
Mila sangat lah penasaran dengan hubungan mama mertua nya itu dan papa mertua hingga ia terus saja menanya kan tentang hal itu kepada kedua orang tua nya itu .
" o iya sayang mama juga pernah kasih obat perangsang Lo sama papa kamu biar supaya papa kamu tergoda dengan mama " kata mama risa membuat papa Rudi tersedak dan Mila melongo sangking terkejut nya .
" mah .. sudah donk jangan bikin malu tau pakai bongkar aib segala " ucap papa Rudi .
" berarti mama jebak papa donk kalau gitu " tanya Mila penasaran . untuk
" nggak sih ... habis nya deh papa mertua mu itu ngambek jadi mama kerjain aja deh biar tau rasa dia lagi pula dia juga senang kok di kerjain seperti itu " jawab mama risa dengan enteng nya .
sungguh papa Rudi sangat ingin menerkam istri nya sekarang juga tetapi ia berpikir tidak mungkin sekarang ia melakukan nya karena ada menantu nya di sini .
" gimana kalau aku kasih mas Aldo obat aja ya ma biar supaya dia tergoda dengan ku " tanya Mila ingin tau , dan juga ingin segera memiliki anak dari suami nya itu agar Aldo tidak bisa melirik perempuan lain , dan semua itu ia laku kan karena ia tidak ingin membuat ibu dan mama mertua nya kecewa terhadap nya dan tidak ingin membuat penyakit mama risa semakin parah , kalau sampai Aldo berpaling dengan nya .
Mila pun tidak tau kenapa ia ingin sekali mempertahan kan pernikahan ini , apa karena ia khwatir tentang penyakit mama risa atau memang ia sudah mulai sedikit membuka hati nya untuk Aldo .
" jangan " pekik kedua mertua nya itu .
" kenapa mah , pah " tanya Mila ingin tau .
" kalau untuk pertama kali nya sayang , pakai yang alami aja .... biar kesan nya tidak akan terlupa kan gitu , kalau pakai yang alami kan sama sama merasakan " kata mala risa
" bukan pertama mah entah yang ke berapa mungkin mah , orang dia kasar banget gitu sedih jadi nya " umpat Mila dalam hati
" tau ah mah ... aku pusing ngadapin anak mama tuh , coba aja aku gak sayang sama mama . pasti aku ogah ... mending aku temui pacar aku terus main sama dia " ucap Mila frustasi
" emang nya kamu tuh beneran gak suka sama anak mama, mama sangat yakin Lo anak mama tuh bisa memuas kan mu di atas ranjang sayang " ucap mama risa menggoda menantu nya itu .
" mama sudah lah ma .... jangan racuni menantu ku dengan virus mesum di otak kamu "! kata papa Rudi .
" emang nya rasa nya begituan seperti apa sih mah , dan memuas kan nya itu seperti apa sih ma jadi pengen tau deh " tanya Mila penasaran.
" pokok nya enak banget sayang ... gak bisa di lukis kan dengan kata kata , rasa nya kayak terbang ke langit ke tujuh sayang " pikiran mama risa menerawang
" aku pengen deh kayak nya ma " ucap Mila polos .
seperti nya menantu nya satu ini beneran somplak .
" maka nya , goda suami kamu sayang ... tapi jangan lepas kan pacar kamu . kamu bisa manfaatkan pacar kamu untuk buat Aldo cemburu dengan dia cemburu sama kamu berarti dia mulai mencintai mu " ucap mama risa .
" tapi aku gak cinta sama mas aldo mah gimana donk ma " ucap Mila
" kalau soal cinta , mama yakin kalian akan saling mencintai setelah menghabis kan malam panas itu mama percaya itu " ucap mama risa menggoda .
" mama beneran kan " tanya Mila serius .
" kapan coba mama pernah bohong sama mu nak " ucap mama risa .
" jadi kamu pilih sama Aldo apa pacar kamu tuh " ucap mama risa lagi
" heh ! cepetan nanti keburu macet " suara Aldo membuyarkan lamunan Mila .
