Terpaksa Menikahi Pria Dingin

Terpaksa Menikahi Pria Dingin
bab 33


__ADS_3

firman sangat terkejut akan kedatangan sepupu nya ke apartemen nya , padahal ia sengaja mengundang Pina ke apartemen nya untuk mengula ngi kejadian panas yang telah mereka lalui bersama .


tapi rencana itu gagal . karena kedatangan Aldo .


" fir kenapa Lo keliatan gak suka gitu saat gue datang " ucap Aldo sedikit curiga pada firman


" siapa yang bilang begitu, kan Lo yang ngomong gitu gue cuman heran aja kan biasa nya Lo kan jarang ke mari " tanya firman


" gak usa kepo Lo " ucap Aldo sinis


sementara Pina yang hanya bisa menyaksi kan ke dua lelaki yang pernah menyentuh nya itu , sedang berdebat ia bingung harus melerai kan nya dengan cara apa .


dan ia juga sangat bimbang tentang kandungan nya , ia sangat sedih dan tidak ingin menggugur kan kandungan nya , tetapi kalau tidak segera ia gugur kan pasti paman dan bibi nya akan mengusir nya dan tidak akan mengizin kan ia untuk tingggal di rumah paman dan bibi nya .


aldo yang sedang berdebat dengan firman , tiba tiba saja ia mendapat kan sebuah pesan dari sang papa untuk meminta nya agar segera pulang . karena hari sangat larut malam .


karena besok sore papa Rudi dan mama risa akan berangkat ke luar negeri untuk perobatan mama risa agar bisa lekas sembuh .


***


***


***


Pagi yang cerah di mana pada hari ini Mila akan mulai belajar ke sekolah setelah menikah ,


Ia juga sudah mepersiap kan diri untuk menjadi seorang istri yang bijak , dan menjadi seorang pelajar yang bertanggung jawab . Karena ia ingin menerus kan sekolah nya sampai ke jenjang lebih tinggi lagi , agar ia bisa menggapai cita cita nya kelak .


Sebelum berangkat ke sekolah Mila menyiap kan sarapan di bantu oleh bibi dan ibu mertua nya ,


Tak lupa pula ia menyiap kan Baju seragam sekolah suami nya , dan juga semua keperluan suami nya


" Nak lekas deh kamu bangun kan Aldo udah hampir jam tujuh nih , nanti kalian terlambat ". Ucap mama risa mengingat kan menantu nya


" o iya nak nanti kalo bisa langsung pulang ya , karena kan mama dan papa akan berangkat nanti sore " ucap mama risa .


" Ia mah ..aku ke kamar dulu ya mah , bangun kan mas Aldo " ucap Mila sambil melangka pergi menaiki tangga


" Mas ... Bangun mas , Uda pagi Lo " ucap Mila sambil menggoyang kan tubuh Aldo supaya ia terbangun .


Sementara Aldo yang di bangun kan hanya mengeliat saja dan masih setia menutup mata nya .


" Ih... Susah nya lah bangun aja gak mau , maka nya kalo malam tuh tidur nih gak main game aja kerja nya , istri pun di cuekin hufff" ucap Mila kesal yang menunggu suami nya tidak juga bangun , akhir nya ia pun pasrah dan hendak pergi meninggalkan suami nya , tetapi tiba tiba saja tangan Mila seperti ada yang menarik nya , ia pun akhir nya tertarik dan terjatuh tepat di atas tubuh suami nya itu .


" Kau ternyata Uda berani ya mengata ngatai aku , apa kau cemburu dengan game ku hah " ucap Aldo sedikit membentak dan dengan sigap Aldo langsung membalik kan tubuh Mila , Mila yang tidak siap akan perlakuan yang suami nya berikan .


" Mas ... Tolong lepas kan aku mas , aku minta maaf aku gak ada niatan buat ngata ngatain kamu , cuman ingin membangun kan mu saja tidak lebih " ucap Mila memohon


Aldo yang tak memperduli kan omongan istri nya , ia langsung ******* bibir sang istri dengan rakus dan menghujani nya dengan ciuman yang bertubi tubi .


Mila mencoba untuk memberontak dan melepas kan diri namun sayang nya tenaga nya tidak cukup kuat dari Aldo ,


Ketika pusaka mereka bersatu Mila hanya bisa menangis pasrah atas perlakuan suami nya terhada nya , memang sih itu adalah kewajiban nya sebagai istri untuk melayani suami nya , tapi Mila ingin menumbuh kan cinta di antara ke dua nya dulu agar hubungan yang mereka lakukan agar berahir dengan bahagia .


Setelah puas menghukum istri nya akhir nya Aldo dan Mila berbaring lemah dan saling membelakangi , satu sama lain .


