Terpaksa Menikahi Pria Dingin

Terpaksa Menikahi Pria Dingin
bab 7


__ADS_3

setelah bersiap siap untuk acara pertemuan Mila pun segera keluar dari kamarnya


menghampiri kedua orang tua nya yang sudah dari tadi menunggu nya


" Bu apa harus sekarang Bu ? Mila belum siap buat menikah Bu , lagi pula. Mila kan masih ingin sekolah. Bu" ucap Mila dengan nada memohon


" iya sayang . kalau pun kamu menikah kamu masih boleh sekolah kok " ucap Irma menenangkan putri nya


sementara Kevin masih saja terdiam


" ayo kita berangkat . jangan kecewa kan ayah ya nak ? ayah tidak suka penolakan " ucap Kevin tegas


" bagaimana aku ingin menerimanya yah sementara aku aja tidak mengenalnya ,


bukanya pernikahan itu adalah dua hati yang saling mencintai sedangkan kami bertemu pun tidak ap lagi mencintai ? ucap Mila yang tidak ingin menginginkan perjodohan ini


***


***


***



ini visual Mila ya ....


" hehehe mohon maaf ya kalau kurang cocok .


karena ini karya pertama aku 😆😆😆


selama di perjalan tidak ada yang berbicara


hanya suara angin yang terdengar


setelah menempuh hampir 2 jam lebih akhirnya mereka sampai di sebuah restoran mewah


mereka akhirnya segera menempati ruangan viv yang sudah di pesan sambil menunggu keluarga Sanjaya


sementara di sebuah rumah mewah keluarga sanjaya mereka sudah bersiap untuk berangkat tinggal menunggu sang putra bersiap


" do lekas lah turun kita dah terlambat nih " ucap Rudi


seorang pria berjalan menuruni anak tangga dengan wajah yang di tekuk dan nampak tidak bersemangat


" ayo " ucap Aldo datar


" ganteng nya anak mama " ucap Risa mencoba menghibur



"visual Aldo ya gaes "


" mah udah gak usa puji puji aku .buat terima


perjodohan ini " ucap Aldo ketus


" udah ayok kita jalan , ingat pesan papa ya syang jangan bikin malu keluarga " ucap Rudi


" iya " ucap Aldo singkat


selama di perjalanan tidak ada yang bersuara hanya suara angin malam yang terdengar


sementara Rudi masih pokus menatap jalanan


sedangkan Risa menatap anaknya dengan rasa bersalah karena sudah maksain kehendak


setelah menempuh jarak 1 jam akhirnya mereka sampai di restoran dan sudah di sambut hangat oleh orang tua Mila


" gimana kabarnya calon besan ini " ucap Risa sedikit tertawa


" baik donk kan mau ketemu menantu ganteng ,


yang kan ganteng " ucap Irma yang melihat Aldo


sementara yang di lihat hnya memaksakn senyuman nya


" huuuuh menyebalkan sekali " ucap Aldo dalam hati


" oiya Ir kenalkan ini putra kami .namanya Aldo "


ucap Risa sambil menepuk bahu Aldo

__ADS_1


" Aldo Tante " ucap Aldo singkat


"hmmm kalian ingin pesan apa lebih baik kita


makan malam dulu " ucap Kevin


" baiklah " oiya dimana menantu ku " tanya Risa


" sedang di toilet paling bentar lagi kembali " ucap Irma


" assalamualaikum semuanya " ucap seorang gadis yang sangat cantik


" waalaikum salam " ucap semua kompak


" ris ini anak aq ris " ucap Irma memperkenalkan


" cantik nya oiya nak siapa nama kamu "


kenalkan dia Aldo anak Tante " ucap Risa


" Mila Tante " ucap Mila sopan


" Perkenalkan ini anak Tante " ucap Risa sambil menepuk bahu putranya


" Aldo " ucap Aldo singkat


" Mila " ucap Mila sambil tersenyum


Setelah membicarakan soal perjodohan yang telah di rencanakan


Ke dua orang tua akhirnya waktu menunjukan pukul 21: 30


" Nak gimana dengan keputusan kalian berdua " ucap Rudi


" aku gak tau pah , aku bingun ,aku juga baru kenal dengan ni cewek .dan aku pun sudah punya kekasih aku gak akan menikahi ni cewek manja " ucap Aldo ketus


" He..cowok gunung es gak usa ngarep kali aku juga gak mau nikah dengan mu " ucap Mila


"Dan Aku juga gak tau Bu .aku kan memang gak mau cepat cepat menikah " ucap Mila


" Sudah kenapa malah kalian yang ribut sendiri . perjodohan ini akan tetap berlangsung " ucap Rudi


