
setelah menempuh perjalanan beberapa menit akhirnya mereka sampai di butik teman bunda vena. bunda vena memang memiliki butik fashion, jadi bunda memiliki banyak kenalan desainer baju termasuk desainer baju pengantin.
carry dan irham pamit memarkir mobil sedangkan ayah ,bunda ,nada ,dan iqdam memasuki butik
" selamat malam tuan dan nyonya ada yang bisa saya bantu?" tanya resepsionis butik tersebut
" saya mau bertemu dengan bu vanti mbak, saya sudah ada janji malam ini" jawab mama vena
" oh nyonya tamu yang di maksud nyonya vanti silakan nyonya saya antar memasuki ruang tamu VVIP , bu vanti akan sudah menunggu kedatangan anda" resepsionis mengantar mereka ke ruang bu vanti
"ini ruang bu vanti nyonya ,say permisi dulu" ucap resepsionis
" terima kasih mbak" jawab mama vena
resepsionis kemudian meninggalkan mereka
"selamat malam jeng" sapa bunda vena pada pemilik butik
" wah selamat malam juga jeng, sudah dari tadi ya" tanya bu vanti menimpali
" nggk kok jeng baru datang , oh iya kenalin ini suami ku, trus ini anak sulung ku, dan ini calon menantu kesayanganku" bunda memperkenalkan keluarganya ke temannya itu
"hallo, saya vanti " kemudian mereka saling berjabat tangan dan memperkenalkan diri masing-masing
"oh ya jeng vena mau cari gaun pengantin yang modern apa pakaian tradisional?" tanya bu vanti
" aku mau lihat keduanya " kemudian mereka berjalan menuju ruang gaun khusus
" ini jeng silakan dipilih , ini desain terbaik ku bulan ini, pilih semua juga boleh kurasa semua dipakai menantu mu itu bagus karna dia sudah cantik " puji vanti pada nada
"kalian pilih yang mana sayang" tanya vena pada nada dan iqdam
mereka berdua saling pandang dan membuang muka
"kok pada diem di tanya" tanya bunda vena lagi yang melihat ekspresi mereka berdua
"apa bunda yang pilihkan nih?? " tanya bunda lagi
"kamu mau pilih yang mana nad ?" tanya bunda vena
"terserah bund, yang penting pakai hijab" jawab nada
"mmmm,,,, ada ya jeng vanti?" tanya bunda vena
" wah ada dong kebetulan desain terbaruku memang dress wedding panjang cocok kalau pakai hijab, sebentar ya jeng" bu vanti kemudian mengambil koleksi terbarunya
" nihh jeng di coba dulu jeng,ini warna nya kan soft jadi cocok untuk anak muda sekarang" bu vanti menyodorkan dress pada nada
" ayo sayang coba dulu di ruang ganti" pinta bunda vena , nada menurut saja perkataan bunda vena
di ruang ganti ada cermin besar ,nada melihat dirinya berpakaian gaun pengantin , air matanya tiba-tiba menetes ,
"ya allah jika ini yang terbaik bagiku mudahkanlah segalanya ,dan yakinkan perasaan dan hatiku" nada berdoa di dalam hatinya
nada lalu tersenyum dan berbicara di cermin ," ayah bunda ini anakmu , semoga kalian bahagia disana, lihat yahh bunda nada akan segera memenuhi permintaan kalian,, doakan nada dan beri kekuatan nada ya." nada menyemangati dirinya sendiri.
kemudian keluar ruangan untuk menunjukkan kepada ayah wisnu, bunda vena dan calon suaminya.
