Ternyata DIA Istri Terbaik

Ternyata DIA Istri Terbaik
apa ini karma?


__ADS_3

"jadi ayah selama ini tahu tentang aku dan ninsya dulu" batin iqdam sambil terus terdiam mendengar perkataan ayah.


"ayah tahu, tak perlu terkejut atau bertanya-tanya bagaimana ayah mengetahuinya" jawab ayah seperti menimpali pertanyaan yang ada di batin iqdam.


setelah lebih dari 10 menit perjalanan ayah wisnu dan iqdam tak lagi berbicara, iqdam diam karna berfikir bagaimana ayahnya bisa tahu semuanya, dan apa maksud dari perkataan ayah barusan.


"berhenti di sini saja" kata ayah wisnu tiba-tiba saat mobil iqdam melintas di cafe victoria.


"disini? kenapa berhenti di sini yah?" tanya iqdam.


"gak papa ayah sudah ada janji dengan teman ayah disini" jawab ayah.


"benar yah?"tanya iqdam lagi.


"iya, sudah pergilah dulu, dan pikirkan kembali perkataan ayah" kata ayah dan kemudian pergi ke dalam restoran.


mobil iqdam kembali melaju menuju rumah sakit dimana ninsya dirawat, dia masih belum menemukan jawaban tentang bagaimana ayahnya mengetahui semuanya dan maksud dari perkataan ayahnya.


Di rumah sakit


sesampainya di rumah sakit iqdam langsung menuju ruang perawatan ninsya, di depan ruangan ninsya terdengar suara gaduh.


iqdam bergegas memasuki ruangan, iqdam terkejut karena ruangan sudah berantakan dan ada 2 perawat sedang memegangi tangan ninsya dan seorang.


"ada apa ini sus?" tanya iqdam kemudian.


ninsya langsung menoleh ke arah iqdam setelah mendengar suaranya.


"mas dimana anak aku, kamu bawa kemana anak aku mas"teriak ninsya pada iqdam.


iqdam mendekat ke ninsya dan memeluk ninsya untuk mencoba menenangkannya, iqdam memberi isyarat pada perawat untuk keluar ruangan saja, karena dia bisa mengatasinya.


"kamu tenang dulu, kalau kamu seperti ini aku tidak bisa memberitahumu" ucap iqdam menenangkan ninsya.


ninsya yang mendengar ucapan iqdam perlahan-lahan menurunkan emosinya, dia selalu luluh dengan perlakuan iqdam ini.


setelah dirasa ninsya lebih tenang iqdam memulai pembicaraan lagi.


"sya aku minta maaf sama kamu, aku akan menjelaskan semuanya tapi aku mohon kendalikan diri kamu, karena disini bukan hanya kamu, tapi kita berdua" kata iqdam.

__ADS_1


"jelaskan mas ada apa sebenarnya?" tanya ninsya mendesak.


"aku minta maaf sya, anak kita tidak selamat, aku baru saja memakamkannya" jawab iqdam sambil memeluk ninsya kembali.


ninsya tersentak dengan jawaban iqdam, dia spontan menangis sejadi-jadinya, perasaannya sangat hancur kali ini, ninsya kembali mengingat kembali kejadian saat dia terjatuh .


"ini semua gara-gara kamu wanita sialan, kalau saja kamu nggak hadir di hidupnya mas iqdam pasti aku gak bakal ngerasain ini semua, awas saja kalau sampai aku menemukanmu lagi, aku tak akan membiarkanmu bahagia" batin ninsya mengingat nada, ninsya merasa apa yang terjadi pada dirinya disebabkan oleh nada, karena dia sangat membenci nada.


iqdam yang dalam posisi memeluk ninsya tiba-tiba teringat sosok nada, dia berpikir mungkinkah kejadian ini karma kepada dirinya karena telah menyakiti nada dahulu.


setelah beberapa hari keadaan ninsya mulai membaik, ninsya diperbolehkan untuk pulang.


tetapi dalam 2 minggu sekali selama 1 bulan dia diharuskan untuk kontrol ke rumah sakit lagi.


di perjalanan pulang iqdam teringat perkataan ayah beberapa hari lalu setelah pemakaman.


"apa kah yang dikatakan ayah benar? haruskah aku menyelidikinya" batin iqdam.


