
di kampus
nada sampai di kampus tepat jam 7, sebenarnya kelasnya masih dimulai nanti jam 8, dia berangkat pagi-pagi ke kampus karena malas di rumah ada ninsya.
"masih sepi, ke perpustakaan aja dulu" kata nada
dia kemudian berjalan menuju perpustakaan kampus.
setelah sampai di perpustakaan kampus ternyata belum buka. dia kemudian memutar langkahnya menuju kantin.
"mbak pesen teh anget 1 ya" kata nada pada penjaga kantin.
"Siap neng" jawab penjaga kantin.
nada menunggu pesanan sambil memainkan ponselnya, tiba-tiba ada pesan masuk.
"thalita" nama yang tertera di notifikasi atas layar.
nada membuka pesan dari thalita
"hay girl, gimana kabarmu?" isi pesan thalita.
"ada baiknya ada enggaknya, lagi di kantin nih, kamu sendiri gimana kabarnya?" balas nada.
"baik aku nad, oh ya gimana kita jadi nggak cari tempat untuk buka toko offline?" pesan dari thalita lagi.
"jadilah lit, tapi nunggu kamu dulu, kamu nya kemana aja aku nggak tau" balas nada.
"hehe, kamu kangen ya sama aku? ya kan ya kan" balas Thalita.
"ish nggak ya ,lebih baik kangen sama suami aja " tanpa sadar nada mengetik kata-kata itu.
nada membaca ulang pesan yang ia kirim pada thalita, ketika sadar dia mengetikkan kata suami ia ingin menghapusnya.
tapi ternyata thalita sudah membaca pesan tersebut.
"hahaha yaya yang sekarang sudah punya suami, gimana cerita malam pertama kamu? enak nggak diraba-raba sama suami?" balasan dari thalita .
"ish pikiranmu, mesum sekali" balas nada
"kami dimana sih? kapan pulang?" nada mengirim pesan lagi.
"nanti kalau mau pulang aku kabarin ya" jawab thalita.
"oke, tapi nanti kalau kamu pulang harus jelasin ke aku sejelas jelasnya kemana aja kamu selama ini" kat nada dalam pesannya.
"siap bos ku"
__ADS_1
nada kemudian mengetik pesan balasan lagi untuk thalita.
"ini pesanannya neng" kata penjaga kantin.
"makasih ya buk" balas nada
setelah selesai nongkrong di kantin dan juga
bertukar kabar dengan thalita, nada melihat jam tangannya .
"sudah hampir jam delapan ,lebih baik aku ke kelas dulu" kata nada.
nada kemudian pergi ke kelasnya ketika dia sampai di pintu kelas, semua teman perempuannya sibuk merias diri, nada heran dengan sikap mereka, tapi kemudian nada duduk di tempatnya.
"kenapa ya dengan mereka semua hari ini, kalau untuk triangle sih biasa kan mereka memang begini setiap hari tapi dengan yang lainnya kenapa juga ikut-ikutan? apa akan ada acara hari ini" nada mengira-ngira apa yang terjadi dengan teman sekelasnya ini.
ketika nada ingin bertanya pada leo tiba-tiba suara di kelas menjadi semakin heboh, mahasiswi di kelasnya langsung berkerumun ke arah jendela, terdengar hentakan kaki berjalan pelan menuju ruang kelas nya.
setelah suara kaki itu berhenti tepat di pintu ruang kelas semua mahasiswi kembali ke tempat masing-masing ,suara gaduh mereka seketika hilang.
"wah tampan sekali"
"keren ya"
"gagah sekali dia"
hanya suara bisik-bisik yang kini terdengar, pandangan mata nada kini juga tertuju pada seseorang yang memiliki langkah kaki ini, suara langkah kaki yang menyita perhatian banyak mahasiswi kampus.
"Dia" kata nada ,sedetik kemudian dia membungkam mulutnya, karena suaranya terdengar oleh teman-temannya yang langsung melihat ke arahnya.
"dia kan laki-laki kemarin itu, ngapain dia disini" kali ini nada membatin.