Aldo yang mendengar Mila menangis tanpa suara di balik selimut ia merasa bersalah telah memaksa nya untuk melayani nya .namun ia masih gengsi kalau harus meminta maaf atas apa yang telah ia laku kan .


" Hei kenapa kau menangis hah " ucap Aldo sambil mengusap rambut sang istri , tetapi Mila langsung cepat menepis tangan Aldo dengan keras

__ADS_1


" Cih sudah berani kamu ya melawan saya , apa mau saya hukum lagi hah " ucap Aldo mendekat wajah nya dan ******* telinga sang istri dan memeluk nya dari belakang


" Lepas kan aku , kamu jahat banget aku kan belum siap mas ,dan kamu kenapa kasar banget " ucap Mila masih menangis


" sudah lah gak usa banyak bicara , aku ingin memiliki Aldo junior di sini , dan ingin menuruti kemauan mama dan papa " ucap aldo mengelus perut Mila dengan lembut .


Mila akhirnya bergegas mandi dan ia sangat lah terkejut jam sudah menunjuk kan pukul 09:45 pagi .


sedang kan Aldo masih tertidur lelap karena lelah nya


Mila pun bergegas untuk keluar dan sarapan, bersama keluarga besar nya . dan ia sangat lah bingung bagaimana cara nya untuk menjelas kan kenapa ia lama sekali di dalam kamar , dan tidak pergi ke sekolah karena hari sudah mulai siang .Mila pun keluar menuruni tangga dan langsung ikut bergabung untuk sarapan bersama .


" kenapa mata kamu sembab sayang " tanya mama risa.


" nggak papa mah ..... aku hanya sedih , jika mama pergi aku sama siapa " tanya Mila polos yang masih berbaring di pangkuan mama mertua nya itu .


" kan kan sih Aldo " jawab nya masih dengan nada lembut


Mila mencebikkan bibir nya dengan nafas yang besat .


" kayak nya aku akan menjadi janda deh mah ... sebentar lagi " ucap Mila


" apa maksud kamu " suara bariton Aldo membuat Mila sangat lah terkejut .


" cih , orang nya datang tuh .... males banget deh " Mila langsung beranjak dari pangkuan mama mertua nya itu .


" mau kemana kamu sayang " tanya mama risa sangat lah cemas . mama risa menangkap jika pasti tidak ada yang beres dengan rumah tangga anak nya itu .


" kira kira enak nih kalau di kerjain " batin Mila tertawa dalam hati melihat wajah Aldo yang datar .


Mila menatap Aldo dengan sangat lekat , dalam hati nya terus mengsugesti diri nya bahwa ucapan Aldo beberapa jam lalu dan perbuatan kasar nya sangat menyakit kan bagi nya dan membuat nya menangis .tidak butuh waktu lama , air mata Mila menetes .


" mil , kamu sebenar nya kenapa sih " tanya papa Rudi .


" apa maksud kamu hah , ? kita selesai kan masalah kita berdua oke ! " Aldo menarik pergelangan tangan Mila hendak menarik tangan Mila keluar dari ruang makan .


" lepas kan aku mas , aku gak sudi ya di sentuh sama kamu " teriak Mila .


" Aldo lepas kan " ucap papa Rudi berteriak .


" ada apa sebenar nya ini " raut wajah mama risa terlihat sangat lah sedih .


" jika kamu melakukan sesuatu , pikir kan juga kondisi mama kamu aldo ! " bentak papa Rudi .


seakan mendapat kan tamparan , Aldo menatap mama risa . seketika dia teringat akan penyakit yang di derita mama risa . bukan kah orang yang sedang menderita kanker tidak boleh banyak pikiran atau stress ? jika itu terjadi maka akan membuat sel kanker jadi semakin aktip dan cepat menyebar .


" mil ... maafin aku ya .. " kata Aldo lirih menekan ego nya karena tidak ingin melihat mama risa banyak pikiran .


" setelah mas menyakiti aku dengan kata kata mas , semudah itu lah mas meminta maaf kepada ku " ? Mila masih mendramatisir ,


papa Rudi yang menatap Mila sedikit merengit ,


kenapa menantu nya sangat berani sekali seperti aura istri nya .


" mil .. maafin aku ya " ucap Aldo


" aku gak mau " kata Mila .


" yaudah nak , lakuin apa kek biar istri mu maafin kamu " ucap mama risa

__ADS_1


" iya mah " kata Aldo dengan tersenyum .


sunggu mama risa tidak memberi kan solusi yang bagus untuk Aldo . sedang kan Mila mendapat kan angin segar , setelah tadi mendapat pencerahhan dari kedua mertua nya itu .untuk mengajak Aldo pindah ke apartemen . karena ia tetap kekeh ingin tetap tinggal di apartemen nya atau di rumah besar keluarga Sanjaya .


jika ada mama risa dan papa Rudi tidak lah masalah . tapi mereka akan pergi ke luar negeri jadi tidak ada yang bisa membantu Mila saat kemarahan Aldo datang .


