Terpaksa Menikahi Pria Dingin

Terpaksa Menikahi Pria Dingin
bab 16


__ADS_3

pernikahan yang tinggal menghitung hari bahkan tinggal sebentar lagi waktu buat Mila untuk menjadi seorang pelajar ia akan segera menjadi seorang istri dari anak kolongmerat yang kaya raya itu dan terkenal di seluruh Indonesia bahkan dunia itu .


walau pun ia terpaksa menikah dengan Aldo tanpa di dasari rasa cinta ia tidak ingin mengecewa kan orang tua untuk menolak pernikahan ini , namun ia berpikir apa mungkin ini semua adalah takdir nya yang harus menikah muda .


sementara di kediaman Mila suda banyak tetangga yang ingin membantu mempersiap kan segala keperluan dalam acara resepsi pernikahan mila dan Aldo nanti nya rumah Mila pun sudah terlihat ramai dan di penuhi para tetangga yang siap membantu segala keperluan yang di butuh kan untuk acara resepsi dan untuk masak masak nya .


" Bu, Mila berangkat ke sekolah dulu ya Bu " ucap Mila sambil mencium tangan ibu nya tetapi ketika Mila hendak pergi ibu Mila memberi tau kalau Mila tidak di perboleh kan keluar rumah karena sebentar lagi mereka akan menikah dan dilarang untuk keluar rumah dan di larang untuk berpergian apa lagi pernikahan Mila dan Aldo sudah cukup dekat sekali , seharus nya Mila bersiap siap di rumah atau beristirahat untuk menyambut pernikahan nya nanti bukan malah mau keluar rumah atau pun ingin berangkat ke sekolah .


" jangan sekolah dulu nak ibu sudah tulis surat izin pada guru mu untuk tidak bersekolah dulu beberapa hari ini karena pernikahan mu kan akan berlangsung . " ucap Irma memberi tau


" tapi kan Bu kenapa ibu tidak bilang sama aku kalau aku tidak masuk sekolah ini hari sih Bu " tanya Mila penasaran


" kan acara resepsi pernikahan mu 2 hari lagi jadi kita harus mempersiap kan segala kebutuhan untuk acara agar tidak kerepotan nak termasuk undangan undangan untuk keluarga dan untuk keluarga nak Aldo pokok nya jangan sampai nanti ketika keluarga nak Aldo dan tamu tamu undangan nya kecewa melihat pesta yang kita ada kan tidak maksimal nak ." ucap Irma


" harus ya Bu 2 hari lagi , Mila kan masih muda Bu apa gak sebaik nya menunggu lulus dulu Bu , kan kalau sudah lulus Mila bisa mendapat kan izazah SMA Mila Bu dan bisa mencari kerja nanti nya Bu membantu keuangan suami Mila " ucap Mila sedih


" tidak bisa nak lagi pula undangan kan sudah di sebar jadi mau tidak mau kamu menang harus menikah dengan Aldo, tidak ada membantah lagi ya nak pokok nya kamu harus turutin ibu dan ayah ini juga demi kebaikan mu " ucap Irma menasehati putri nya


akhir nya Mila pun pasrah akan keadaan nya yang sekarang dan ia tidak bisa berbuat apa apa kecuali hanya berdoa dan menerima Aldo sebagai imam nya kelak


memang pernikahan yang akan di lakukan tidak di dasari dengan cinta dan kasih sayang , namun ia harus bisa kuat dan tegar demi ke dua orang tua nya itu .


" hmm apa aku hubungi teman teman aku ya bosen deh rasa nya di rumah begini terus " ucap Mila dalam hati


Tut...Tut...Tut...


" hufff mungkin mereka masih jam belajar , lebih baik aku bantu ibu masak aja deh timbang bosen kan , apa aku kabur aja ya , tapi kalau aku kabur nanti nya ibu pasti marah dengan ku , bagaimana ya cara nya agar tidak kena marah dengan ibu " ucap Mila pada diri nya sendiri


***


***


***


***


di sebuah taman tiga orang pria sedang berjaga jaga dan memasti kan target mereka akan lewat areal taman yang sudah sejak dari tadi mereka intai tetapi mereka bingung kenapa sampai sekarang target nya belum juga datang ,

__ADS_1


" gimana ni bos Uda tengah hari ni tapi tetap aja target kita belum juga keluar kan , kalau begini cara nya bagaimana kita bisa melaku kan tugas kita dengan baik bos " ucap pria pertama merasa bosan menunggu kedatangan sang target yang akan menjadi sasaran mereka kali ini .


" sabar saja ini kan sudah waktu jam sekolah ,mungkin sebentar lagi dia akan muncul tunggu lah beberapa jam lagi kita pasti akan menemu kan nya kok tenang lah kalian , kalian seperti bukan preman saja " ucap kepala preman tersebut


" gimana kalau kita telpon bos besar aja tanya gimana kondisi nya ini ,atau kita langsung ke sekolah nya saja gimana bos untuk menculik dia di sana bis dari pada kita menunggu dia di sini panas panas begini bos . " ucap pria kedua


" jangan Gilak lah kalian ini , ini waktu pulang sekolah bos besar dan tidak mungkin kita mengganggu nya di saat dia sedang pulang sekolah " ucap kepala preman dengan tegas ke pada bawahan nya itu mereka terlalu ceroboh dalam mengambil tindak kan yang mereka laku kan .


setelah menunggu begitu lama akhir nya mereka memutus kan untuk menyudahi pengintaian di karena kan tidak menemu kan hasil yang memuas kan .