" astaga " pekik Mila .
" huff ! dari tadi di tungguin buka nya beresin baju malah melamun ". kata Aldo kesal .
" ayo mil ... berusaha lah jadi istri yang terbaik ... selain kamu bisa senengin mama Risa , kamu juga bisa belanja dan sopping sampai puas .... belafak seperti pameran utama di sinetron ku menangis juga tak masalah lah hehehe ". batin Mila
" maaf kan aku mas " ucap Mila berdiri dan duduk di samping Aldo .
" ngapain kamu hah " tanya Aldo curiga yang melihat wajah Mila berubah drastis .
" mas ... aku minta maaf ya tadi aku terbawa emosi .aku juga binggung mas harus gimana sama kamu , kata kata kamu tuh bener bener menyakiti aku " kata Mila sendu .
__ADS_1
" tapi tidak seharus nya kamu berbicara gitu di depan papa dan mama , kamu kan tau mama sedang sakit " kata Aldo malas
" aku minta maaf mas ... aku janji gak akan aku ulangi lagi dan jangan bersikap begitu terhadap ku mas " ucap Mila sendu
" mas ... gak masalah den buat aku kalau mas gak mau anggap aku sebagai istri mas , mas cuman anggap aku sebagai anak kecil . tapi biar lah aku menjadi istri terbaik buat mas, aku akan melaku kan kewajiban ku sebagai istri karena memang itu sudah lah kewajiban ku " ucap Mila lagi .
" ada apa dengan mu , otak kamu sehat kan " tanya Aldo menatap Mila jengah .
" mas " panggil Mila saat Aldo beranjak dari sofa .
" ingat laku kan apa pun yang ingin kamu laku kan , dan ingat jangan pernah campuri urusan pribadi ku kamu mengerti saya tunggu kau di bawah " ucap Aldo beranjak pergi .
" tapi gimana barang barang kita mas " ucap Mila bingung
" biar kan saja , saya sudah menyuruh si mbok menyiap kan nya dan menyuruh para pelayan untuk memberes kan barang barang saya dan barang kamu ke apartemen " jawab Aldo santai keluar kamar .
" apa ? jadi kamu sengaja ngerjain aku dengan meminta ku untuk packing packing barang barang kamu " teriak Mila dengan kesal nya .
hanya terdengar suara tawa Aldo yang terdengar jelas di dalam kamar .
" dasar cowk es batu. gak ada akhlak ... lama lama gue pelet lo ntar " ucap Mila dengan nada tinggi.
Mila pun menghampiri suami nya itu untuk bergegas pergi ke apartemen milik kak Bagas .
tetapi dalam hati nya ia tidak yakin kalau Aldo bakal bisa jatuh cinta terhadap nya . bagi nya kesehatan mertua nya nomor satu dan tidak ingin membuat ibu dan juga mertua nya itu kecewa terhadap nya .
mereka pun menaiki mobil untuk pergi ke apartemen ,dan dalam pikiran nya ia teringat saat ia bicara pacar terhadap mama nya .
padahal ia sama sekali tidak memiliki seorang pacar . ia sampai tersenyum memikirkan bisa bisa nya ia berbicara begitu terhadap mama nya .
" hei ngapain kamu senyum senyum sendiri apa sih yang kau pikirkan sampai segitu nya "? tanya Aldo kala Mila sudah duduk manis di kursi penumpang mobil milik Aldo .
" nggak ahhh " jawab Mila menatap kaca mobil , mobil sudah melaju kencang keluar dari gerbang megah kediaman keluarga besar Sanjaya .
" kalau aku mau jawab mas mau kasih apa coba " tanya Mila menggoda
" emang nya mau mu apa dari saya " tanya Aldo tanpa pikir panjang .
pertanyaan kamu salah Aldo , salah
tanya Mila berkedip kedip . sebenar nya Mila sudah sangat penasaran dan tidak sabar dengan hubungan suami istri , apa lagi setelah mendengar cerita mama risa yang kata nya tidak bisa di ungkap kan dengan kata kata . ia cuman ingin memiliki anak dan lekas hamil agar bisa menyenang kan hati mertua nya itu .
dan ingin mencoba untuk membuka hati nya secara perlahan terhadap Aldo sang suami .
