Ternyata DIA Istri Terbaik

Ternyata DIA Istri Terbaik
rencana nada dan talita


__ADS_3

DI KAMPUS


nada berjalan sedikit berlari setelah turun dari mobil iqdam , ia khawatir jika teman-temannya berfikir yang tidak-tidak tentang dirinya karena diantar mobil bagus.


setelah sampai di kantin nada celingukan mencari keberadaan teman karibnya


"diarrr" nada terkejut karena tiba-tiba lita berteriak di dekat telinganya


"hahahaha.....pasti lagi nyariin wajah aku nempel dimana kannn...kannn..kannn" tebak lita dengan santainya


" kamu kebiasaan suka ngagetin orang , nanti kalau aku jantungan gimana" jawab nada


"ih gak boleh gitu tau nada, perkataan itu doa tau" sahut talita lagi


"amit-amit,,, ya allah aku cancel perkataan ku tadi ya allah" tangan nada sambil menengadah seperti berdoa


"telat nad udah dicatat sama malaikat allah"jawab lita dengan jahilnya


nada membalas keusilan lita dengan mencubit kecil lengan tangannya


"awww.... tangan kamu kayak tangan mak" deh,,,kalau gk mencubit mukul" talita meringis menerima cubitan nada


kemudian mereka malah tertawa terbahak-bahak


mereka kemudian duduk lalu memesan makanan kesukaan masing-masing


" kamu kenapa pindah kampus lit" tanya nada pada sahabatnya itu


"ya kan aku ada kerjaan baru makannya aku pindah kampus juga pindah kos, soalnya tempat kerja aku sekarang dan kampus aku yang dulu berlawanan arah jadi ketimbang aku capek dijalan mending pindah kampus" jelas talita


"trus sejak kapan kamu pindah ke kampus ini?" tanya lita lagi


"ya satu mingguan lah ,waktu kamu dihubungin gak bisa tuhh, nahh waktu itu aku pindah kos mau minta tolong kamu bantuin pindahan eh nggak tau nya hilang seperti ditelan bumi" talita sambil melengos menjelaskan pada nada soal kepindahannya


" hehehe,,,, maafkan saya tuan putri talita agatha , atas ketidaktahuan saya"jawab nada


"Yaya,,,oke..oke... nona Nada aisha wiradinata "


" BTW oh ya tadi kamu bilang mau ngejelasin sesuatu, trus juga kamu kemana aja beberapa hari ini ngilang aja, toko lagi rame tau, aku packing barang sampek kewalahan" protes talita pada nada


"hihihi.. maaf ta cerita nya tu panjang benget ,aku aja kaget"ucap nada sambil mengingat kejadian di panti,


kemudian nada bercerita secara panjang lebar


"wah kamu beneran dijodohin trus mau nikah " talita terkejut mendengar cerita nada


"hussttt jangan keras-keras dong nanti semua denger malu kan aku" nada memukul pelan lengan talita


"hehehehe sorry keceplosan"

__ADS_1


"trus-trus suamimu eh calon maksud aku , ganteng nggak??apa udah tua? terus botak"talita membayangkan calon suami nada yang tidak-tidak


"nggak tua sih lit .... tapi....?"jawab nada dengan mengingat betapa menjengkelkan calon suaminya itu


" tapi kenapa?? jelek??" sahut lita


" bukan lit... tapi dia jutek, nyebelin, jahat ....sebel deh aku ingatnya" nada penuh semangat mengingat betapa nyebelin iqdam wisnutama itu


" eits jangan gitu nad,, terlalu sebel terlalu benci nanti jadinya cinta loh" talita tertawa menanggapi pernyataan nada


saat asik-asiknya mereka berbincang bel masuk kelas sudah berbunyi


"yahhhhhh udah masuk" talita terlihat bete karena mata kuliah hari ini dosennya nyebelin katanya


"kamu sekelas sama aku nggk sih?'' tanya nada pada talita


"aku dikelas (....)" jawab talita


"berarti sekelas dong" jawab nada begitu girang


"gak j adi bete aku"jawab talita begitu senang


" yukk masuk kelas kalau begitu" ucap mereka bersamaan kemudian mereka berjalan menuju kelas bersama-sama


sesampainya di kelas mereka menerima pelajaran bersama , talita tidak bete lagi karena mengalihkan perhatiannya dengan mengobrol bersama nada sepanjang pelajaran sampai pelajaran selesai.


merekapun keluar kelas dan berencana ke kosan talita untuk membahas toko online shop mereka, sampai di depan kampus ternyata mobil iqdam sudah menunggu


nada memesan taksi online sejak keluar kelas tadi, nada menunggu di depan kampus taksi online yang ia pesan, selang 1 menit taksi pesanan nada susah sampai.


