
Mereka akhirnya berangkat menuju bandara karena hari semangkin sore takut kak Reza menunggu
Berselang beberapa jam akhirnya mereka sampai di bandara tempat pada jam 16 : 20
Mereka akhirnya menusuri bandara sambil sekali kali menelpon kakaknya
Tring..Ting..tring..
" Gais aku angkat telpon dulu ya " ucap Mila sambil mengangkat hp nya
" Assalamualaikum KK . KK dimana sekarang aku sudah sampai di bandara ni " ucap Mila
" Waalaikum salam dx ini lagi di kantin lagi makan. KK tadi telpon supaya kamu jemput KK. " Ucap sang kakak
" Ohw gitu ya kk ya Uda aku tunggu di depan bandara ya " ucap Mila
" Baiklah .oiya mil gadis kecil KK ikutya gak sama kamu " tanya sang kakak penasaran
" Gadis kecil maksyud nya kk " ucap Mila bingung
" Gak ada lupain aja .ok KK jalan kesana ya " ucap sang KK sambil matikan telpon nya
" KK Reza dimana apa dia sudah sampai mil " tanya Fika penasaran
" Hmmm yang mau ketemu gebetan .senyum senyum sendiri " ucap Jesi menggoda
" Diam kau Jes gak usah ikut campur " ucap Fika kesal
" Oiya nanti kalo ketemu kak Reza gue mau bilang deh . Kalau Fika merindukan kak Reza setiap malam "
Ucap Nadira menggoda Fika
"Jangan gitu lah ra. gue malu kalau kak Reza tahu kalau sampai gue merindukan dia secara diam diam" ucap Fika malu
" Fika kamu berisik sekali nggak kurestui jadi kakak ipar aku baru tahu" ucap Mila sewot
Akhirnya mereka melihat cowok tinggi, tampan .dan membawa koper sambil melihat ke kanan dan ke ke kiri
Tampak yang di cari sudah ada di depan mata akhirnya ia melangkahkan kaki nya ke arah Mila dan para sahabat nya yang tercengan dari tadi melihat cowok tampan menghapiri nya
" Ayo kita pulang. Aku dah lelah pingin istirahat " ucap cowok tersebut
" Ayo gais kalian gak mau ikut aku pulang ke rumah " ucap Mila sambil menarik tangan sahabatnya yang masih tercengan dari tadi
Tiba tiba saja pria yang bersama dengan Mila melepaskan genggaman tangan Mila dan menghapiri para sahabat nya Mila
" Hei ... Kalian kenapa " ucap Reza bingung
Ia cowok yang bersama Mila tadi adalah sang kakak yang sekolah di luar negeri
Reza Rahardian
" Gak papa.. kak ." Ucap Nadira gugup
" Kenapa harus gugup santai aja " ucap Reza senyum
" Ntah nih gak bisa liat cwok keren dikit aja langsung terhipnotis " ucap Mila kesal pada ke empat sahabatnya
" Ini beneran kak Reza ya " ucap Fika gugup
__ADS_1
" Ia ini KK kenapa rupanya " ucap Reza
" Oiya Fika si gadis gimana kabarnya .apa masih suka ngangis .atau masih suka minum susu . Ucap Reza sedikit tertawa
Sementara ya di ledekin hanya malu malu
" Ihhh.. KK ini apa lah mana lah kaya gitu aku ini Uda dewasa ya kk dan aku gak nangis lagi KK
Dan aku bukan anak anak lagi ya kk " ucap Fika menjelaskan
" Masa iya sih " ucap Reza menggoda
Tanpa sepengetahuan Fika Reza mencubit pipi dan hidung Fika sedikit kuat sampai si Fika merasa kesakitan
Sementara Reza sudah pergi ke dalam mobil melarikan diri
" Awwww sakit nya dasar KK mu itu mil . Sebarang sekali dia cubit cubit aku " ucap Fika kesal
" Yasudah ayo kita pulang sudah sore juga " ucap Mila yang tidak menanggapi celotehan nya Fika
****
****
****
Sementara di tempat lain ada dua lelaki paruh baya dan 2 perempuan paruh baya yang sedang mengobrol di sebuah restoran mewah ternama membahas tentang perjodohan anak mereka yang akan dilangsungkan satu bulan lagi sementara di lain pihak putri dan putra mereka belum siap menerima perjodohan ini secara mendadak
" Bagaimana kalau kita nikahan mereka sesudah lurus sekolah " ucap Risa
" Tidak bisa mah papa ingin melihat anak bungsu papa menikah " ucap Rudi
