
Hilman dan Susan tiba di kediaman mereka yang baru dengan disambut oleh Bimo dan Bimi yang berjaga di pintu gerbang masuk rumah mewah tersebut,
"Selamat datang kembali Tuan dan Nyonya, silahkan masuk, biarkan mobilnya nanti Bimo yang parkirkan!" kata Bimo sang bawahan dengan keahlian serba bisa.
"Terimakasih Bimo!, ayo Beb...!, kita masuk" kata Hilman kemudian mengajak Susan masuk kedalam kediaman mereka yang diikuti oleh Bimi.
"Kamu Bimi kan?, apakah kamu bisa masak?" tanya Susan.
"Bisa nyonya...!, jenis makanan apa yang nyonya sukai?"
"Hmm..., bagaimana kalau chinese food?"
"Baik nyonya, tapi berikan saya sedikit waktu untuk pergi belanja bahan-bahannya!, dan tuan...!, mohon bantuan keuangannya?" kata Bimi sambil menjulurkan tangannya kearah Hilman.
"Mmm..., sebentar!" kata Hilman yang kebingungan karena uang cash yang berada didalam inventorinya sudah habis dia berikan kepada Haris, kemudian dia berkomunikasi dengan Nui untuk mencari solusinya.
"Nui!, tolong bantu saya secepatnya!" kata Hilman melalui pikirannya.
["🔉Ting..., Harap Tuan tenang, Nui sedang membuatkan kartu debit untuk kedua bawahan Tuan itu, dan setiap pengeluaran yang mereka lakukan akan langsung mengurangi kekayaan Tuan]
"Ahh..., solusi yang tepat Nui, terimakasih!" kata Hilman kemudian mengambil kartu debit yang sudah selesai dibuat Nui System didalam inventory.
"Beb...!, itu Bimi minta uangnya?, kenapa?, habis ya!" kata Susan yang melihat sang kekasih seperti kebingungan.
"Gunakan kartu ini Bimi...!, dan ini untukmu Bimo...!, gunakan saat kalian perlukan, kalian juga bisa mengambil uang cash melalui mesin-mesin ATM" kata Hilman kepada kedua bawahannya tersebut.
"Baik tuan..., saya pergi dulu!" kata Bimi kemudian bergegas pergi.
"Saya juga akan kembali ke pintu gerbang, silahkan Tuan dan Nyonya beristirahat!" kata Bimo yang juga ikut pergi.
"Beb..., loe sudah melihat semua keadaan rumah kita ini, apa lagi yang kurang?" tanya Hilman kepada Susan.
"Semuanya sudah terlihat sangat baik!, mungkin yang perlu ditambah adalah di sekeliling rumah ini masih terdapat halaman luas sebaiknya dibuatkan taman bunga saja?, dan itu juga akan sangat berguna buat Mami nanti kalau sudah tinggal disini!" kata Susan memberikan idenya.
"Hmm..., baiklah nanti akan gue carikan orang yang bisa membuatnya"
"Sama satu hal lagi, itu kasur empuk didalam kamar tidur kita sepertinya sedang menanti kedatangan tuannya?, apa loe nggak berminat?" kata Susan dengan kerlingan matanya yang nakal kearah Hilman.
Sebelum Hilman menjawab tantangan sang kekasih kembali dia mendengar suara langit didalam pikirannya,
__ADS_1
[🔉Ting..., Selamat, Tuan telah menyelesaikan Misi Harian (2) dan mendapatkan hadiah 1.000.000 PP]
Hilman terkejut dengan penyelesaian misi hariannya yang artinya Bimi telah membelanjakan kartu debitnya sebesar 100.000 ($), kemudian dia membayangkan bahan makanan apa saja yang dibeli Bimi sehingga menghabiskan uang sebanyak itu. Karena kalau dikonversi kedalam mata uang negaranya maka total belanjaan Bimi berkisar diangka 1.400.000.000 (IDR), sambil geleng-geleng kepala Hilman kemudian masuk kedalam kamar menyusul Susan yang sudah lebih dulu masuk.
