
Reza benar benar ingin menangis melihat tampilan istri nya ia merasa sangat lah menyesal tidak bisa tiba lebih awal untuk menolong istri nya yang sedang hamil itu .
" apa dia menyakiti mu sayang " ucap Reza bertanya ?
Fika hanya menjawab dengan anggukan saja
" Fika " seru Reza seraya menghambur ke arah istri nya .
secepat kilat pria itu menangkap tubuh istri nya , sebelum membentur lantai .ia mendekat tubuh mungil itu erat erat .seakan memindah kan gaeluruh badan itu ke pundak nya seharus nya iayang di laku kan seperti ini bujan nya gadis polos yang tidak tau apa apa ini .
" maaf kan aku .... maaf kan aku , Fika " gumam Reza dengan suara yang tercekat di tenggorokan nya .ia bisa melihat bulir bening yang menetes dari sudut mata istri nya yang terpejam , dan itu membuat dada nya terasa sangat lah sakit sesak sampai ia hampir kehabisan nafas .
Deri , psikopat gila yang menculik istri nya itu merekam dan mengirim kan siaran langsung ke pada keluarga besar Rahardian dan juga keluarga besar Nugroho . jatung Reza hampir meledak ketika melihat Deri berada di atas tubuh istri nya itu .rasa nya ia benar benar sudah hampir gila melihat baj*Ngan itu mecumbu dan menyentuh tubuh istri nya dengan sangat kurang ajar sungguh lah membuat Reza ingin sekali mencabik cabik tubuh pria pria itu yang telah menodai istri nya itu .untung lah ia di bantu oleh Aldo dan juga Bagas beserta pasukan khusus keluarga Sanjaya grub dan keluarga Nugroho .
Reza memindah kan tubuh Kirana yang penuh dengan luka ke atas ranjang , ia segera
melepas kan jas nya dan membukus tubuh istri nya dengan sangat lah hati hati .dengan sangat lembut pria itu mengang Kat tubuh istri nya dengan sangat lembut pria itu kembali mengangkat tubuh istri nya dengan langkah panjang menuju ke arah pintu
Nadin menyerbu ke dalam dengan pistol teracung , tetapi berhenti tiba tiba di depan pintu . tubuh gadis itu menegang melihat penampilan Fika yang begitu berantah kan dalam pelukan rezav, lebam di wajah dan pundak , darah mengering di ujung baju dan kaki , benar benar terlihat sangat lah kacau ,ia juga melihat perlakuan Deri dalam siaran langsung tadi .
" siap kan mobil , antar tuan dan nyonya ke rumah sakit segera . perintah Nadin melalui walkie talkie , pelupuk mata nya mengembun ketika melihat pria yang biasa nya kuat dan tegar itu menahan tangis sambil memeluk istri nya , Nadin adalah pengawal pribadi Fika yang dintugas kan di luar kota namun kalau ada terjadi apa apa dengan Fika ia akan segera turun untuk menyelamat kan majikan nya itu , dan ia juga adalah pemimpin ketua para pengawal pengawal pribadi perusahaan Cahya Nugroho .ia juga telah mengenal detail tentang Reza dan seluruh anggota keluarga nya , sampai ia juga mengetahui semua sikap dan sipat yang Reza miliki .
ia bisa melihat cinta yang tulus dari tatapan Reza pada nona Fika sebagai prajurit yang telah terlatih . ia sudah terbiasa menahan emosi ,baik itu amarah , ketakutan atau pun ke pedulian namun kali ini pemandangan di depan mata nya , sungguh sangat lah membuat hati nya tersentuh .
" Nadin , kenapa kamu di sini bukan kah kamu sedang di tugas kan oleh papa di luar kota " ucap Fika yang mengenali kalau ada pengawal pribadi nya di sini.
" saya ke mari atas printah dari tuan , dan sudah kewajiban saya sebagai pengawal pribadi nona harus nya melindungi nona ke mana pun nona akan pergi nanti nya ." ucap Nadin menjelas kan .
" Anda pulang lah tuan , saya pasti kan bedeb*h ini akan membusuk di dalam penjara " kata Nadin ketika Reza melewati nya ...
__ADS_1
" ingat Nadin , pasti kan dia menderita seumur hidup " desis Reza sambil mengatupkan rahang nya dengan kuat, kalau bukan karena kondisi Fika saat ini , ia sendiri lah yang akan menyeret tubuh para pria pria yang sudah berani menodai istri nya , dan melempar kan nya ke balik jeruji besi .itu juga kalau ia tidak gelap mata dan menghancur kan kepala Jahan*m itu sendiri .
