Ternyata DIA Istri Terbaik

Ternyata DIA Istri Terbaik
HENING


__ADS_3

" pokonya menurut gue lo harus minta maaf ke dia,lo bener-bener kelewatan" ucap cary kemudian pergi meninggalkan iqdam sendiri


.


.


iqdam pergi ke kamarnya untuk istirahat, di kamarnya iqdam merenung dan mengingat kata-kata yang diucapkan cary dan perkataan yang dia lontarkan pada nada dan mengingat ekspresi nada


"mmm apa benar yang di ucapin cary kalau gue keterlaluan??


" apa gue harus minta maaf? tapi kan kebanyakan wanita sekarang memang begitu" sambil mengacak rambutnya karena kesal


pagi hari


setelah menangis semalam sampai ketiduran nada bangun untuk menunaikan ibadah sholat subuh, nada merasa lebih tenang dan kemudian berfikir untuk memutuskan perihal perjodohan yang akan lebih baik dibatalkan karna semua penilaian iqdam padanya benar-benar membuatnya terluka


"tring,,,tringg'' hp nada berdering


"siapa subuh-subuh begini telpon" nada mengambil HP nya di meja dan melihat nama yang tertera di layar HP nya


"nomor siapa ini , kok nggak ada namanya" nada berfikir sebentar untuk mengangkatnya atau tidak


"hallo assalamualaikum, dengan siapa?"


" walaikumsalam , eh ini aku nada, kemana aja sih seminggu nggak ke kampus , di cari di tempat bunda kata anak-anak pergi" jawab suara diseberang telepon dengan mengomel tanpa jeda


nada langsung mengenali suara yang nerocos tanpa henti ini


" hihihi,,, sorry ,,, lupa nggak ngabarin kamu, habisnya mendadak banget " jawab nada


" gimana ceritanya ceritain lah masa kamu sama sahabat sendiri main rahasia, aku marah nih yaa marahh ya nihh mulai marahh nihh" jawab lita sambil memonyongkan bibirnya agar terdengar ketus dan marah tapi nada yang di seberang malah tertawa mendengar sahabatnya mengancamnya


"hahaha kamu tu slalu gitu,ok nanti aku ceritain kalau ketemu soalnya ceritanya panjang banget" jawab nada


"janji yaa ,,, awas nanti kalo nggak cerita" talita lagi


"siap,,, ehh gimana kabar toko ? barang apa aja mulai habis?" tanya nada untuk berganti topik


" banyak nada, soalnya ini toko lagi rame-rame nya , kamu nanti ke kampus nggk kita ketemuannya nanti aja gimana, sambil ngobrolin masalah toko?" ajak lita


"oke deh nanti calling-calling y, bye" nada menutup teleponnya


nada keluar kamar dan pergi ke dapur untuk membantu bik tanti memasak dan menyiapkan makanan


DI MEJA MAKAN

__ADS_1


"dimana iqdam bik" tanya pak wisnu


" aden belum keluar kamar tuan " jawab bik tanti


"coba kamu panggil lagi bik" wisnu menyuruh bik tanti .


ketika bik tanti akan memanggil iqdam dikamar


"aku sudah disini yah" iqdam menyahut sambil menuruni tangga


dimeja makan ayah dan bunda belum membahas tentang pernikahan iqdam dan nada yang tinggal 9 hari lagi nada juga tidak menatap iqdam sedikitpun tapi iqdam terus memandang kearah nada dengan perasaan bingung


"cantik ya kak? hati-hati piring kakak penuh liur kalo di pandang trus " irham menyenggol lengan kakaknya yang dari tadi memandang ke arah nada


iqdam kaget dan langsung salah tingkah karna ketahuan memandangi nada dari tadi


"ih apaan sih, siapa juga yang mandangin tuh cewek?"iqdam menyangkal perkataan adiknya ((siapa nihh yang suka curi-curi pandang tapi nggk mu ngakuin))


" lahh emang gue bilang kakak mandangin tuh cewek? kan gue bilangnya kalo dipandangin terus " jawab irham semakin jahil pada kakaknya


" mmmm ya kan aku jelasin kalo nggk lagi mandangin dia" iqdam semakin kesal


irham malah tertawa mendengar penjelasan kakaknya


mereka bersiap untuk pergi ke kantor nada juga akan bersiap untuk ke kampus karna hari ini nada ada janji untuk bertemu dengan talita


