
hari hari berlalu di mana Mila melewati hari hari nya bersama keluarga yang telah mau memberi kan nya tempat tinggal dan menyayangi nya sebagai keluarga nya sendri .
begitu pun Mila. Mila sangat lah bersyukur karena di terima oleh keluarga yang baik dan penuh kasih sayang itu .
tak terasa kandungan Mila sudah menginjak usia enam bulan , ia melewati nya dengan sendirian dan mewujud kan ngidam nya sendiri tanpa harus merepot kan , orang lain tentang ngidam nya itu .
namun ia juga sangat lah merindu kan orang tua nya , merindu kan mertua nya dan mencemas kan gimana keadaan mama Risa sekarang setelah enam bulan ia pergi dari rumah mertua nya itu .
namun ia sangat lah sedih kenapa suami nya itu tidak pernah mau berusaha untuk mencari tau keberadaaan istri nya itu di mana , apa kah memang ia Aldo tidak lah mengingin kan anak dalam kandungan nya itu yang mulai aktip bergerak gerak di dalam perut nya .
ia merasa sangat lah bahagia di karena ka anak nya itu sangat aktip dan kuat di dalam kandungan nya itu , walau pun suami nya itu tidak pernah mengingin kan anak dalam kandungan nya karena pernikahan yang mereka laku kan adalah karena perjodohan dari ke dua orang tua mereka masing masing tanpa ada nya rasa cinta di antara mereka berdua .
" nak kandungan mu sudah terlihat besar , apa sudah kamu cek ke dokter belum nak " ucap Tante Salma bertanya .
" rencana nya besok Tan , Mila mau berangkat ke dokter periksa kandungan mila " ucap Mila dengan senyum lembut .
" oh bagus lah nak , kamu harus menjaga kandungan mu ya nak , jangan banyak pikiran ya , Tante sayang sama mu walau pun kamu sahabat nya Fika " ucap Tante Salma .
"iya Tante Mila pun sayang sama Tante dan Mila sangat lah berterima kasih karena Tante telah memper boleh kan Mila untuk tinggal di rumah Tante " ucap Mila tersenyum .
" oiya kak kapan kakak akan periksa kandungan , kalau kakak ingin priksa aku tau di mana dokter terbaik di kota ini kak " ucap seorang wanita tiba tiba muncul dari balik pintu .
" ya bagus lah kalau mang kamu mengetahui nya kamu bisa antar kan Mila besok untuk melakukan pemeriksaaan kandungan nya " ucap Tante Salma .
__ADS_1
" iya tan pasti akan ajora temani kak Mila buat periksa kandungan sekalian ajora ingin menemui kekasih ajora di Jakarta nanti nya , karena kami sudah sangat lan lama tidak pernah bertemu " ucap ajora tersenyum sambil membayang kan wajah sang kekasih .
" sekali terima kasih ya Ra , kamu sudah mau temani kakak " ucap Mila tersenyum .
" sama sama kak , tapi kakak harus janji kakak bakalan temani aku juga buat ketemu sama kekasih ku " ucap ajora tersenyum .
" tentu nya itu " ucap Mila senang akhir nya ia bisa memeriksa kandungan nya walau pun tidak di temani suami nya dan tidak di temani keluarga tapi ia sangat lah bersyukur karena masih banyak orang yang peduli dan sayang apa lagi terhadap calon anak nya itu .
tetapi ia sangat merindu kan mertua nya itu ia sungguh sangat cemas dengan keadaan mama risa saat ini .
***
***
***
mereka pun harus ekstra lebih kuat untuk berusaha mencari keberadaan Mila .
sementara mereka sudah bertanya ke pada Fika tentang di mana keberadaan Mila saat ini namun Fika masih kekeh dengan pendirian nya ia tidak akan memberi tau di mana kediaman Mila saat ini , karena mereka tidak akan menemukan nya dan Fika tidak akan pernah bisa melihat sahabat nya itu mnderita dan sakit .
keluarga Sanjaya sudah berkumpul dan keluarga Rahardian mereka membahas tentang keberadaan Mila saat ini dan mereka harus segera menemu kan Mila karena Mila saat ini dalam kondisi mengandung .
" do kamu harus segera menemu kan istri mu nak , ia sekarang sedang mengandung anak mu " ucap ibu Irma .
__ADS_1
" iya Bu , Aldo sudah berusaha buat cari keberatan Mila namun belum juga ada titik terang nya " ucap Aldo .
" sayang , kamu kan tau di mana Mila berada , tolong kasih tau kami semua , kamu apa tidak kasian dengan Tante Risa dan juga ibu " ucap Reza yang sedang membujuk istri nya itu agar ia mau memberi tau di mana adik nya itu berada .
" tapi mas , bukan aku gak ingin kasih tau tetapi aku takut jika sahabat ku nanti nya di sakiti lagi sama suami nya " ucap Fika yang sedikit menyindir ke Aldo .
" aku janji Fika ,aku akan berusaha untuk merubah sikap ku , dan aku akan berusaha memerima dia menjadi istri ku " ucap Aldo.
" jadi mas gimana dengan pernikahan kita " ucap Pina tiba tiba .
" nak kamu tenang lah dulu , kita akan menemukan kakak mu terlenih dahulu baru kita akan membicara kan soal pernikahan mu ini " ucap ibu Irma .
" tapi Tante aku kan akan segera melahir kan , aku tidak mau jika nanti nya di saat anak ku lahir ia tidak memiliki seorang ayah " ucap Pina sedih .
" ini semua karena mu , kau telah membuat adik ku Mila memderita dan kau juga telah melantar kan nya , kau gak pernah tau jika Mila selalu saja bersabar dan terus berusaha untuk menerima mu , dan yang mengejut kan lagi ternya kau juga yang sudah tega merenggut kesucian sepupu nya istri mu sendri dan ingin menjadi kan nya sebagai istri , apa kau sebagai laki laki tidak pernah memikirkan gimana perasaan istri mu itu ha ? " ucap Reza dengan emosi nya yang sudah memuncak menggengam lengan baju Aldo .
" tapi kak , bukan maksud aku buat Mila seperti itu karena aku pertama memang tidak mengingin kan pernikahan ini , dan kalau tentang Pina aku tidak pernah tau kalau Pina adalah sepupu nya Mila , tapi kakak tenang saja aku sebagai laki laki akan berusaha sekuat tenaga dan akan bertanggung jawab terhadap Mila dan Pina karena itu adalah murni kesalahan ku kak " ucap Aldo sedih .
ia melaku kan itu hanya untuk membuat mama Risa tidak terlalu kepikiran dan akan mengakibat kan kesehatan nya semakin memburuk .
Aldo pun sekarang sangat lah bahagia di karena kekasih nya yang ia rindu kan sudah kembali ke Indonesia , dan ia akan segera bertemu besok lusa untuk melepas rindu yang selama ini mereka tanggung .
" aku akan turuti mereka saja dan mencoba untuk berpura pura baik , tetapi kenapa rasa nya sangat sakit jika tidak ada dia disini dan kenapa aku merasa kesepian ya apa ini yang di nama kan jatuh cinta , ahh tidak mungkin aku jatuh cinta pada gadis itu , aku hanya mencintai kekasih ku yaitu ajora " batin Aldo dalam hati
__ADS_1