
Aldo sanfat lah berharap bisa menekan Mila dan patuh kepada nya .apa lagi posisi Mila saat ini yang hanya mengenakan bikini setelah luluran bersama dengan Jihan .sebenar nya bukan setelah luluran sih , baru luluran di atas ranjang Aldo datang dan malah mengusir Jihan pergi .padahal rencana mereka tadi gantian luluran .
" mas pless deh keluar dulu ...." rengek Mila pada Aldo .
" siapa yang izinin kamu luluran di atas ranjang saya , hah " Aldo berucap yang masih tidak bisa santai , sambil menutup hidung nya karena bau bunga melati yang amat semerbak itu .
mila memang sengaja mengguna kan lulur dengan aroma bunga melati setelah tau aldo yang tidak menyukai nya .
jadi sebagai istri yang masih jauh dari kata Soleha dia sengaja buat Aldo marah .
" oh gak mau keluar ya ", mau menemani aku beresin tempat tidur kita ya " ucap Mila .
Mila melempar ke sembarang tempat selimut nya ke sembarang arah membuat tubuh nya yang putih , mulus dan seksi terekspose begitu saja .
Aldo segera membuang pandangan nya dia segera mengambil kunci mobil dan juga ponsel nya .bukan nya tujuan nya ke kamar untuk mengambil dua barang itu sebelum pergi menemui firman untuk pergi dan menenangkan pikiran nya .
telat !
Mila sudah mengunci pintu kamar nya dan menggenggam nya dengan erat .
" mana kunci nya "? tanya Aldo yang masih enggan menatap Mila .
" kunci nya ' kenapa emang nya ? bukan nya mas tadi yang gak mau keluar dan mau menemani ku membersikan kamar ayo lah temeni aku beresin kamar mas "? tanya mila memain kan jari nya di dada Aldo .
" Anjayyyy ....dapat keberanian dari mana gue sampai berlagak gini kaya wanita malam . eh ide Jihan emang benar benar gila deh "! batin Mila
" singkir kan tangan kamu itu " ucap Aldo setengah berteriak , Aldo masih mencoba menetral kan logika nya itu meskipun saat ini ia juga tergoda dengan tubuh Mila .
" kenapa ?" tanya Mila polos
" ingat jangan pernah berpikir dan untuk menggoda ku ! bagi ku kamu hanya anak kecil yang tidak jauh dari Jihan kalian berdua itu hanya anak kecil " ucapan Aldo benar benar menyinggung banget hati Mila .
harga diri seorang Mila lagi lagi telah di rendah kan , karena baru kali ini ada seorang lelaki yang menolak nya .lelaki itu tidak lain adalah suami nya sendiri .
padahal di luar sana banyak teman SMA nya bahkan mahasiswa mahasiswa yang yang kampus nya tidak begitu jauh dari sekolah nya pun mengejar ngejar nya .
__ADS_1
" STOP MENGATAKAN KU ANAK KECIL " teriak Mila menatap tajam pada Aldo .
" apa sebenar nya mau kamu ha , " tanya Aldo yang kini menunduk kan wajah nya pada wajah Mila karena tinggi Mila sepundak Aldo eh salah pokus Aldo kini justru pada dada Mila .
" kita lakukan hubungan suami istri , sekarang aku sudah siap melaku kan nya " ucap Mila lantang ia cuman ingin menjadi istri yang sempurna di mata Aldo dan berniat mengandung anak dari nya , namun ia masih sedikit ragu untuk itu makanya ia sewaktu menikah dengan Aldo sudah meminum pil penunda kehamilan agar ia tidak ingin mengandung anak dari Aldo karena ia sangat lah membenci nya . tetapi setelah mendengar kabar dari mama mertua nya kalo mama mertua nya muntah nya untuk memberikan mereka cucu segera , tapi dalam hati nya masih tidak bisa menjalani status nya .
meski pun suara nya lantang Aldo dapat menangkap kegugupan Mila .jantung Mila berdegup dengan kencang.
Aldo tersenyum dengan sinis .
" jangan pernah mimpi bagi ku kamu hanya anak kecil , fokus saja lah dengan sekolah mu ! besok kamu sudah mulai masuk sekolah kan ? jangan belagak seperti wanita murahan ? oke . ingat hanya keingin nan ku saja aku baru mau menyentuh mu paham " ucap Aldo tegas
JEDAR
wanita murahan ?
kunci kamar dalam genggaman Mila itu pun jatuh ke lantai ..penghinaan yang sangat luar biasa hingga masuk ke lubuk hati Mila yang terdalam .
hiks ... hiks ... hiks ...
