Suara Langit

Suara Langit
Hari Pertama Bekerja


__ADS_3

Dengan mengendarai sepeda motor King peninggalan ayahnya Hilman meluncur ditengah jalanan Kota menuju ke Kantor Perusahaan dimana dia sudah diterima bekerja, waktu telah menunjukkan pukul 12:30 dimana hampir semua karyawan perusahaan itu sedang istirahat makan siang hanya ada para petugas keamanan yang berjaga di pintu gerbang masuk dan di loby kantor perusahaan.


Didalam ruangan loby dia menemui seorang petugas kemanan yang sedang berjaga dimeja resepsionis menggantikan sang petugas yang sedang istirahat makan,


"Selama siang pak!, saya Hilman datang mau melapor karena sudah mendapat panggilan bekerja dari perusahaan ini, dan oleh Pak Yanto Kuncoro saya disuruh untuk menghadap dengan Kepala Bagian Administrasi Personalia!" kata Hilman kepada petugas tersebut.


"Ibu Maya sedang istirahat, kamu duduk dulu diruang tamu itu, nanti akan dipanggil jika orangnya sudah kembali dari istirahat!, dan kenakan kartu pengenal ini selama anda berada didalam gedung perusahaan ini!" kata petugas tersebut sambil memberikan kartu Tamu kepada Hilman.


Hilman menerima kartu tersebut dan pergi ketempat yang ditunjuk oleh sang petugas keamanan tersebut, dia masih harus menunggu paling tidak setengah jam sampai jam istirahat makan siang itu selesai pada pukul 13:00. Sambil menunggu Hilman mengedarkan pandangannya ke seluruh bagian loby dan di beberapa ruangan didalamnya, dia juga melihat ada beberapa OB yang sedang membersihkan ruangan dan perabotan yang berada di meja-meja kerja.


Tepat pukul 13:00 mulai banyak berdatangan para karyawan perusahaan, mereka langsung menempati meja kerja masing-masing dan di meja resepsionis sudah terlihat ada 2 orang karyawan wanita yang duduk sambil memeriksa beberapa surat yang berada di atas meja. Himan segera berinisiatif untuk mendekati meja resepsionis tersebut untuk bertanya,


"Maaf bu Cindy...!, saya Hilman datang untuk menghadap kepada kepala bagian administrasi personalia!"


"Ohh..., iya..., kamu sudah ditunggu!, ruangan ibu Maya ada dilantai 3, mari saya antarkan!" kata sang resepsionis yang bernama Cindy karena nama itu tertera dikartu karyawan yang dikenakan oleh yang bersangkutan.


"Baik!, terimakasih"

__ADS_1


Hilman diantar oleh Cindy sang resepsionis perusahaan kesebuah ruangan yang berada di lantai 3 gedung perusahaan tersebut,


Tok..., tok..., tok


"Masuk...!" terdengar suara lembut seorang wanita dari arah dalam ruangan.


"Selamat siang bu..., saya mengantarkan saudara Hilman yang akan menghadap ibu!" kata Cindy setelah masuk kedalam dan meninggalkan Hilman yang masih berdiri didepan pintu masuk.


"Oh iya..., suruh dia masuk dan tinggalkan kami, jangan lupa menutup pintunya kembali Cindy...!" kata suara wanita tersebut.


"Baik Bu...!, saudara Hilman silahkan masuk" katanya kemudian menutup pintu setelah Hilman berada didalam ruangan tersebut.


"Ya..., duduklah saudara Hilman!, saya Maya yang membawahi bagian Administrasi dari Departemen Personalia perusahaan ini, nah..., kita mulai saja, ini hanyalah sebuah wawancara singkat yang tidak mempengaruhi status kamu sebagai karyawan, karena kamu sudah disetujui dan diterima oleh pihak manajemen perusahaan untuk mulai bekerja di Departemen Teknologi dan Informasi perusahaan ini, saya hanya ingin menanyakan beberapa hal yaitu pertama, berapa Gaji sebulan yang saudara Hilman inginkan? dan yang kedua apakah saudara bersedia bekerja diluar jam kerja wajib yang berlaku di perusahaan ini?"


"Untuk gaji saya serahkan sepenuhnya kepada perusahaan dan saya bersedia bekerja lembur sesuai kebutuhan perusahaan, hanya saja saya minta kalau boleh saya mulai masuk pada pukul 13:00 siang karena paginya saya harus kuliah bu Maya!"


"Ya... itu sudah ada dalam pembicaraan manajemen saat membahas tentang surat lamaran kamu, dan kamu diberikan keluasan untuk mulai bekerja pada jam 13:00 siang, dan tentunya jam pulang kerja kamu akan lebih lama dari para karyawan lainnya, untuk itu kamu akan diberikan tanda pengenal khusus yang disesuaikan dengan jam kerja tersebut, baiklah...!, kamu sudah setuju dan kami akan memberikan gaji terbaik sesuai dengan hasil pekerjaanmu nanti, setelah dari sini kamu pergi kelantai 5 dan di sana adalah tempatnya Departemen Teknologi dan Informasi Perusahaan, dan sekarang silahkan baca surat kontrak kerja ini dan tanda tangai di lembar paling belakang, silahkan!" kata Maya kemudian menyerahkan beberapa lembar dokumen yang harus dibaca Hilman dan untuk ditandatanganinya.

