Suara Langit

Suara Langit
Fans Baru


__ADS_3

Mobil MPV Elgrand VIP yang dikendarai Bimo terlihat memasuki halaman parkir kampus, dan melihat kedatangan mobilnya Hilman segera melangkahkan kakinya menuju mobil yang sudah terparkir tersebut.


"Ayo jalan Bimo!, pertama kita akan melihat keadaan gedung Hill San dulu, selanjutnya kita ke kompleks perumahan sederhana dan kemudian kembali ke Boulevard Real Estate!" kata Hilman menjelaskan rute perjalanan mereka kepada Bimo.


"Baik Tuan!"


Dengan cepat Bimo mengendarai mobil MPV tersebut menuju ke kawasan pusat bisnis Kota tersebut dimana letak Gedung Hill San milik Hilman, kunjungan Hilman itu juga dengan maksud untuk melihat penataan gedung tersebut apakah sudah sesuai dengan keinginannya atau belum.


Sebelumnya dia telah meminta Haris dan Rico untuk menata 5 lantai gedung tersebut dengan pengaturan adalah, lantai 1 untuk gudang dan sebagai ruangan tunggu untuk tamu dan sebagian luas ruangan akan dijadikan sebagai tempat pertemuan. sedangkan untuk lantai 2 akan menjadi kantor perusahaan Hill San Investment Company, dan selanjutnya untuk lantai 3 dan lantai 4 dijadikan tempat kediaman bagi semua anggota kelompok pemotor Pengelana Budiman dan terakhir untuk lantai 5 direncanakan akan menjadi sebuah restoran berkelas.


[🔉Ting..., Berbuatlah kebaikan dengan membantu seorang anggota Pengelana Budiman yang sedang terdesak dengan penyelesaian uang SPP dan keperluan tugas Semesternya]


Belum sampai di halaman parkir gedung Hill San, kembali Hilman mendengar gema suara langit dalam pikirannya. Kemudian dia bertanya-tanya dalam hatinya tentang sosok seorang mahasiswa selain Ratna didalam kelompok pemotor Pengelana Budiman yang dia kenal, dan karena tidak menemukan maka dia segera menghubungi Haris untuk mencari tahu sosok yang menjadi targetnya saat ini.


Beberapa saat kemudian Haris memberitahu bahwa dari semua anggota Pengelana Budiman yang sedang berkuliah hanyalah mereka berdua dan Ratna, akhirnya Hilman menarik kesimpulan bahwa Ratna lah yang menjadi tergetnya kali ini untuk mendapatkan bantuan.


Bimo segera memarkirkan kendaraan yang dikendarainya itu dan mempersilahkan Hilman untuk turun,


"Bimo..., nanti kamu tolong lihat keadaan lantai 2 yang akan aku jadikan kantor perusahaan serta lantai 5 yang rencananya akan dijadikan sebuah Restoran Mewah, aku akan melihat-lihat keadaan tempat tinggal para anggota Pengelana Budiman yang berada dilantai 3 dan lantai 4" kata Hilman.


"Baik tuan!" kata Bimo kemudian langsung masuk kedalam gedung dan menuju lift.


Hilman kemudian masuk dan melihat suasana lantai dasar tersebut yang sementara saat ini berfungsi sebagai ruang tamu dan ada sebuah ruangan besar yang diperuntukkan sebagai tempat pertemuan, tapi Hilman juga mash melihat ada beberapa ruangan kosong dan sebuah ruangan yang dijadikan sebagai gudang.


Kemudian dia naik ke lantai 3 yang merupakan tempat kediaman para anggota Pengelana Budiman laki-laki, dia melihat suasananya dalam keadaan baik dan bersih, dan hampir semua penghuninya tidak berada ditempat karena sebagian besar sedang melakukan pekerjaan pembangunan tembok pagar di kediamannya, ada juga yang sedang bekerja di beberapa perusahaan serta ada yang mengelola usaha sendiri seperti Yaya yang memiliki usaha perbengkelan.


Hilman melanjutkan pemeriksaannya ke lantai 4 yang adalah tempat kediaman para anggota Pengelana Budiman Wanita, di sana dia bertemu dengan 2 orang anggota yang sedang bersiap untuk bertugas sebagai resepsionis di lantai 1.


"Kalian akan kemana?"


"Ehh..., kak Hilman!, kami mendapat giliran bertugas di lantai dasar sebagai petugas resepsionis!" kata salah seorang dari mereka.


"Apakah kalian melihat Ratna?"


"Itu Kak...!, kamar 409 tempatnya Ratna, tadi aku lihat dia ada didalam!"