"Beb...?, kelihatannya loe agresif banget menggoda gue hari ini!, kemarin pake acara menolak keras karena masih sakit, sekarang malah nantangin gue!" kata Hilman yang terperangah melihat keadaan Susan yang sudah tanpa sehelai benangpun ditubuhnya dan sedang berdiri didekat tempat tidur menanti kedatangan sang kekasih.
"Sekarang udah nggak!, dan sudah sejak tadi pagi gue kepingin dibelai, cepet tutup pintunya dan kesini biar gue bantu lepasin pakaian loe" kata Susan yang terlihat sudah tidak sabar lagi.
[🔉Ting..., Tuan mendapat Misi Kejutan, Misi : Menyenangkan hati istri Tuan, Batas waktu : 3 Jam, Hukuman : Kehilangan Kesadaran selama 5 Hari, Hadiah : 50.000.000 PP, 50.000.000 ($), 1 Kotak Misterius Gold, 1 Kotak Misterius Diamond dan 1 Buah Token Bawahan]
Tanpa pikir panjang lagi Hilman langsung mendapati tubuh mulus didepannya itu dan mulai memberikan c1um4n hangat kepada sang kekasih, satu persatu pakaian yang Hilman kenakan mulai beterbangan dan jatuh keatas lantai hingga tidak menyisakan satu helai pun ditubuhnya. Suara-suara aneh dari dalam kamar tidur itu mulai terdengar dan tak tertahankan lagi, tidak seperti saat pertama mereka melakukannya di rumah Susan dengan perasaan kuatir agar tidak ketahuan, tapi saat ini di rumah mereka sendiri dengan ruangan kamar yang dilapisi bahan kedap suara keduanya seakan bebas berteriak pun tidak menjadi masalah.
Kali kedua ini terlihat Susan mulai men1km4ti kesenangannya dengan penuh totalitas, tanpa henti dia selalu m3nd3s4h akibat dari setiap pergerakan yang dilakukan Hilman atas tubuhnya. Hingga pada belasan menit berikutnya akhirnya Susan mengejang dan melengkungkan tubuhnya pertanda dia telah mencapai puncak k3n1km4t4nnya sambil mengeluh panjang, tapi tidak untuk Hilman yang masih terlihat ganas dan liar sedang menghentikan sejenak aksinya untuk memberikan kesempatan kepada sang kekasih menghirup kembali oksigen yang hampir habis dari ruang rongga paru-parunya.
Setelah melihat Susan bernafas normal kembali Hilman kemudian melanjutkan kembali serangannya terhadap Susan dengan lebih liar lagi, dan pertarungan mereka berakhir ketika terdengar Bimi memanggil keduanya untuk makan hidangan yang telah dibuatkan oleh Bimi.
[🔉Ting..., Selamat Tuan telah menyelesaikan Misi Kejutan dan mendapatkan Hadiah 50.000.000 PP, 50.000.000 ($), 1 Kotak Misterius Gold, 1 Kotak Misterius Diamond dan 1 Buah Token Bawahan]
[🔉Ting..., Selamat, Tuan telah naik level 6 dan mendapatan 5.000.000 PP, 2.000.000 ($), 20 PS, 1 Kotak Misterius Emas]
[🔉Ting..., System : Automatic Status Host]
Nama : Hilman Gerhana
Level : 6/99 (Manusia Biasa)
Pengalaman : 45.500.000/70.000.000
Kekayaan : 132.229.000($)
Point Skill : 55
Kondisi : Sehat (100â„…)
Inventory : - 1 bh Token Bawahan
- 1 bh Kartu 200% Point Pengalaman
- 2 bh Kotak Emas
__ADS_1
- 1 bh Kotak Diamond
Misi Aktif : 0/1
Nui System Versi : 01/10
[Status]-[Performance]-[Skill & Teknik]-[Upgrade]-[Toko]-[Inventory]-[Misi]-[Bantuan]
"Ehh..., mengganggu aja tuh Bimi!, gue masih ingin sekali lagi padahal!" kata Hilman yang baru sekali mencapai puncak sedangkan Susan sudah terlihat lemas karena sudah berkali-kali mencapai puncak asmaranya.
