
Pagi harinya Hilman yang pertama bangun dan langsung pergi mandi, karena kamar mandinya akan digunakan secara bergantian baik oleh Susan yang juga akan ikut ke kampus maupun oleh Anitha yang akan pergi sekolah. Selesai mandi Hilman segera membangunkan Susan dan Anitha yang tidur sekamar untuk segera pergi mandi, kemudian dia masuk ke kamarnya sendiri untuk mempersiapkan dirinya pergi ke kampus. Hana juga sudah bangun dan sedang mempersiapkan sarapan untuk anak-anaknya tersebut, dia melakukan semuanya sendiri sebagai bentuk kasih sayangnya terhadap kedua buah hatinya dan kepada calon menantunya.
Hilman mengantar Anitha terlebih dahulu ke sekolahnya dan selanjutnya menuju kampus bersama Susan yang duduk di kursi depan samping sopir, mereka tiba dihalaman parkir kampus saat belum ada satupun kendaran mahasiswa yang terparkir di sana. Tapi saat akan menuju keruangan kelas terlihat ada sekelompok orang dengan berwajah sangar dan bukan sebagai mahasiswa, mereka terlihat seperti kelompok preman karena hampir di seluruh tangan dan kaki mereka mereka terdapat tato.
"Kamu yang bernama Hilman?" kata salah seorang dari antara mereka.
"Benar!, siapa kalian dan apa maksudnya ini!" kata Hilman yang mulai bersiaga karena melihat situasi yang akan membahayakan kekasihnya sehingga dia langsung menarik Susan kebagian belakang tubuhnya.
"Kami diperintahkan oleh ketua kami, untuk memberikan pelajaran kepadamu yang telah melukai ketua dan 3 orang teman kami lainnya, sudah berapa hari ini kami menunggumu dan baru sekarang melihatmu, hehehe..., kenapa?, apa kamu takut sekarang?" kata sosok yang berdiri didepan kelompok tersebut yang jumlahnya ada 12 orang banyaknya.
"Hmm..., geng bulan sabit ternyata!, bagaimana? apakah keadaan John sudah membaik?" kata Hilman yang kemudian mencoba memfokuskan pikirannya kepada Bimo dan Bimi dan memerintahkan kepada keduanya agar segera datang ketempat dimana dia dan Susan berada saat ini.
Hanya berselang 1 menit kedua bawahan Hilman dengan keahlian serba bisa termasuk bertempur sudah berada dibelakang Hilman dan Susan,
"Bimo..., Bimi...!, tolong kalian berdua bereskan para kutu busuk itu!, kemudian buang mereka semua ketempat sampah setelah membuat mereka tidak bisa bicara dan bergerak seperti selayaknya manusia, karena orang-orang seperti mereka tidak layak hidup bersama manusia, tempat mereka seharusnya bersama para kutu busuk atau tikus-tikus di tempat pembuangan sampah!" kata Hilman kemudian meninggalkan tempat itu menuju keruangan kelas dan membiarkan Bimo dan Bimi yang mengurus para anggota geng bulan sabit tersebut yang sempat menghadangnya bersama Susan.
Dari dalam ruang kelas Hilman dan Susan hanya mendengar suara jeritan dan rintihan dari para anggota geng bulan sabit yang berjumlah 12 orang itu, dan hanya dalam waktu singkat kesemuanya telah jatuh pingsan dengan keadaan yang sangat mengenaskan karena tangan dan kaki mereka telah patah serta semua gigi mereka rontok. Sesuai dengan perintah Hilman maka Bimo dan Bimi membawa ke dua belas orang tersebut ketempat pembuangan sampah dan meninggalkan mereka di sana, setelah melaporkan bahwa pekerjaan mereka telah selesai Bimo dan Bimi kembali ke kediaman Hilman yang berada dikawasan Boulevard Real Estate.
"Beb...!, mereka tadi itu siapa?, dan cowok sama cewek yang berpakaian seperti security hotel itu juga siapa?" kata Susan yang masih terlihat shock akibat dihadang oleh sekelompok orang.
"Itu tadi yang menghadang kita adalah anak buah si John, mereka juga adalah anggota geng bulan sabit yang menguasai Kota ini, sedangkan kedua anak muda tadi adalah para penjaga di rumah baru kita dan juga akan men jadi pengawal pribadi loe untuk yang cewek sedangkan untuk yang cowok akan menjadi pengawal pribadi gue!, ya sudah sekarang pergilah keruangan kelas loe sendiri, itu sudah mulai banyak mahasiswa yang datang!" kata Hilman yang kemudian menyuruh Susan pergi keruang kelasnya sendiri yang berbeda gedung dengan ruang kelasnya.
Beberapa saat kemudian Haris datang dan langsung duduk di samping Hilman, mereka akan mengikuti 2 mata pelajaran hari ini dan kesemuanya berlangsung sampai siang nanti. Hilman mengajak Haris untuk langsung pergi ke gedung bekas hotel yang dibelinya itu setelah selesai kuliah siang nanti dan melihat keadaan di sana karena Rico dan Anton sedang berada di sana saat ini, Hilman akan memastikan kesiapan gedung tersebut sebagi tempat tinggal bagi anggota kelompok pemotor Pengelana Budiman dan juga untuk kantor 'Hill San Investment Company'.
