
" kamu ya nanti jadinya aku nikah sama bocil dong"
selesai makan malam ayah bunda, nada dan irham berkumpul di ruang keluarga ,
"oh ya nak bunda kemarin mengundang ibu panti asuhan, tapi katanya nggak bisa hadir karna disana juga lagi ada acara, apa kamu sudah tau?" tanya bunda vena
"iya bund ,bunda panti sudak kasih tau nada kok, tapi besok sahabat nada ada yang datang gapapa kan bund"
" nggak papa sayang, kalau sahabat kan kamu seneng" jawab bunda
mereka mengobrol tentang acara besok , keakraban mereka sudah seperti saudara kandung ayah wisnu dan bunda venna memang suka dengan pribadi nada yang mudah bergaul dan juga baik pada siapa pun.
" oh ya sayang besok acara kita mulai jam 8 ya, besok MUA akan mulai merias kamu jam 6 " bunda vena memberi tahu nada .
"baik bunda, besok sebelum jam 6 nada akan bersiap-siap" jawab nada bersemangat
"semoga acara besok lancar sampai akhir acara ya" ucap bunda vena
"aminnn" mereka menjawab serentak lalu tertawa karna terbawa suasana
jam menunjukkan pukul 10 malam mereka kembali ke kamar masing-masing untuk istirahat menyambut hari esok.
di dalam kamar bunda vena teringat kalau iqdam belum kembali pulang
"yah iqdam kok belum pulang ya" tanya vena pada suaminya
"udah bunda nggak usah khawatir , iqdam sudah dewasa ,ayah yakin iqdam bisa kita andalkan, percayalah bund, lebih baik kita istirahat dulu biar besok kita fit bund" ucap wisnu menenangkan istrinya yang khawatir.
DI KAMAR NADA
nada tidak bisa tidur karena hari esok adalah hari pernikahannya, dia terus memikirkan apakah nanti dia akan bisa bahagia dengan iqdam ,bagaimana setelah pernikahan melakukan malam pertama . nada membayangkan jika dirinya disentuh oleh iqdam.
"ishh sungguh mesumnya otak ku memikirkan hal tersebut" nada mengusap-usap wajahnya, tiba-tiba ponsel nya di atas meja berdering
"siapa malam-malam begini kirim pesan"batin nada, nada meraih ponselnya dan menggeser layar untuk membaca pesannya
"nad .....Sorry I can't be there on your special day but believe me I always pray for your happiness" isi pesan dari talita, nada kaget membaca pesan dari thalita karna sebelumnya dia berjanji akan menemaninya esok
" why lit" tanya nada balik LP
tapi pesan balasan dari nada untuk thalita tidak dibaca
" kemana sih dia? kenapa tiba-tiba nggak bisa dateng? apa ada masalah" nada bertanya-tanya tentang ketidak hadiran thalita untuk datang ke pernikahannya, nada mencoba menghubunginya berkali-kali tapi nomor thalita di luar jangkauan.
beberapa menit setelah nya ponsel nada kembali ada pesan masuk.
__ADS_1
"nanti kalau urusanku sudah selesai aku ceritain semuanya, kamu nggak usah khawatir aku baik-baik saja ,kamu jaga kesehatan dan semoga acara kamu besok lancar, okke see you" balasan dari thalita.
" oke deh kalau begitu,kamu jaga diri ya"
nada membuang nafas dengan kasar karna besok dia akan lebih nervous karna ternyata sahabatnya tidak bisa datang ke pernikahannya.
nada kemudian menghempaskan tubuhnya ke kasur dan memandangi layar ponselnya
" Yaa allah semoga acara besok berjalan dengan lancar, dan berikan aku kekuatan untuk menjalani semua takdir Mu ini, aminn,,, ayah ibu semoga dengan aku menjalankan permintaan kalian ini kalian berbahagia disana, aku sungguh sangat merindukan kalian "kemudian nada mencium potret kedua orang tuanya yang ada di wallpaper ponselnya ,kemudian nada meletakkan kembali ponselnya di meja.
.
.
iqdam kembali kerumah jam 11 malam ,
saat iqdam memasuki rumah dan melewati ruang tamu tiba-tiba iqdam kaget karna lampu ruang tamu menyala dan terdengar suara langkah kaki mendekat padanya
"apa kamu sudah membereskan semuanya" tanya ayah wisnu.