__ADS_1


Hilman membaca semua tugas dan kewajibannya sebagai seorang karyawan karena di sana banyak aturan yang harus dia patuhi dan jalankan selama bekerja, dia juga membaca haknya sebagai seorang karyawan yang mendapatkan gaji dasar sebesar 10 juta rupiah dan beberapa tunjangan yang besarannya sesuai dengan hasil pekerjaan.


Hilman juga berhak atas cuti setiap tahunnya dan jaminan kesehatan selama dia bekerja serta jaminan hari tua setelah dia mampu bekerja paling sedikit selama 15 tahun, selain itu besaran gaji dasarnya tersebut akan meningkat seiring lamanya dia bekerja. Hilman tidak bertanya lagi karena merasa dari semua yang dia baca dalam surat kontrak kerja tersebut sudah sesuai bahkan melebihi apa yang dia bayangkan sebelumnya. Tanpa dia ketahui bahwa seseorang yang ahli dalam bidang Teknologi Informatika sangat dihargai oleh sebuah perusahaan yang bergerak dalam bisnis Teknologi Informasi, mereka akan dibayar tinggi dengan keahlian mereka karena masih sedikit orang-orang ahli seperti mereka padahal di jaman sekarang ini tenaga mereka sudah sangat dibutuhkan.


Setelah menandatangani surat kontrak tersebut Hilman juga diberikan kartu tanda pengenal sebagai seorang karyawan dengan fotonya yang melekat dan terpampang didepan kartu itu berserta tulisan namanya, kemudian dia pamit untuk segera pergi kelantai 5 untuk menghadap Manajer Departemen Teknologi dan Informasi tempat dia akan bekerja nanti.


Hilman bertemu dengan Andreas sang Manajer dari Departemen tempat dia akan bekerja dan selanjutnya ditunjukkan ruangan kerjanya yang berada disebuah ruangan berukuran besar dan didalamnya juga terdapat 4 orang karyawan lainnya yang kesemuanya adalah laki-laki,


"Ini meja kerjamu, dan ini dokumen-dokumen SOP Departemen kita, untuk awalnya saya minta kamu melihat-lihat dulu beberapa pekerjaan yang sedang dikerjakan oleh Julian, Ivan, Hardy dan Yudi, mereka berempat adalah rekan 1 tim denganmu di unit Keamanan Data dan Analisis Program sistim informasi perusahaan" kata Andreas menjelaskan.


"Baik pak Andreas, saya akan berusaha bekerja dengan baik, terimakasih!" kata Hilman kemudian mulai membaca dokumen SOP yang diberikan oleh Manajernya.


Sementara itu dirumahnya Anitha telah bersiap dan berganti pakaian santai untuk pergi keluar bersama Susan, sebelumnya dia telah memberitahu Susan bahwa mereka akan pergi ke toko Handphone untuk membelikan handphone baru buat Hilman yang sampai saat ini masih menggunakan Hp jenis lama yang hanya bisa untuk panggilan suara dan berkirim pesan SMS. Tanpa Anitha ketahui Susan juga sudah merencanakan untuk membelikannya sebuah handphone termasuk untuk ibunya Hana, karena Susan melihat mereka belum memiliki handphone seperti kebanyakan orang yang hampir sebagian besar waktu mereka habis didepan layar telepon pintar tersebut.


Bukan hanya itu yang ada didalam rencana Susan, karena banyak yang akan dia belikan karena merasa dia saat ini sudah menjadi bagian dari keluarga tersebut. Untuk itu dia akan melakukan sesuatu yang akan membuat ibu dan adik dari sang kekasih lebih dekat dengannya, hanya saja dia akan melakukannya dengan perlahan dan berhati-hati agar dia tidak dianggap sedang menunjukkan statusnya sebagai orang kaya.


Untuk itu pertama-tama dia akan mengambil hati Anitha terlebih dahulu baru kemudian masuk kedalam hati dan perhatian dari Hana ibu dari Hilman, Susan telah melakukan penelitian semua isi didalam rumah Hilman dan mengetahui mana saja yang perlu ditambah serta yang perlu dibenahi atau diganti. Dia juga mengetahui apa saja yang sangat disukai oleh Hana maupun Anitha dan bahkan mengetahui sesuatu yang sangat berharga dan berarti bagi Hana sejak dulu tapi harus rela kehilangan karena terdesak oleh kebutuhan mereka setelah kematian ayah Hilman, semuanya itu diperoleh Susan dari hasil perbincangannya dengan Anitha selama beberapa jam dia berada di rumah tersebut.

__ADS_1


Setelah berpamitan kedua gadis itu segera masuk kedalam mobil sedan berwarna putih milik Susan dan meluncur menuju kesebuah pusat perbelanjaan yang berada di pusat Kota, Anitha yang merasa senang dan mulai akrab dengan Susan mengikuti kemana saja kakinya dibawa melangkah oleh Susan.


__ADS_2