
" semua ini gara gara kalian berdua ya mama jadi pingsan begini , apa kah v kalian berantem tidak menggunakan logika kalian ya " ucap Bagas menasehati Aldo dan mila .
" ini semua gara gara kamu mas. mama bisa begini " ucap Mila .
" sebarangan kamu bicara ya , jika kamu bicara jaga sopan santun mu terhadap suami mu ya " ucap Aldo masih setia dengan wajah datar nya
" lalu bagaimana cara nya agar aku bisa sopan terhadap mas , jika mas saja tidak pernah menganggap aku sebagai istri mas , apa kah mas tidak lah salah jika menyebut diri mas sebagai seorang suami " ucap Mila dengan penuh penekanan ia sudah habis kesabaran nya menghadapi tingkah laku suami nya itu , selama ini ia hanya bisa diam dengan apa yang di lakukan Aldo terhadap nya , ia pikir jika ia hamil anak dari Aldo , Aldo akan berubah dan akan lebih perduli terhadap nya namun itu hanya mimpi belaka saja ia tidak pernah di anggap di keluarga Sanjaya oleh Aldo bahkan ia tidak perduli terhadap anak yang jelas jelas darah daging nya sendiri .
Aldo pun hanya bisa diam dan tidak ingin menanggapi perkataan istri nya itu ,bagi nya ia sangat lah malas jika harus berdebat dengan istri nya itu apa lagi sekarang mama sesang tidak sadar kan diri , ia pergi ke luar ruangan rawat mama Risa bersama dengan Bagas sementara Mila dan Fika ia juga ikut pergi meninggalkan ruangan mama Risa agar nama risa bisa beristirahat dengan tenang
hati Mila sangat lah sakit mendengar perkataan suami nya itu namun ia tidak mungkin menperlihat kan kesedihan nya terhadap Sahabat nya itu .
" hufff , dasar istri tidak berguna , selalu saja ikut campur urusan pribadi , ini lagi sih kakak satu ini ikut campur juga urusan pribadi ku ,itu lah aku pergi dia ikut pergi apa sih mau nya sebenar nya kenapa dua harus ikut pergi meninggalkan mama Risa di kamar sendirian" batin Aldo dalam hati .
" do sebaik nya kamu kejar istri kamu itu , jangan sampai kamu menyesal, ingat do anak kamu butuh kasih sayang dari mu " ucap Bagas menasehati adik nya itu .
" untuk apa aku menyesal , aku pun tidak mengharap kan nya dan anak itu aku tidak pernah mengingin kan nya ." ucap Aldo tegas .
plakkk ....
" lalu jika kau tidak mengharap kan nya , kenapa kau hamilin dia kenapa kau sentuh , ini tanggung jawab mu sebagai lelaki ," ucap Bagas yang sudah emosi dan langsung menampar Aldo .
Aldo hanya bisa terdiam saja dengan omongan sang kakak .
" ingat do tanggung jawab kan perbuatan mu itu , jangan jadi laki laki pengecut , di dalam kandungan Mila ada darah daging mu jadi kau harus bisa bertanggung jawab , jangan pernah membantah kata kakak , kakak sayang terhadap mu dex jadi , jadilah laki laki sejati ingat itu " ucap Bagas sambil memeluk Aldo .
" tapi kak aku tidak akan mungkin bisa mencintai nya bahkan bersama nya , aku tidak pernah menginginkan pernikahan ini , ini hanya lah kemauan dari papa " ucap Aldo dengan nada lembut .
" kita bisa bicara berdua begini sangat lah jarang kak , aku juga sayang sama kakak tapi aku ini sudah dewasa aku tau mana yang harus aku pilih ,kakak tenang saja aku tidak akan mencerai kan istri ku bahkan aku akan membawa nya untuk kembali pulang ke rumah ,tapi tolong kak jangan pernah paksa aku untuk mencintai nya " ucap Aldo yang sudah terlihat sedih .
" oke oke , kakak paham lalu gimana dengan sepupu Mila yaitu pina " ucap Bagas yang ingin membantu menyelesai kan masalah sang adik .
Aldo hanya bisa terdiam dan nampak berpikir atas ucapan sang kakak , ia sekarang sangat lah bingung menghadapi dua masalah yang harus secepat nya ia selesai kan . namun entah kenapa dalam pikiran nya sekarang masih tersimpan memory kenangan bersama wanita pujaan hati nya itu.
" aku harus ke Bogor untuk menemui paman nya , agar aku bisa tau sebenar nya dia tinggal di mana apakah sudah di Indonesia atau masih di luar negeri " batin Aldo dalam hati .
sementara di perjalan Mila dan Fika berniat untuk pulang ke rumah Fika agar bisa menenang kan diri nya . namun Mila tidak ingin pulang ke rumah nya atau pun kerumah Fika di karena kan ia pasti tau mama mertua nya itu pasti menyuruh Aldo untuk mencari Mila , sedang kan Mila ia belum sanggup jika bertemu dengan Aldo kembali rasa nya hati nya sangat lah sakit di hina begitu oleh suami nya sendiri ,
__ADS_1
" ka kamu tau tidak rumah kos kos yang dekat di sini , soal nya aku ingin menenang kan diri terlebih dahulu , masalah sekolah nanti aku akan bicara kan kepala sekolah" ucap Mila memohon .
" aku pun juga tidak tau mil tapi kalau aku boleh kasih saran lebih baik kamu pulang ke rumah om Kevin " ucap Fika memberi saran .
" kalau aku pulang ke rumah ayah , pasti ibu banyak pertanyaan ke pada ku , aku tidak ingin jika ibu sedih nanti nya , memang sih suatu saat ibu akan tau juga apa lagi tentang Pina " ucap Mila sedih .
