
waktu berlalu begitu cepat setelah mereka sepakat ingin pindah ke apartemen Mila terlihat sangat khawatir kalau sampai Aldo berbuat kdrt pada nya atau bisa saja Aldo bahkan menyakiti nya nanti nya , ia tidak bisa membayang kan bagaimana keadaan nya nanti nya saat ia tinggal berdua di apartemen bersama dengan Aldo .
sementara Aldo sudah bersiap siap untuk berangkat dan hanya tinggal berpamitan saja pada ayah ,ibu ,mama dan papa nya kalau Aldo akan hidup bahagia kalau mereka tinggal di apartemen dan akan bisa hidup mandiri nanti nya
Mila bergegas untuk menyusun semua barang barang milik nya serta barang milik suami nya itu .
sebener nya di dalam hati Mila berat rasa nya kalau harus ber pisah dengan ke dua orang tua nya yang sangat ia sayangi itu .namun ia harus melakukan nya dan mematuhi semua keinginan dari Aldo karena status ia sekarang bukan lah seorang pelajar lagi melain kan sudah menjadi istri dari anak kolongmerat terkenal yaitu Aldo Sanjaya .
" pak mobil sudah siap pak " ucap pak mun supir pribadi keluarga Sanjaya
" kalau gitu kami berangkat ya, pah , mah ,Bu , " ucap Aldo
" ya sudah hati hati di jalan ya pak jangan terlalu ngebut bawa nya , ada calon menantu saya soal nya pak "' ucap Rudi memberi tau
" baik tuan , saya akan hati hati kok " ucap pak mun membungkuk kan badan nya tanda memberi hormat ke pada atasan nya itu .
" pah ,mah ,Bu , yah aku berangkat dulu yah jaga diri kalian baik baik ya aku sayang kalian semua , titip salam ya buat kak Reza dan kak Bagas nanti nya soal nya aku gak sempat bertemu dia tadi " ucap Mila yang sudah memeluk orang tua nya dan juga mertua nya
" tidak usa khawatir sayang ibu dan ayah bisa jaga diri kok ,kamu harus jaga diri kamu baik baik ya nak kalau soal Bagas dan juga Reza nanti ibu yang akan sampai kan pada mereka kok tenang saja ya " ucap Irma memeluk anak nya itu ia tidak menyangka jika harus secepat ini berpisah dengan putri satu satu nya itu .
" iya sayang kamu jangan khawatir kami , kami akan selalu jaga diri kok , yang terpenting kabarin mama jika Aldo berani berbuat sesuatu dengan kamu ya nak " ucap Risa yang memeluk menantu nya itu .
" do jaga menantu mama jangan sampai kau buat dia sedih ya ingat tuh , kalau sampai itu terjadi kamu akan berurusan dengan mama nanti nya " ucap Risa memberi ultimatum ke pada putra nya itu , ia tau betul gimana sipat Aldo
kalau mama risa sudah memberi ultimatum Aldo pun. tidak bisa membantah ia harus mengiya kan apa yang di perintah oleh mama nya yang terkenal galak sampai suami nya pun takut sama Risa. tetapi ia tidak akan pernah membiar kan kalau istri nya itu akan hidup bahagia dengan nya ini semua menurut nya gara gara Mila kalau ia harus menikah muda .
mereka semua bergegas untuk pergi ke apartemen nya tetapi tiba tiba dari arah lain tampak beberapa gadis berlari menghampiri Mila yang hendak masuk mobil itu
" Mila Lo mau kemana mil , kami baru aja datang Lo mau pergi aja begitu , seperti gak ingin di ganggu saja kamu ini " ucap Nadira kesal yang melihat Mila ingin pergi begitu sahabat nya datang .
" aku mau tinggal di apartemen suami aku Ra , karena kami ingin hidup mandiri biar bisa menjalani rumah tangga ini ke depan nya nanti nya " ucap Mila yang menghenti kan langkah nya itu sambil memeluk sahabat nya itu .
" mas boleh mereka ikut ke apartemen mu kan aku bosen ni kalau sendiri , lagi pula kan mereka juga baru datang ke mari gak mungkin juga aku tinggal aku merasa gak enak aja gitu mas " ucap Mila memohon agar dia bisa bernapas sementara jika sahabat nya itu ada di apartemen pasti Aldo tidak akan berani me nyakiti nya
Aldo yang sudah sangat kesal akan tingkah Mila yang sengaja mengulur waktu nya untuk berangkat ke apartemen ia berjanji setelah sahabat nya itu pulang ia akan membuat hidup Mila menderita nanti nya .