1 bulan telah berlalu sejak kejadian meninggalnya bayi ninsya.


hari ini ninsya kontrol lagi ke rumah sakit.


ninsya sebenarnya ingin marah tapi setelah mendengar janji iqdam dia tak jadi marah.


"oke tapi kamu janji ya" jawab ninsya.


"iya aku janji" tegas iqdam,kemudian pamit berangkat ke kantor.


setelah keberangkatan iqdam ninsya bersiap untuk ke rumah sakit.


sesampainya di rumah sakit ninsya langsung masuk ke ruang dokter, karena dokter sudah menunggunya.


"nyonya ninsya luka jahitan anda sudah sangat bagus dan setelah ini anda tidak perlu kontrol lagi" kata dokter setelah mengecek kondisi jahitan di perut ninsya.


"em lalu kapan dom saya bisa hamil lagi?" tanya ninsya.


Sebelumnya selama 1 bulan ini dokter belum memberi tahu ninsya akan keadaannya yang tak mungkin bisa mengandung lagi karena sebelumnya keadaan ninsya belum cukup pulih, tapi dalam pemeriksaan kali ini kondisi ninsya sudah sangat baik dokter menjelaskan semuanya.


"begini nyonya sebelumnya kami sudah menjelaskan pada suami anda tentang kondisi rahim anda, besar kemungkinan anda tidak bisa mengandung lagi karena kerusakan di rahim anda cukup parah" jawab dokter pada ninsya.

__ADS_1


"apa dok! maksud anda saya tidak bisa hamil lagi?" ninsya kaget dengar jawaban dokter karena iqdam pun tidak pernah mengatakan padanya tentang ini.


"iya nyonya" jawab dokter itu dengan singkat.


"kalau aku tidak bisa hamil lagi bisa-bisa mas iqdam akan meninggalkanku, dan aku tak bisa mewarisi harta dari keluarganya" pikiran ninsya membayangkan hal kemana-mana.


"lalu bagaimana saya bisa memiliki anak dok? apakah ada cara agar saya bisa memiliki anak dok?" tanya ninsya pada dokter.


"satu-satunya cara yang bisa dilakukan hanya dengan metode Intrauterine Insemination (IUI) atau inseminasi buatan dengan ibu pengganti" jawab dokter.


"maksud dokter suami saya harus menikah lagi dok?"


" bukan nyonya inseminasi buatan adalah metode atau progam kehamilan dengan menggunakan rahim pengganti, jadi progam kehamilan ini dilakukan dengan cara menaruh ****** dan sel telur dari pasangan suami istri ke rahim wanita lain yang telah ditunjuk dan bersedia menjadi ibu pengganti, Proses ini dikenal sebagai 'fertilisasi in vitro' (IVF) nyonya, dan antara bayi yang di kandung dan ibu yang mengandung tidak ada hubungan darah karena sel telur yang digunakan bukan milik ibu yang mengandung, namun progam ini juga tidak menjamin keberhasilan 100%" jelas dokter panjang lebar kepada ninsya.


setelah mendengar penjelasan dokter ninsya mengerti, lalu meninggalkan rumah sakit.


diperjalanan


"setidaknya masih ada cara yang bisa dilakukan agar aku punya anak dari mas iqdam, aku harus segera mencari seseorang untuk menjadi ibu penggantiku, dengan begitu mas iqdam akan terus bersamaku " batin ninsya.


~Di tempat lain~


seminggu setelah kejadian di rumah sakit saat nada hampir bertemu dengan iqdam dan ninsya, nada belum memeriksakan kehamilannya lagi.


"nad sudah malam kamu istirahat dulu, untuk orderan yang masuk malam ini kita packing besok lagi aja" ajak thalita pada nada.


"iya deh kita istirahat dulu" jawab nada.


nada dan thalita membereskan barang-barang perlengkapannya dan bersiap untuk istirahat.


Di dalam kamar thalita melihat nada yang menaiki kasur seperti menahan sakit.


"nad kamu gak papa?" tanya thalita


"em, gak papa sih nad, tapi pinggang aku sedikit sakit dari tadi sore" jawab nada.


"lah jangan-jangan kamu mau lahiran nad" thalita sedikit panik.


"hmm, lahiran? emang tandanya begini ya kalau mu lahiran?" tanya nada.

__ADS_1


" lah mana aku tau ,aku aja belum pernah hamil" jawab thalita.


__ADS_2