"dengan mbg nada aisha?" tanya supir taksi online


"iya bu" jawab nada


"silakan masuk " supir taksi mempersilakan keduanya masuk


nada memang lebih sering memilih supir perempuan ketika memesan taksi online maupun ojek online.


nada memasuki taksi online bersama talita


iqdam yang di dalam mobil bermain hp ia tidak memperhatikan jika nada sudah memasuki taksi online


"kata bunda jam 2 sudah keluar kampus , sudah setengah jam lebih tapi masih belum kelihatan tu anak baru bunda" iqdam menggerutu karna kesal sudah menunggu lama


"tuan sebaiknya anda telepon nona nada apakah masih lama atau tidak"saran cary pada iqdam


"bener juga kamu" iqdam akan menghubungi nada


" gimana tuan? kok nggk segera ditelpon" tanya carry

__ADS_1


" gak bisa" jawab iqdam dengan judes nya


" kenapa tuan , tidak aktif handphonenya?" tanya carry lagi


" gue gak punya nomornya" jawab iqdam singkat


carry hampir tertawa lepas mendengar ucapan iqdam , namun segera ia tahan karna dia tahu bos judesnya ini


judesnya lagi kumat,


" udah kita pulang aja, gerah gue dari tadi nunggu cewek nggk jelas itu" suruh iqdam


" tapi tuan.... apa nggak lebih baik tuan tanya bunda lagi, soalnya nanti kalau kita pulang ternyata nggk bareng sama nona bunda pasti merajuk ke tuan plus ke saya juga" imbuh carry mengingatkan


" udahlah gampang kita bilang dia nggak ada di kampus" jawab iqdam


" tapi tu" belum sempat carry memberi tanggapannya dipotong omongannya sama iqdam


" sejak kapan sih kamu bawel banget kalo disuruh"


" iya maaf tuan " kesal carry


dalam hati carry " ni orang kalau singa nya udah keluar nyebelin nya minta ampun, jangan-jangan minta dikawinin nih orang ,emosinya labil banget kayak prawan lagi PMS" carry membuang nafas kemudian melajukan mobilnya menuju rumah


30 menit kemudian nada dan talita sudah sampai di kosan talita


" kamu mau minum apa " tanya talita


" es jeruk pastinya" jawab nada cepat


" jeruk disini lagi mahal aku nggk punya stock jeruk, yang lain apa" jawab talita


"kalau gitu.... es teh boleh" jawab nada


"oke" talita mengacungkan jempolnya kemudian menuju dapur kosnya, sampai di dapur lita baru ingat ternyata stock gulanya juga lagi habis, kemudian dia menengok ke arah nada


"nad gula gue habis juga ternyata" ucap talita dengan senyum dan mengangkat alisnya


"alah lit....bilang aja adanya air putih dari tadi nawarin aku macem-macem ternyata gk ada, kebiasaan kamu "jawab nada karna talita memang sering begitu


"hahaha,,,nahh itu udah ingat kebiasaan aku, masih aja nanggepin"


talita membawakan air putih ke nada kemudian mereka mengobrol tentang toko online shop mereka


"lit menurut kamu gimana kalau kita buat toko offline juga , soalnya kita kan sudah punya banyak pelanggan nih ,kalau kita juga punya toko offline pelanggan yang dekat kan gk perlu order di aplikasi bisa lngsung ke toko, gimana menurut kamu" tanya nada pada talita


" iya sih nad, tapi nanti siapa yang jaga toko, kita berdua kan kuliah aku setelah kuliah kan kerja ,trus kamu sebentar lagi bakal nikah " jawab talita pada usulan nada


" toko kita bisalah lit kalau cuma bayar 1 atau 2 orang karyawan , aku yakin kok kalau kita punya toko offline juga pasti pelanggan kita juga lebih banyak aminn ,lagian kalau kita punya karyawan pasti nanti masalah packing orderan online kita nggk kewalahan trus kita bisa kuliah juga " saran nada lagi

__ADS_1


" okke aku setuju kalau begitu besok kita lihat-lihat tempat yang strategis untuk toko kita gimana" tanya talita


" okke setuju" jawab nada bersepakat dengan talita tentang rencana mereka untuk membuka toko offline, toko online mereka cukup besar dan sudah mempunyai ratusan pelanggan.


__ADS_2