Terpaksa Menikahi Pria Dingin

Terpaksa Menikahi Pria Dingin
bab 21


__ADS_3

Di tempat lain Reza sedang menjemput Fika ke sekolah dan ia tau kalau beberapa hari lagi Fika akan ulang tahun


Reza berinisiatif untuk memberi kan kejutan kepada Fika dan berniat melamar nya tepat di hari ulang tahun nya nanti


Tetapi ia akan berbicara terlebih dahulu pada ayah dan ibu nya untuk datang dan melamar Fika untuk nya dan di jadi kan seorang istri bagi nya kelak .


Ia sudah siap jika Fika ingin menikah


Dan membiar kan Fika untuk bersekolah .namun jika Fika menolak pun ia juga sudah siap di karena kan ia tidak memaksa akan pernikahan ini . Karena ia sudah yakin akan keputusan yang ia ambil


Tapi di satu sisi ia juga takut bagaimana kalau orang tua Fika tidak menyetujui lamaran dari nya .


Memang sih Fika masih terlihat sangat muda untuk menikah usia Fika pun sama dengan usia Mila tetapi jika orang tua Fika menolak ia akan terima dengan lapang dada dan hati terbuka ia tidak akan membenci sama sekali sama sekali jika orang tua Fika menolak nanti nya .


Sesampai nya di gerbang sekolah Reza melihat seorang gadis yang menuju ke arah nya dan bersalaman dengan nya Reza yang sedang duduk di bangku taman sekolah sambil menunggu Fika datang


Ia sangat terkejut mengapa perempuan ini datang menyapa nya ,


" Hay Reza gimana kabar mu sudah lama kita tidak pernah bertemu lagi " ucap wanita tersebut


" Baik oiya kamu siapa ya mohon maaf kalau aku lupa " ucap Reza bingung karena memang ia tidak mengenali nya


" Hey sudah lupa ternyata kamu ya .


Aku Sashi teman kos kamu waktu tinggal di London itu Lo masak gitu aja lupa gimana nya ku ni " ucap Sashi tersenyum


" Ohw iya iya yang kalau pagi bawel nya kelewatan ya sampai kederangan ke rumah tetangga " ucap Reza tersenyum


" Ihh kamu mah gitu ahh,, mana ada aku kan cuma tukang masak saja kalian aja para lelaki susah kalau bangun pagi , kalau sudah telat ke kampus baru tau rasa aku tinggal ketawa saja melihat kalian kalau sedang terburu buru kadang sarapan pun tidak kalian makan , kayak gak kalian hargai aku di situ " ucap Sashi yang tertawa lepas melihat ekspresi wajah Reza yang bikin gemesin


Tanpa sadar Reza meraih rambut Sashi dan tiba tiba dari arah ke jauhhan Fika datang menghampiri Reza dan melihat apa yang sedang Reza lakukan dengan Sashi itu , ia sangat lah cemburu mengapa Reza berani sekali mengelus rambut wanita lain sementara ia masih resmi menjadi pacar nya


Fika yang tidak tahan melihat apa yang sedang di laku kan Reza Langsung menghampiri nya dan ingin secepat nya mengintrogasi pacar nya yang ganjen itu .


" Ayo kita pulang " ucap Fika ketus


" Tapi apa kamu tidak ingin makan dulu, dan ke Napa kamu tiba tiba ada di sini " ucap Reza menawar kan biasa nya Reza selalu makan siang bersama dengan Fika


" Aku mau pulang , kalau masih mau di situ aku akan pulang pakai taksi saja ,


Tenang saja aku tidak akan bilang ke papa kalau kamu tidak mengantar aku pulang nikmati hari hari mu bersama nya dan jangan pernah kamu datang lagi ke rumah ya ingat itu , maaf aku hanya jadi seorang pengganggu buat mu , aku ngerasa tidak pantas jika nanti nya bersanding di pelaminan nanti nya bersama dengan mu kak " ucap Fika yang sudah tidak tahan dengan Isak tangis nya dan langsung berlari meninggal kan Reza dan Sashi berdua di tempat itu .


sementara Sashi hanya terdiam saja , ia juga tidak tau apa permasalah nya , jadi ia juga tidak membantu nya , karena ia memang benar benar tidak tau apa masalah nya , kenapa perempuan ini marah banget dengan Reza apa hubungan mereka berdua sampai segitu nya


Reza hanya terdiam melihat Fika seperti itu ia tahu kalau Fika sedang marah tidak ada yang bisa membujuk nya kecuali sahabat sahabat nya tapi bagi Reza dia akan membukti kan kalau ia pasti bisa membujuk nya walau pun sebenar nya ia tidak paham apa permasalahan nya dalam semua ini yang membuat Fika pergi meninggal kan nya


Reza belum menyadari letak kesalahan nya di mana ia sudah membuat Fika salah paham dengan nya


" Btw siapa tuh za kenapa dia mrah marah begitu " tanya Sashi serius


" Ohw itu Fika pacar aku si , baru beberapa bulan sih kami jalani hubungan ini " ucap Reza menjawab dengan santai

__ADS_1


" Whatt serius Lo za , gak salah Lo pacaran sama anak SMA gitu, ingat umur mas bro cari lah pacar seusia mu " ucap Sashi sangat terkejut mendengar pengakuan dari Reza itu


" Gak lah nama nya juga cinta , tapi aku yakin aku akan hidup bahagia dengan Fika nanti nya , walau pun umur kami terpaut cukup jauh ." ucap Reza tersenyum menanggapi ucapan Sashi itu .