" do ini boneka Lo do ketinggalan " ucap Bagas dengan wajah tersenyum
" apa lah kakak ini Uda buang aja tuh kak " ucap Aldo malu malu
" hmmm jaga adik ipar ku dengan baik ya , jangan buat dia sengsara dan jangan sekali kali buat dia menangis " ucap Bagas menasehati
" baik kak , kenapa semua nya menghawatirkan Mila sih , emgnya Mila mau tinggal di kandang harimau apa " ucap Aldo kesal dan melihat Mila dengan tatapan tidak suka
" aku mohon kak Bagas jangan bicara yang tidak tidak pada manusia es ini bisa mati aku nanti kalau aku sudah sampai sana " ucap Mila dalam hati lirih dan memandang sekilas ke arah suami nya yang terlihat sudah tidak betah berada di tempat itu
Bagas raja putra Sanjaya adalah anak sulung keluarga Sanjaya dan kakak dari Aldo Sanjaya
sekarang Bagas menempuh pendidikan nya di luar negeri untuk mewujudkan mimpi nya dan untuk membantu me ngelola perusahan ayah nya
Bagas sendiri tidak terlalu tertarik dengan yang nama nya jatuh cinta dan waktu orang tua nya membahas tentang pernikahan
__ADS_1
Bagas merasa orang tua nya memaksa kan kehendak nya jika ia harus di jodohkan juga seperti nasib adik nya yang menikah karena di jodohkan
Bagas berpendapat hanya wanita yang bisa memahami dirinya dan hanya wanita yang bisa menyakin kan nya akan arti cinta itu
saat Jesi dan para sahabat nya yang lain melihat Bagas mereka sangat kagum akan ke tampanan Bagas dan senyuman Bagas yang membuat para kaum hawa meleleh jika melihat senyuman nya itu
" kak perkenalkan ini sahabat sahabat aku kak " ucap Mila yang memperkenal kan sahabat nya
***
***
***
setelah mereka sampai di apartemen dan mereka segera membenahi pakaian mereka dan membersikan ruang apartemen yang terlihat sangat kotor dan berantakan
Mila dan para sahabat nya mengobrol cukup lama dan Mila lupa kalo sekarang ia harus menjankan tugas nya sebagai istri untuk masak karena sebentar lagi akan makan malam
Aldo yang sedari tadi duduk di kamar termenung dan memikirkan harus apa yang ia lakukan sekarang
Aldo mengambil jaket yang ada di dalam lemari dan segera mengganti baju
ketika Aldo keluar kamar aldo menemukan Mila dan para sahabat nya tengah mengobrol riah dan senang se akan akan dia tidak di anggap di apartemen itu
ia melirik jam tangan nya yang menunjukan jam 20:00 ya yang berarti sudah mendekati waktu makan malam tapi makanan di meja pun tidak ada yang tersedia
" hufs apa gak ada yang bisa di makan disini hah " ucap Aldo yang mendatangi Mila dan para sahabat nya
" sudah tidak usa aku akan makan di luar , sudah lapar aku kalau menunggu mu masak lagi " ucap Aldo yang pergi begitu saja meninggalkan mila dan para sahabat nya
" gimana donk gais pasti mas Aldo akan marah sama aku ," ucap Mila khawatir kalau nanti sahabat nya pulang Aldo akan melakukan apa pada nya
" ia kami minta maaf ya mil kami sangat lupa kalau kau harus masak dan melakukan kegiatan mu sebagai istri nya " ucap Jesi merasa bersalah
" tidak apa gais lagi pula kan ini bukan salah kalian aku nya aja yang lupa " ucap Mila yang merasa tidak enak pada sahabat nya
" jadi kapan Lo masuk sekolah lagi mil " ucap Nadira
" tidak tau Ra lagi pula kan aku belum dapat izin dari mas aldo
" aku pun merasa malu karena baru kelas satu sudah menikah apa lagi menikah dengan cowok terpopuler di sekolah itu , aku jadi ngerasa jadi bahan ceritaan teman teman sekolah " ucap Mila sedih .
" kalau gitu kami pulang dulu ya mil , tetap semangat apa pun jadi nya " ucap intan yang memberi ucapan semangat pada Sahabat nya itu .
" berarti kamu cewek paling beruntung donk mil bisa menikah dengan cowok paling populer di sekolah kita pasti bahagia tuh " ucap Nadira yang sengaja menggoda sahabat nya itu .
" apaan sih bukan nya bahagia malah sengsara jadi nya " ucap Mila sinis .
" dan semoga bahagia ya mil " ucap Jesi tersenyum
setelah para sahabat nya pulang Mila pergi ke kamar nya dan menata pakaian nya di dalam lemari dan merapi kan baju Aldo yang tadi di buang sembarangan oleh nya .
" dasar manusia kulkas , baju bukan mau Merapi kan kembali " ucap Mila dengan membuang nafas kasar .
