Ternyata DIA Istri Terbaik

Ternyata DIA Istri Terbaik
rencana ninsya


__ADS_3

iqdam sampai di rumah sudah disambut ninsya di meja makan dengan berbagai menu makan.


"makan dulu sayang "ajak ninsya.


"kamu dari mana sya?" tanya iqdam yang melihat ninsya memakai dress pesta warna merah.


"nggak dari mana-mana, memangnya kenapa?" jawab ninsya.


"kalau nggak dari mana-mana kenapa pakaianmu seperti itu?" kata iqdam.


"oh aku hanya ingin memakainya saja, yuk sini makan dulu" jawab ninsya.


iqdam kemudian duduk dan ninsya mengambilkan piring untuknya, iqdam hanya memperhatikan gerak-gerik ninsya tak biasanya ninsya seperti ini.


"kenapa kamu liatin aku terus? aku cantik ya?" tanya ninsya yang memasang wajah menggodanya.


iqdam hanya menggelengkan kepalanya.


"ayo makan dong sayang" suruh ninsya,


mereka kemudian makan malam bersama.


saat selesai makan iqdam ingin kembali ke kamar tapi kepalanya terasa pusing.


"sayang kamu kenapa?" tanya ninsya


"kepalaku pusing" jawab iqdam.


"kamu mau istirahat aku antar ke kamar ya" ninsya kemudian berdiri dan membopong iqdam, meski sedikit kesusahan karena badan iqdam yang lebih besar tapi akhirnya ninsya berhasil membawa iqdam ke kamar.


ninsya tiba-tiba mencium bibir iqdam, iqdam yang mendapat perlakuan ninsya sontak mendorong ninsya, dia ingin protes pada ninsya tapi karena kepalanya semakin pusing dia malah pingsan di tempat tidur.


Ninsya yang melihat hal itu tersenyum licik,


"mulai hari ini kamu akan bertekuk lutut padaku, aku nggak bakal melepaskan kamu kali ini" kata ninsya.


ke esokan paginya iqdam terbangun dari tidurnya, kepalanya masih terasa pusing, iqdam mengerjap-ngerjapkan matanya, setelah kepalanya sedikit ringan iqdam merasa ada yang aneh karena kali ini udara pagi terasa lebih dingin dari biasanya, iqdam menoleh ke samping dan mendapati ninsya yang tidur tanpa sehelai baju.


"ninsya" kata iqdam spontan dan dia melihat dirinya yang ada di balik selimut dan dalam keadaan sama seperti ninsya, tanpa memakai sehelai baju.


"aww apa yang terjadi semalam, kenapa aku tak dapat mengingat apapun" kata iqdam memegangi kepalanya yang masih pusing.


iqdam yang masih belum bisa mengingat kejadian semalam terus bertanya-tanya, ninsya yang berada di sampingnya membuka matanya.


"sayang" kata ninsya yang langsung memeluk iqdam.


"terimakasih untuk semalam, kamu sudah menjadikan aku sebagai istri mu seutuhnya" kata ninsya.


"apa maksudmu?" tanya iqdam.

__ADS_1


"sayang, apa kamu benar-benar tak mengingat apa yang kita lakukan semalam?" tanya ninsya dengan wajah sok polosnya.


"apa yang dikatakan ninsya, apa aku semalam menyetubuhinya? tapi kenapa aku tak mengingatnya jika aku melakukannya" batin iqdam.


"kita semalam makan malam, trus kamu kan pusing, aku mengantar kamu ke kamar sayang, dan kita melakukannya" kata ninsya dengan senyum tersipu malu.


setelah kejadian itu, percaya tak percaya ninsya kerap membahasnya di depan iqdam, dia sengaja melakukannya agar iqdam percaya bahwa mereka berhubungan suami istri memang benar-benar tejadi.


namun meskipun begitu iqdam enggan melakukan hubungan itu lagi, pikirannya masih memikirkan keadaan nada.


setelah satu bulan berlalu pagi-pagi saat iqdam dan ninsya sarapan pagi tiba-tiba ninsya berlari ke toilet, terdengar ninsya muntah-muntah di toilet.


"kamu kenapa?" tanya iqdam yang melihat ninsya kembali dari toilet, ninsya yang ditanya iqdam tersenyum lebar.