Saat sedang sepi kembali Hilman mendengar suara langit yang bergema didalam pikirannya sehingga membuatnya terkejut,
[🔉Ting..., Selamat, Tuan telah menyelesaikan Misi Harian (1) dan mendapatkan hadiah 400.000 PP dan 200.000 ($)]
[🔉Ting..., Selamat, Tuan mendapat hadiah ganda dari berbuat kebaikan dengan membantu teman sesama anggota Pengelana Budiman yang sedang dalam kesulitan, Tuan mendapatkan hadian 2.000.000 PP, 1.200.000 ($), dan 10 PS, masih tersisa 12x perbuatan baik untuk membuka Misi Biasa Bulanan]
[🔉Ting..., Selamat, Trading account milik Tuan telah berhasil membeli 5% saham Wang Resources & Mineral Company dan 10% saham Wang & Co Jewelry, saat ini saldo trading akun milik tuan tersisa 15($) dan sudah tidak bisa melakukan pembelian dan hanya bisa melakukan penjualan]
"Nui!, pindahkan dana sebesar 5.000.000 ($) kedalam akun trading milikku dan tetap lakukan pembelian terhadap saham dari kedua perusahaan tersebut dan sekali-kali jangan pernah menjualnya!, demikian juga lakukan pemindahan dana secara otomatis jika saldo akun trading milikku itu sudah berada dibatas minimum!"
[🔉Ting..., Baik Tuan!, Nui akan melakukannya dan akan memberitahu tuan semua proses transaksi kepada Tuan]
"Baik Nui...!, sekarang tolong tampilkan status performansi ku!"
__ADS_1
[🔉Ting..., System : Performance Status]
Nama : Hilman Gerhana
Umur : 20 Tahun, 6 Bulan, 20 Hari
Level : 5/99 (Manusia Biasa)
P.Pengalaman : 40.500.000/50.000.000
Kekayaan : 80.229.000($)
Point Skill : 35
Daya Pikat : 10 %
Daya Serang : 40 %
Daya Bertahan : 40 %
Penyembuhan : 30 %
*Keahlian Khusus*
Trader, 2. CEO.
*Pengikut*
Hana Lusiana, 47 Tahun, Status \= Ibu Kandung.
Anitha Gerhana, 15 Tahun, Status \= Adik Kandung.
Susan Segara, 19 Tahun, Status \= Istri, Daya Pikat \= 100%.
Juliana Wang, 45 Tahun, Status \= Calon Ibu Mertua.
__ADS_1
Bimo, Bawahan Serba Bisa
Bimi, Bawahan Serba Bisa
*Asset*
1 Unit Real Estate, Gedung berlantai 5, Hill San Investment Company.
Nui System Versi : 01/10
[Status]-[Performansi]-[Skill & Teknik]-[Upgrade]-[Toko]-[Inventory]-[Misi]-[Bantuan]
Menjelang siang merekapun selesai mengikuti semua pelajaran hari itu, Hilman dengan Susan mengendarai mobil menuju ke gedung bekas hotel sedangkan Haris mengikuti mereka dengan mengendari sepeda motornya.
Sesampainya di sana mereka melihat pintu gerbang dan pintu masuk kedalam gedung telah terbuka dan sudah ada terlihat aktivitas didalam gedung tersebut, dan ternyata bukan hanya Anton dan Rico serta Johan dan Darta yang berada didalam gedung tersebut tapi hampir semua anggota kelompok Pengelana Budiman sudah berada didalam gedung tersebut dan bahu membahu membersihkan bagian dalam gedung tersebut lantai demi lantai.
"Wah..., secepat ini aksi kalian!, terus sepeda motor kalian diparkir dimana?, saya masuk tadi tidak melihat ada satupun kendaraan yang terparkir dihalaman!" kata Hilman.
"Lha memang bos kedua tidak tahu kalau di gedung ini ada basement!, tuh masuknya dari arah sebelah kiri gerbang masuk gedung, dan disitu tempat parkirnya" kata Anton.
"Ya, maklumlah gedung ini gue beli karena bangkrut, dan baru sekarang gue datang melihatnya" kata Hilman.
"Kondisi gedungnya masih sangat bagus, pasti loe dapat dengan harga murah ya Man?" kata Haris.
"Nggak juga, tapi harganya dibawah harga pasaran, karena gue dapatnya dilelang online, dan kemungkinan pemilik sebelumnya sudah sangat membutuhkan dana, oh iya Ris...!, nanti sampaikan kepada teman-teman untuk sekalian memeriksa kondisi ruangan kamar dan perabotan jika ada yang perlu diperbaiki atau diganti, demikian juga dengan instalasi listrik, ac, lift dan juga yang di bagian dapur, buatkan daftarnya sekalian kalau ada yang bisa membuat papan nama dan logo perusahaan gue untuk nanti dipasang didepan gedung ini" kata Hilman.
"Bos kedua tenang saja!, serahkan semua tugas itu kepada saya dan Anton, dan untuk urusan di dapur nanti saya sampaikan kepada Ratna, untuk saat ini anggota kelompoknya baru hadir 6 orang dan sementara membersihkan di bagian dapur, sedangkan Ratna masih kuliah dan yang lainnya sementara mengangkut barang-barangnya menuju kesini" kata Rico menjelaskan.
"Oh jadi kalian sudah akan mulai menginap disini hari ini!" kata Hilman.
"Ya...!, sebagian besar sudah sepakat dan sekalian untuk bersih-bersih dan juga rata-rata kontrakan teman-teman sudah akan habis pada akhir bulan" kata Rico menambahkan.
"Baiklah, nanti segala kebutuhan atau ada permasalahan, tolong diinformasikan ke saya atau lewat chat WA Grup, biar segera saya tangani" kata Hilman
Selanjutnya Hilman dan Susan berpamitan kepada Haris dan yang lainnya, untuk pergi ke kawasan elit Boulevard ke kediaman baru mereka.
__ADS_1