"Kita makan dulu Beb...!, gue laper soalnya makanya terlihat lemes kek gini?" kata Susan.
"Hehehe..., lemes karena laper ya!, kirain karena gempuran gue tadi itu?" kata Hilman sambil menggoda.
"Ihh... loe itu ya, nggak mau ngalah!, iya dech gue akui!, memang loe hebat kalau soal gituan, tapi sory aja!, gue nggak akan pernah menyerah sayang...?, karena rasanya bikin nagih!, hihihi...!" kata Susan dengan senyuman nakalnya.
Keduanya kemudian berpakaian kembali dan segera keruang makan dimana Bimi telah menunggu kedatangan mereka, dan di atas meja makan mereka melihat sudah tersaji berbagai jenis makanan ala negeri panda yang sesuai dengan permintaan sang nyonya rumah.
Mereka berdua pun mulai menyantap hidangan tersebut dengan lahapnya, karena memang Hilman dan Susan seperti sudah kehabisan energi setelah bertempur habis-habisan sebelumnya. Setelah selesai makan mereka duduk di ruangan keluarga dimana terdapat tempat bersantai dan bercengkerama bagi anggota keluarga, karena ditempat ini tersedia sebuah TV Flat berukuran besar baik untuk melihat acara tayangan dari berbagai stasiun televisi maupun untuk menonton film.
Hilman dan Susan akan menghabiskan waktu berdua mereka sampai malam menjelang, karena suasana kemesraan mereka akan sedikit menjadi tidak nyaman ketika mereka kembali ke rumah dimana ada Hana dan Anitha yang sering memperhatikan mereka berdua. Sambil menyaksikan sebuah acara hiburan dari sebuah stasiun televisi, mereka duduk disebuah sofa dengan Susan yang sedang bergelayut manja disisi Hilman.
Disisi Hilman saat ini sedang berkomunikasi dengan Nui System yang berencana untuk meningkatkan level System,
"Waktunya berapa lama?, jika System akan restart Nui?"
[🔉Ting..., Lama waktu restart tergantung banyaknya perubahan dalam System dan hal itu juga tergantung dari berapa tingkat Level akan dinaikkan, kalau hanya untuk naik 1 level maka System hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja]
"Perubahan apa yang akan didapatkan, setelah aku meningkatkan Versi System ke level 2?"
[🔉Ting..., Manfaat penerimaan hadiah Point Pengalaman dan Kekayaan Tuan akan meningkat sebesar 50% dari biasanya, demikian juga dengan jenis dan kualitas item di Toko System akan meningkat dan perubahan ini akan hanya terjadi saat Versi System berada di level genap atau dilevel 2, 4, 6, 8 dan 10 sedangkan di setiap level ganjil yaitu level 3, 5, 7 dan 9 akan menambah tingkat kesulitan dari setiap Misi Harian Bulanan, Misi Khusus dan Misi Kejutan]
"Baik Nui!, aku mengerti kalau begitu sekarang tingkatkan Versi System ke level 2"
[🔉Ting..., Tuan meningkatkan Versi System ke level 2, menggunakan biaya 50.000.000($) yang langsung dikurangkan dari kekayaan milik Tuan, selama proses berlangsung Tuan tidak bisa berkomunikasi dengan System dan hanya bisa membuka Bar Menu Toko dan membeli barang didalamnya secara manual serta melihat Status]
[🔉Ting..., Upgrade System Version Start...]
[Upgrading Progress, 1%..., 10%..., 20%..., 30%..., 40%..., 50%..., 60%..., 70%..., 80%..., 90%..., 100%..., Upgrade Complete]
__ADS_1
[🔉Ting..., Synchronize System Version..., [Progress, 1%..., 10%..., 20%..., 30%..., 40%..., 50%..., 60%..., 70%..., 80%..., 90%..., 100%..., Synchronize Complete]
[🔉Ting..., Selamat, Versi Nui sudah berada di Level 2, Hadiah Point Pengalaman dan Kekayaan Tuan akan meningkat sebesar 50%, beberapa jenis item telah ditingkatkan kualitasnya dan terdapat beberapa item baru di Toko System]