
" kangen sama papa ya nak , Uda jangan nangis lagi ya sayang " ucap Aldo sambil mengelus rambut sang putri .
" Alhamdulillah, syukur lah aku merasa sangat bahagia ternyata Aldo sudah benar berubah dan lebih dewasa , serta menyayangi putra putri nya " batin mama Risa yang merasa sangat lah bahagia melihat perubahan sikap Aldo .
" do , apa gak sebaik nya kita telpon anak buah kita untuk pergi mencari Pina " ucap Bagas .
" aku pun mau nya begitu kak , tapi Pina pun berpesan sama aku dia tidak ingin di ganggu lagi , aku pun gak mungkin maksa kan kehendak nya kak " ucap Aldo ...
" tetapi kita harus tau dimana dia sekarang karena dia kan sekarang baru aja melahir kan anak kamu , dan dia tidak memiliki keluarga atau pun kerabat dekat selain keluarga Mila ,sebaik Nya kita cari kan ia tempat tinggal dan sebuah pekerjaan , namun papa minta supaya dia mau menerima bantuan dari kita , kita harus mempunyai prantara untuk membantu nya " ucap papa Rudi kepada Aldo .
" benar tuh di , aku sangat lah setuju ucapan mu , begitu dia tetap lah keponakan ku dan adik Mila dan Reza tentu nya hanya kami lah keluarga yang ia punya , karena dia tidak ingin melihat kakak nya bersedih ia rela pergi meninggalkan anak nya hanya untuk bisa melihat kakak nya bahagia " ucap Kevin bersedih
" oke kita akan langsung kabari anak buah kita buat cari keberadaan Pina " ucap Bagas
mereka pun menemani Mila di rumah sakit karena ia sampai sekarang belum juga sadar kan diri . lagi pula my baby twis juga harus perlu di rawat terlebih dahulu oleh dokter karena fisik nya sangat lah lemah dan kurang cairan dan nutrisi .
***
***
***
sementara Reza dan Fika kembali ke rumah karena mereka sangat lelah dan perlu beristirahat serta Reza juga harus mengurus perusahaan ayah dan juga mertua nya karena ayah nya sekarang masih sibuk untuk mengurusi keponakan nya yang Kabur .
Fika juga harus memberi tau kabar tentang keadaan Mila saat ini kepada para sahabat sahabat karena ia sangat lupa untuk memberi kan kabar tersebut kepada sahabat sahabat nya .
Fika dan Reza tinggal berdua di rumah kediaman Nugroho , karena papa dan mama nya Fika lagi ada tugas di luar kota untuk mengurus perusahaan nya yang ada di luar kota ,sedang kan para pembantu rumah tangga sudah pada libur ,
Fika pergi ke dapur untuk membuat makanan karena ia sangat lapar namun ia hanya bisa masak omelet saja dan nasi goreng itu pun tidak tau apa rasa nya .
sedang kan Reza ia lagi asik mandi karena sewaktu di rumah sakit ia belum juga mandi sampai badan nya lengket oleh debu .
" haloo. gais kalian lagi di mana ni " ucap Fika dalam telpon ke sahabat nya sambil mencoba meracik bumbu nasi goreng lewat internet .
__ADS_1
" ia halo , lagi di rumah ni ,kenapa tumben malam malam Lo telpon kami " ucap intan dari balik telpon .
" kami lagi gabung ni berdua " ucap Nadira .
" pas banget lah , aku mau kasih tau kalian nih kalau Mila Uda lahiran , tapi sekarang keadaan nya kritis di rumah sakit , aku baru bisa kasih kabar kalian kalau Mila di rumah sakit " ucap Fika sedih .
" serius Lo ka , jadi gimana keadaan anak nya " ucap intan penasaran .
" anak nya Alhamdulillah baik baik aja cuma fisik nya aja agak lemah perlu di rawat beberapa hari kata dokter ,kan anak nya prematur " ucap Fika mencoba untuk menjelas kan kepada para sahabat nya .
" kasian banget Mila ya , Uda gak di anggap sama suami nya , diselingkuhin lagi sama adik sepupu nya sendiri ,sekarang ia melahir kan pun harus bertaruh nyawa begini ." ucap nadira sedih .
" oiya. ku liat kau dari sibuk kali masak apa tuh emang nya ?" ucap intan bertanya .
" ini lagi masak nasi goreng buat kak Reza , kasian dia kerja belum makan dari tadi " ucap Fika yang sudah hampir selesai membuat nasi goreng untuk suami nya itu .
" oh ,,, tumben Lo mau masak biasa nya juga pembantu Lo yang masakan " ucap intan .
