Ternyata DIA Istri Terbaik

Ternyata DIA Istri Terbaik
vonis dokter untuk ninsya


__ADS_3

"maksud anda anak saya tidak bisa di selamatkan?" tanya iqdam memastikan lagi.


"benar pak, karna kondisi ibu ninsya yang sebelumnya kandungannya lemah, ditambah ada insiden pendarahan tadi,bayi yang ada dalam kandungannya tidak bisa bertahan" jawab dokter.


iqdam tertegun lemas , meski bagaimanapun perasaannya pada ninsya, anak dalam kandungannya adalah anaknya.


"baik dok terimakasih dok" kata iqdam


iqdam kemudian melaksanakan prosedur yang di katakan dokter, setelah sekitar 1 jam lebih akhirnya operasi yang dijalani ninsya berakhir.


setelah ninsya di pindah ke ruang pemulihan iqdam kembali ke ruang dokter.


"tuan iqdam ada beberapa hal yang perlu saya sampaikan kepada anda perihal nyonya ninsya" kata dokter itu.


"baik dok" jawab iqdam.


"begini tuan, setelah dilakukan operasi tadi, operasi nyonya ninsya berhasil, tapi keadaan rahim nyonya ninsya ada kerusakan cukup parah" kata dokter menjelaskan pada iqdam dan menunjukkan hasil Rontgen kepada iqdam, iqdam mendengarkan semua penjelasan dokter.


"jadi kesimpulannya bagaimana dok?" tanya iqdam setelah selesai dengan penjelasan sang dokter.


"dari hasil pemeriksaan yang saya jelaskan tadi kemungkinan besar nyonya ninsya tidak dapat mengandung lagi, karena kerusakan pada rahimnya cukup parah" jawab dokter.


iqdam yang mendengar kesimpulan dari dokter tertegun, dia bingung bagaimana menjelaskan pada ninsya tentang kondisinya ini.


"apakah ada cara atau jalan keluar agar istri saya bisa hamil lagi dok?" tanya iqdam kemudian pak.


"ada tuan yaitu dengan Inseminasi buatan atau Intrauterine Insemination (IUI)" jawab dokter.


"jadi istri saya masih bisa mengandung dok? dengan inseminasi buatan ini?" tanya iqdam.


"kalau istri anda mohon maaf karena keadaan rahim yang sudah saya jelaskan tadi, mustahil tuan untuk bisa mengandung anaknya sendiri" jawab dokter.


"trus maksud anda dengan inseminasi buatan?" tanya iqdam lagi.


"inseminasi buatan yang saya maksud dengan menggunakan rahim pengganti tuan, jadi progam kehamilan ini dilakukan dengan cara menaruh ****** ke rahim seorang wanita tuan" jawab dokter.

__ADS_1


"maksud anda saya harus berhubungan dengan wanita lain dok?" tanya iqdam.


"bukan tuan , Ibu pengganti akan mengandung melalui proses inseminasi buatan dengan bantuan ****** sang ayah. Selain itu juga bisa mengandung dengan menaruh sel telur dari ibu kandung dan ****** sang ayah ke rahimnya. Proses ini dikenal sebagai 'fertilisasi in vitro' (IVF) tuan, dan antara bayi yang di kandung dan ibu yang mengandung tidak ada hubungan darah karena sel telur yang digunakan bukan milik ibu yang mengandung" jelas dokter panjang lebar.


iqdam mengerti maksud dari dokter ,kemudian ia keluar ruangan setelah selesai dengan penjelasan dokter.


setelah keluar dari ruang dokter iqdam kemudian keruang ninsya di rawat, selama pemulihan pasca operasi hanya suami pasien yang boleh mendampingi.


"dengan tuan iqdam rendra" panggil salah satu perawat .


"iya sus" jawab iqdam.


"tuan, jenazah bayi anda sudah boleh di bawa pulang, dan mohon selesaikan administrasi untuk bayi anda" kata perawat itu.


"oh. baik sus terimakasih" jawab iqdam.


iqdam kemudian meninggalkan ruangan ninsya, karena kata perawat ninsya masih memerlukan waktu untuk sadar sepenuhnya.


Di Pemakaman


saat akan menaiki mobil ada suara yang memanggil namanya.


"dam" panggil seseorang tak jauh darinya


iqdam spontan menoleh ke asal suara itu,


"ayah" kata iqdam setelah melihat ternyata yang memanggilnya adalah ayah wisnu.


ayah wisnu kemudian mendekat ke iqdam.


"ayah kenapa ada disini?" tanya iqdam.


"ayah tadi mengikuti pemakaman bayi ninsya" jawab ayah.


"ayah tahu? siapa yang memberi tahu ayah?" tanya iqdam lagi.

__ADS_1


"tak perlu kau tahu bagaimana ayah tahu tentang kabar istrimu dan bayinya" jawab ayah.


"ayah mau bicara sama kamu, boleh ayah ikut mobilmu?" tanya ayah pada iqdam, dari sorot mata ayah terlihat sangat serius, iqdam kemudian mengangguk.


mereka berdua kemudian menaiki mobil iqdam,


"ayah mau bicara apa?" tanya iqdam setelah mereka berdiam selama 10 menit perjalanan.


"bagaimana perasaanmu?" tanya ayah balik pada iqdam.


"perasaan? perasaan apa maksud ayah?" iqdam tak mengerti pertanyaan yang ditanyakan ayah.


"bagaimana perasaanmu saat bayi itu meninggal?" jawab ayah dengan pertanyaan lagi.


iqdam terdiam dan ekspresinya menjadi sendu lagi.


"sedih yah, walau bagaimanapun ninsya bayi itu tetap anakku, aku pasti merasa sedih dan kehilangan sekali, belum sempat aku memberinya segalanya tapi dia sudah diambil oleh allah" jawab iqdam.


"hmm, kalau bayi itu bukan milikmu bagaimana?" tanya ayah lagi.


iqdam yang mendengar pertanyaan ayah sangat kaget, dia bingung dengan maksud ayah kali ini.


"apa maksud ayah? kenapa ayah bilang seperti itu?" tanya iqdam pada ayah wisnu.


ayah wisnu menghela nafas lalu menjawab


"pikirkan perkataan ayah ini, bukan kah terlalu tiba-tiba ninsya kembali dalam hidupmu? setelah sekian lama dia pergi, apa kamu tak curiga sedikitpun? dan tiba-tiba dia hamil?, bukankah ini terlalu runtut?" kata ayah pada iqdam.


iqdam yang mendengar perkataan ayahnya langsung terdiam.


"jangan kamu kira selama ini ayah diam ayah tak mengerti apapun, ayah tahu ketika dulu kamu membuat perjanjian dengan saudara ninsya, ayah tahu masalah yang selama ini coba kamu tutupi, dan selama ini ayah pun tahu tentang kehidupan ninsya" kata ayah lagi, ayah mengungkapkan tentang iqdam dan ninsya yang ia ketahui.


...****************...


kira-kira yang dimaksud ayah wisnu apa ya?

__ADS_1


kenapa ayah wisnu tiba-tiba berkata demikian pada iqdam?


__ADS_2