Papa memang gak bisa sayang sama aku " ucap Aldo datar


" Karena papa sayang sama mu nak makanya papa pilihkan calon istri buat mu " ucap Rudi


" Tapi gak gini juga caranya pah , aku bisa cari sendiri pah " ucap Aldo


" Pokoknya kami tidak menerima penolakan bulan depan kami akan menikah kan kalian karena kami sudah menjodohkan kalian " ucap rudi


Risa dan Irma yang dari tadi diam dan mendengarkan omongan suaminya akhirnya mereka ikut berbicara


" Tapi mas apa gak terlalu cepat? kita kan harus membuat surat izin sekolah lagi " ucap Risa


" Tenang lah mah semua nya Kevin dan aku sudah urus .


Papa ingin menimang cucu dari anak bungsu kita " ucap Rudi


" Tapi pah .... Belum selesai Risa bicara sudah di potong oleh Rudi


" Tidak ada tapi tapian ,


Kevin , irma ini sudah malam sebaiknya kita pulang . Dan Aldo kamu antarkan Mila pulang ya nak " ucap Rudi


" Kan dia bisa pulang sendri pah kenapa harus ribet sih pah , lagi pula papa sama Mama pulang sama siapa nanti " ucap Aldo


" Tenang papa dan mamamu akan di jemput sopir rumah " ucap Rudi


Selama di perjalanan tidak ada yang berbicara akhirnya Mila membuka suara nya


" hei kau serius ingin menerima perjodohan ini " tanya Mila


" hmmm" hanya berdehem


" Apa kau gak ingin sekolah lagi " tanya Mila lagi


" Hmmm "


" Aku butuh jawaban bukan hanya hmmm...MMM.. apa kau gak bisa berbicara " ucap Mila


Tiba tiba saja mobil berhenti mendadak sehingga kepala Mila terbentur

__ADS_1


" hei cowok gunung es gabisa nya kau bawa mobil ha ... " ucap Mila kesal


" dasar cewek manja , menyerahkan , banyak pertanyaan , kalo kau masih mau bertanya lagi silakan turun dan berjalan kaki pulang ,aku pun baru ketika ayahmu marahin aku , waktu mengantarmu pulang ,padahal aku hanya menolongmu " ucap Aldo kesal


" kau boleh menghina ku , tapi jangan pernah menghina orang tua ku " ucap Mila kesal sambil mencoba turun dari mobil tapi pintu mobil di kunci


" buka pintu ni aku mau pulang naik taksi " ucap Mila


" kau duduk aja diam di situ aku akan antar kau pulang " ucap Aldo


***


***


***


sesampainya mereka dirumah mila


mereka segera masuk bersama menemui orang tua Mila


" assalamualaikum om, Tante " ucap Aldo


" waalaikum salam nak Aldo silakan masuk nak " ucap Kevin


" tidak perlu om lagi pula ini sudah malam. om dan Tante kan harus istirahat .kalo begitu aku pulang ya om? assalamualaikum " ucap Aldo sambil mencium tangan ke dua nya


" Bu , yah , aku ke kamar dulu ya " ucap Mila


" aku akan hubungin sahabat ku untuk masalah


ini mana tau mereka punya solusi " ucap


Mila sambil menelpon para sahabat ny


Tut...Tut....Tut....


akhirnya sambungan Vidio dari Mila di angkat oleh para sahabat nya


" hei Mila. hei gais " ucap Fika antusias


" he juga fik , kenapa wajah mu nampak berseri seri " tanya intan


" hehehe ... orang tua ku akan pulang ke Indonesia " ucap Fika senang


" bagus donk " ucap Nadira


" oiya gais ada yang mau aku ceritain ini "


ucap Mila gugup


" apa mil " tanya ke empat sahabatnya kompak


" cerita donk mil jangan bikin kami khawatir ."


ucap Jesi


Mila pun akhirnya berniat untuk menceritakan


semua kepada sahabatnya


tapi Mila takut akan buat sahabat nya


terkejut karena ia akan menikah


sebelum Mila ingin menceritakan nya kepada para sahabat nya tetapi di udahi oleh Jesi


" mil gimana kalo besok aja . aku Uda ngantuk berat ni " ucap Jesi yang memang dari tadi sudah menguap


akhirnya mereka menyudahi panggilan Vidio


dengan para sahabat nya


maaf ya reaads kalo masih ada yang kurang


karena ini memang karya pertama aku


kalau memang ada yang kurang komentar aja


mudah mudahan aku bisa perbaiki


terimakasih ya

__ADS_1


__ADS_2