Ternyata DIA Istri Terbaik

Ternyata DIA Istri Terbaik
panggil aku "SAYANG"


__ADS_3

nada menyiapkan sarapan intuk mereka berdua, nada tak tahu makanan kesukaan iqdam dia memasak nasi goreng dan telur dadar ,karna dalam kulkas hanya ada bahan itu yang bisa di masak.


iqdam selesai mandi dan berganti baju ,ia berniat untuk pergi ke kantor hari ini.


"bau nasi goreng siapa yang masak pagi-pagi begini di rumahku?" iqdam mencium aroma wangi masakan (lahh dia lupa kalau sudah punya istri )


kemudian ia keluar kamar dan menuju dapur


"oh iya aku sekarang kan sudah menikah, sampai lupa aku" iqdam menggaruk kepalanya yang tidak gatal


nada melihat iqdam yang berhenti ketika akan memasuki dapur


"se...selamat pagi tuan, sarapan tuan ,silakan" nada menyapa iqdam dengan kikuk karna memang belum terbiasa.


"masak apa kamu?"tanya iqdam kemudian duduk di meja makan


nada kemudian menghidangkan nasi goreng dan telur dadar di meja makan, iqdam yang sedang duduk hanya memandangi aktivitas nada .


"nasi goreng tuan ,di kulkas hanya ada bahan untuk membuat nasi goreng dan telur dadar" jawab nada kemudian duduk untuk sarapan juga


"oh ya aku belum sempat untuk berbelanja bulanan nanti setelah dari kantor aku akan mampir ke supermarket untuk belanja keperluan , kamu mau titip apa?" tanya iqdam


"hari ini tuan ngantor?" bukannya menjawab pertanyaan iqdam nada malah memberikan pertanyaan balik pada iqdam


"iya memangnya kenapa?...kemarin aku kan sudah nggak ngantor jadi hari ini aku akan ke kantor untuk cek keadaan kantor" jawab iqdam cuek saja.

__ADS_1


"nggak papa kok tuan" jawab nada hanya memaklumi saja tapi dalam hatinya " dasar laki-laki cuek ,memang pernikahan nggak ada spesialnya ya di hatinya" batin nada menggerutu dengan sikap iqdam.


"jangan panggil aku tuan terus aku bukan majikan mu aku ini suami mu" protes iqdam, iqdam risih mendengar nada memanggilnya tuan sejak pertemuan mereka


"trus maunya di panggil apa" tanya nada


" apa saja yang penting jangan tuan nanti dikiranya aku menganggap kamu seperti pembantuku lagi" jawab iqdam


nada berpikir panggilan yang cocok untuk iqdam " apa di panggil bapak aja ya dia sikapnya kan kayak bapak-bapak,," batin nada "apa abang aja biar keliatan seperti pasangan bahagia ... ya walaupun kenyataannya .."


" oke deh bang"


" BANG emang aku tukang ojek kamu panggil abang " jawab iqdam tak suka dengan panggilan abang untuknya ,karna menurutnya abang itu untuk panggilan tukang ojek atau kurir pengantar paket


" gini aja, panggil aku sayang " kata iqdam pada nada


"kamu jangan pede dulu, panggil aku sayang ketika di depan ayah dan bunda, saja " jawaban iqdam memotong pemikiran nada


"siapa yang pede juga, aku biasa aja kok" jawab nada


"dia ini ngerti aja apa yang aku pikirkan, apa dia punya ilmu kebatinan ya, ah sudahlah memang takdirnya dia tak pernah menginginkan pernikahan ini, jadi man mungkin dia menyukai ku" batin nada untuk mengalihkan pemikirannya tentang kehidupan pernikahannya akar ia tidak baper dengan sikap iqdam


"nggak usah mengelak ,ekspresi mu menunjukkan pemikiran mu" jawab iqdam datar


"trus kalau nanti nggak ada ayah bunda aku manggil kamu dengan sebutan apa?" tanya nada mencoba mengalihkan pembicaraan.

__ADS_1


" panggil mas aja aku kan lebih tua darimu, mengerti" jawab iqdam


nada hanya mengangguk-anggukan kepalanya tanda ia setuju dengan perkataan iqdam


"ok deh , yasudah dimakan sarapannya keburu dingin ,lagian kamu kan mau ke kantor"


"hmm" iqdam hanya menjawab nada dengan begitu, kemudian mereka memulai sarapan mereka, ketika iqdam menyendokkan nasi goreng ke mulutnya ia kaget dengan rasanya ,


" nasi goreng ini benar-benar enak, ini nasi goreng terenak yang pernah aku makan, bahkan nasi goreng buatan bunda masih kalah rasanya" ketika iqdam terdiam karna rasa nasi goreng buatan nada begitu terasa enak di mulutnya nada memperhatikan ekspresi iqdam


" kenapa dia seperti kaget begitu, jangan-jangan dia nggak suka dengan nasi goreng buatan ku lagi" batin nada menerka-nerka dengan ekspresi iqdam


"kamu kenapa tuan ,eh mas " nada bertanya karna dari tadi iqdam masing diam saja


" nggak enak ya" tanya nada lagi memastikan


iqdam yang mendengar nada bertanya langsung mengubah ekspresinya


" mmm nggk papa kok" jawab iqdam datar


" kok tadi tadi kayak kaget gitu" tanya nada lagi


" nggak papa ya nggak papa, bawel banget kamu" jawab iqdam datar dan cuek.


nada mendengar perkataan iqdam langsung diam dan meneruskan sarapannya.

__ADS_1


iqdam sangat menyukai masakan nada, bahkan di piring iqdam tak ada sisa nasi sebiji pun karna saking enaknya nasi goreng buatan nada.


setelah mereka selesai sarapan iqdam bersiap berangkat ke kantor.


__ADS_2