
**Warning ⚠⚠⚠
Cerita ini lagi tahap revisi
Hasil revisi saya publish di judul yang berbeda
Klik profil ⏩⏩ Pilih "Si Mungil Satukan Takdir Kami"
Ada sedikit perubahan dalam alur cerita, khususnya di part Ending**
...***...
Flashback on
Roy Abedson yang merupakan sekretaris sekaligus temannya Austin pun masuk ke dalam ruangan Austin sambil membawa berkas yang akan ditandatangani oleh Austin.
“Roy, aku ingin minta bantuanmu!!”ucap Austin pada sekretaris sekaligus temannya itu.
Roy sedikit kaget, kala mendengar Austin meminta bantuan kepadanya untuk pertama kali.
“Apa yang bisa kubantu?”tanya Roy sambil meletakan berkas itu di atas meja Austin.
“Ibuku lagi-lagi akan mengutus seseorang yang akan menjadi calon tunangan ke kantor ku”ucap Austin.
“Oh, jadi ceritanya Bibi ingin menjodohkanmu lagi dengan wanita pilihannya dan kau tidak menyukainya?”ucap Roy.
“Iya”Austin yang berkata pada Roy sambil mengangguk kepala dengan semangat dan memasang wajah imutnya yang ternyata hal itu juga baru pertama kali di lihat oleh Roy.
“Tunggu! Tumben-tumbenan kau sok jadi sok imut begitu? Aku punya firasat akan terjadi sesuatu hal yang buruk padaku. Aku tidak akan membantumu!”ucap Roy.
“Please Roy. Tolong bantu aku kali ini saja”ucap Austin sambil memelas.
“Baiklah, apa yang bisa kubantu?”ucap Roy yang tak bisa menolak lagi.
“Aku ingin kau berpura-pura jadi kekasihku?”ucap Austin.
“Apa!!”ucap Roy yang terkejut.
“Kekasihmu?’tanyanya lagi.
“Iya”jawab Austin dengan santai.
“Aku tidak mau! Kau pasti menyuruhku untuk berdandan jadi wanita, kan? Aku tahu itu Austin dan aku tidak akan mau menuruti permintaanmu itu”tolak Roy.
Austin hanya menatap ke arah Roy yang sedang melepaskan jasnya dan melemparnya ke lantai karena marah dan kesal atas permintan Austin tadi.
“Kau tidak bisa menolak lagi!”ucap Austin.
Tiba-tiba ada yang masuk ke dalam ruangan Austin.
“Oh, kalian sudah datang ya?”ucap Austin yang menyambut kedatangan penata rias yang terkenal di kalangan para artis.
“Kau serius ingin mengubahku jadi wanita?’tanya Roy yang masih tidak percaya dengan ide temannya itu.
“Iya, aku sangat serius sekali dan kita juga tidak punya banyak waktu karena wanita itu akan datang beberapa jam lagi!”pungkas Austin.
“Oke. Atas permintaaan tuan Austin kami akan segera make over dirimu teman”ucap orang yang bernama Kenner Donies.
“Aku tidak berbicara denganmu!”sanggah Roy.
“Panggil saya Kenner Donies, tampan!”ucap Keneer sambil membelai wajah Roy sehingga membuat Roy merasa geli melihat aksi orang yang di utus oleh Austin.
__ADS_1
“Let’s go, kita sudah tidak punya banyak waktu lagi! Jadi kita akan mulai make overnya”ucap Keneer sambil menarik paksa Roy menuju ke sofa untuk di make over.
Flashback end
“Sebenarnya tadi aku sedikit risih dengan perkataan wanita tadi!”tutur Roy.
“Perkataan yang mana?”tanya Austin.
“Ituloh, perkataan yang membandingkan dirinya lebih cantik dariku”jelas Roy.
“Oh itu, aku sih tidak terlalu memperdulikan itu”ucap Austin yang terlihat acuh.
