya Bunda kami baik-baik saja, Bunda tenang saja yah, tunggu kami sampai ya Bun."


" Baiklah, hati-hati ya dijalan."


" Ok Bun, ya sudah Zafran tutup ya telfon nya Assalamu'alaikum."


" Wa'alaikumussalam."


Zafran menutup panggilan itu, dan menghembuskan nafasnya pelan lalu menengok ke arah Aisyah dan memandang dengan tersenyum.


" Ekhm. Ingat bukan mahrom." ucap Hasan menyadarkan Zafran dengan tiba-tiba menepuk pundak Zafran keras.

__ADS_1


" Astaghfirullah. Gak usah ngagetin gue juga kali." kesel Zafran dengan terkejut.


" Hhaha ya Loe lagian sih liatinnya gitu amat. Gue tahu loe suka kan sama Ais?" kekeh Hasan.


" Shuttt, jangan keras-keras ngomongnya nanti kebangun mereka berdua."


" Tapi bener kan yang gue omongin."


" Hm iya iya gue suka sama dia." bisik Zafran.


" Hahaha bagus lah ternyata loe normal juga."


" Gila loe, ya iya lah gue normal, aneh loe."


" Ya kan gue kira begitu. Ya loe sih kalo di deketin cewe-cewe cantik selalu ngehindar, kaya kgak punya nafsu loe. Makanya gue kira loe kgak normal, haha."


" Huh dasar, ya buat apa ngedeketin cewe kaya mereka, gak penting buat gue lah."


" Ok lah, oh iya Fran, btw tadi gue dengar tante Sarah saat di telfon."


" Dengar apaan loe?"


" Maaf ya, gue bingung sama tante Sarah dia seakan seperti sudah kenal lama sama Ais, Ais pun begitu, nah tadi buktinya di telfon tante Sarah terlihat seperti khawatir sama Ais." heran Hasan.


" Gue juga merasakan hal sama San, entahlah gue juga bingung sendiri. Apa mungkin wanita seperti itu? Baru kenal langsung dekat gitu." jawab Zafran.


" Hm, Apa benar yah? Gue juga kagak tahu wanita itu seperti apa."


" Sudah lah kgak usah mikirin wanita, yang ada kita para lelaki bisa gila kalo memikirkan itu semua tentang wanita."


" Benar juga Loe Fran, dasar wanita susah di tebak, bikin laki-laki bingung aja, Hahahaha."


" Hahahahaha." respon Zafran mendengar perkataan Hasan.


Akhirnya mereka berdua tertawa disepanjang perjalanan dengan membicarakan sifat wanita yang sangat aneh untuk di tebak.


~POV Dinda~


Huh dasar para Lelaki, gak tahu apa kalo wanita itu gak semua seperti itu. Wanita itu yang penting dapat perhatian dari lelaki dan jangan sampai menghilangkan kepercayaannya. Fix itu aja mungkin bagi aku. Tapi gak tahu juga sih Wanita yang lain. Wkwkwk.


*****`````*****


Ok guys bagaimana menurut pendapat kalian? Khususnya para wanita.


Thank you💞


@dinda_mahardhika21

__ADS_1


__ADS_2