Terpaksa Menikahi Pria Dingin

Terpaksa Menikahi Pria Dingin
bab 10


__ADS_3

setelah sampai di rumah Mila. Mila dan para sahabat nya menyuruh para sahabat nya untuk menginap di rumah karena cuaca sedang tidak baik dan hujan petir


"assalamualaikum kk " ucap Mila memberi salam


" waalaikum salam dx .dari mana kalian " tanya Reza


" dari taman kk " ucap Fika


" kok Lo yang jawab ka .orang Mila yang di tanya " ucap Nadira sewot


" dx ibu sama ayah kemana ya dx . kok KK gak liat mereka pulang " tanya Reza memastikan


" mungkin teman paman KK " ucap Mila


" dx bikin kan kk kopi dx " ucap Reza


" harusnya calon istri nya donk yang bikinin kopi .masak Mila yang di suruh si KK " ucap Mila sambil melirik ke arah Fika yang masih terdiam


" apa apaan sih Lo mil " ucap Fika malu malu


akhirnya mereka mengobrol bersuka ria sambil menunggu hujan reda


" hufff ... mereka ap gak pulang mil " ucap Reza


sambil tersenyum melihat Fika


" gak KK mungkin mereka akan nginap di sini " ucap Mila


" ohw ya sudah deh kalau gitu lagi pula cuaca sedang tidak baik kan, kalau mereka pulang pasti akan kehujanan " ucap Reza yang masih melihat Fika


sementara Fika tersipu malu atas perlakuan Reza yang curi curi pandang dari tadi


tanpa mereka sadari ternyata Mila dan temen temen nya melihat gelagat dari Fika


" cie cie .... tatap tatapan ni " ucap Jesi meledek Sahabat nya


" hmm .. KK ke kamar dulu ya .KK mau cek lamaran pekerjaan ya " ucap Reza mengalikan perhatian


" lamaran pekerjaan Mulu KK .lamar Fika donk KK " ucap Nadira menggoda Reza dengan mengedipkan sebelah mata


Reza pun tidak menanggapi ucapan Nadira


ia berniat untuk pergi ke kamar dan menyelesaikan lamaran pekerjaan nya


setelah berada di kamar Reza tersenyum ia mengingat wajah Fika yang malu malu


jika melihatnya


" hufff apa aku harus menggungkapkan perasaan ku sama Fika ya . ah...


tapi kalo dia sudah punya pacar gimana . aku kan pernah menolak nya ber kali kali " ucap Reza pada dirinya sendiri .


sementara di tempat lain seorang pria yang keluarga nya yang sedang makan malam bersama . entah mengapa kini Aldo saat ini Aldo begitu marah pada keluarga nya . apa


lagi tentang penikahan nya yang akan di selenggarakan sekitar 3 Minggu lagi

__ADS_1


Aldo tidak menyangka ia akan menikah secepat ini dan tidak bersama orang yang ia cintai


" nak kenapa makanan nya tidak di makan " tanya Risa khawatir


" biar kan saja mah .nanti kalo laper pasti dia makan " ucap Rudi ketus


" tapi mas apa gak sebaik nya kita tunda dulu .soal pernikahan ini . aku gak mau mas lihat Aldo murung terus gitu


" jangan terlalu memanjakan nya mah .ini lah akibatnya kan melawan pada orang tua " ucap Rudi kesal sambil meninggalkan istri dan anak nya


" maaf kan sikap papa mu ya do .papa mu sebenarnya sayang sama kamu dia hanya ingin yang terbaik buat mu nak " ucap Risa menasehati anak nya


" tapi kan kenapa harus aku yang papa nikahkan dulu, sementara kan kak Bagas belum juga menikah " ucap Aldo kesal sambil membanting garpu di atas piring


" Bagas juga akan menikah ,tapi papa ingin kamu yang menikah terlebih dahulu , karena Bagas harus melanjutkan kuliahnya di Paris" ucap Rudi yang tadang secara tiba tiba


" tapi pah , kan kak Bagas lebih tua dari aku


seharusnya dia dulu yang menikah dari pada aku pah , lagi pula kenapa papa main jodohkan aku sama orang yang tidak aku kenal " ucap Aldo yang meninggal kedua orang tua nya


masih dengan perasaan kesal dan sedih


Aldo meninggalkan rumah dan berniat untuk


pergi ke kafe firman untuk sekedar


meluapkan kekassalan nya terhadap ke dua orang tua nya yang seenaknya menjodohkan nya dengan seorang gadis yang tidak dia kenali


ketika sampai di kafe .