“Aku memang tidak cantik darinya, kan aku ini laki-laki yang tampan dan terlihat gagah apalagi sangat cool sekali sehingga dari sudut mana pun aku itu tetap terlihat tampan!”ucap Roy dengan percaya diri sekali.
Austin membuka kancing baju tersebut sehingga nampak perut six pack. dan membuat Roy menatap malas ke arahnya.
“Iya-iya, kaulah orang yang paling tampan, cool dan punya postur tubuh yang bagus tidak seperti diriku ini"ucap Roy yang merasa kalah jika di bandingkan dengan orang yang ada di hadapannya ini sedangkan Austin hanya bisa menampakkan wajah puasnya kepada Roy.
“Oh ya satu hal lagi, pasti Ibumu akan masih membicarakan perjodohanmu dengan wanita tadi? Apa kau mau bantuan dariku?”ucap Roy yang menawarkan bantuan kepada temannya itu.
“Tidak perlu” ucap Austin tegas.
“Kenapa?”tanya Roy.
“Karena aku sudah selesai membereskan permasalahan itu! Lagi pula aku pun juga tidak memerlukan bantuanmu lagi!”ucap Austin dengan santai dan itu sukses membuat Roy merasa kesal terhadapnya.
“Oke, aku akan mengingat itu! Jika suatu saat kau memerlukan bantuanku, aku tidak akan mau membantumu!”ucap Roy.
“Siapa juga yang mau meminta bantuan padamu! Kan tadi di awal kau sudah mengatakan hal itu, tapi kenapa kau masih menawarkan bantuan lagi kepadaku?”ucap Austin sambil mengingatkan ucapan Roy sebelum menawarkan bantuan kepadanya.
“Shit, kenapa aku bisa kelupaan ya?”batin Roy.
“What the hell!”ucap Austin.
“Kapan kau akan memberitahu kepada semua orang apalagi kepada Ibumu tentang kekasihmu itu?”tanya Roy.
“Sini biar kuberitahu padamu!”ucap Austin yang menyuruh Roy untuk mendekat.
Kemudian Austin mencondongkan tubuhnya dan berbisik pada Roy.
“Kau tidak perlu tahu! Yang jelas secepatnya aku akan membawanya untuk menemui Ibuku”bisik Austin lalu dia berkata agar Roy segera pergi.
..................
Di mansion besar tempat kediaman Nero, Ny Nero tengah berkumpul mengadakan pertemuan dengan keluarga Smith. Ada Ny nero disana yang mencoba menceritakan semua kebaikan Austin Nero pada keluarga Smith. Ny Nero juga meyakinkan mereka kalau Austin bisa membahagia Amanda jika mereka segera menikah.
Terlihat ada guratan wajah senang dan bahagia terpancar di wajah mereka kala sedang membicarakan tanggal pertunangan antara Austin dan Amanda.
Tiba-tiba Austin sudah muncul di pintu utama dan itu membuat Nyonya Nero terkejut.
“Ternyata putraku sudah datang! Sini nak, cepat kemari! Kebetulan kami sedang membicarakan tanggal pertunanganmu dengan Amanda.”ucap Delila Ibu dari Austin Nero.
“Apanya yang kebetulan, jelas-jelas ini semua rencana dari Ibu”batin Austin sambil tersenyum paksa.
“Ini nak Austin ya?”tanya Ny Smith.
“Ya, Aku Austin Nero putra pertama dari pasangan George Nero dan Delila Nero . salam kenal Paman dan Bibi”ucap Austin membungkuk hormat.
“Kau benar Ny Nero! Putramu bukan hanya tampan tetapi ternyata dia juga baik dan sangat sopan terhadap orangtua dan sekarang aku tidak ragu lagi untuk segera menikahkannya dengan putri kami”ucap Tn Smith.
“Tapi Paman, aku tidak ingin menikahi putrimu!”ucap Austin secara spontan.
__ADS_1
Mereka yang ada di situ merasa tertohok dengan kebenaran kalimat Austin. Ny Nero lebih kaget dan menatap marah ke arah Austin . Dia lagi-lagi harus menahan kecewa di saat anaknya itu menolak wanita pilihannya untuk segera di nikahkan dengan Austin.
