
Setengah jam kemudian,,,,
DI KANTOR BARA.
Waktu menunjukkan pukul 10:00 Pagi.
Terlihat Bara dan Tania yang baru saja sampai didalam kantor tersebut, dan langsung buru-buru masuk kedalam ruangan kerjanya.
"Nih! Untuk sementara, ganti pakaian kamu ini, dengan kemeja mas dulu!" Ucap Bara sambil memberikan satu buah kemeja putih miliknya, yang ia ambil dari dalam lemari baju yang ada didalam ruangan kerjanya itu.
"Untuk hari ini, kamu nggak usah kerja dulu! Kamu istirahat aja dulu, di ruangan istirahat mas!" Ucapnya lagi menyuruhnya seperti itu, sambil menunjuk ke arah ruang istirahatnya itu, yang juga berada di dalam raungan kerjanya.
"Hiks,, hiks,, nggak mau! Hiks,, hiks,, Tania nggak mau ganti baju, hiks,, hiks,, pakai kemeja mas! Hiks,, hiks,, apalagi sampai istirahat, hiks,, hiks,, di ruangan istirahat mas! Hiks,, hiks,, Tania nggak mau! Hiks,, hiks,, Tania sekarang mau pulang aja!" Ucap Tania masih marah, sambil terus menangis. Sehingga Bara yang melihatnya pun, seketika langsung menghela nafas pelan dan membuangnya kasar.
"Tania, pleaseee! Untuk sekali ini aja, tolong kamu nurut sama mas, yah?" Ucapnya.
"Tolong sekarang juga, kamu ganti pakaian kamu yang sobek ini, dengan kemeja mas! Terus habis itu, kamu istirahat di ruangan istirahat mas!" Ucap Bara lebih tegas lagi menyuruhnya seperti itu. Karena sekarang ini, ia benar-benar tidak tega melihat keadaannya seperti itu. Namun alih-alih nurut dengan perintah darinya, Tania malah justru semakin marah lagi kepadanya.
"Hiks,, hiks,, Tania bilang nggak mau mas! Hiks,, hiks,, Tania nggak mauuu! Hiks,, hiks,, Tania nggak mau ganti baju pakai kemeja mas, hiks,, hiks,, apalagi sampai istirahat di ruangan istirahat mas! Hiks,, hiks,, Tania nggak mau! Hiks,, hiks,, Tania nggak mau maaas! Hiks,, hiks,, Tania sekarang mau pulang aja! Hiks,, hiks,, Tania sekarang mau pulang aja, hiks,, hiks,, ke rumah mamaaah!" Teriak Tania semakain kencang. Kemudian ia pun langsung memukul-mukul kembali dada Bara suaminya itu, dengan sangat kuat.
"Hiks,, hiks,, mas jahat sama Tania! Hiks,, hiks,, mas jahat sama Taniaaa! Hiks,, hiks, Tania benci sama mas! Hiks,, hiks,, Tania benci banget sama maaaas!" Teriaknya lagi yang sudah semakin tak terkontrol lagi emosinya, sambil terus memukul-mukul dadanya itu lebih kencang lagi dari sebelumnya. Sehingga Bara yang merasakan pukulannya itu pun, langsung buru-buru menggenggam erat tangannya, untuk menghentikannya.
"Sssttttt! Tania Tania, udah Tania! Cukup Tania! Cukuuuuuup!" Teriaknya lebih kencang lagi darinya, sambil terus menggenggam tangannya itu lebih erat lagi. Kemudian ia pun langsung buru-buru memeluknya dengan sangat erat.
"Hiks,, hiks,, hiks,," suara Tania yang masih terus menangis, di pelukannya.
"Sssstttt! Udah Tania, udah! Udah kamu jangan marah-marah terus lagi kayak gini!" Ucapnya lagi sambil terus memeluknya semakin erat lagi, untuk menenangkannya dan juga meredakan emosinya itu.
__ADS_1
"Hiks,, hiks,, tapi Tania benci sama mas! Hiks,, hiks,, Tania benci banget sama maaaas! Hiks,, hiks mas selalu aja jahat sama Tania! Hiks,, hiks mas selalu aja kasar sama Tania! Hiks,, hiks,, mas nggak pernah, hiks,,, hiks mas nggak pernah, hiks,, hiks,, mas nggak pernah sayang sama, hiks,, hiks,,, sayang sama Taniaaaa!" Ucap Tania lagi sambil terus menangis sesenggukan, sehingga Bara yang melihatnya pun merasa kasihan, dan merasa sangat bersalah kepadanya.
"Sssttttt, iya iya udaaah! Iya mas tau, mas ini selalu kasar sama kamu, mas ini selalu jahat sama kamu, dan mas ini juga nggak pernah sayang sama kamu! Mas minta maaf, mas minta maaf, yaaah?" Ucapnya serius minta maaf kepadanya, sambil mengusap-usap rambutnya dengan penuh kasih sayang.
"Hiks,, hiks,, hiks,," suara Tania yang lagi-lagi hanya bisa menangis dan menangis di pelukannya, dengan keadaan yang terlihat sangat lah lemah.
"Sssttttt, udah udah udaaah! Kamu jangan marah-marah terus, apalagi sampai nangis-nangis terus kayak gini!" Ucap Bara lagi yang masih terus mencoba untuk menenangkannya. Kemudian, ia pun langsung menghapus air matanya itu, yang masih terus menetes membasahi wajah cantiknya.