ketika nada baru keluar ruangan
mereka takjub akan kecantikan nada yang serasi dibalut dengan gaun pengantin rancangan bu vanti
__ADS_1
" tuhh kan jeng , semakin cantik kan " tunjuk bu vanti pada nada
" wah iya jeng tanganmu itu memang ajaib untuk menghasilkan karya yang menakjubkan ini sih namanya PAS pakai banget kan jeng" puji bunda vena untuk karya bu vanti
" gimana yah dam" bunda meminta pendapat suami dn anaknya
" ayah oke" jawab ayah cepat
namun tidak dengan iqdam yang masih takjub dengan kecantikan nada
" hus jangan lama-lama nanti ngiler" ayah wisnu menyenggol lengan putranya tersebut
iqdam spontan kikuk dengan perkataan ayahnya
" apaan sih yah biasa aja" bersikap cuek lagi
"kamu dam ,semua dibilang biasa , orang cantik begini kok,gimana kamu cocok kan? tanya bunda lagi
" okelah bun cocok" jawab iqdam dengan gaya pasrah nya
ketika mereka asik fitting baju pengantin sekaligus baju untuk keluarga iqdam mendapat telpon dari luar negri
" nomer siapa ini? kok private?" batin iqdam
" yah bunda, iqdam terima telfon dari klien dulu ya" pamit iqdam
" oke" jawab mereka
iqdam menjauh dari ruangan
" hallo " iqdam mengangkat telepon tapi penelepon tidak menjawab
" hallo siapa ini, kalau cuma iseng aku matiin"
" ini aku rendra" jawab suara diseberang telepon
deg.... iqdam sangat mengenal suara itu
((ingat kan gaes nama lengkap iqdam iqdam rendra wisnutama))
" hallo rendra kamu masih disana kan?" tanya penelepon lagi
"emm iya.... iyaa aku masih dengar suara kamu" jawab iqdam
" aku sudah di indonesia kita ketemu yuk"
" kapan kamu pulang ?" iqdam jadi gugup karan kaget
" baru sore tadi, maaf aku ganti nomer soalnya nomor lama aku nggk bisa dipakai disini" jawab penelepon itu lagi
"ohhhh" jawab iqdam
" kok cuma oh , kita ketemu di cafe s***a sekarang ya ,oke aku tunggu bye" bekum sempat iqdam menjawab telpon sudah dimatikan
sekarang, gimana nih aku lagi sama ayah bunda sama cewek itu juga , aku mau alasan apa ya .
" ohh iya carry" iqdam mendapat ide,iqdam. mencari cary yang berada di luar butik
.
.
__ADS_1
"ingat ya car jangan bilang siapapun termasuk irham" perintah iqdam
" baik tuan " jawab carry
" ribet amat hidupnya iqdam ini, judesnya minta ampun tapi masih direbutin cewek aja" batin carry
setelah kong kalikong dengan cary iqdam kembali ke dalam butik
" ayah bunda iqdam ada pertemuan mendadak dengan klien nihh iqdam duluan ya" pamit iqdam pada ayah bundanya
" tapi kan kamu sama nada , kok ada aja pertemuan jam segini?" tanya bunda heran
" iya nggak tau bun tanya carry aja tadi klien nelpon cary juga" jawab iqdam
" trus nada gimana" tanya bund lagi
"ya bareng ayah bunda ,kan ada irham yang mengemudi" jawab iqdam enteng
"yasudah oke , kalau memang ad pertemuan kamu hati-hati dijalan" jawab ayah , ayah wisnu memang orang yang disiplin akan pekerjaan , ia menyadari terkadang ada klien yang memang mempunyai waktu luang jam segini
" siap yahh, iqdam duluan ya, assalamualaikum" pamit iqdam tanpa melihat nada
iqdam dan cary kemudian menaiki mobil menuju cafe s**a , hanya iqdam yang turun cary memilih menunggu di tempat parkir
iqdam masuk ke cafe dan mencari orang yang meneleponnya tadi , kemudian pelayan menghampirinya
"ada yang bisa saya bantu tuan" tanya pelayan cafe
" saya ada janji dengan seseorang" jawab iqdam sambil tetap mencari seseorang
" apa anda tuan rendra" tanya pelayan lagi
" mmmm iya"
" tuan sudah ditunggu di ruang VIP , silakan saya antar"
iqdam mengikuti pelayan yang tadi menyapanya dan benar di ruang VIP sudah ada seseorang yang tadi meneleponnya
" hay, selamat malam" ucap orang tersebut
iqdam tersenyum melihat orang itu kemudian duduk didepannya
"kamu sudah lama? kok sudah ada makanan" tanya iqdam
" sudah dong sayang ,habisnya kamu lama" wanita itu tersenyum manis
" sorry" jawab iqdam singkat
"hmmm yukk langsung makan aku sudah lapar nunggu kamu" kemudian mereka menyantap makanan dan mengobrol.
iqdam saat ini sangat bingung karna wanita di depannya ini adalah ninsya wanita yang dicintainya , namun kedua orang tua iqdam tidak mengetahui nya , iqdam pun juga belum pernah cerita mengenai ninsya , kini rencana pernikahan iqdam dan nada tinggal beberapa hari lagi ,akankah pernikahan mereka dibatalkan??
...****************...
Hallo teman - teman
Gimana nih ceritanya semakin seru kan
Jangan lupa tekan tanda ♥️ (love) di ujung bab nya
jangan lupa juga like dan komen juga.
__ADS_1
yuk lanjut nihh episodenya