"hallo semuanya, selamat pagi" sapa laki-laki yang berdiri di depan kelas itu.
"hallo mister selamat pagi juga" mahasiswi sekelas kompak menjawab sapaan itu.
"mister mereka memanggil laki-laki itu mister, apa apa aku nggak salah denger?" nada kaget mendengar jawaban teman-temannya.
"hari ini sebenarnya kelas mister andika, tapi karena beliau dipindahkan ke kampus pusat , maka mulai hari ini mata kuliah yang dipegang mister andika saya yang akan menggantikan" kata laki- laki itu.
sorak sorai teman-teman langsung pecah, mereka terlihat bahagia dengan pengumuman yang diucapkan oleh laki-laki itu, hanya nada yang terlihat bingung sendiri.
"akhirnya kita terbebas dari dosen killer" terdengar suara lega dari beberapa teman sekelas nada .
"udah killer nggak bisa buat cuci mata lagi, yang ada mataku malah semakin buram saja, hahaha" tawa mereka pecah dalam suasana sorak sorai itu.
"mohon perhatiannya dengan tenang" kata laki-laki yang memperkenalkan diri sebagai dosen tadi.
__ADS_1
sontak mereka juga diam mendengar kata itu,
"untuk euforianya nanti saja , sekarang berikan saya waktu sebentar saya mau memperkenalkan diri dulu ,bagaimana"
" siap mister" jawab mereka.
"oke, perkenalkan nama saya dirga pranata, saya adalah dosen pengganti untuk mata kuliah yang dipegang oleh mister andika, ada yang ditanyakan?" laki-laki itu memperkenalkan dirinya sebagai dirga pranata.
salah seorang mahasiswi mengangkat tangannya,
"usia berapa mister" tanya mahasiswi tersebut.
"usia saya tahun ini 28 tahun" jawab dirga pada mereka.
nada hanya menjadi penonton untuk pembelajaran kelas hari ini, ia masih bertanya-tanya tentang siap sebenarnya dosen baru ini, kenapa dia seperti tidak asing dengan wajahnya sejak bertemu dengannya kemarin di taman kampus.
Kelas hari ini hanya di isi dengan sesi perkenalan dengan dosen baru tanpa ada pembelajaran.
jam mata kuliah telah habis semua mahasiswi dan mahasiswa keluar kelas karena sudah tidak ada kelas lagi.
nada keluar kelas paling terakhir, dia berjalan keluar kelas kemudian menuju taman, tiba-tiba.
"nada aisha " suara seseorang memanggilnya, ia sontak menoleh, dan ternyata dosen baru tadi yang memanggilnya.
"saya pak" kata nada.
"ya kamu" dirga mengangguk, kemudian melambaikan tangannya agar nada mendekat.
nada berjalan ke arah dirga,
"ada apa ya pak?" tanya nada karna heran kenapa tiba-tiba dipanggil oleh dosen baru.
"kami ikut keruangan saya" jawab dirga.
"loh memang ada apa pak?" tanyanya lagi.
"sudah nggak usah banyak tanya ,nanti saya jelaskan diruangan saya" kata dirga kemudian berjalan menuju ruang dosen.
nada hanya mengikutinya dari belakang.
aktifitas dirga dan nada ternyata dilihat oleh triangle, triangle adalah geng yang hitz di kampus nada saat ini, mereka terkenal karena ketuanya sebagai anak dari rektor kampus, mereka yakni cika, ayu, dan jeni.
"lihat cik, ngapain anak panti itu buntutin pak dosen baru" kata salah satu dari mereka.
"iya tuh lihat, lihat mereka sepertinya menuju ke ruang dosen deh" saut anggota geng lainnya.
mata cika menuju kearah yang ditunjuk oleh teman-temannya, dia kesal karena nada yang seorang anak panti berani-beraninya mau mendekati dirga, dosen baru yang jadi incarannya itu.
__ADS_1
"awas aja kamu anak panti ,sampai berani kegatelan sama dirga, tamatlah riwayatmu di kampus ini" kata cika.