" sudah kita pulang besok kita kemari lagi karena hari pernikahan bos besar sebentar lagi ,jangan sampai gadis itu berhasil menikah dengan bos besar kita , kalau sampai gadis itu menikah dengan bos habis sudah kita pasti imbalan kita berkurang namun kalau kita berhasil menculik gadis itu , bos akan melipat ganda kan imbalan kita , Uda gitu kita dapat lagi bonus gadis cantik yang bisa memuas kan kita semua " ucap kepala preman dengan tegas dan percaya diri dengan keputusan nya itu .


hari hari telah di lewati Mila hanya dengan di rumah seharian membantu ibu nya memasak dan Merapi kan barang barang serta membantu mempersiap kan semua resepsi pernikahan nya itu ,


hari yang sangat di tunggu tunggu bagi setiap pasangan hidup yang sedang ingin menikah


hari ini adalah hari ber bahagia bagi pasangan pengantin baru.


namun tidak dengan Mila , hari ini adalah hari di mana ia sangat lah sedih dan kecewa , kenapa ia tidak bisa mendapat kan kebahagian nya itu .


Pagi yang sangat cerah dimana semua persiapan acara pernikahan telah di siap kan secara keseluruhan dimana semua nya telah di atur oleh kedua orang tua dari pengantin pria dan pengantin wanita tersebut .


Sementara di ruang tamu sudah banyak tamu hadir untuk menyaksi kan acara izab Qabul yang akan di selenggarakan pada saat jam 09 : 30 pagi .mereka masih menunggu kedatangan menpekai pria .


Semua tamu nampak antusias menyambut kedatangan pengantin pria dari keluarga kolongmerat yang sangat di segani oleh seluruh masyarakat dan di hormati oleh semua perusahaan lain , dan mereka juga adalah salah satu donatur terbaik di panti asuhan jadi mereka juga tidak malu untuk mengundang seluruh anak panti dan para pengurus nya untuk hadir dan mendoa kan kelangsungan pernikahan Aldo dan Mila yang akan di selenggara kan pagi hari ini .


Sementara di dalam kamar pengantin yang sangat indah dan kamar itu di rias se indah mungkin supaya pengantin akan terlihat lebih nyaman nanti nya saat mengguna kan kamar pengantin tersebut.


Seorang gadis yang sangat cantik yang telah di rias oleh dua orang perias make up yang sangat terkenal di kota istana negara Jakarta pusat .


" Jangan menangis nona nanti make up nona luntur Lo , tersenyum saja karena hari ini kan hari bahagia nona , saya mengerti kalau pengantin itu grogi dan gak siap untuk meningal kan keluarga besar nya dan harus tinggal di rumah mertua kita " ucap sang prias yang sedari tadi Masi setia mengelap air mata yang terus menetes dari bola mata nona muda nya itu


Sementara yang di ajak bicara tak bergeming sedikit pun dan Masi terus saja menangis tanpa henti nya


Memikir kan bagaimana bisa ia hidup dengan seorang pria yang tidak ia cintai selama ini dan menyandang setatus baru menjadi istri dari anak kolongmerat yang sangat di segani oleh semua orang tersebut dan menjadi istri pemuda sombong itu .


" Nona ,, kenapa saya perhati kan dari tadi terus menangis dan seperti tidak bahagia dalam pernikahan ini nona ada apa " ucap sang prias itu bertanya pada nona muda nya itu .

__ADS_1


" Hei jaga ucapan mu itu kau sudah berbicara tidak sopan terhadap nona jika nyonya dan tuan tau habis lah kau " ucap sang prias lain


" Aku kan hanya mengutara kan pendapat saja , bahkan nona pun tidak merasa tersinggung kok dengan ucapan ku ini " ucap sang prias berusaha membela ucapan nya tadi .


" Bisa kah kalian tidak bertengkar, saya pusing melihat kalian bertengkar seperti ini " ucap sang wanita itu


" Maafkan kami nona kami salah nona " ucap sang prias sambil memohon maaf


Waktu yang sudah di tunggu tunggu akhir nya tiba juga di mana pengantin pria hadir bersama keluarga dan para orang tua nya


Bahkan para rekan kerja sudah


Antusias dan tidak sabar menanti kan


Acara resepsi pernikahan kolongmerat terbesar di negara ini


Dari arah kejauhan tampak seorang gadis yang sedang berjalan bersama dengan oran tua nya dan para teman teman gadis tersebut gadis itu terus menunduk saja


Pria tersebut melihat memandangi dari arah tangga saat gadis itu berjalan menuju diri nya untuk melakukan ritual izab Qabul yang di mana penghulu sudah menunggu nya


" Bagaimana untuk pengantin pria dan pengantin wanita apa kah sudah siap " ucap sang pengulu bertanya ke pada ke dua pengantin tersebut .


Pasangan pengantin tidak ada yang menjawab hanya anggukan yang di arti kan setuju


" Jes gue kasian deh sama Mila " ucap intan sedih


" Iya dia pasti tidak bahagia menikah ini , dia kan masih banyak impian yang blm dia dapat kan aku gak mau deh kalau harus menikah muda seperti Mila nanti nya " ucap Jesi sedih


" Sudah jangan berisik , kalian menggosip saja terus " ucap Reza memberi tau


" Baik kak " ucap yang lain kompak


Pengulu menjabat tangan Aldo dan mengucap kan izab Qabul dan langsung di jawab oleh aldo dengan lantang dan tegas


Setelah kata sah terdengar


Rasanya di dalam hati Mila bagai tersambar petir sekarang status dia sudah berubah dia bukan lah seorang pelajar lagi melain kan seorang istri yang harus patuh terhadap suami nya dan harus menjalani hidup bersama sama dan harus melewati rumah tangga yang sangat rumit apa lagi Mila seorang pelajar dan masih terlihat cukup mudah sekali untuk menikah

__ADS_1


__ADS_2