" Kalau gitu aku permisi dulu ya sas lain waktu kita ngobrol ngobrol lagi ok aku mau jemput Fika dulu ya " ucap Reza tersenyum hangat


" Ok lah kalau perlu curhat save nomor aku ya oke tenang aja aku gak akan baper kok sama kamu " ucap Sashi yang memberi nomor hp nya ke Reza sambil tertawa .


" Baik Bu bos ku , ya gak boleh baper donk kan aku sudah punya pacar " ucap reza membungkuk kan kepala memberi tanda hormat sambil tersenyum


Sashi sangat kecewa ternyata lelaki yang ia cintai dalam diam kini sudah memiliki pasangan yang di bawah dia rata rata


Sashi rela pindah kuliah ke Indonesia untuk mengejar cinta nya terhadap Reza Rahadian, namun ternyata usaha nya itu gagal hanya karena bocil SMA , ia tidak akan tinggal diam , ia akan menghancur kan hubungan Reza dan juga Fika lagi pula sebelum jalur kuning Reza masih milik semua orang.


Reza berusaha dengan susah payah mencari keberadaan Fika yang sedari tadi sedang ia cari


Reza pun menelpon Mila untuk memberi tau dimana tempat biasa nya kalau Fika sedang sedih


Mila dengan senang hati memberi tau dan menyemangati Reza agar Reza bisa membujuk Fika dan tidak menyakiti perasaan Fika lagi , Reza merasa lega ternyata adik nya itu bisa juga di andal kan untuk membantu nya .


Akhir nya Reza berhasil menemu kan Fika yang sedang duduk di bangku taman


Reza membawa es krim vanila kesukaan Fika dan membawa sebuket bunga mawar yang indah untuk sang kekasih .


" Hany maaf kan aku ya kalau aku ada salah , ini aku bawa kan kamu es krim kesukaan kamu dan aku bawa bunga mawar untuk bidadari surga ku yang sangat cantik ini , Uda donk senyum lah aku sedih Lo kalau kamu begini . " ucap Reza yang sedang merayu Fika


Fika mengambil es krim dari tangan Reza dan mengambil bunga mawar dan meletak kan bunga itu di kursi sebelah nya ia hanya diam tidak berbicara apa pun dan tidak menanggapi Reza yang sedari tadi asik mengoceh di samping nya itu sambil memakan es krim yang di bawa kan oleh pacar nya tadi


Fika sangat terkejut akan tingkah Reza ia rasa nya ingin tertawa melihat Reza yang sudah memohon di depan nya itu namun Fika hanya ingin melihat keseriusan Reza saja terhadap nya itu .


Sebenar nya, Fika tidak lah marah pada Reza, apa lagi Fika mengetahui kalau Reza sayang sekali sama dia dan tidak mungkin kalau Reza berselingkuh di belakang nya , ia hanya mengetes seberapa kah sayang nya sih Reza terhadap nya,


Tetapi tadi ketika ia melihat Reza yang menyentuh rambut wanita lain bagi nya rasa sakit di hati nya sangat lah perih sebab itu iya tak bisa lagi untuk membendung air mata nya yang akan mengalir deras ke luar .ia sangat kecewa dengan Reza mengapa Reza bisa melaku kan itu di belakang nya ,


" Hany kenapa kamu pergi begitu saja tadi saat aku memanggil mun " ucap Reza yang masih asik memain kan rambut Fika dan Fika pun tidak menolak nya jika Reza memegang rambut nya itu .


" Tidak ada , apa kamu seperti ini ketika bertemu wanita selalu memain kan rambut nya sudah berapa banyak wanita yang kamu pegang rambut nya " ucap Fika kesal


Reza yang tidak mengerti arah pembicaraan Fika .