"kok kamu malah senyum-senyum? kamu kenapa?" tanya iqdam lagi.


"aku mau kasih kejutan sam kamu" jawab ninsya.


"kejutan? kejutan apa" tanya iqdam yang heran melihat ekspresi ninsya.


ninsya kemudian menyerahkan sebuah kotak pada iqdam.


"apa ini?" tanya iqdam .


"bukalah" pinta ninsya.


"sudahlah bukalah sayang" kata ninsya lagi.


iqdam kemudian membuka kotak yang diberikan ninsya, setelah membuka iqdam terkejut melihat isinya.


"apa ini sya?" tanya iqdam yang melihat isi kotak ternyata sebuah test pack.


" test pack" jawab ninsya.


"ya aku tahu maksudku punya siapa ini?" tanya iqdam lagi


"punya ku sayang, aku hamil, selamat sebentar lagi kamu akan menjadi seorang ayah" ninsya berhambur memeluk iqdam.


iqdam terdiam, dia masih tidak percaya apa yang dikatakan ninsya.


"kamu senang kan sayang" ninsya mencium pipi iqdam.


"hmm" jawab iqdam.


"kok cuma hm sih "protes nk ninsya.


"iya aku senang" jawab iqdam.


setelah ninsya mengatakan bahwa dirinya hamil dia memanfaatkan kehamilannya agar iqdam menuruti semua permintaannya, awalnya iqdam masih belum percaya tapi setelah ninsya mengajaknya untuk memeriksa ke rumah sakit dan hasil USG menyatakan jika ninsya hamil dia tak bisa mengelak lagi.

__ADS_1


hari-harinya iqdam kini di sibukkan dengan permintaan ninsya yang aneh-aneh, mulai dari belanja tas branded, baju, sepatu dan barang-barang mewah lainnya.


"sayang aku besok mau minta mobil " kata ninsya yang bergelayut manja di lengan iqdam.


"mobil! besok! buat apa sya?" tanya iqdam.


"ya buat jalan-jalan sayang, aku bosen dirumah terus , kasian anak kita nantinya" kata ninsya beralasan.


"nggak kali ini aku nggak akan turutin permintaan kamu, kamu lagi hamil gak boleh bawa mobil sembarangan dan sendirian" kata iqdam.


"tapi sayang"protes ninsya.


"nggak ada tapi-tapian" jawab iqdam tegas.


tiba-tiba ponsel iqdam berdering.


"bunda" kata iqdam.


"siapa sayang?" tanya ninsya.


"hus, bunda yang telepon, kamu diam dulu" kata bunda lalu menerima panggilan dari bunda.


"hallo bunda, ada apa bund?" tanya iqdam.


"apa! bunda serius kalau nada mau bertemu iqdam lagi" kata iqdam , ninsya yang mendengar nama nada di sebut matanya melotot.


"nada, ku kira wanita ****** itu sudah lenyap dan tak akan kembali, ternyata dia malah balik lagi, sialan" batin ninsya.


"awas saja kalau sampai wanita itu balik lagi kesini aku tak akan segan-segan mengungkapkan pada semua orang tentang hubunganku dengan mas iqdam" batin ninsya lagi dengan ekspresi bencinya.


iqdam terlihat senang setelah menerima panggilan dari bundanya.


"sayang pokoknya aku mau kamu ceraikan nada" tiba-tiba ninsya mengatakan hal itu pada iqdam.


"nggak bisa sya, aku nggak bisa ceraikan nada begitu saja" jawab iqdam.


"kenapa nggak bisa, ingat ya mas aku lagi hamil anak kamu, kalau kamu ingin melihatku dan anakmu selamat ceraikan dia, aku tak mu lagi membagi cintamu dengan wanita itu" kata ninsya kemudian ia bergegas pergi ke kamar.


"tunggu sya" iqdam mengejar ninsya tapi pintunya dikunci dari dalam oleh ninsya.


ninsya sengaja mengancam iqdam agar dia mau menceraikan nada, ninsya tak mau kalau sampai nada masuk lagi dalam hidup iqdam semua rencananya akan berantakan.


......................


hallo teman-teman siapa nih yang suka gregetan sama orang ketiga?


hm kira-kira bagaimana ya nasib pernikahan iqdam dan nada?


yang mau tau yuk lanjut terus bacanya

__ADS_1


__ADS_2