Nadin mengangguk "baik , Anda jangan terlalu khawatir , cepat lah antar nyonya ke rumah sakit , biar saya yang mengurus semua ini " jawab nya dan lalu masuk berjongkok di sisi Deri , penampilan pria itu lebih mengenas kan di banding kan dengan Fika . seperti nya majikan perempuan nya itu benar benar lepas kendali . kursi yang di pakai untuk memukuli Deri sampai hancur berkeping keping .
Nadin bergidik ngeri , tidak mampu membayang kan amarah sebesar apa yang mampu memicu kekuatan sebesar itu .
ia mengendar kan pemandangan dan melihat kekacauan yang telah terjadi di ruangan tersebut . darah telah bercecer di mana mana , mayat mayat telah tergeletak dengan lubang di kepala dan dada akibat tembak kan , bau amis dan anyir bercampur dengan bubuk mesiu .
tatapan Nadin kemudian berhenti pada wajah Deri yang hampir hampir tidak bisa di kenali . sebuah serpihan kayu telah nancap di sudut kanan pria itu .menembus masuk dari pelipis mata , Nadin bergidik ngeri melihat nya tapak nya rahang Deri bergeser .lalu tempurung lutut nya yang hancur itu .darah yang ber warna ke hitaman telah menggumpal di lantai .kental dan lengket , ia meletak kan jari di leher pria itu dan memeriksa denyut nadi nya .
masih ada detak jantung pria ini walau pun terasa sangat lah pelan terdengar .
" kau seharus nya pantas mendapat kan nya , brengs*k !" umpat gadis itu sembari meludahi ke samping ketika mendengar Deri mengerang tanpa tenaga , ia menoleh ketika mendengar suara langkah kaki berderap ke arah nya .
sepasuk kan pria bersenjata berhenti di dekat nya dan melapor " area clear bos " ucap para pengawal itu .
" bagus , beres kan kekacauan ini ! saya tidak ingin melihat kekacauan ini lagi , periksa semua barang dan cari petunjuk ", perintah Nadin seraya berdiri , " oh , abai kan pria brengs*k ini tidak perlu membawa nya ke rumah sakit terburu buru " ucap Nadin memerintah para pengawal nya .
" aku tidak perlu menjawab pertanyaan tidak masuk akal mu itu , untuk apa kamu tau lagi pula sekarang kau tidak akan berbuat apa apa " ucap Nadin tertawa sambil meludah tepat di wajah Deri .
" sial , berani nya kau gadis busuk " ucap Deri dengan penuh emosi .
" apa kau kata , aku tidak salah dengar bukan , gadis busuk , tidak apa apa yang terpenting kau tidak akan bisa melihat matahari kembali " ucap Nadin tertawa .
" lepas kan aku gadis busuk ,pengawal , pengawal cepat singkir kan gadis busuk ini dari dalam hadapan ku " ucap Deri memerintah para pengawal nya namun satu orang tidak terlihat .
" mana pengawal mu , tidak ada bukan jadi jangan asal ngomong aja kau .
para pengawal itu segera melakukan apa yang telah di perintah kan oleh Nadin beberapa orang telah mensekusi mayat sisa
__ADS_1
nya menggeledah semua ruangan membongkar lemari dan memeriksa di setiap penjuru .
Nadin memicing ketika melihat sebuah ponsel tersembul dari jas yang tergeletak di dekat Deri , ia menunduk dan segera mengambil benda pipih itu ,lalu melihat Deri dan ponsel di tangan nya secara bergantian .
seperti nya benda ini milik nya pikir nya dengan jelas .
gadis itu segera menekan tombol di sisi kanan atas ponsel hinggga layar nya menyala , otorisasai mengguna kan kunci sidik jari , Nadin segera membersih kan darah di ibu jari Deri , lalu menempel kan nya ke ponsel yang masih menyala .
berhasil , kunci dengan sendiri nya terbuka , dengan cepat gadis itu membuka riwayat panggilan dan memeriksa nomor terahir .
yang terhubung ke ponsel di tangan nya sebuah nomor telpon tanpa nama , dengan sigap ia mengeluar kan sebuah alat pelacak dari dalam back pack lalu melaku kan panggilan dengan menyentuh bulatan hijau pada ponsel jatung nya bertalu ketika nada sambung nyaring di telinga nya .
