
Hari masih pagi sekali dan semua orang yang tinggal di rumah mewah tersebut masih terlelap dengan mimpi-mimpi indah mereka, tapi dari arah lantai 2 terlihat ada sosok bayangan yang bergerak dengan sangat cepat menuju ke kamar yang berada dilantai 1 dimana didalamnya ada Susan yang sedang tertidur.
Hilman yang bergerak dengan perlahan sedang mencoba menyusup kedalam kamar Susan agar tidak diketahui oleh Hana, hal ini didorong oleh sesuatu yang bergejolak pada setiap subuh hari bagi seorang laki-laki dan memaksanya untuk mencari segera mencari tempat yang tepat untuk melampiaskan perasaan tersebut. Dia segera mengunci pintu kamar tidur dari dalam setelah masuk dan segera berjalan perlahan menuju ketempat tidur, dimana di sana terbaring tubuh ramping Susan yang sedang tidur cantik dengan mengenakan piyama.
Hilman tahu persis kebiasaan tunangannya itu jika saat tidur pasti tidak mengenakan underwear nya, dan dengan perasaan yang semakin bergejolak ia ikut masuk kedalam selimut yang menutupi tubuh sang kekasih dan tangannya mulai bergerilya. Sasaran pertamanya adalah sepasang gunung kembar yang menjadi tempat favoritnya jika sedang bermanja ria dengan sang kekasih, dan ditengah asyiknya mengeksplorasi kedua gunung kenyal tersebut sang pemilik tiba-tiba terbangun karena terusik oleh miliknya yang sedang mendapatkan lum4t4n dan r3m4s4n dari b1b1r dan tangan nakal Hilman.
"Ahh..., ada Maling Susu!, seharusnya loe bangunkan gue dulu sayang...?, ini loe main serobot aja tanpa minta ijin!" kata Susan yang kemudian memberikan akses yang seluas-luasnya kepada sang kekasih yang terlihat semakin liar.
"Emm..., sorry Beb...!, gue nggak bisa nahan!" kata Hilman yang masih dengan aksinya terhadap kedua benda favoritnya tersebut.
"Perlahan saja dan nikmati...!, itu milik loe sepenuhnya, eennmm...?" kata Susan yang sudah melepas semua kain yang menutup tubuhnya dan sementara juga membantu melepas yang menempel ditubuh sang kekasih.
Perlombaan menuju kepuncak gunung asmara bagi keduanya berlangsung sampai matahari mulai memancarkan sinarnya di ufuk timur, dengan diakhiri oleh jeritan tertahan baik dari Susan sambil melengkungkan tubuhnya maupun Hilman yang sepenuhnya menekan juniornya ke posisi terdalam sambil memuntahkan lahar panasnya.
[🔉Ting..., Selamat..., Tuan telah menyelesaikan Misi harian (1) dan mendapatkan hadiah 1.200.000 PP dan 300.000 ($)]
[🔉Ting..., Tuan telah berbuat kebaikan dengan memuaskan perasaan hati istri Tuan, Selamat..., tuan mendapatkan 3.000.000 PP, 900.000 ($) dan 5 PS, Misi Biasa Bulanan telah terbuka]
[🔉Ting..., System : Automatic Status Misi Host]
Nama : Hilman Gerhana
Umur : 20 Tahun, 6 Bulan, 24 Hari
Level : 8/99 (Manusia Biasa)
Status Misi : 3/5
Misi Biasa \= 1/2.
- Misi Harian (1) : Berbuat baik 1 kali, Progress : 100%, Batas Waktu : 24 Jam, Hadiah : 600.000 PP, 300.000($)
- Misi Harian (2) : Menggunakan Kekayaan minimal 100.000($), Progress : 0%, Batas Waktu : 24 Jam, Hadiah : 1.500.000 PP
-.Misi Bulanan \= 1/1
__ADS_1
- Memberikan Bantuan kepada sebuah organisasi sosial yang membutuhkan pertolongan, Progress : 0%, Batas Waktu : 1 Bulan, Hadiah : 30.000.000 PP, 30.000.000 ($), 1 Kotak Misterius Diamond dan 1 Kotak Misterius Platinum.
Misi Khusus \= Nihil, Progress : 0%, Batas Waktu : Nihil
Misi Kejutan \= 1 Misi.
- Mendapatkan restu dari Ibu dan Adik Kandung serta dari Ayah atau Ibu Susan. Progress : 75%, Sisa Waktu : 2 Bulan dan 23 Hari, Hukuman : Kehilangan Gairah/Impoten, Hadiah : 7.500.000 PP, 20.000.000($), 20 PS, 1 Kotak Misterius Gold, 1 Kotak Misterius Diamond dan Keahlian Pengobatan Kuno/Alkemis.
Nui System Versi : 02/10
[Status]-[Performance]-[Skill & Teknik]-[Upgrade]-[Toko]-[Inventory]-[Misi]-[Bantuan]
"Uummpphh..., loe emang yang terbaik Beb...!, gue harus berjuang keras agar tidak pingsan untuk mengimbangi permainan loe yang liar itu!, dan gue suka banget!" kata Susan yang memuji kehebatan sang kekasih diatas ranjang sambil memberikan k3cup4n hangat.
