Suara Langit

Suara Langit
Kotak Misterius


__ADS_3

Pengurusan dan penyelesaian administrasi sudah dilakukan oleh Susan yang ditemani Haris, selanjutnya dengan menggunakan mobil Susan mereka semua kembali ke rumah Hilman diikuti oleh puluhan pengendara sepeda motor anggota Pengelana Budiman, hari sudah pagi dan di kompleks perumahan dimana rumah Hilman berada mulai banyak orang yang beraktivitas dan mereka merasa heran melihat adanya puluhan sepeda motor yang terparkir dihalaman rumah Hana.


Para tetangga mulai kasak kusuk mencari tahu keramaian apa yang sedang terjadi di rumah Hana di pagi buta sepeti ini, mereka lebih heboh ladi dengan kedatangan sebuah mobil mewah milik Susan yang kemudian diikuti oleh puluhan pengendara sepeda motor dibelakangnya. Keluarga Hilman tidak menanggapi tatapan penuh curiga dari para tetangga tersebut dan hanya membiarkannya saja, Hilman dan Susan serta Haris, Rico langsung masuk kedalam rumah sementara itu anggota Pengelana Budiman yang lain terlihat duduk di beranda rumah dan ada juga yang tetap duduk di atas sepeda motor mereka masing-masing yang terparkir dihalaman rumah Hilman.


"Kalian yang perempuan bantu Anitha untuk membuat sarapan, di warung masih banyak stock mie instan!" kata Hana kepada mereka setelah menyambut kepulangan putra sulungnya dari rumah sakit.


"Baik Mami Hana!, serahkan semuanya kepada kami, Mami Hana sama Anitha istirahat saja dulu" kata Ratna yang adalah pemimpin dari kelompok pemotor wanita Pengelana Budiman.


"Beb..., kamu mandi dulu ya?, badan kamu masih bau salep luka bakar!" kata Susan kepada sang kekasih yang langsung mengiyakan dan pergi untuk segera membersihkan dirinya dikamar mandi.


Selesai mandi dan berganti pakaian Hilman keluar dari dalam kamar dan duduk diantara Maminya dan Susan, sementara itu didepan mereka ada Haris dan Rico sedangkan Anitha bersama Ratna dan beberapa wanita lainnya di dapur sedang membuat sarapan berupa mie instan.


Hilman kemudian menceritakan seluruh rangkaian kejadian kecelakaan yang dialaminya sampai dia tersadar sudah berada diruang ICU kemudian pingsan lagi dan dia tersadar kembali sepenuhnya sudah berada dikamar mayat rumah sakit swasta tersebut, Hilman tidak menceritakan tentang dirinya yang sudah menyatu dengan Nui dan tindakan Nui yang telah menyelamatkannya dari kematian.


"Buset dah Man...!, masa loe terlempar sampai lebih dari 10 meter tapi tidak ada cedera sedikitpun?" tanya Rico yang penasaran dengan cerita Hilman.


"Cedera sih ada dikit!, nih tergores?, waktu itu gue langsung reflek meloncat keatas sepeda motor, dan saat terlempar untuk gue bisa mendarat dengan aman sambil bergulingan tapi apes, gue bergulingan ada banyak BBM yang tumpah nah disitulah semua pakaian gue mulai terbakar dan masih untung disekitar tempat gue bergulingan banyak pasir sisa proyek, dan pasir itulah yang menyelamatkan gue sehingga terhindar dari luka bakar yang fatal!" kata Hilman menjelaskan kronologi dia kecelakaan.


"Itu kalo sempat ada yang merekam kejadian tersebut, loe bisa viral Man...!, karena dari cerita loe sepertinya sedang beraksi kayak seorang superhero!" kata Haris.


"Tapi syukurlah kamu tidak apa-apa Man, huhh...!, Mami tidak tahu lagi harus berbuat apa ketika mendengar kamu kecelakaan!, hanya menangis dan menangis sama seperti Susan dan adikmu Anitha" kata Hana sambil mengelus kepala Hilman sebagai bentuk kasih sayang seorang ibu terhadap anaknya.


"Ris...!, gue minta tolong, nanti kamu pergi kekantor dimana gue bekerja dan temui pak Muhdi seorang satpam senior di perusahaan, ceritakan apa yang terjadi dengan gue dan katakan bahwa gue masih butuh istirahat dan belum bisa kekantor sampai 2 hari ke depan, begitu juga dengan di kampus" kata Hilman yang berencana untuk istirahat sambil akan mempelajari dan menguasai semua menu bar dilayar virtual yang ditampilkan oleh Nui System.


"Beres kalau untuk itu, dan kalau dengan pak Muhdi gua sudah pernah bertemu semalam saat datang kekantor mencari keberadaan diri loe, juga nanti saya minta Yaya dan beberapa orang untuk pergi kekantor polisi mengambil kembali bangkai sepeda motor milik loe, karena semalam juga gua ketemu AKP Jacky yang memimpin investigasi di tempat kecelakaan dan meminta untuk mengamankan bangkai sepeda sepeda motor tersebut"


"Oke dech...!, gue juga mau berterimakasih secara langsung kepada semua teman-teman anggota Pengelana Budiman, karena sudah begadang nungguin gue baik di rumah sakit maupun di rumah ini!, kebaikan loe semua nggak bisa gue balas satu persatu! gue hanya bisa memanjatkan doa biar loe semua dapat berkat dan selalu sehat!" kata Hilman dengan tulus.


