
Makanan yang dipesan Agnia akhirnya datang. Makanan mewah yang jarang jarang bisa dinikmatinya dalam keadaan ekonomi yang standar.
"Ini apa?" Luis kebingungan melihat banyaknya makanan yang dipesan Agnia dan berbentuk aneh. Sebuah hidangan berbentuk kerang berisi bulat bulat kecil menarik perhatian Luis, dia belum pernah melihat hidangan ini sebelumnya.
"Ini namanya caviar, gue juga belum pernah makan, tapi karena gue lagi punya duit banyak mau gue coba" Agnia nyengir.
"Gimana cara kita makan? kalau lu lepas pegangan tangan lu dari gue, otomatis orang orang tak akan melihat, gue menghilang" tanya Luis bingung.
"Ih ngerepotin ya ni arwah" Agnia nyeletuk.
"Hei manusia, jangan lancang ya anda, mau dicabut semua kenikmatan ini sekarang juga?" ancam Luis.
"He, jangan dong, cuma ini cara yang bisa bikin gue bahagia untuk saat ini" Agnia merasa terancam.
"Kita gantian, lu suapin gue, gue suapin lu" Luis memberi perintah.
"Astaga, segini sulitnya jalan sama makhluk beda dimensi" sesal Agnia.
__ADS_1
"Mau atau gak?, kalau gak biarin aja gue menghilang" ancam Luis lagi.
"Iya mau, gak usah jadi jin yang suka ngambek gitu" Agnia menggoda Luis lagi.
Akhirnya kedua insan itu saling bergantian bersuap suapan, jika dilihat dari kejauhan mereka tampak begitu romantis. Banyak mata melihat kearah mereka dengan pandangan aneh.
.
.
.
"Untuk saat ini udah sedikit puas, tapi belum bahagia, karena kebahagiaan gue adalah ibu. Gue akan nunggu ibu muncul kembali di hadapan gue" jawab Agnia menyindir Luis.
Luis hanya diam, tak menanggapi ucapan Agnia. Naluri sebagai makhluk halus terusik, Luis merasa ada yang mengikuti mereka sedari tadi.
Luis menepuk pundak Agnia dan ketika gadis itu menoleh kearahnya Luis segera meniupkan udara yang membuat Agnia tak sadarkan diri.
__ADS_1
Luis juga menghentikan waktu dan menghapus memori di sekitarnya. Hingga dia dan Agnia menghilang dari taksi dan sopir taksi tak kebingungan.
Luis mendarat persis didalam kamar perawatan Agnia di rumah sakit. Dia mengatur ulang waktu dan memori orang orang di sekitar rumah sakit, hingga tak ada satupun yang menyadari kalau Agnia telah menghilang selama hampir dua jam.
Setelah memastikan semua aman, Luis yang telah meletakkan tubuh Agnia kembali ke ranjang mulai memasang beberapa perlindungan tak kasat mata di sekujur tubuh Agnia. Hal ini bertujuan agar Agnia terlindungi selama beberapa waktu saat Luis tak ada.
Makhluk lain yang ingin mengganggu Agnia tak akan bisa menyentuhnya, karena sesuai perjanjian diantara dunia para makhluk halus, jika seseorang manusia telah ditandai kepemilikannya oleh seorang dari bangsa mereka, harus dihormati dan tidak boleh saling merebut. Jika tetap memaksa maka akan terjadi pertikaian besar antar suku di dunia arwah.
Namun yang tak disadari Luis, perbuatannya yang telah menandai Agnia sebagai miliknya akan menjadi rantai yang mengikat takdirnya. Selamanya Luis dan Agnia akan terjebak dalam situasi yang rumit. Bisa bisa mereka akan mendapatkan banyak masalah akibat kejadian ini. Ini semua akibat kecerobohan Luis.
.
.
.
Luis meninggalkan Agnia sendirian untuk sementara, dia akan menyelesaikan masalah yang mengganggunya beberapa hari belakangan ini.
__ADS_1
Luis akan kembali ke dunianya, dunia alam gaib, dia akan menemui pemimpin tertinggi disana untuk menyelesaikan masalah dengan genderuwo. Luis telah memastikan bahwasanya si genderuwo penasaran yang mengganggu Agnia masih belum puas dan terus mencari masalah dengannya.