"Keknya kita harus segera menikah Beb...!, karena kalau sembunyi-sembunyi begini terus gue yang susah nahannya!, gimana?, kapan jadinya bokap loe kembali dari Taiwan?, apakah jadi nanti sore?" kata Hilman.
"Belum pasti juga, semalam nyokap cuman bilang kalau Papa sudah rencana mau kembali hari ini!, tapi tidak memberitahu jam berapa, nanti sebentar lagi gue hubungi nyokap untuk mencari tahu kepastiannya!, ayo rapikan pakeannya dan loe balik kelantai atas, bentar lagi Mami sama Anitha bangun!" kata Susan kemudian mengajak sang kekasih untuk merapikan pakaiannya dan menyuruhnya segera kembali ke kamarnya di lantai 2.
"Oke nyonya...,ntar malam gue akan mengunjungi nyonya kembali!, hehehe..." kata Hilman kemudian bergegas kembali ke kamarnya.
Pagi hari itu mereka berdua pergi ke kampus berdua dengan mengendarai mobil sedan sort milik Susan, sementara Bimi mengantar Anitha beserta Lukas dan putrinya Yanti yang akan mendaftarkan diri disekolah dengan menggunakan mobil MPV Elgrand VIP milik Hilman.
[🔉Ting..., Tuan telah menggunakan kekayaan sebesar 12.500.000 ($) untuk membayar pembelian sebuah apartemen di The Ultima Sun Kai Properties Hongkong]
[🔉Ting..., Selamat..., Tuan telah menyelesaikan Misi harian (2) dan mendapatkan hadiah 3.000.000 PP]
Dalam perjalanan menuju kampus itu Hilman kembali mendengar suara langit yang menyatakan bahwa sang bawahannya Katrine telah membeli sebuah apartemen untuk tempat tinggalnya, Hilman memaklumi pengeluaran Katrine yang sangat besar tersebut karena dia mengetahui dengan pasti bahwa harga penjualan sebuah properti di Kota Hongkong sangatlah mahal.
"Beb..., nanti selesai kuliah gue akan langsung ke rumah Mama ya...?, sekalian mau bicara tentang kepastian kepulangan Papa dari Taiwan!" kata Susan.
"Iya..., gue juga mungkin agak sore baru bisa balik, karena masih ada urusan di perpustakaan, biar nanti gue minta Bimo untuk menjemput gue, dan nanti loe jangan dulu bicara apapun tentang pembelian saham-saham keluarga Wang itu ke nyokap dan bokap loe ya?, biar itu nanti akan jadi kartu as kita kalau bokap loe masih berkeras tidak mau menerima gue!" kata Hilman menjelaskan.
"Oke sayang...!, gue akan ikuti strategi loe" kata Susan yang mendukung sang kekasih.
keduanya akan mengikuti kuliah sampai siang hari dan sesuai rencana Susan langsung kembali dan menuju ke rumah keluarganya terlebih dahulu untuk bertemu dengan Mamanya, sementara itu Hilman langsung menuju ke gedung perpustakaan dan bersama Bakrie menyelesaikan pekerjaan mereka dalam membuat sebuah program untuk menginventarisasi buku-buku perpustakaan.
Menjelang sore pekerjaan Hilman dan Bakrie telah selesai dan kemudian mereka segera melapor kepada kepala perpustakaan tentang hasil pekerjaan mereka, mereka mendapat apresiasi dari kepala perpustakaan karena pekerjaan yang diperkirakan paling cepat selesai dalam seminggu dapat dikerjakan oleh Hilman dan Bakrie hanya dalam waktu 3 hari lamanya.
__ADS_1
[🔉Ting..., Tuan telah berbuat kebaikan dengan memuaskan hati kepala perpustakaan dengan menyelesaikan pekerjaan pembuatan program dalam waktu singkat, Selamat..., tuan mendapatkan 3.000.000 PP, 900.000 ($) dan 5 PS]
Dari hasil pekerjaan tersebut Hilman dan Bakrie diberikan penghargaan dengan dibebaskan uang SPP sampai mereka selesai kuliah nanti, tapi dengan kebesaran hati Hilman akhirnya meminta agar hadiah yang diperuntukkan untuk dirinya itu diganti dengan nama Haris dan tetap untuk Bakrie.
[🔉Ting..., Tuan telah berbuat kebaikan dengan membantu Bakrie dibebaskan dari biaya SPP selama kuliah, Selamat..., tuan mendapatkan 3.000.000 PP, 900.000 ($) dan 5 PS]
Dengan penuh rasa kebahagiaan Hilman kembali ke kediamannya setelah mendengar suara langit yang bergema didalam pikirannya, dalam perjalanan pulang setelah dijemput oleh Bimo dia kembali memeriksa statusnya.
"Nui tolong tampilkan status milikku!"
[🔉Ting..., System : Status Host]
Nama : Hilman Gerhana
Umur : 20 Tahun, 6 Bulan, 24 Hari
Level : 8/99 (Manusia Biasa)
P.Pengalaman: 38.400.000/95.000.000
Kekayaan : 193.411.650 ($)
Point Skill : 15
Kondisi : Sehat (100â„…)
Inventory :
- 4 bh Token Bawahan
- 1 bh Token Keahlian
Misi Aktif : 2/5
Nui System Versi : 02/10
[Status]-[Performance]-[Skill & Teknik]-[Upgrade]-[Toko]-[Inventory]-[Misi]-[Bantuan]
__ADS_1