Tiba tiba Tn Smith mendapat telepon dari seseorang. Setelah selesai menelpon dia tiba-tiba ingin izin pamit untuk pulang kepada Ny Nero dan tak lupa juga dia mengatakan untuk membatalkan acara perjodohan kedua anak mereka.
Ternyata Tn Smith mendapat telepon dari putrinya yaitu Amanda Smith. Dia terkejut saat mendengar putrinya yang ternyata juga ingin membatalkan perjodohan itu dengan alasan mengatakan kalau Austin itu sudah memiliki kekasih dan itu membuat Tn Smith kecewa.
“Kami pamit pulang dulu Ny Nero”ucap Tn Smith sekali lagi lalu melangkah kaki untuk segera keluar dari mansion itu.
Kini tinggallah Austin dan Delila di dalam ruangan tamu itu.
Austin pun menoleh ke arah Ibunya yang sepertinya akan memarahinya lagi.
“Maafkan aku Ibu!”ucap Austin.
“Austin!! Kenapa lagi-lagi kau menghancurkan rencana dan keinginan Ibu?”tanya Delila yang kesal sambil memukul lengan putranya itu.
“Ya, karena aku tidak menyukai wanita pilihan Ibu”ucap Austin sambil menahan sakit pada lengannya akibat pukulan dari Ibunya.
Ibu Austin semakin menganga mulutnya saat mendengar perkataan Austin yang barusan itu. Apa putranya itu tidak tahu kalau Ibunya sudah tidak sabar lagi ingin menimang seorang cucu? Dan dengan teganya di situasi seperti ini Austin masih bisa-bisanya menolak permintaan Ibunya.
“Jadi kapan kau memiliki wanita yang benar-benar kau sukai?’tanya Delila.
“Aku sudah memilikinya Ibu!”ucap Austin.
“Siapa dia? Dan kapan kau akan mengenalkannya pada Ibu?”ucap Delila yang langsung semangat ketika mendengar kalau putranya itu ternyata sudah memiliki kekasih.
“Secepatnya Ibu! Aku pergi dulu ya”ucap Austin sambil melangkah dan melambainkan tangan pada Ibunya.
“Kau mau kemana?”tanya Delila tapi tidak di jawab Austin karena sudah keburu keluar dari mansion.
.........
Sementara itu di lain tempat, terlihat seorang gadis yang tengah fokus menatap layar komputernya.
“Fany!!”ucap seorang pria dari belakang dan itu sukses membuat gadis itu terkejut.
“Christian”ucap Fany dengan suara lembut.
Ternyata orang itu adalah kekasih Tiffany yang bernama Crishtian. Crishtian adalah seorang manager di perusahaan itu, sedangkan Fany adalah seorang karyawan kecil.
Saat ini Tiffany merasa sedikit canggung karena Crishtian tersenyum manis menatap ke arahnya.
“Chris, kau kok ada di sini?”tanya Fany.
“Tidak tahu, tiba-tiba saja kakiku melangkah kesini. Mengkin dia tahu kalau aku sedang merindukanmu”gombal Christian dan itu langsung membuat Fany tersipu malu.
“Karena aku sudah bertemu denganmu, aku kembali dulu ya ke tempat kerjaku”ucap Christian yang ingin beranjak dari tempat itu.
“Hmm, baiklah”ucap Fany yang terlihat sedikit kecewa.
“Ya sudah, aku pergi dulu!”ucap Christian lalu bergegas pergi meninggalkan Fany.
"Cie...yang baru ketemuan dengan pacarnya"goba Della sahabat terbaik Fany.
“Apaan sih!”ucap Fany yang kesal dengan Della yang selalu menggodanya setiap saat.
Fany pun tidak menghiraukan godaan sahabat itu kemudian kembali fokus pada pekerjaan dengan sambil tersenyum menatap komputer yang ada didepan nya.
Mohon bantuannya ya teman teman dengan memberikan komentar
__ADS_1