" mas temenin aku ke mall buat belanja dan beli ponsel lalu .... " belum juga selesai Mila bicara sudah di potong oleh aldo


" lalu apa " ucap Aldo


" lalu mulai nanti malam kita pindah ke apartemen baru milik kak Bagas selagi apartemen mas masih dalam tahap renovasi " pintah Mila sudah kembali tersenyum .


" tidak " ucap Aldo berteriak .


" ya udah cerai kan aku sekarang juga "! ucap Mila enteng membuat mama risa melongo .


" Aldo " pekik mama risa .


" jika kamu sampai berpisah dengan Mila


, jangan harap papa biar kan kamu menikah lagi " ancam papa Rudi pada putra nya itu .


" tapi apartemen kak Bagas di mana pah " tanya Aldo binggung .


" satu lantai dengan apartemen kamu , tepat nya di depan apartemen Jihan , baru papa beres kan kemaren jadi semua nya lengkap masih baru " kata papa rudi.


" so ? mau gimana mau cerai atau mau turutin aku " ucap Mila dengan mengedip ngedip kan mata nya .


" bangsaddd " umpat aldo dalam hati .


***


***


***


awal nya Aldo memang ingin tinggal di apartemen bersama Mila . karena dengan jauh dari orang tua nya , Aldo tidak perlu bersikap layak nya seorang suami pada mila , dia akan tetap menjaga Mila dengan baik walau pun ia tinggal di apartemen nanti . tetapi ia juga ingin tetap tinggal di rumah nya karena ia nanti pasti akan sangat merindukan mama nya itu .


beruntung Mila yang sedikit mendapat masu kan oleh mama risa langsung menunjuk kan pesonah nya hingga membuat Aldo tidak memiliki pilihan lain selain menuruti nya untuk pindah ke apartemen .


dari pada Mila nekat melayang kan gugatan cerai kepada nya dan ia juga tak ingin membuat mama risa banyak pikiran dan memicu kesehatan nya kelak .


dan Aldo sebagai lelaki normal jelas tidak ingin bercerai dengan Mila dia belum merasa kan gimana sih nikmat nya berhubungan dengan sadar dan tidak terbawa emosi serta ingin memiliki Aldo junior kelak , ia tak ingin kalo anak Pina nanti akan menjadi Aldo junior nya gimana kalo sampai keluarga besar Sanjaya tau akan kelakuan nya , dan yang lebih patap nya Aldo menghamili sepupu istri nya sendiri .


ia juga tak ingin mama nya nanti kesehatan nya akan menurun dan takut akan terjadi apa apa dengan sang mama .


barusan mama risa dan papa Rudi sudah berangkat ke negara tetangga untuk melakukan pengobatan mama risa .


seluruh keluarga besar Sanjaya berkumpul untuk mengantar kan mama risa ke bandara .


tidak ada yang tidak sedih dengan apa yang sedang mama risa alami , tapi semua keluarga besar Sanjaya sangat lah yakin ... mama risa akan segera lekas sembuh dan berkumpul kembali di anggota keluarga Sanjaya .


anggota keluarga masih berkumpul di luar , namun Mila segera kembali ke kamar untuk packing packing barang nya dan barang barang Aldo juga tentu nya atas perintah Aldo Sanjaya , suami Mila yang kaku dan dingin seperti batu es .


ketika Mila sedang berbenah barang barang nya tiba tiba Mila teringat obrolan nya dengan mama risa ketika Aldo sedang pergi ke apartemen nya firman .


" sayang ... jadi lah istri yang baik ... seminggu pertama perhati kan suami kamu ... jika dengan perhatian kamu itu suami kamu itu masih bersikap cuek pada mu ... maka stop ! sebagai wanita kita juga masih memiliki harga diri yang tinggi . laku kan sesu kan hati mu yang penting kamu mesti menjaga diri mu , dan jangan sampai lupa juga , guna kan baju sexy ketika dia di rumah dan buat lah ia jengkel .jangan mudah memaf kan nya meski pun hati mu sudah memaaf kan nya atas semua kesalahan yang pernah ia laku kan terhadap mu " mama risa .


" jadi aku harus menggoda nya gitu mah " tanya Mila dengan polos .

__ADS_1


" ingat sayang menggoda suami itu mendapat pahala sayang " ucap mama risa tersenyum dengan ceria


" berarti mama sering dong menggoda papa , " tanya Mila polos membuat papa Rudi mengepak ngepakan baju nya di koper pun tersedak .


__ADS_2