Suka Sayang Cinta

Suka Sayang Cinta
BAB 23


__ADS_3

Jefferson:


Sore ini setelah selesai kuliah, aku berniat untuk pergi ke kos Claire karena aku harus meminta foto-fotoku yang ada di dia dan sepertinya itu filenya cukup berat.


Jadi, aku berencana untuk membawa flashdisk dan nanti sesampainya di kosnya aku langsung telepon dia untuk keluar bentar, untuk aku copy bentar file yang dari handphonenya.


Aku langsung menyalakan mobilku dan membawanya keluar dari kos untuk langsung menuju ke tempat Claire.


Aku memutuskan membawa mobil karena kalau naik motor, aku takut Jeje nanti bila melihat aku nanti dia bisa lapor ke papaku.


Sesampainya di kos Claire, aku langsung memarkir mobilku untuk menepi dan aku langsung bersiap untuk menelpon dia.


Tetapi tiba-tiba dari kaca spionku, aku melihat di belakang sedang ada mobil yang sangat tidak asing bagiku.


Yap, mobilnya si Kelvin. Dia sekarang berhenti tepat di depanku dan menurunkan Claire kembali ke kosnya.


“Byee-byee. Dah jangan sedih lagi. Kalau kenapa-kenapa lagi langsung call aku aja gapapa.” Kata si cowok itu dari kaca jendelanya setelah Claire turun.


Aku langsung melihat ke arah wajah Claire dan sepertinya memang benar dia sedang sedih.


Senyuman yang dia berikan untuk membalas pamitan Kelvin pulang seperti tidak biasanya. Dan dia langsung masuk ke dalam kos dan menundukkan kepalanya.


Aku menjadi ragu untuk mengajak dia bertemu sebentar karena takut nanti mengganggu moodnya yang masih belum baik.


Setelah berpikir sejenak, akhirnya aku memutuskan untuk pulang kembali ke kosku. Aku berniat nanti saja coba melalui chat karena hari ini juga waktunya kelompok dia untuk harus kumpulin tugasnya ke aku.


...--------...


Setelah diantarkan Kelvin pulang, aku memilih untuk tidak ke kamar Angel memberi kabar terlebih dahulu melainkan aku langsung menuju ke kamarku.


Lalu, aku memutuskan untuk mandi agar kepalaku yang penat bisa terasa lebih segar dan mataku yang sembab ini bisa terasa lebih enakan karena terkena air.


Seusai mandi, aku memilih untuk rebahan di kasur sambil menonton film untuk menghibur diriku sejenak melupakan apa yang sudah terjadi hari ini.


Di tengah-tengah aku menonton film, tiba-tiba ada chat masuk. Rupanya ada pengumuman di grup praktikumku,


Jefferson: Selamat malam semua. Aku mau reminder hari ini jangan lupa kumpul tugasnya pc di line atau wa ku. Tenggatnya jam 11 malem hari ini.


Jefferson: Aku jg mau ngucapin terima kasih utk kerja samanya selama beberapa waktu di blok ini, sukses utk minggu dpn ujiannya. Sampai jumpa di ujian minggu dpn dan mungkin di praktikum blok selanjutnya


Setelah membaca chat kak Jeff aku sedikit kaget karena aku kira dia cuma akan jadi asdos di blok ini saja, tetapi ternyata di blok lain semester ini masih kemungkinan bisa bertemu dengan dia lagi.


Memilih untuk tidak ambil pusing tentang hal tersebut, aku langsung mengambil laptopku dan memilih untuk segera mengirimkan tugasku biar urusanku dengan kak Jeff cepat selesai.


Karena handphone dia yang lama sudah bisa, aku memutuskan untuk mengechat dia di nomor lamanya itu saja.

__ADS_1


Claire: Malam kak, berikut ini file tugas laporan praktikum saya


Claire: Terima kasih kak


Tulisku saat mengirimkan tugas laporan praktikumku.


Setelah mengirim pesan tersebut, tak lama ada balasan dari kak Jeff, yang sekilas aku lihat hanya dari layar luar.


Jefferson: Okee, thank you.


Jefferson: Kalau ttep mau chat di nomer khusus yg aku kasih gapapa kok, msh ttep on di nomer itu.


Merasa malas dan ingin mulai menjaga jarak dengannya, akhirnya aku memutuskan untuk tidak langsung membalas chat tersebut.


Aku akhirnya memutuskan untuk turun ke kamar Angel dan mengajak Angel makan malam bersama.


“Claireeee ... kamu tadi ke mana?” Tanya Angel saat membukakan pintu kamarnya.


“Hmm ... jalan-jalan di sekeliling kampus doang,” kataku berbohong.


