Ternyata DIA Istri Terbaik

Ternyata DIA Istri Terbaik
H-1 Pernikahan


__ADS_3

setelah berbicara dengan ayah, iqdam menerima semua saran ayah nya, meskipun sekarang iqdam tidak mencintai nada ,demi ayah dan bundanya dia akan berusaha menerimanya .


.


.


.


hari pernikahan kurang 1 hari lagi , penghuni rumah wisnutama sudah mulai menyiapkan segala keperluan pernikahan, acara di adakan secara keluarga tanpa ada kerabat bisnis ataupun awak media , karena ini merupakan permintaan nada, nada tidak ingin masalah pribadinya menjadi konsumsi publik, sejalan dengan nada iqdam juga merupakan orang yang tak suka mengekspos kehidupan pribadinya.


saat semua semua orang sibuk dengan pekerjaannya masing-masing iqdam yang di kamar sedang bekerja dengan laptopnya tiba-tiba ponselnya ada pesan masuk, awalnya iqdam mengabaikan pesan itu, tapi ponselnya terus berdering beberapa kali karna ada notice pesan masuk.


iqdam mengambil ponselnya dan membaca pesan yang masuk.


"ninsya, dia sudah menenangkan diri" batin iqdam dan membuka satu persatu pesan dari ninsya


"kamu dimana? ayo bertemu" pesan ninsya pertama


"aku tunggu di taman kemarin" pesan ninsya lagi


"kalau kamu nggak datang berarti kamu akan siap tak melihatku untuk selamanya" iqdam terkejut membaca pesan ninsya yang terakhir, kemudian ia segera mematikan laptopnya dan bersiap pergi.


iqdam berjalan terburu-buru sehingga kurang hati-hati ia menabrak seseorang didepan pintu masuk .


"hati-hati lah " protes iqdam tanpa menoleh siapa yang ia tabrak


"maaf ...maaf ..saya..." belum sampai selesai mengucapkan kata pandangan nada bertemu dengan iqdam


"maaf saya tidak sengaja tuan" ucap nada


iqdam masih terdiam setelah mengetahui seseorang yang ia tabrak adalah nada


"manis sekali dia" batin iqdam


" tuan .... " nada mengibaskan tangannya didepan mata iqdam, iqdam kaget dengan tindakan nada ia baru teringat bahwa ia akan menemui ninsya


"hmmm.... ya" kemudian iqdam berlalu pergi tanpa mempedulikan nada lagi


"laki-laki aneh,,,," heran nada kemudian melanjutkan pekerjaannya


DI TAMAN


setelah 15 menit iqdam sampai di taman yang di maksud ninsya untuk bertemu, pandangan iqdam mengitari taman mencari sosok ninsya berada .


" dimana ninsya? apakah dia sudah pergi" batin iqdam karna dari tadi matanya tidak menjumpai sosok ninsya


iqdam merogoh ponselnya dan menekan nomor ponsel ninsya , namun beberapa kali iqdam menghubungi nomornya tidak diangkat.

__ADS_1


"ditelpon juga gak diangkat"


iqdam kaget tiba-tiba ada tangan yang merangkulnya dari belakang


" aku disini sayang" kata wanita yang merangkulnya dari belakang ,ya wanita itu adalah ninsya. iqdam lega karna ninsya ternyata belum pergi dari taman


" yuk duduk disana" tunjuk ninsya pada sebuah bangku di tengah taman, iqdam hanya mengikuti saja.


setelah duduk ninsya senang, dia memegang tangan iqdam, bermanja dengan iqdam seperti melepas kerinduannya yang terpendam sekian lama, ninsya seperti lupa akan kejadian beberapa hari yang lalu saat iqdam mengatakan ingin mengakhiri hubungan mereka dan berpamitan untuk menikah.


"kamu tadi darimana kok aku cari nggk ada" tanya iqdam


"ohh aku ke toilet sebentar, kamu kangen ya sama aku" jawab ninsya


iqdam sepertinya sudah biasa dengan sikap ninsya yang seperti ini. dia tidak kaget dengan perubahan emosi ninsya .


" sya" panggil iqdam dengan lembut


" hmm" ninsya hanya menjawab seperti itu sambil akan menyandarkan kepalanya di pundaknya iqdam, iqdam langsung menepis itu karena iqdam mengingat pesan dari ayahnya. ninsya kaget dengan sikap iqdam mereka saling menghadap dan bertatapan, iqdam akan tegas memberi pengertian pada ninsya.