"Lebih baik, sekarang kamu ganti pakaian kamu iniiiii, dengan kemeja mas! Terus habis itu, mas janji! Mas langsung antar kamu pulang, yaaaa?" Ucapnya lagi dengan penuh perhatiannya, sambil terus mengusap-usap rambutnya dengan penuh kasih sayang.
"Hiks,, hiks,, t_tapi Tania mau pulang ke rumah mamah ajaaa, hiks,, hiks,, T_Tania nggak mau pulang ke rumah, hiks,, hiks maaas!" Ucap Tania yang sekarang ini sudah sedikit tenang.
"Iyaaa," ucap Bara lagi dengan sabarnya, sambil tersenyum dan merapikan helaian demi helaian rambutnya, yang terlihat masih sangat berantakan itu.
"Mas janji deh! Habis kamu ganti bajuuu, mas langsung antar kamu ke rumah mamah Savira!" Ucapnya lagi dengan sangat jelas berbicara seperti itu, sambil terus tersenyum.
"Hiks,, hiks,, i_iya. Hiks,, hiks,, t_tapi Tania nggak mau pulang ke rumah, hiks,, hiks,, maaas! Hiks,, hiks,, T_Tania mau pulang ke rumah, hiks,, hiks,, mamah ajaaaa!" Rengek Tania yang lagi-lagi mengingatkannya seperti itu, dengan nada suara yang terdengar sudah mulai manja kembali kepadanya. Sehingga Bara yang mendengarnya pun, langsung tersenyum..
"Iyaaaa! Eeemmmm, manja dan bawel banget sih, istri mas ini?" Ucapnya sambil mencubit gemas hidungnya.
"Iiiiiihhhh, mas Bara sakiiiiit! Jangan cubit-cubit hidung Taniaaa!" Rengek Tania semakin manja lagi.
"Uuuuuh, kasihan istri mas! Sakit yah?" Ucap Bara lagi sambil terus tersenyum, dan terus mengusap-usap rambutnya. Kemudian ia pun langsung buru-buru memeluknya kembali, dengan sangat erat.
"Eeemmmm, maafin mas yaaaaah?" Ucapnya lagi sambil terus memeluknya dengan sangat erat. Akhirnya tanpa mereka sadari, mereka berdua bisa juga romantis-romantisan selayaknya pasangan suami istri pada umumnya.
"T_tapi beneran kan mas, nanti kita pulangnya, ke rumah mamah?" Ucap Tania lagi yang sekarang ini masih berada di pelukannya.
__ADS_1
"Iyaaa, beneran! Nanti kita nginep, yaaah?" Ucap Bara lagi serius berbicara seperti itu. Sehingga Tania yang sekarang ini masih berada di pelukannya pun, seketika langsung kaget mendengarnya.
"A_apa tadi mas Bara bilang? N_nginep?" Ucapnya sambil buru-buru melepaskan pelukannya itu.
"M_mas Bara beneran mas? N_nanti malam, k_kita nginep di rumah mamah?" Ucapnya lagi tak percaya, sambil tersenyum dengan raut wajah yang sangat bahagia. Kemudian, ia pun langsung buru-buru memeluknya kembali, dengan begitu eratnya.
"Eemmmm, mas Baraaaaa! Sekarang, Tania udah kangen banget sama mamaaaah!" Ucapnya dengan raut wajah yang terlihat semakin bahagia lagi. Sehingga Bara yang melihatnya pun, entah mengapa, ia pun ikut tersenyum dan ikut merasakan kebahagiaan yang sedang Tania istrinya itu rasakan, sekarang ini.
"Kenapa ngelihat Tania sebahagia ini, aku juga jadi ikut-ikutan bahagia banget kayak gini yah?" Ucapnya dalam hati bingung, sebenarnya apa yang sedang terjadi dengan perasaannya sekarang ini.
"Oh iya Tan, yah udah yah! lebih baik skarang kamu cepetan ganti baju! Soalnya kan nanti, habis mas nganterin kamu, mas masih ada meeting lagi di luar sama klien mas!" Ucapnya lagi serius berbicara seperti itu, sehingga Tania yang mendengarnya pun bingung.
"M_masih ada meeting lagi di luar, sama klien mas?" Ucapnya.
"B_berarti nanti malam, mas nggak ikutan Tania nginep di rumah mamaaah?" Ucapnya lagi sedikit kecewa, sambil cemberut. Sehingga Bara yang melihatnya pun, lagi-lagi tersenyum dibuatnya.
"Udaaah, kamu tenang aja! Nanti habis mas selesai meeting, mas langsung pulang kok! Susulin kamu di rumah mamah Savira!" Ucapnya.
"Lagian masa iya sih! Istri mas bobonya dimanaaa, mas juga bobonya dimana! Nanti kalau sampai mas ini kena marah mamah lagi, gimana? Gara-gara kita ini tidur pisah ranjang," Ucapnya lagi yang masih terus mengingat kejadian tersebut.
"I_iya mas," Ucap Tania sambil tersenyum.
"Y_ya udah yah mas, sekarang Tania mau ganti baju dulu! Tania udah nggak sabar nih, pengin cepet-cepet pulang ke rumah mamah!" Ucapnya lagi penuh dengan semangat. Kemudian ia pun langsung buru-buru melangkah menuju ruang ganti yang ada di dalam ruangan tersebut, dan meninggalkan Bara suaminya itu, hanya sendiri di dalam ruang kerjanya.
########
Jangan lupa like, coment, rate, dan kasih hadiah yah guys!
__ADS_1