" Tidak hanya dengan kamu saja lah aku begini , aku kan sayang sama kamu Hany " ucap Reza mencium rambut Fika


" Tapi itu yang tadi , ah sudah lah tidak penting aku ingin pulang tolong kak antar kan aku pulang kalau tidak mau pun gak apa apa aku akan naik taksi saja " ucap Fika kesal ,


Reza yang sudah tidak tahan dengan celotehan Fika yang tidak ada habis habis nya


Reza mencium bibir Fika


Reza menyerang sang pujaan hati nya dengan ciuman yang memabuk kan itu , laki laki itu semangkin dalam mengeksplor bibir ranum kekasih nya seolah mencari titik ternikmat yang bisa ia raih dan ia rasa kan , agar Fika bisa ia takluk kan , mungkin menurut Reza dengan ia melaku kan ini Fika akan senantiasa memaafkan nya .


lama berkubang dalam kenikmatan , Reza pun segera melepas ciuman nya ia tersadar ia tidak mungkin melewati batas nya ia juga akan menjaga kehormatan kekasih hati nya itu

__ADS_1


" dasar mesum , bukan nya di bujuk kekasih nya malah cari kesempatan dalam kesempitan pokok nya aku marah sama kamu titik , se enak nya aja kamu main cium cium sembarang kamu kira aku perempuan murahan gitu yang bisa kamu cium sesuka hati mu " ucap Fika yang sedari tadi memukuli dada Reza karena kekesalan nya dengan Reza yang melakukan ciuman di tempat umum itu , ia tidak habis pikir kenapa Reza bisa melaku kan itu apa lagi ini di tempat umum .


" maaf ya Hany aku bingun harus gimana lagi buat kamu supaya gak marah sama aku lagi " ucap Reza dengan nada sedih


" ayok kita pulang aku sudah capek " ucap Fika yang masih setia dengan wajah cemberut nya itu


" baik lah Hany ayo kita pulang ya sayang " ucap Reza yang masih senantiasa tersenyum


Fika yang langsung masuk mobil dan tidak menghirau kan celotehan Reza itu , ia merasa sangat lah kesal dengan kekasih nya itu .


" eh eh. Hany " ucap Reza memanggil Fika


" ada apa lagi sih kan kita mau pulang apa kamu gak iklas mengantar kan aku biar aku naik taksi saja kalau kamu tidak mau mengatar kan aku " ucap Fika kesal


" gak tapi sini duduk depan donk masa di belakang gitu , aku kan pacar kamu bukan nya supir kamu " ucap Reza membukakan pintu depan mobil


" hufss dasar bawel banyak kali tingkah nya " udah seenak nya aja main cium cium " ucap Fika bergumam kecil


" yaudah yaudah kemana kita tuan putri " ucap Reza dengan wajah imut nya yang di buat buat


" makan kita mampir ke restoran sebentar ya " ucap Fika yang tersenyum melihat tingkah laku Reza yang merayu nya dari tadi tapi ia masih ingin marah dengan Reza atas perlakuan nya tadi terhadap nya .


" baik lah tuan putri saya akan mengantar kan anda ke tempat dimana anda bisa makan makanan kesukaan anda tuan putri " ucap Reza yang masih senantiasa merayu Fika


setelah mencapai restoran yang di tuju Fika sudah berjalan ke arah restoran dan menunggu Reza yang masih memarkirkan mobil nya


" Hany mau makan apa nih " ucap Reza yang me lihat lihat menu makanan yang ada di restoran mewah ini


" hmm udang saus Padang sama ayam rica rica , minum nya cokalate drink " ucap Fika ke pada pelayan


sementara Reza memesan makanan yang sama di pesan oleh Fika


" Hany maaf kan aku ya atas perlakuan aku tadi dan aku replek Hany , aku tidak bermaksud begitu terhadap kamu " ucap Reza dengan nada memohon


" replek kamu bilang , kamu tadi bosen kan kalau aku ngomong trus maka nya kamu cium aku , bukan pakai izin dulu , ingat ya kak memang sih aku mencintai kakak dan datang banget tetapi kalau kakak begini dengan ku aku jadi merasa ilfil kak , kita masih pacaran Lo kak " ucap Fika kesal


" jadi aku harus gimana lagi sayang , aku akan laku kan apa pun supaya kamu mau maaf kan aku " ucap Reza dengan wajah sedih nya


" terserah kamu aja deh ayo kita makan, hari keliatan nya sudah mau hujan , nanti kamu pulang ke hujanan " ucap Fika yang memulai makan nya


" ya udah kita pulang yuk uda sore nih nanti kamu di cariin papa kamu lagi " ucap Reza


" hemm " ucap Fika hanya berdehem


di dalam perjalanan mereka tidak ada yang berbicara satu sama lain Reza hanya pokus menatap jalan sedang kan Fika hanya pokus melihat ke arah samping


tiba tiba saja hujan turun sangat lh deras waktu mereka sudah sampai di depan rumah Fika


" adu gimana ni. hujan pula " ucap Fika yang bingung mau turun karna hujan cukup lah deras


" ini pakai payung ni kamu turun aja dulu ya " ucap reza yang langsung memarkir kan mobil nya di depan rumah Fika walpun ia rela kalau keluar mobil harus basah asal kan Fika jangan sampai ke hujanan dan akhir nya sakit Reza tidak ingin itu terjadi pada Fika sang kekasih tercinta .

__ADS_1


__ADS_2