"mmm ayah" iqdam terkejut karna ternyata ayahnya belum tidur
wisnu ternyata mengetahui kepergian putranya siang tadi , dia menyuruh orang untuk mengikuti iqdam, berjaga-jaga jika iqdam kabur dari pernikahannya, dan ternyata kepergian iqdam untuk bertemu dengan ninsya.
" iya yah semuanya sudah selesai" jawab iqdam , dia mencoba tenang untuk menyembunyikan kekhawatirannya
" baiklah kalau begitu, ayah mempercayaimu, ingatlah dam ini semua demi kebaikanmu, bukan untuk bisnis, ayah dan bunda yakin ini terbaik untuk masa depanmu, jangan kecewakan kami, sungguh ayah tidak akan memaafkan mu jika nanti kamu akan mengecewakan kami tentang hal ini" ayah wisnu memperingatkan iqdam lagi
" baik yah, iqdam mengerti" jawab iqdam
" istirahatlah, besok acara pernikahanmu, ayah tidak ingin kamu terlihat kurang tidur pada acara besok" perintah ayah wisnu
"hmm" iqdam kemudian pergi menuju kamarnya begitu juga ayah yang pergi ke kamarnya.
saat iqdam berjalan menuju kamar ia berhenti di depan pintu kamar nada, iqdam ingin mengetuk pintu kamar nada dan berbicara sebentar, tapi setelah dipikir lagi iqdam mengurungkan niatnya kemudian ia berjalan ke kamarnya lagi.
iqdam kemudian membersihkan diri dan bersiap untuk tidur. iqdam memandang langit-langit kamarnya.
" ya Allah semoga semua berjalan dengan baik" kemudian iqdam memejamkan matanya dan tidur.
.
.
keesokan harinya hari pernikahan telah tiba
__ADS_1
pagi setelah subuh nada sudah bersiap dan menunggu kedatangan MUA.
" deg deg an banget akunya" ucap nada sambil merasakan degup jantungnya dengan tangan
"tok...tok..tok" suara ketukan pintu kamar nada
" iya siapa" tanya nada
" ini saya non, bik tanti , bibik nganterin perias nya non nada" jawab bik tanti di luar pintu
kemudian nada berjalan untuk membukakan pintu kamar, terlihat bik tanti dengan 3 orang perempuan yang satu sekitar umur 40 tahun dengan penampilan rapih dan 2 lagi menenteng perlengkapan rias juga sebuah gaun pengantin.
" selamat pagi nona, saya yang akan menjadi MUA anda dan ini kedua asisten saya " sapa perempuan yang berusia sekitar 40 tahun itu
." iya pagi mbak" kemudian mereka bersalaman dan nada mempersilakan masuk
"bibik tinggal dulu ya non, monggo" pamit bik tanti
"ok bik makasih" jawab nada
kemudian nada sudah mulai dirias
"nona baru lulus sekolah SMA ya" tanya MUA sambil merias wajah nada
" nggak kok mbak saya udah kuliah hampir 3 tahun" jawab nada
" loh iya ya non, kok kaya masih anak remaja aja, memang nona umur berapa" tanya Mua itu lagi
(( biasalah ya kalau rias itu kan lama biar nggak bosen ngobrol sedikit lah))
"aku sudah 20 tahun mbg , nanti 2 bulan lagi sudah 21"jawab nada
"ow gitu non,masih muda banget non, saya aja dulu nikahnya sudah umur 30 lebih , eh nggak taunya jodoh saya teman saya pas SMP dulu non,, hehehe, memang begitu non hidup tuh, seperti kata pepatah non kalau jodoh emang nggak kemana, kalau berhubungan lama kalau memang belum jodoh yaa nggak bakal nikah, tapi kalau jodoh ketemu satu kali saja ehh besoknya sudah nikah saja " MUA yang merias nada malah panjang lebar bercerita.
"gitu ya mbg emangnya" tanggapan nada
" iya non memang itu realita" jawab MUA itu lagi
"tau aja nih mbg Perias nya kalau sekali ketemu bisa langsung nikah" batin nada
dan setelah satu jam akhirnya selesai juga.
" duh cantik banget non, nona udah cantik sebelum dirias tambah polesan sedikit semakin cantik banget" MUA itu terus memuji kecantikan nada.
......................
__ADS_1
penasaran gak sihh teman-teman secantik apa pengantinnya.
jangan lupa vote, like dan komen ya teman-tan