" kalau tidak begini saja mil , kamu tinggal saja beberapa hari di Bogor tempat paman aku , anak paman aku ada juga kok cewek kok seumur sama ku bahkan keponakan nya pun ada disana baru saja datang dari London " ucap Fika memperjelas ucapan nya .
" boleh juga tuh , aku pingin nenang kan diri terlebih dahulu " ucap Mila
" tapi ka apa paman mu tidak keberatan jika aku tinggal di sana sementara waktu " ucap Mila yang tak enak hati .
" sudah lah tidak apa apa " ucap Fika
" tapi kayak nya aku tidak bisa hadir di acara pernikahan mu dengan kak Reza , kirim saja Vidio nya nanti , lagi pula kalau aku hadir mas Aldo pasti bawa aku pulang ke rumah nya " ucap Mila.
" hmmm tidak seru donk mil , kalau kamu tidak hadir di acara pernikahan ku dengan kak Reza masa kamu tidak hadir sih di acara penting kakak kamu dan di acara bahagia nya , apa kamu tidak kasian jika kak Reza bersedih di hari bahagia nya , dan aku pun ikut sedih mil jika kamu tidak hadir , aku kan sahabat kamu masa Jesi tidak hadir kamu juga ikut tidak hadir " ucap Fika sedih .
" sudah donk jangan sedih gitu aku akan tetap datang nanti nya tapi , aku tidak akan menemui keluarga ku aku hanya melihat kalian dari jauh , nanti aku akan beri kabar saat aku datang gimana menurut mu kakak ipar , kalau soal Jesi setelah kamu menikah kita akan coba cari informasi tentang keberadaan Jesi " ucap Mila juga ikut sedih .
" oke pokok nya kamu harus datang kalau masalah Jesi kita akan bicara kan dengan para sahabat kita yang lain " ucap pika memeluk Mila .
tidak begitu lama sesampai nya mereka di kota Bogor, tepat di kediaman paman nya Fika mereka langsung di sambut dengan hangat oleh satpam yang menjaga rumah paman Fika .
****
****
****
sementara di rumah sakit Aldo dan Bagas terus berdoa untuk kesembuhan sang mama , dan papa Rudi sangat prustasi melihat keadaan istri nya yang seperti ini dan Pina dan orang tua Mila juga ikut hadir untuk menjenguk mama Risa ,
orang tua Mila dan Reza sangat lah terkejut mengetahui kalau Pina keponakan nya itu hamil di luar nikah , ibu Irma sangat lah menyesal dan terus menyalah kan diri nya sendiri .
" Pina , jawab dengan jujur siapa ayah dari anak yang kamu kandung itu jawab " ucap Reza dengan penuh penekanan .
" Pina sayang Tante tau kamu anak yang baik kalau tidak ada yang memaksa mu kamu tidak akan mungkin melaku kan itu , jujur aja sayang ada Tante om dan kakak kamu disini kita sekeluarga akan minta pertanggung jawab nya dan masalah ini kita akan segera bawa ke jalur hukum jika kamu tidak sanggup untuk mengatakan nya biar hukum yang bertindak betul kan itu pak Rudi " ucap ibu Irma yang sudah mulai terbawa emosi .
__ADS_1
" eh .. eh.. betul sekali Bu " ucap papa Rudi dengan nada gugup . ia tidak pernah membayang kan gimana kalau sampai keluarga Rahardian tau Kalau lah pelaku nya ialah keluarga Sanjaya .
" kamu tidak usa bersedih , nanti kakak yang akan urus kan semua nya itu " ucap Reza mengelus puncak kepala Pina.
" makasih banyak ya kak " ucap Pina tersenyum .
" waduh gimana kalau sampai Reza tau jika Aldo yang melaku kan nya , apa yang akan ia laku kan ya * batin papa Rudi .
" gitu donk senyum jangan sedih terus ngerti " ucap Reza mencubit pipi Pina .
" sakit tau kak , main cubit cubit sembarangan , calon istri kakak kalau tau kakak cubit pipi aku baru tau pasti dia marah ". ucap Pina
" ngapain harus marah coba orang sama adx sendiri nya " ucap Reza
sementara Aldo yang menyaksi kan keakraban Reza dan Pina membuat nya seakan seakan tidak suka melihat sikap Reza yang terlalu memanjah kan Pina begitu .
" nak di mana istri mu nak , ayah tidak melihat nya dari tadi , apa dia tidak melihat mertua nya yang sedang sakit ." tanya ayah Kevin penasaran dengan keberadaan sang putri .
" anu... yah .. anu ..
" Aldo ngomong itu yang jelas sama ayah mu jangan anu anu " ucap ibu Irma
" eh ... iya Bu " ucap Aldo gugup .
" di sekolah ya tadi " ucap Aldo mencoba untuk tenang .
" bukan nya sekolah sudah pulang ya jam segini " tanya ayah Kevin selidik .
" gini kev ,, memang sudah pulang tapi tadi aku suruh istirahat di rumah saja dulu lagi pula ia kan sedang hamil jadi tidak boleh terlalu capek " ucap papa rudi berbohong .
" oh gitu ya di , bagus juga sih demi kesehatan dia dan juga kandungan nya " ucap ayah kevin
mereka pun menunggu dokter keluar dari ruangan mama Risa di karena kan karena kejadian tadi mama risa pingsan kembali .
mohon maaf ya reades 🙏🙏🙏 baru bisa update lagi soal nya ada kendala sedikit dengan pekerjaan yang harus di selesai kan .
jangan like, komen dan vote cerita author ya
__ADS_1
semoga kalian bisa suka dengan cerita nya
salam hangat dari author Adit putra ☺️☺️☺️