ia langsung masuk ke kafe untuk menemui sepupunya


boleh kah aku temenin ya bang " ucap seorang wanita penghibur langsung duduk di samping Aldo dan begelayut manja di lengan kekar Aldo


" hei bro tumben Lo datang ke mari ada perlu apa ni . sembarangan banget lo ya ngambil pegawai gue gitu aja " ucap firman sambil memukul bahu Aldo kuat sampai Aldo menahan rasa sakit nya


" awww..... sakit PAOK gue transper nanti uang nya Lo khawatir kali" ucap Aldo kesal


" ya kan gue takut Lo lari gak bayar " ucap firman tergelak melihat ekspresi wajah Aldo yang kesal


" sialan Lo gue lagi kesel ni. sama ortu gue


tiga Minggu lagi gue nikah " ucap Aldo


" hah.... serius Lo mau nikah .jadi Lo lompatin kak Bagas lah ya " ucap firman terkejut


" ya begitulah " ucap Aldo singkat


firman yang merasa sepupu nya lagi kesal dan banyak masalah .firman pun berusaha


membantu permasalahan sepupu nya itu


walaupun Aldo kadang sering bikin kesal


firman berencana untuk mempertemukan gadis yang sedang dijodohkan oleh aldo

__ADS_1


firman ingin melihat gimana penampilan gadis yang di banggakan oleh om dan Tante nya


***


***


***


pagi yang sangat cerah Mila dan ke empat sahabat nya sedang sibuk ingin menyiapkan sarapan pagi sebelum mereka pergi berolaraga karena hari ini hari libur sekolah


sementara Fika dan nadira belum juga bangun


karena begadang tadi malam jadi tidak cukup tidur


" mil kita bangunin mereka yuk " ucap intan


" sudah biarkan saja mereka kan masih mengantuk .nanti selesai masak kita bangunkan mereka " ucap Mila yang masi asik dengan masakan nya


" ya sudah deh tapi mil kita joging di mana ini hari " tanya intan atusias


" ya palingan di taman kota ,jangan terlalu jauh jauh lah lagi pula kan kita masih ada tugas


yang harus kita selesaikan " ucap Mila menggingatkan sahabat nya


" hoammm . Ra ,Ra bangun woy Ra , ISS tidur mati mana yang Uda pada bangun lagi gimana kalo kak Reza sudah bangun duluan ya ,malu nya aku " ucap Fika yang pada diri sendiri


Fika pun bergegas masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan mandi


setelah menyelesaikan ritual mandi nya


Fika akhirnya turun ke bawah menemui Mila dan ke dua sahabat nya


" Ra ,oy Ra isss tidur mati emang di bangun nin pun gak bangun bangun " ucap Fika kesal yang se dari tadi melihat sahabat nya masih tertidur lelap


" sebaiknya aku turun ke bawah deh " ucap Fika lagi


" woy enak ni nampak nya bagi satu ya " ucap Fika sambil ngambil potong Ngan kue


" hmmm nyonya sudah bangun ya. silakan di cicipin makanan nya nyonya " ucap intan yang langsung menjauhkan piring berisi potongan kue


" iya ini nyonya muda yang terhormat " ucap Mila menahan tawa


" maaf deh ya temen temen aku terlambat karena aku baru bangun " ucap Nadira yang tiba tiba muncul dari balik pintu


" ini lagi nyonya muda ini baru bangun juga silakan sarapan nya nyonya " ucap Mila


" hhhhhhhhh ....... mantap kali kalian berdua ini ya gadis jam segini baru bangun gimana kalo kalian jadi istri nanti kelaparan suami kalian pasti " ucap Mila sedikit membentak


" maaf kan kami ya sahabat aku .kami janji deh gak bakal gitu lagi " ucap Nadira dan Fika dengan nada memohon


" oke deh fine kalian cuci piring aja gimana sebagai hukuman kalian dan beresin dapur sampai bersih " ucap Mila tegas


" tapi mil ihh...kotor " ucap Fika menyela


" fika tidak ada yang membantah harus di lakukan " ucap Mila lagi

__ADS_1


sementara Fika dan nadira tidak bisa berbuat apa apa mereka pun harus mengerjakan pekerjaan rumah apalagi bagi Fika yang tidak pernah mengerjakan pekerjaan rumah bagi Fika semua pekerjaan rumah dikerjakan oleh pelaya


jadi ini baru pertama kali nya Fika mencuci piring


__ADS_2