"ayah,, bunda hari ini nada ada kelas di kampus nada duluan ya" pamit nada pada wisnu dan bunda vena


"loh kamu sama siapa ke kampus nak?" tanya pak wira


"sendiri yah, naik ojek online" jawab nada sambil merapikan tasnya


"kok sendirian , kamu bareng sama iqdam saja , kampus kamu satu arah kok sama kantor, iya kan dam" jawab pak wira dan bunda vena menyetujui saran suaminya dengan anggukan


" nggak usah yah nada bisa kok naik ojek sendiri, nanti ngerepotin lagi" jawab nada cepat


" udah gpp nak kamu barengan aja sama iqdam, iyaa kan dam" ayah mengulangi ucapan lagi sambil menatap iqdam dengan melotot


" lah kok sama aku yah , dia kan mau naik ojek online sendiri tuhh katanya , udah naik ojek aja"jawab iqdam ketus


"kamu tuh dam kasian lah musim hujan begini,kasian kalau nanti pas naik ojek tiba-tiba hujan kan bisa basah kuyup nada, udah pokonya nada bareng kamu aja toh kan nggak merugikan kamu" jawab mama vena menimpali jawaban iqdam


iqdam menatap keluar jendela dan melihat cuaca sedang cerah , bahkan sangat cerah ketika iqdam akan menyangkal ucapan bundanya


" udahhhhh nggk ada alasan lagi " ucap bunda cepat karna tahu anaknya pasti akan menyangkal lagi

__ADS_1


iqdam membuang nafas karna pasrah dengan permintaan orang tuanya


"yasudah iqdam berangkat duluan yahh bunda,assalamualaikum" iqdam mencium tangan kedua orang tuanya sambil berpamitan untuk berangkat


melihat iqdam yang pergi kemudian nada menyusul setelah berpamitan pada ayah bunda


DI DALAM MOBIL


sebenarnya nada malas berangkat bareng iqdam karna masih teringat ucapan iqdam tadi malam , kalau bukan karna ayah bunda wira pasti nada lebih memilih naik ojek sendirian.


"kok dia diam aja ,apa dia masih marah sama gua?" batin iqdam


" apa gue minta maaf aja??ah sudahlah lagian di juga kayaknya nggk peduli ?" iqdam mengurungkan niatnya untuk meminta maaf pada nada


"kenapa laju mobil lambat banget ya kayaknya" batin nada semakin kesal


suana di dalam mobil HENING tanpa ada sepatah katapun dari mereka sampai mobil memasuki area kampus


" udah sampai" ucap iqdam


nada kemudian keluar dari mobil iqdam dan menutup pintu , saking kesalnya nada lupa mengucapkan terimaksih pada iqdam ,ia langsung pergi saja menuju kelasnya


iqdam yang mendengar pintu mobil ditutup langsung menoleh


" udah nebeng nggk ngucapin trimakasih lagi, dasar cewek aneh" gerutu iqdam kemudian melajukan mobilnya dengan cepat


ditengah perjalanan HP iqdam berdering


" hallo tuan"


" hallo ada apa" jawab iqdam


" tuan 10 menit lagi klien kita sampai, rapat kita akan dimulai sekitar 15 menit lagi tuan " jawab carry diseberang telepon


" baik ,siapkan saja berkasnya dan aku akan langsung menuju ke ruang rapat, sekarang aku sedang perjalanan " iqdam menutup teleponnya


"ba...(tut..Tut..Tut)ishhh kebiasaan orang belum selesai ngomong udah ditutup" kesal carry


10 menit kemudian iqdam sampai di kantor dan rapat berjalan rapat, semua klien menyukai paparan iqdam sehingga langsung setuju dengan kontrak kerja yang telah di rencanakan sebelumnya


" terima kasih tuan iqdam, semoga kerjasama kita mendapatkan keuntungan yang besar , sebesar nama tuan" ucap klien iqdam sambil menjabat tangan iqdam dan berpamitan untuk pergi


((lama banget thor updatenya))


((maaf nihh teman",,, tetap stay ya ))

__ADS_1


__ADS_2