" sudah ku takkan berulang kali jangan menghubungi ku terlebih dahulu " ujar seorang wanita dari seberang sana " oh . ngomong ngomong apa kah ide ku berhasil ? kau mendapat kan nya bukan dengan cara gratis dan cuma cuma " ucap gadis dari balik telpon itu sambil tertawa sementara Nadin hanya terdiam saja untuk menyimak apa yang ingin gadis itu kata kan terhadap Deri , mana tau ia bisa mendapat kan sebuah pentujuk tentang penyebab Deri dan juga jiro melaku kan hal ini pada majikan nya yang sedang hamil itu .ia sungguh sangat lah kasian , melihat keadaan Fika yang sangat memprihatin kan itu . ia berjanji dalam hati akan menjaga Fika dan seluruh anggota keluarga Nugroho , karena ia sangat lah berhutang Budi ke pada bapak heru karena telah membantu membiayai rumah sakit orang tua nya , dan juga bersedia membiayai Nadin hingga ia belajar dektektip ke luar negeri untuk menjadi keamanan keluarga Nugroho .
suara wanita yang sangat lah lembut dan merdu itu entah mengapa menyakiti telinga Nadin .tanpa sadar ia menggengam ponsel di tangan nya terlalu kuat hingga urat urat di punggung tangan nya menonjol .ia sungguh tidak pernah menyangka ada seseorang yang memberi kan ide itu untuk memperk**a sesama wanita yang lain mata Nadin menatap nyalang pada pemindai yang sedang mencari di mana pemancar yang mengirim kan gelombang sinyal telpon dari lawan bicara nya ini ,ia hanya harus bersabar mengukur waktu agar pemancar nya dapat di temu kan dengan jelas .lalu setelah itu .
"hei , apa kau mendengar kan ku Deri sayang ?;kenapa harus diam saja ? apa sentuhan sepupu ku itu membuat mu puas ? dia atau aku yang lebih pandai memuas kan mu ? tanya nya lalu terkekeh kekeh .
Nadin bergeming , namun Deri nafas nya serasa memburu , rupanya siapa pun wanita yang menjijik kan di ujung telpon sana lebih menjijik kan dari pada yang ia bayang kan .
" tunggu apa kau bukan kekasih ku Deri ? ucap wanita tersebut mulai curiga .
" dia sudah hampir mati dan tidak berdaya lagi " jawab Nadin dengan nada suara sedingin es ." masih ingin kamu untuk memuas kan nya " ucap Nadin seraya bertanya pada wanita yang ada di balik telpon sana .
Nadin masih berpikir siapa dalang di balik semua ini di karena kan setau Nadin sepupu Fika ada empat orang cewek dan tiga orang cowok namun ia masih binggung siapa yang di maksud dengan Fika tersebut .ia harus segera memecah kan permasalahan ini dan harus segera bertindak cepat untuk menyelamat kan keluarga besar Nugroho . ia tidak ingin terjadi apa apa pada majikan nya itu karena majikan nya itu sekarang dalam keadaan mengandung dan anak yang pertama bagi nya , Nadin sungguh sangat lah bersalah tidak bisa cepat menyelamat kan Fika dan ia sangat lah yakin jika Fika sekarang pasti sangat terima dengan kejadian yang baru ia alami ,
setau Nadin Fika adalah wanita yang sangat di manja oleh keluarga Nugroho dan wanita yang murah hati nya dan cantik . Reza sangat lah beruntung bisa mendapat kan Fika dan meperistri nya karena ia sangat tau perjuangan Fika untuk mendapat kan kasih sayang dari Reza sewaktu SMP , ia sampai rela menyatah kan perasaan cintai nya terhadap reza di hadapan para teman teman nya dan juga guru nya , walau pun cinta Fika di tolak dan Reza sempat menjalin hubungan asmara dengan teman sekelas nya agar Fika bisa melupah kan nya , namun Fika tidak semudah itu untuk menyerah ia terus berusaha memperjuang kan cinta nya walau pun bertepuk sebelah tangan , namun akhir nya ia sangat bahagia di karena kan impian nya untuk menjadi istri dari seorang Reza Rahadian tercapai sudah .
mohon maaf ya readers baru bisa update dan jangan lupa like , coment dan vote nya readers
__ADS_1
agar supaya author bersemangat untuk menulis dan melanjut kan cerita ini .
mungkin kita membahas beberapa bab ke depan mengenai tentang Fika , namun jangan khawatir 😊 kita akan membuat kembali cerita Aldo dan Mila ....