
setelah iqdam mengantar ninsya pulang ke apartemen dia langsung berangkat ke kantor.
"bosen banget dirumah sendirian mending keluar aja deh" kata ninsya.
ninsya segera mengganti pakaiannya dan segera keluar apartemen lagi.
ninsya kembali ke apartemen sore hari, setelah dia turun dari taksi online dia berjalan masuk ke apartemen, namun jalannya terhenti ketika matanya tertuju pada sosok perempuan yang baru turun dari mobil mewah, perempuan itu kemudian mengobrol sebentar dengan seorang laki-laki yang tadi membukakan pintu mobil untuknya.
"bukannya itu mbg nada? sama siapa dia?" ninsya bertanya- tanya dalam hatinya.
"aha, aku punya ide", ninsya kemudian mengeluarkan ponselnya, dia merekam serta menggambil gambar antara nada dan laki-laki yang menurunkannya, ninsya memotret dengan posisi tertentu.
"mampus kamu, lihat saja, aku akan membuat iqdam jijik padamu dan dengan sendirinya dia akan menendang mu pergi dari hidupnya" ninsya tersenyum sinis sambil memandang nada dan laki-laki tadi.
"lebih baik aku naik dulu" ninsya bergegas masuk ke apartemen.
nada juga masuk ke apartemen setelah melihat kepergian dirga.
dia masuk ke apartemennya, ninsya ternyata sudah ada di dalam .
"dari mana saja mbg?" kata ninsya yang melihat nada.
"kuliah" jawab nada tanpa menoleh pada ninsya.
"yakin kuliah? ku kira cari mangsa lain untuk jaga-jaga" kata ninsya menyindir nada, dia sengaja berkata seperti itu supaya nada bete dan sakit hati.
namun ternyata nada malah acuh dengan sikap ninsya, dia tak peduli dengan perlakuan ninsya padanya. kemudian nada langsung menuju kamarnya.
ninsya yang melihat sikap nada jadi kesal.
"kenapa dia gak kepancing sama sekali" gerutu ninsya.
"dasar wanita aneh, dia sama mas iqdam sama saja kepo sama urusan orang lain" gerutu nada .
"hmm tapi maksud dia tadi apa ya? mangsa? apa dia tadi melihatku dengan dirga di depan? tapi dia kan, ah sudahlah terserah kalau dia melihat " nada tak ambil pusing tentang perkataan ninsya , dia mandi dan kemudian menyiapkan makan malam.
nada selesai menyiapkan makan malam, dia sudah menyusun semua nya di meja makan, kemudian dia masuk ke kamar lagi untuk mengambil ponselnya.
nada yang di kamar bermain dengan ponselnya mendengar suara iqdam memanggilnya, ia bergegas membuka pintu kamarnya.
__ADS_1
"makan dulu nad" kata iqdam.
"hmm oke" nada menutup pintu kamar dan mengikuti iqdam.
"tumben-tumbenan dia ngajak aku makan, biasanya kan aku yang slalu mengingatkannya" batin nada heran dengan sikap iqdam.
sesampainya di meja makan nada melihat ninsya yang sudah berada disana dengan senyum sumringahnya.
"yuk mas makan" ninsya menarik lengan iqdam dan mengajaknya duduk di sebelahnya, dia tak menyapa nada sama sekali.
nada kemudian memundurkan kursi dari meja makan untuk di dudukinya, dia kaget saat melihat hidangan yang tersaji di meja makan.
"loh ini bukan masakanku mas"kata nada.
"kamu malam ini mask nad? masak apa?kata ninsya ini semua masakannya" jawab iqdam yang memang tadi kata ninsya dia yang sudah menyiapkan makan malam.
"iya ini memang masakanku,memang tadi kamu masak apa mbg?"jawab ninsya pura-pura tak mengetahui.
"tadi aku masak ayam kecap mas , tadi sudah ku siapkan semuanya" jawab nada.