__ADS_1
Mila mulai merapi kan semua nya dan mulai beraktivitas menjalan kan kewajiban nya sebagai seorang istri
" huff masak apa ini enak nya ya , pasti manusia es itu lapar kalau pulang nanti , kalau aku gak masak nanti ngamuk ngamuk lagi dia " ucap Mila pada diri nya sendiri
ia tidak ingin kalo di bilang istri yang tidak berguna walpun waktu sudah malam tapi pekerjaan Mila belum juga selesai , ia juga sudah memasak makanan untuk Aldo jika Aldo pulang nanti nya , sudah ada makanan di atas meja , walaupun ia tidak lah tau Aldo mau tidak makan masakan nya .
impian sering kali menjadi penyemangat seseorang menjalani hidup .
berkerja keras dengan cara nya masing masing untuk mewujud kan mimpi itu. kalau kau punya impian
segera bangun lah dari tidur dan singsingkan lengan bajumu mulailah berkerja keras hari ini jangan menunda nya lagi .kenapa? karena impian hanya bisa terwujud jika kau bangun dari tidur dan memperjuang kan nya semangkin kau menunda untuk memulai maka semangkin jauh dari kesuksesan , tetapi kalau kita bersabar dan terus percaya akan kuasa Tuhan mudah mudahan apa yang kita ingin kan bisa tercapai dan kita bisa merasa kan kebahagian itu nanti nya kelak.
dan satu hal yang dipahami Mila , jangan menakar keberhasilan mimpi mu dengan pencapaian orang lain .karena itu terkadang itu yang membuat kamu gagal karena kau hanya melihat pencapaian orang lain .tanpa pernah bersyukur akan hasil kerja keras mu sendiri dan berusaha lah untuk bangkit kembali jika kamu berada dalam keterpurukan karena tidak ada yang tidak mungkin kalau kita berusaha dan di iringi dengan doa .
dan itu lah yang sedang di lakukan Mila saat ini
walaupun suami nya tidak menyayangi nya karena ia pun juga tidak punya perasaan apa apa terhadap Aldo tapi Mila yakin kalau keputusan orang tua nya pasti yang terbaik buat dia . Mila sangat menyayangi ke dua mertua nya begitu pun kakak ipar nya terlihat perhatian sama Mila
pertama impian Mila ialah bisa membangga kan ke dua orang tua nya dan tidak ingin membuat ke dua orang tua nya kecewa atas perbuatan nya nanti nya .
***
***
***
di tempat lain Aldo pergi ke sebuah kape hiburan malam tempat di mana ia menenang kan diri kalau ia sedang ada masalah yang tidak bisa ia selesai kan
" hey kau tau firman " ucap Aldo kepada seorang wanita penghibur
" ada di ruangan nya tuan memeriksa barang baru " ucap wanita itu dengan nada menggoda dan memain kan bibir nya agar Aldo tergoda .
Aldo pun tak menanggapi nya ia langsung masuk menuju ruangan yang di maksud wanita tersebut
" hey kok masuk aja Lo ada apa bukan nya kau pengantin baru ya , kok Lo tinggal istri Lo sendiri di rumah kasian tau , apa Lo gak mau ngelaku kan malam pertama dengan nya " ucap firman yang masih sibuk memeriksa wanita yang akan bekerja dengan nya itu
" Uda lah gue gak ingin bahas dia lagi gue mau lo Cari kan asisten pribadi ya untuk bekerja di kantor gue , karena gue repot harus ngerjakan sendiri kalau ada asisten kan bisa membantu dan meringan kan kerja gue . " ucap Aldo tegas
" buat apa pengawal Lo kan banyak jadi Lo gak perlu asisten pribadi lagi , lagi pula pengawal Lo salah satu bisa menjadi asisten pribadi lo" ucap firman memberi saran
" aku akan kerja di kantor papa jadi aku butuh asisten yang siap kemana pun aku pergi dan aku paling tidak suka kalo aku harus mengingat ingat kapan aku miting atau , ketemu klayen , mengerja kan tugas sekolah " ucap Aldo yang sudah menuju ke arah deretan wanita yang ingin bekerja dengan firman itu ia juga melihat lihat wanita wanita yang ada di hadapan nya itu
" ada barang baru gak nih , yang bisa gue pakai " ucap Aldo tersenyum
" ada donk ini silah kan Kenal kan nama kamu " memperkenal kan salah satu pegawai baru nya
"siapa nama kamu " ucap Aldo tersenyum getir
" Pani tuan " ucap Pani dengan nada lembut
sebener nya Pani tidak ingin bekerja di sini tapi paksaan dari paman dan bibi nya untuk Pani kerja di tempat yang tidak pernah Pani bayang kan sebelum nya , Pani pun ingin melanjut kan kuliah nya dan ingin menjadi pengusaha sukses tapi dia masih takut untuk melepas kesucian nya di tempat seperti ini bagi Pani ia tidak punya pilihan lain dan ia juga tidak mau kalau sampai di jadi kan pemuas paman nya dan para sepupu sepupu laki laki nya dan menjadi pembantu di rumah nya sendiri , ia sungguh tidak mau jika itu harus terjadi namun ia juga bimbang apa kah ia sudah siap melepas kan kesucian nya di tempat seperti ini
sebener nya ia bekerja di sini supaya kelak mungkin ia menemu kan jodoh yang akan menyayangi nya dengan sepenuh hati dan melepas kan nya dari tempat terkutuk ini yang sama sekali tidak pernah ia bayang kan Untuk masuk dan melamar pekerjaan di tempat ini , akan tetapi ini semua soal biaya jadi ia lakukan dengan iklas .
__ADS_1