" pembantu gue lagi libur jadi teepaksa deh aku yang masakin buat kak Reza " ucap Fika .
" kak , lagi ngapain , ini makan dulu tadi aku udah bikinin nasi goreng untuk kamu di makan ya " ucap Fika meletak kan nasi goreng dan segelas kopi susu .
" ya makasih ya , ini masih banyak pekerjaan yang harus di selesai kan , lagi pula papa dan mama akan pulang Minggu depan kata nya jadi kantor gak ada yang handel " ucap reza yang masih asik mengetik komputer nya itu .
" tapi kan by , kesehatan juga penting , dan gak perlu kerja terus , makan lah dulu nanti kamu sakit Lo " ucap Fika yang masih setia membujuk suami nya untuk makan terlebih dahulu .
" oke ,aku bakal makan tapi suapin ya ,aku mau makan dengan istri ku sambil kerja , aku juga pengen romantis bareng kamu " ucap Reza yang mencium bibir Fika sekilas .
" ighhhhhh , cari cari kesempatan ya , main cium cium sembarang aja " ucap Fika yang mulai malu malu karena di cium Reza tanpa di beri aba aba .
" ya emang nya kenapa , orang kan kakak cium istri kakak sendiri bukan nya istri orang lain ya kan " ucap Reza sambil tersenyum .
" Uda deh adek jadi males liat kakak begitu ,malu tau kak , kalau mau cium tuh bilang bilabg dulu kali jangan asal main cium aja kak " ucap fika yang sudah tersipu malu.
__ADS_1
" iya deh iya " ucap Reza sambil makan nasi goreng yang di suapin istri nya .
" yank , hmmm ayank Uda selesai kan datang bulan nya " ucap Reza tersenyum .
" hmmm belum emang nya kenapa kok nanya " ucap Fika yang masih cemberut .
" bener ni masih , masak lama banget sih " ucap Reza yang tiba tiba menggendong Fika ke kamar .
" turun kan aku kak ,,,, " ucap Fika sambil memukuk dada Reza .
" tenang lah my wife , jangan banyak bergerak nanti jatuh Lo " ucap reza yang langsung mencium Fika tanpa aba aba dan menikmati momen momen romantis itu saat Reza hendak membuka kancing baju Fika tiba tiba Fika menghenti kan tangan Reza .
" sayang , hmmm bisa kah gak malam ini soal nya adx belum siap yang " ucap Fika dan tiba tiba saja jawaban Fika itu membuat raut wajah gembira Reza menjadi murung
tiba tiba saja Reza langsung pergi duduk ke tempat tidur dan tanpa tersenyum meninggal kan Fika sendirian di tembok yang masih berdiri dan terdiam. Fika pun langsung pergi menghampiri Reza , ia pun merasa bersalah terhadap suami nya karena sejak hari pernikahan nya Reza belum juga mendapat kan hak nya sebagai seorang suami , karena ia belum siap untuk memiliki anak namun ia juga tidak mungkin tidak memberi kan hak kepada suami nya karena ia sudah sah menjadi seorang istri yang sah .
ia pun pergi mendekati suami nya dan langsung mencium pipi Reza .
" my wife kamu jangan coba coba menggoda kakak ya " ucap Reza mencium balik Fika .
" hehe, kalau memang kakak tergoda yaudah gak papa kok Fika iklas lahir batin , lagi pula kan kakak suami Fika yang sah " ucap Fika tersenyum .
" gak , kakak tau Fika belum siap , kakak ngerti kok , kakak kan gak pernah maksa kan kehendak Fika buat kasih hak kakak , kalau Fika belum siap gak usa di paksa ya sayang " ucap Reza mencium kening Fika dengan lembut .
" gak kok sayang , seharus nya kakak berhak atas Fika karena Fika wajib melayani kakak lahir dan batin karena Fika sudah menjadi istri yang sah " ucap Fika .
" sayang bicara dengan serius kan " ucap Reza yang sudah menatap Fika dengan penuh kasih dan sayang .
" makasih ya sayang kamu sudah mau memberi kan kesucian yang selama ini kamu jaga dengan ketat " ucap Reza mencium bibir Fika dan ******* nya dengan lembut .
dan Fika pun melayani permainan bibir dari Reza sehingga mereka akhir nya melakukan hubungan suami istri , karena memang sudah kewajiban nya begitu .
maaf ya readers baru bisa update dan belum bisa update buat setiap hari karena masih ada kesibukan yang lain .
__ADS_1
dan jangan lupa like , komen , dan vote nya ya readers karena dukungan kalian semua adalah motivasi dan semangat bagi author untuk melanjut kan cerita ini .