Aldo mengambil kunci kamar yang jatuh itu , meski pun ia sempat melihat paha mulus mulus Mila .Aldo sebenar nya sudah panas dinging menahan gairah yang sangat besar rasa rasa nya ia ingin melahap Mila saat ini juga .
" bersih kan kamar nya saya mau keluar jangan sampai saya pulang nanti kamar ini belum bersih ya saya akan semangkin marah dengan mu nanti nya , " kata Aldo datar dan menutup pintu kamar nya
setelah Aldo keluar , air mata Mila akhir nya lolos juga .jika tidak mengingat permintaan mama risa dan ide gila Jihan , Mila ogah berpenampilan seperti ini di depan Aldo seperti ini .
kini Aldo dalam perjalanan menuju apartemen firman , kata kata kasar yang Aldo layang kan pada Mila nyata nya membuat hati kecil Aldo tidak tenang .Aldo sadar kata kata nya sudah lah keterlaluan tapi , menahan gejolak agar tidak tergoda oleh Mila bukan lah hal yang mudah .Aldo adalah seorang lelaki normal.
dia sadar hati nya masih untuk ajora , Aldo tidak ingin menyakiti perasaan Mila lebih mumpung belum ada perasaan apa apa di antara mereka , Aldo memilih untuk menjaga jarak .
sesampai nya di apartemen firman Aldo segera memarkir kan kedaraan nya .
" Pina .... " panggil Aldo yang hendak memasuki apartemen firman .
" pak Aldo " kata Pina , binar bahagia terlukis di wajah nya.
__ADS_1
" sedang apa kamu disini hah kenapa kamu tiba tiba ada di sini di apartemen nya firman " ucap Aldo tegas
" ya aku cuman ingin menanya kan mu pada firman karena sudah beberapa Minggu ini kamu kan tidak datang menemui ku , bahkan di kantor kamu pun jarang masuk kerja aku kan khawatir dengan mu " ucap Pina
" jadi emang nya apa masalah nya sama aku kenapa kamu tanya begitu sama aku " ucap Aldo bingung dengan sikap Pina saat ini
" kamu tega , aku ke mari untuk memberi tau kalo aku sudah terlambat datang bulan , dan kemaren aku periksa ke dokter kalau aku sudah hamil 3 Minggu , makanya aku mencari kamu untuk mengabar kan nya ,kalau aku hamil anak kamu " ucap Pina lagi
" maksud kamu apa , kamu jangan Ngada Ngada kalo ngomong tuh ya , lagi pula bukan aku aja yang tidur sama mu . apa lagi kau kan seorang wanita malam , aku gak percaya kalau anak itu adalah anak ku kan bisa aja kalau anak itu anak itu anak orang lain " ucap Aldo sinis
" pokok nya aku tidak mau tau kamu harus nikahi aku , dan harus bertanggung jawab atas apa yang kamu laku kan terhadap ku , kan kamu juga yang telah mengambil kesucian ku dan semenjak itu aku juga tidak pernah tidur dengan siapa pun,
kan kamu sendiri yang bilang sama firman kalo aku tidak boleh tidur dengan siapa pun termasuk kamu kan " ucap Pina yang sudah menangis
" kira mu aku percaya hah , kau wanita murahan dan hanya memampaat kan ku kan aku tau kamu itu wanita murahan yang menjual harga diri mu sendiri " ucap Aldo dengan sombong nya
" jadi kau mau berapa emang nya " ucap Aldo mengeluar kan uang dan melempar kan nya tepat di wajah Pina
" aku tidak butuh uang mu , aku hanya butuh perhatian dan tanggung jawab mu saja itu saja tidak lebih dari ku , dan menerima ku sebagai istri mu itu saja sudah cukup bagi ku " ucap Pina
" kamu kan tau kalau aku sudah menikah dan aku tidak mungkin menikahi mu lagi , paham kan apa maksud ku lagi pula kamu juga tau kan siapa wanita yang aku nikahi , istri ku itu ia lah kakak mu sendiri " ucap Aldo
" tapi gimana nasib anak ku ini pak " ucap Pina menangis
Aldo yang tidak memperduli kan Pina akhir nya masuk ke apartemen firman dan meninggal kan Pina sendiri .
sementara Pina mengikuti Aldo untuk masuk juga ke apartemen firman .
" lama amat si pin ... gue kan ".... ucap firman kikuk melihat disana juga ada Aldo
" gue kan apa ?" tanya Aldo .
" lah kok kalian barengan ? jangan bilang kalian janjian "? selidik firman
" gak sengaja tadi ketemu di luar kata nya pika ingin bertemu dengan mu ". jawab Aldo metode dingin melenggang masuk ke apartemen firman .
__ADS_1
" ****** lu ya ... belum gue suruh masuk udah masuk aja , dasar tamu gak sopan ". umpat firman yang melirik firman