" oke nanti malam kita laku kan " ucap Aldo asal
" hufff ,, bukan kan disini saya yang di untung kan nya ? lagi pula aku harus bisa punya anak agar aku dapat menolak untuk menikah dengan Pina . dan aku heran kenapa ia seberani itu meminta nya langsung terhadap ku . apa dia ketagihan atas sentuhan ku itu ya ... dan memang sudah kewajiban alien ini untuk memenuhi kewajiban saya. dan bukan kah pula seorang laki laki bisa melakukan sexs meskipun tanpa ikatan cinta ".. batin Aldo sudah membayang kan malam panas nya dengan Mila melihat tubuh Mila yang bikin ia candu .
Aldo lelaki normal ya , delapan tahun ia hanya bermain solo . tanpa ada yang membantu merangsang nya hingga pelepasan sungguh bagi Aldo ia sangat rindu hal itu ketika ia menyentuh tubuh Mila pertama kali walau pun dalam kondisi mabuk ia masih bisa merasakan nya . tapi ia gengsi untuk memintah nya langsung terhadap istri nya itu ...
" serius mas , mas mau melaku kan itu sama aku nanti malam" ? ucap Mila .
" hmmm " jawab aldo dengan pikiran nya yang masih liar .
" oke aku kasih tau alasan nya ya .. kenapa aku senyum senyum karena aku sudah membayang kan malam Minggu nanti mau ketemu sama pacar aku mas . dia itu termasuk cowok famous di kelas aku . mas harus izinin aku buat ketemu dengan nya , aku gak peduli mas suka atau tidak . yang jelas aku ingin banget ketemu sama dia . sunggguh gak sabar deh jalan sama dia tuh , aku udah kangen banget sama dia " , kata Mila polos dengan senyum yang terus berpancar . di wajah nya membayang kan ekspresi wajah suami nya tuh ia sangat puas bisa membuat suami nya tuh kesal .
sumpah demi apa pun itu ucapan Mila benar benar merusak mood Aldo Sanjaya . mungkin kalau saat ini mobil nya ada di jalanan jurang pasti akan ia masuk kan tuh mobil sangking emosi nya ia terhadap sang istri .
ada gitu seorang gadis yang mengajak nya making love , tapi cita cita nya bertemu dengan lelaki lain dan cinta nya juga untuk. lelaki lain memang sangat lah aneh sekali .
Aldo mendadak diam seribu bahasa dengan menampil kan. mode super datar nya terhadap sang istri . harga diri nya sendiri serasa di injak injak oleh istri nya sendiri .
oh Mila dimana lah perasaan mu Mila .
__ADS_1
dan sungguh parah nya lagi , yang bernama Mila Anggraini Rahardian sudah berganti menjadi Mila Anggraini Sanjaya . itu tidak peka dengan suasana hati suami nya tuh .Mila jufa terus saja bercerita tentang pacar boongan nya tuh kepada sang suami .
" hei .. diam apa turun " bentak Aldo yang telinga nya terasa terbakar akibat omongan Mila tuh .
Mila sungguh sangat puas telah membuat suami nya tuh kesal .
" kok kok marah marah sih ? " ucap mika nampak binggung .
" kamu tau gak , dari tadi ocehan mu itu tidak berpaedah kamu justru mengganggu konsentrasi saya menyetir paham kamu " kata Aldo malas .
" mas Aldo yang tampan dan macho , ingat ya jangan suka marah marah donk , dan mas cepet tua dan kena stroke terus sakit lalu meninggal mau memang nya mas seperti itu " ucap mila sedih .
" eh sebenar nya tidak apa apa sih . aku jadi janda muda juga , toh mas meninggal kan banyak harta kekayaan untuk aku .. nanti aku bisa menikahi pacar aku dan hidup kaya raya bersama nya . ..?" ucap Mila tersenyum .
sementara Aldo sudah sangat murka terhadap kelakuan istri nya tuh .