" rizky akan kita nikahkan setelah kita menikah kan aldo jangan banyak bicara " ucap Rudi tegas
" iya aku setuju dengan Risa .anak aku yang pertama saja belum menikah kenapa harus menikah kan anak bungsu ku " ucap Irma
" Biar saja dia yang mencari jodohnya bu kita tidak perlu ikut campur dalam urusannya " ucap Kevin
" tapi kenapa ya kita tidak membiarkan Mila mencari jodohnya sendiri kenapa harus kita jodoh jodoh kan " ucap Irma
akhirnya pertemuan itu tidak membuahkan hasil mereka tetap kekeh dengan perjodohan yang mereka buat istri mereka tidak bisa membantah dengan keputusan mereka
mereka bermaksud untuk menyatukan kedua keluarga sebelum anak-anak mereka mencari pasangan pasangan sendiri mereka tidak ingin melihat anak mereka tidak bahagia bersama orang lain
mereka percaya kalau pilihan mereka pilihan yang tepat untuk mendampingi putra dan putri mereka
setelah perjalanan cukup jauh reza akhirnya sampai di rumah dan ia langsung masuk ke rumah untuk merebah kan diri di atas kasur lama nya yang sudah dirindukan ya
mila dan keempat sahabatnya mengobrol di ruang tamu sambil menunggu kepulangan kedua orang tua nya
" Mi ganteng banget kak reza ya sampai paling melihatnya"
ucap nadira
" Hei jangan puji puji calon suamiku dasar jomblo akut " ucap Fika kesal
"Berharap banget lo ka jadi istri kak reza apa kak Reza suka sama kamu " ucap intan
" ya bukti nyata tadi aku dipanggil gadis kecil berarti kan kak reza perhatian sama aku " ucap Fika sombong
__ADS_1
" Terserahmu lah ka ka yang penting kamu senang " ucap Mila pasrah
" Hehehe terima kasih adik ipar sudah mendukung " ucap Fika senang
Belum Mila menjawab pertanyaan dari Fika tiba-tiba seorang lelaki muncul dari balik pintu menampakan wajahnya
" Sama-sama gadis kecil manja " ucap Reza sambil tertawa terbahak bahak dengan tingkah konyol Fika
Fika pun merasa malu sampai ia menutup wajahnya sangking malu nya
" Hei kenapa ditutup wajah nya istriku yang cantik kakak mau lihat senyuman nya dulu lihat sini lihat " ucap Reza yang masih setia menggoda Fika
"apa lah KK ini jadi malu aku nya kk "
ucap Mila sedikit malu malu
" dasar gadis kecil . ternyata kamu masih sama seperti dulu malu malu .tapi membicarakan orang lain di belakang nya " ucap Reza
" yasudah mil ajak temen temen mu keluar KK
mau istirahat .biar KK yang tunggu ibu " ucap Reza
" baik lah KK kalau gitu .kalau KK mau makan
aku sudah masak tadi KK " ucap Mila
" thanks ya "
sementara mereka. para sahabat Mila pergi ke taman untuk melihat pemandangan
dan supaya tidak menggangu kak Reza
tetapi tiba tiba saja mereka di kejutan dengan kedatangan cowok yang menghampiri mereka
" hei kenapa kamu tidak jadi ke kave " ucap Aldo sinis
" kan aku sudah bilang aku tidak ingin bertemu lagi " ucap Mila kesal
"aku kan hanya membahas perjodohan kita yang tidak aku sukai " ucap Aldo
" kan tinggal kamu batalkan saja perjodohan ini apa susah nya sih " ucap Mila
"ahhh... dasar gadis menybalkan " ucap Aldo kesal
"timbang kau cowok batu es. dingin seperti es batu " ucap Mila sambil meninggalkan Aldo sendiri
setelah mereka berbincang cukup lama akhirnya Mila pergi untuk meninggalkan cowok yang bikin mood nya hancur ini
untuk menemui sahabatnya yang sudah menunggu dari tadi
***
***
***
setelah cukup lama berbicara Mila dan para sahabat nya memutuskan untuk pulang
tetapi mereka ingin mengantar kan Mila terlibih dahulu ke rumah . sekalian mereka ingin melihat kakak nya Mila yang sudah membuat hati gadis kecil itu berbunga bunga
__ADS_1