"oh ayam tadi masakan mu mbg? tadi aku buang soalnya saat ku lihat makanannya kejatuhan cicak" jawab ninsya enteng.
"ya kan kejatuhan cicak mbg, ya aku buang lah, masak kita mau makan bekas cicak , jijik tau mbg" kata ninsya.
"sudahlah kita kan mau makan, kenapa malah ribut ,nad duduk kita makan masakan ninsya ini yang sudah ada" iqdam tak membela nada sama sekali.
nada yang mendengar ucapan iqdam semakin kesal, dia bukan membelanya dan menjadi penengah di antara nada dan ninsya tapi malah bersikap cuek.
keesokan harinya nada yang masih kesal berangkat kuliah tanpa memasak sarapan, dia tak bahkan tak berpamitan pada iqdam.
seperti biasa nada kuliah sampai jam mata kuliah selesai, hari ini dia tidak bertemu dengan dirga karena hari ini tidak ada mata kuliah yang di pegang oleh dirga.
sekitar jam 3 sore nada telah selesai kuliah, nada memesan taksi online, beberapa menit nada menunggu di luar kampus akhirnya taksi datang.
nada masuk dan duduk di bangku belakang pengemudi.
"sesuai aplikasi ya mbg" kata nada pada sopir taksi online.
"siap nona" jawab sang sopir.
__ADS_1
setelah melewati perjalanan sekitar satu jam nada sampai ke tempat tujuannya.
"ayah bunda nada datang" katanya sambil meletakkan buket bunga ke makam kedua orang tuanya, nada duduk di sebelah makam.
nada berkeluh kesah disana, dia menceritakan semuanya yang dia alami, nada yang biasanya menahan tangisnya kini dia tak membendungnya lagi, dia ceritakan semuanya tentang kehidupan pernikahannya.
setelah selesai mengunjungi makam kedua orang tuanya ia pulang.
nada berkeliling kota menaiki taksi online untuk menghilangkan kejenuhannya.
nada kemudian sampai di apartemen jam 9 malam, saat masuk ke apartemen dia sangat terkejut.
"kenapa banyak bunga disini" batin nada.
samar-samar dia mendengar orang bersenda gurau, dia mengikuti arah suara itu dan ternyata ninsya dan iqdam yang sedang berduaan di balkon apartemen.
hati nada terasa sesak melihatnya, dia tak pernah menyangka akan berada dalam situasi seperti ini, nada kemudian berbalik untuk pergi ke kamar, tapi saat dia akan berbalik dia menyenggol vas bunga.
iqdam yang mendengar suara benda jatuh sontak menoleh, dia melihat seseorang berdiri di dekat pecahan vas bunga jatuh
"nada" kata iqdam lirih, iqdam kemudian mendekat ke arah nada dan ninsya juga mengikuti di belakangnya.
"kamu gak papa kan? apa ada yang terkena ?" tanya iqdam, ninsya yang melihat nada tersenyum puas penuh kemenangan.
"kamu tau kan sekarang? mau sampai kapanpun yang namanya gembel ya akan jadi gembel jangan pernah bermimpi jadi ratu" batin ninsya dengan senyum liciknya.
" nggak ,nggak papa kok mas, nanti akan aku bersihkan" kata nada yang akan beranjak pergi.
"mulai sekarang aku istri SAH nya mas iqdam" kata ninsya dengan lantang .
nada yang mendengarnya sebenarnya terkejut, tapi dia berusaha untuk menetralkan susana hatinya, nada kemudian berbalik lagi dan mengulurkan tangannya.
"selamat ya, semoga kalian bahagia" kata nada sambil menjabat tangan iqdam
"oh ya tentu asalkan tidak ada wanita duri diantara kami pasti kami sangat bahagia" jawab ninsya dengan angkuhnya.
......................
hallo teman-teman maaf ya author 2 hari gak update ,
__ADS_1
hari ini mulai update lagi , ikuti terus episodenya ya , yang mau mewek-mewek an yuk mulai sekarang siapin tisu