" eh .. kok belok ? eh kok berhenti " tanya Mila heran .
" cepat lekas turun " perintah Aldo yang langsung membuka pintu mobil nya dan langsung melenggang masuk ke dalam restoran mewah .
" eh .. dikirain di tinggalin tadi , ternyata dia marah marah karena laper toh " gumam Mila ikut turun berlari mengejar suami nya itu
Mila yang memiliki tinggi. setara dengan suami nya itu , tidak begitu sulit mengimbangi langkah Aldo yang hendak memasuki ruangan VIV .ruang privat yang jelas memiliki peredam suara agar tidak terdengar sampai ke luar .
Aldo menduduk kan tubuh nya dengan tatapan tajam menatap Mila. jangan harap Mila takut atau sekedar kedar nya .Mila dengan santai nya sengaja membolak balik kan buku menu yang tepat ada di depan nya itu .
" mbak aku pizza Margherita yang medium , linguine Ale vongole dan minuman nya jus alpukat tanpa gula aja ya " ucap Mila pada pelayan yang menunggu di samping kursi untuk mencatat pesanan pengunjung .
" oiya mas mau makan apa mas " tanya Mila pada Aldo .
" black coffe no sugar !" ucap Aldo membuat Mila melotot .bukan Mila yang melotot , melain kan pelayan restoran tersebut juga .
" hanya itu " tanya pelayan tersebut .
" bisa pergi sekarang juga " usir Aldo pada pelayan itu . pelayan itu hanya mengangguk dan pergi tanpa berani berkata kata lagi.
kini hanya menyisah kan sepasang suami istri itu .
" saya ingin bicara sama Kamu mil " . ucap Aldo , ini untuk pertama kali nya ia mengajak ngobrol Mila serius. padahal kemarin dia mah gak peduli sama mila.
" ngomong aja mas , susah nya di mana sih aku kan istri mas jadi gak usah sungkan mas " mata Mila masih memutari ruangan yang berukuran 2kali 2 itu .
meskipun bangunan itu tidak luas namun ternyata benar benar kental dengan nuansa Italia dan membuat para pengunjung betah berada di dalam nya. AC nya juga cukup pas tidak terlalu dingin .
" mil ... saya mohon jaga sikap kamu " ucap aldo perlahan mencoba menekan emosi nya itu .
" mas pless deh.... jangan pake saya.... saya da. saya terus aku berasa lagi ngobrol sama guru tau gak bukan nya sama suami aku " gerutu Mila tidak ada serius serius nya .
" saya sudah terbiasa Mila " ucap Aldo .
" baik lah aku minta tolong jaga sikap kamu " ucap Aldo .
" mas sikap aku yang bagaimana mas "? tanya Mila menatap Mila .
" semua nya terutama bicara kamu , saya minta .
" aku " potong Mila .
" baik lah , aku minta tolong posisi kan diri kamu sebagai istri aku . apa pantas istri seorang anak kolongmerat terkenal di kota ini bersikap dan berbicara seperti itu harus nya kamu berperilaku baik donk ". tanya Aldo menatap tajam pada Mila.
" dengan usia kamu yang mau menginjak delapan belas tahun , bukan alasan kamu masih bersikap ke kanak Kanakan , karena kedewasaan tidak di lihat dari usia ! tapi dari sikap masing masing orang dewasa . kamu sekarang buka nya anak kecil lagi jadi rubah lah sikap mu dan belajar lah buat bersikap dewasa . karena status mu sekarang bukan nya seorang pelajar lagi melain kan sudah menjadi istri dari anak kolongmerat terkenal Aldo Sanjaya " ucap Aldo .
kali ini harga diri mila benar benar di lukai oleh Aldo , namun Mila tidak ingin menunjukan sakit hati nya kepada Aldo.
__ADS_1
apa lagi dia cukup tau perasaan Aldo masih belum bisa membuka hati nya buat Mila .