Ternyata DIA Istri Terbaik

Ternyata DIA Istri Terbaik
masa lalu iqdam dan ninsya 2


__ADS_3

setelah beberapa bulan ninsya dan rico pacaran, rico akhirnya mengetahui dari sikap ninsya dan dari temannya jika ninsya ada hati pada iqdam. dia awalnya kecewa tapi karna dia sangat mencintai ninsya dia rela melepasnya jika ninsya bahagia, dia juga mengetahui jika ninsya pernah menyatakan cinta pada iqdam, dan iqdam menolaknya karna tak enak hati padanya.


setelah mengetahui kebenaran perasaan ninsya, dia berencana untuk mendekatkan ninsya dan iqdam, dia bekerjasama dengan rizki kakak ninsya, mereka merencanakan pertemuan iqdam dan ninsya di cafe. rizki dan rico menggunakan satu mobil milik rico menuju tempat rencana mereka, namu ditengah perjalanan ternyata mobil rico terlibat kecelakaan dengan sebuah truk.


"kamu!.kok kamu disini?" tanya iqdam yang melihat ninsya duduk di kursi yang telah dipesan rico.


"lah kamu sendiri kok ada disini?" tanya ninsya balik.


saat iqdam dan ninsya masih bingung mereka bisa bertemu di cafe ini tiba-tiba ponsel ninsya berdering, tidak ada nama yang tertera di panggilan masuk ,hanya nomor yang tidak dikenal.


"hallo" ninsya mengangkat panggilannya.


"selamat malam apa benar ini dengan keluarga rizki lazuardi?" suara laki-laki diseberang telepon.


"iya benar pak, ada apa ya pak?" tanya ninsya.


"begini mbak kami dari pihak rumah sakit dr.xxxx ingin mengabarkan bahwa keluarga anda yang bernama rizki lazuardi baru saja mengalami kecelakaan,dan mengalami kritis" jawab suara di seberang telepon.


ninsya yang mendengat kabar bahwa kakaknya kecelakaan tiba-tiba menjatuhkan ponselnya, badannya juga seketika lemas wajahnya pucat pasi, dia hampir saja pingsan, iqdam yang melihat ninsya sigap menangkap tubuh ninsya, iqdam bingung kenapa ninsya tiba-tiba seperti ini.


"sya kamu kenapa?" tanya iqdam.


bukannya menjawab ninsya malah menangis, di memeluk erat iqdam.

__ADS_1


"kamu kenapa sya, kok malah jadi tambah nangis?" iqdam menjadi semakin panik karena mereka jadi pusat perhatian.


"kak rizki, kak rizki kecelakaan"jawab ninsya sambil tersedu-sedu.


iqdam juga kaget mendengar jawaban ninsya,


"oke sya, kamu tenang dulu, kamu tenang kita ke rumah sakit cari rizki oke" iqdam menenangkan ninsya, setelah ninsya sedikit tenang dia mengajaknya ke mobil dan pergi ke rumah sakit.


sampai di rumah sakit resepsionis memberikan info bahwa rizki berada di ruang UGD.


Mereka berdua berjalan menuju ruang tersebut ,saat sampai di depan ruang UGD mereka kaget karna disana sudah ada orang tua rico dan orang tua ninsya.


"om tante!"panggil iqdam pada orang tua rico, mama rico terlihat menangis dalam pelukan suaminya, begitu juga dengan orang tua ninsya.


"iqdam! kamu kok sama ninsya?" tanya papa rico pada iqdam.


"om dan tante cuma berdua, mana rico?" tanya iqdam yang tak melihat rico bersamanya.


mama rico terus menangis dan tak menjawab pertanyaannya


"rico juga ikut kecelakaan bersama rizki dam" jawab papa rico.


setelah beberapa saat dokter keluar dan mengatakan jika pasien ingin bertemu keluarganya, iqdam menunggu diluar, sedangkan yang lainnya masuk dan berbicara pada rico dan rizki, setelah beberapa saat keluarga mereka keluar kecuali ninsya.

__ADS_1


"dam masuklah, rico ingin bicara sama kamu" kata papa rico.


iqdam yang mendengar kata papanya rico bergegas masuk, didalam ninsya masih terus meneteskan air matanya, iqdam mendekat pada rico sedangkan rizki sudah dipindahkan ke ruang perawatan lain karena dia koma.


rico menggenggam tangan iqdam.


"dam gue tau ninsya sangat mencintai lo, gue titip dia ya, jaga dan cobalah untuk mencintainya dan menikahlah dengannya suatu hari nanti, berjanjilah dam untuk membahagiakannya "kata rico dengan nafas nya yang tersengal - sengal


"nggak co ninsya akan bahagia dengan lo nantinya" jawab iqdam.


"dam gue mohon berjanjilah sama gue untuk membahagiakan ninsya" kata rico, iqdam yang dalam situasi dilema akhirnya menyetujui permintaan rico.


"gue janji gue akan lakukan semua pesan lo co, dan gue yakin lo pasti sembuh co, lo adalah sahabat terbaik gue yang kuat " kata iqdam menyemangati rico.


rico menggeleng "mungkin ini memang sudah saatnya gue pergi dam, terimakasih untuk semuanya, aku harap kalian berdua dapat melanjutkan hidup dengan bahagia sebagai pasangan suami istri nantinya" rico menggenggam erat tangan iqdam dan ninsya.


setelah mengatakan itu semua rico tak sadarkan diri, ninsya langsung memanggil dokter, mereka semua menunggu diluar ruangan lagi.


sekitar 5 menit dokter kembali keluar, mereka mendekat ke dokter dan menanyakan bagaimana keadaan rico.


"kami mohon maaf tuan nyonya, kami sudah berusaha semaksimal dan sesuai kemampuan kami, tapi tuhan berkehendak lain saudara rico tidak dapat diselamatkan" dokter itu menyampaikan keadaan rico.


mama rico langsung pingsan mendengar berita yang disampaikan oleh dokter, ninsya juga menangis mendengar jika kekasihnya telah meninggal, belum juga berita rico meninggal mengagetkan mereka tak berselang lama rizki kakak ninsya juga meninggal.

__ADS_1


sejak saat itulah iqdam menjalin hubungan dengan ninsya, ninsya seperti orang depresi karena ditinggal oleh orang-orang yang disayanginya.


meski iqdam dan ninsya menjalin hubungan sejak lama, iqdam berusaha untuk mencintai ninsya sepenuhnya. dia tidak bisa, perasaannya tidak bisa dibohongi, iqdam sempat beberapa kali ingin memutuskan hubungannya dengan ninsya, tapi dia selalu teringat dengan janjinya pada rico, sehingga dia selalu mengurungkan niatnya, ninsya pun ketika sikap iqdam mulai berubah acuh padanya depresinya selalu kambuh bahkan dia sempat akan mengakhiri hidupnya.


__ADS_2