Setelah sarapan bersama di rumah Hilman, satu persatu para anggota pengendara sepeda motor itu mulai meninggalkan rumah Hilman untuk kembali ketempat mereka masing-masing, dan saat ini tersisa 4 orang para pemimpin yaitu Haris, Rico, Anton dan Ratna serta Susan yang masih tetap bertahan disisi Hilman. Kemudian beberapa saat Haris, Rico, Anton dan Ratna juga ikut kembali pulang ke rumah mereka dan berjanji akan menemui Hilman kembali setelah dia benar-benar sudah pulih, suasana kediaman Hilman yang sebelumnya ramai kini kembali sepi karena tersisa Hana yang mulai membuka warungnya dan Anitha yang sedang bersiap-siap akan ke sekolah.


"Beb...!, papa dan mamu kamu kapan kembalinya dari kalimantan?" tanya Hilman.


"Ntar sore sudah kembali, dan nanti biar gue saja yang ngomong sama bokap sama nyokap tentang keputusan kita itu, kalo mereka juga memaksa untuk mendengarnya dari loe langsung ya biar gue sampaikan bahwa loe masih cedera dan butuh istirahat!" kata Susan untuk meyakinkan sang kekasih.


"Okelah..., gue ikut ide loe!, kalo gitu sekarang kita istirahat aja dulu, loe juga belum tidur dari semalam khan?"


"Ihh Beb..., ada Mami...!, gimana?, ntar gue dikirain cewek gampangan"


"Hmm..., kalau gitu loe istirahat aja dikamar Anitha, dan ntar gue bangunin kalau mau makan siang!"


"Eeuumm..., tapi loe temenin gue sampe tertidur, baru setelah itu pergi ke kamar loe sendiri!"


"Iya dech, apa sih yang nggak buat loe, ayo masuk!, dah ngantuk nih gue"


Hilman kemudian membawa Susan untuk beristirahat dikamar Anitha dan menemaninya sampai dia tertidur, kemudian setelah itu dia pindah ke kamarnya sendiri untuk mulai berkomunikasi kembali dengan Nui.

__ADS_1


"Nui..., apakah kamu mendengar ku?" kata Hilman dalam hati sambil dia berbaring.


[🔉Ting..., Ya Tuan!, apakah ada sesuatu yang perlu Nui bantu?]


"Tolong cek Status inventory...!"


[🔉Ting..., System : Inventory Status]


Silver Box : 2 pcs


Gold Box : 1 pcs


Diamond Box : Nihil


Platinum Box : Nihil


Nui System Versi : 01/10


[Status]-[Performance]-[Skill & Teknik]-[Upgrade]-[Toko]-[Inventory]-[Misi]-[Bantuan]


"Tolong buka semua semua kotak misterius tersebut!"


[🔉Ting..., Selamat, Tuan telah membuka Kotak Misterius Perak dan mendapatkan 1.000.000($)]


[🔉Ting..., Selamat, Tuan telah membuka Kotak Misterius Perak dan mendapatkan 1.000.000 PP]


[🔉Ting..., Selamat Tuan telah naik level 3 dan Tuan mendapatkan hadiah 500.000 PP, 1.000.000($), 20 PS dan 1 Kotak Misterius Perak]


[🔉Ting..., System : Automatic Status]


[Status Host]


Nama : Hilman Gerhana


Umur : 20 Tahun, 6 Bulan, 18 Hari


Level : 3/99 (Manusia Biasa)


Point Pengalaman : 2.500.000/5.000.000


Point Skill : 45


Kekayaan : 5.550.000($)


Kondisi : Sehat (100â„…)

__ADS_1


Nui System Versi : 01/10


[Status]-[Performance]-[Skill & Teknik]-[Upgrade]-[Toko]-[Inventory]-[Misi]-[Bantuan]


"Buka lagi kotak misterius yang baru kudapatkan Nui!"


[🔉Ting..., Selamat, Tuan telah membuka Kotak Misterius Perak dan mendapatkan 1.000.000($)]


"Oke, sekarang check Skill & Teknik!"


[🔉Ting..., System : Status Skill & Teknik Host]


Nama : Hilman Gerhana


Umur : 20 Tahun, 6 Bulan, 18 Hari


Level : 3/99 (Manusia Biasa)


Point Pengalaman : 2.500.000/5.000.000


[Status Skill Host]


Point Skill : 45


Intelligence : 0/100


Strength : 10/100


Vitality : 10/100


Agility : 0/100


Alchemic : 10/100


[Status Teknik Host]


Pesona : 0 %


Menyerang : 10 %


Bertahan : 10 %


Kecepatan : 0 %


Penyembuhan : 10 %

__ADS_1


Nui System Versi : 01/10


[Status]-[Performansi]-[Skill & Teknik]-[Upgrade]-[Toko]-[Inventory]-[Misi]-[Bantuan]


__ADS_2