__ADS_1


"Oke terimakasih!" kata Himan kemudian menuju ke kamar 409.


Tok..., tok..., tok...


"Rat..., Ratna...!" panggil Hilman dari balik pintu.


"Eh..., Bos Kedua...?, maaf, gue lagi istirahat tadi jadi penampilan gue terlihat berantakan gini!, ada apa?" kata Ratna yang terlihat hanya mengenakan kaos tanpa lengan dan celana pendek.


"Hmm..., nggak apa-apa, ada yang ingin gue diskusikan dengan loe, dan sebaiknya kita duduk di ruangan itu!" kata Hilman kemudian mengajak Ratna duduk di ruangan bersantai bagi penghuni lantai 4 tersebut karena di sana terdapat sofa dan sebuah TV Flat berukuran besar.


"Baik..., tapi apa tidak apa-apa gue berpakaian seperti ini?, nanti gue dianggap nggak sopan!"


"Ahh..., cuek sajalah, kan kita ngobrolnya di ruang terbuka?, begini Rat...!, gue ingin mengetahui bagaimana keadaan dan kondisi teman-teman?, apakah ada kebutuhan mendesak yang mereka butuhkan?" kata Hilman memulai percakapan mereka.


"Kalau untuk kebutuhan hidup sehari-hari itu sudah jelas dan gue sudah mengurusnya semua, kalau yang bersifat pribadi gue belum mendapatkan masukan dari mereka!" kata Ratna.


"Hmm..., bagaimana dengan kuliah loe, apakah lancar-lancar saja?"


"Ya syukurlah lancar, hanya bulan ini gue belum bisa menyelesaikan SPP dan ada sedikit masalah dengan tugas semester gue!, maaf, tapi itu urusan pribadi gue sendiri!" kata Ratna yang berterus terang.


"Tapi gue nggak enak sama yang lain?"


"Tenang saja nanti gue yang akan menyampaikannya di saat pertemuan bulanan anggota!"


"Baiklah kalau begitu, terima kasih Man...!, bantuan loe ini benar-benar membuat gue tenang sekarang" kata Ratna.


[🔉Ting..., Tuan telah berbuat kebaikan dengan membantu Ratna yang sedang terdesak dengan penyelesaian uang SPP dan keperluan tugas semesternya, Selamat..., Tuan mendapatkan hadian 1.500.000 PP, 900.000 ($) dan 5 PS, masih tersisa 1x perbuatan baik untuk membuka Misi Biasa Bulanan]


[🔉Ting..., Karena perbuatan baik dan Pesona Tuan, telah membangkitkan Daya Pikat Ratna kepada Tuan sebesar 25%, Selamat..., saat ini Ratna telah menjadi Fans Tuan]


Hilman terkejut dengan suara langit yang bergema didalam pikirannya, dan hal itu sempat menjadi perhatian Ratna yang duduk tepat didepannya.


"Kenapa Man...?, sepertinya kamu terkejut?, apakah ada sesuatu hal yang kamu pikirkan?"


"Ahh..., tidak..., hanya saja nanti seterusnya tolong loe bantu gue untuk menanyakan kebutuhan pribadi kepada teman-teman yang lain, karena gue ingin kalian semua bisa fokus tanpa terganggu dengan berbagai masalah yang sebenarnya bisa gue berikan bantuan!"

__ADS_1


"Oke Beres!, gue aka membantu loe, dan kalau sudah tidak ada masalah lagi?, gue harus cepat-cepat ganti baju untuk pergi menyelesaikan permasalah gue!, sekali lagi terima kasih ya Man...!" kata Ratna kemudian kembali ke kamarnya, sementara itu Hilman kembali turun kelantai dasar.


Didalam lift yang membawanya ke lantai bawah, Hilman melalukan komunikasi dengan Nui System untuk mengetahui statusnya.


Nui tolong tampilkan statusku saat ini!"


[🔉Ting..., System : Status Host]


Nama : Hilman Gerhana


Umur : 20 Tahun, 6 Bulan, 23 Hari


Level : 8/99 (Manusia Biasa)


P.Pengalaman : 19.200.000/95.000.000


Kekayaan : 197.041.650 ($)


Point Skill : 85


Kondisi : Sehat (100â„…)


Inventory :


- 4 bh Token Bawahan


- 1 bh Token Keahlian


- 1 bh Kartu 200% Point Pengalaman


- 2 bh Kotak Emas


Misi Aktif : 1/3


Nui System Versi : 02/10

__ADS_1


[Status]-[Performance]-[Skill & Teknik]-[Upgrade]-[Toko]-[Inventory]-[Misi]-[Bantuan]


__ADS_2