" kamu ingat kan kata-kata ku kemarin" iqdam mencoba mengingatkan ninsya


"besok adalah hari pernikahanku sya, kamu ingat kan aku mengatakannya kemarin, hari ini aku memenuhi permintaanmu bertemu untuk yang terakhir, aku harap kamu mengerti dengan keputusanku sya" tegas iqdam


ekspresi ninsya berubah ia tidak suka dengan perkataan iqdam


"gak,,,,kamu hanya akan mencintaiku dan akan menjadi milikku dan" jawab ninsya dengan mata berkaca-kaca,


"Batalkan pernikahan kamu dengan wanita pilihan orang tuamu, aku tak peduli dengan perjanjian orang tuamu dengan siapalah itu yang terpenting kamu harus menikah denganku ,karna kamu sudah berjanji" ucap ninsya dengan penuh penekanan


di situasi ini iqdam selalu dilema , dia kemarin sudah berjanji dengan ayahnya tapi disisi lain dia juga merasa punya tanggung jawab pada ninsya.


iqdam sejenak berfikir dan menenangkan ninsya.


hingga akhirnya ninsya menerima pengertian iqdam


DI RUMAH WISNUTAMA


semua persiapan pernikahan iqdam dan nada sudah rampung .


"alhamdulillah, semoga acara besok berjalan dengan lancar ya yah" ucap bunda vena setelah melihat semua persiapan akad nikah sudah finis


" amin.. bund... ayah lapar nihh bund masak dari tadi nggak disuruh makan" goda wisnu pada istrinya


" hmmm ayah sekarang memangnya ayah makannya nunggu disuruh bunda dulu"jawab mama vena


wisnu hanya tertawa menanggapi istrinya itu

__ADS_1


" bik panggil anak-anak untuk turun, kita makan malam bersama"perintah bunda vena pada bik tanti


"baik nyonya" jawab bik tanti


setelah dipanggil bik tanti semua anggota keluarga turun ke ruang makan untuk makan malam


nada turun terakhir lalu duduk di sebelah bunda vena.


bunda vena melihat mereka dan tak menjumpai iqdam turun untuk makan malam


" loh iqdam mana" tanya bunda vena


semua saling melihat dan beri isyarat tidak mengetahui keberadaan iqdam


bik tanti yang mendengar pertanyaan bunda vena langsung menjawab


"tadi bibik sudah ke kamar dan ruang kerja den iqdam nya, tapi aden tidak ada sepertinya pergi keluar"


"kemana car iqdam kira-kira? tumben kok nggak sama kamu" bunda vena langsung bertanya pada cary karna nggak biasanya dia keluar tanpa bersama carry


" maaf bund carry nggak tau tuan pergi kemana, carry baru pulang dari kantor sama irham untuk mengerjakan pekerjaan tuan iqdam, karna hari ini tuan kan nggak ngantor"


jelas carry


" iya bund kan irham habis pulang ngantor sama carry ,lagian bunda nihh kaya nggak paham kak iqdam aja, mungkin kakak lagi nenangin diri untuk menghafal kalimat ijab biar besok gak dag dig dug ser bund" jawab irham sambil bercanda


bunda yang mendengar perkataan irham langsung paham , karna memang mungkin irham butuh waktu menenangkan diri ,


nada hanya terdiam mendengar pembicaraan mereka


" kemana ya dia, padahal tadi dia keluar masih siang sampai jam segini belum pulang? dia tadi sepertinya terburu-buru" batin nada sambil mengingat kejadian tadi siang saat ia dan iqdam bertabrakan di pintu depan


" nada kamu nggk makan" tanya nada yang bengong


nada kaget " mmmm iya bun makan kok" jawab nada


" nggak usah khawatir kakak aku nggk bakalan hilang kok, nanti kalau hilang aku yang gantiin deh" irham sedikit berbisik pada nada.


nada yang mendengar malah tertawa dan menjawab


" kamu ya nanti jadinya aku nikah sama bocil dong"


......................


hallo teman-teman maaf ya author update nya lama banget seperti kepastian,


semangati aku ya biar rajin update nihh

__ADS_1


jangan lupa vote, komen, dan share yaa


♥️


__ADS_2