“Pulang dari kapan? Kok gak kasih tahu aku?” tanya Angel padaku.


“Tadi sore. Sekitar jam lima. Hehehehe aku masih mau sendiri dulu tadi.” Kataku dengan tersenyum tipis.


“Ayukkkk, mau keluar gak beli di sekitar sini trus kita bungkus makan di kos,” tawar Angel padaku.


“Bolehh-boleh. Bentar ya, aku ambil uang sama handphone dulu, terus aku turun lagi." Kataku pada Angel kemudian aku langsung menuju ke kamarku.


...--------...


Setelah beberapa lama berpikir bersama Angel untuk memutuskan makan malam apa, akhirnya pilihan kita jatuh pada ketoprak.


Angel langsung memesankan dua porsi ketoprak untuk kita bungkus bawa pulang.


Sambil menunggu pesanan ketoprak kita, Angel mengajakku untuk ke swalayan sebentar karena dia ingin membeli minuman segar untuk pendamping makan ketoprak nantinya.


Selesai dari swalayan, kita langsung kembali ke tempat penjual ketoprak tersebut dan makanan kita ternyata sudah jadi tetapi masih sedang dibungkus. Saat menunggu makanan kita dibungkus, aku sempat menoleh ke sekitarku melihat-lihat sekelilingku.


Tiba-tiba beberapa meter dariku, aku melihat Kak Jeff, Kak Theo, dan Kak Arthur sedang berjalan ke arahku.


Dengan panik, aku langsung berbisik ke Angel, “Ngelll, suruh bapaknya cepetan dong. Itu di belakang kita Kak Jeff sama temen-temennya mau ke sini. Males banget kalau sampe harus ketemu,” kataku pada Angel.


Angel langsung mengerti keadaan tersebut dan meminta bapak penjual ketoprak untuk lebih cepat membungkusnya.


Setelah itu, Angel langsung membayar dan kembaliannya dia minta bapaknya untuk ambil saja. Aku dan Angel langsung berjalan dengan cepat meninggalkan tempat penjual ketoprak tersebut.

__ADS_1


“Tadi kak Jeff ada liat kamu gak?” Tanya Angel setelah kita sampai kos.


“Kayaknya sih gak. Soalnya kak Jeff kayak nunduk terus lihat ke hpnya. Kak Theo sama kak Arthur yang kayak noleh-noleh lihat makanan-makanan yang ada gitu.” Kataku menjelaskan pada Angel situasi tadi yang aku lihat.


“Ya dah, gapapa moga aja dia gak lihat kamu ya. Biar gak dikira kenapa-kenapa.” Mata Angel sedikit menenangkan aku.


Aku dan Angel akhirnya makan malam di kamar masing-masing karena Angel tadi sesampainya di kos ada telepon dari kakaknya sehingga aku memutuskan untuk kembali ke kamarku saja.


Saat aku masih mau masuk kamar, handphoneku bergetar tanda ada pesan masuk.


Jefferson: Knp td kabur kyk gt?


Deg, aku seketika mematung karena bingung harus bagaimana. Akhirnya aku mencoba membalas dengan alasan yang aku buat.


Claire: Td aku kebelet kencing tiba-tiba, jd plg cpet” kak, hehehe


Jefferson: Oh bukan krn ada aku?


Claire: Bukan kok kak


Jefferson: Oh okee”


Jefferson: Oh ya, kirimin foto”ku itu dong tolong


Claire: Oh ya kak, sbtr ya


Jefferson: Cb lsg kirim di nomer ini aja ya, biar nanti bisa lsg ak kirim ke dokter Kevin


Jefferson: Klo nanti ga bs msk” krn keberatan, nanti aku mampir kosmu deh buat lsg copy pakek flashdisk


“Hahhh?? Gila bener kalau sampai dia ke kosku. Mau jadi apa nanti nasibku kalau sampai kak Daisy tau kak Jeff ke kosku. Mending aku usaha dulu kirim lewat chat ini aja sebisanya, meski harus sabar nunggu lama gapapa deh.” Batinku ketika membaca chat dari kak Jeff.


Claire: Gapapa kak, ak lsg kirim di chat aja skrg


Jefferson: Okee aku tunggu


Setelah kurang lebih satu jam, akhirnya semua foto-foto kak Jeff berhasil masuk melalui chat.


Jefferson: Thank you, sorry ngerepotin.


Jefferson: Jd bingung kirim ke dok Kevinnya, pasti lama nih kyk km 😊


Claire: Iya kak 😊


Akhirnya aku memutuskan untuk membalas chatnya dengan singkat saja agar tidak berkelanjutan lagi percakapan ini.

__ADS_1


__ADS_2