Terpaksa Menikahi Pria Dingin

Terpaksa Menikahi Pria Dingin
bab 14


__ADS_3

Disebuah rumah mewah yang sangat indah Reza termenung melihat seluruh isi rumah yang mewah


" Assalamualaikum " ucap Fika dan Reza bersama


" Waalaikum salam " ucap ke dua orang tua Fika


" Duh deq deq gini sih belum aja jadi menantu Uda kayak gini jantung ini " ucap Reza dalam hati


" Perkenalkan ini kak Reza ya , kakak nya Mila " ucap Fika memperkenalkan


" Reza om , Tante " ucap Reza mengulurkan tangannya bersalaman


" Ada perlu apa kamu kemari " ucap ayah Fika the point'


" Saya ingin melamar kerja om kata Fika ada pekerjaan buat saya " ucap Reza sedikit gugup


" Ohw iya coba saya liat surat lamaran kerja mu " ucap ayah Fika sambil mengecek surat lamaran kerja Reza


" Kamu dapat juara juga ya waktu sekolah " ucap Ayah Fika tersenyum


" Iya om " ucap reza senang


" Kamu bisa bawak mobil " tanya ayah Fika


" Bisa om " ucap Reza


" Ada komputer kamu di rumah kan kalau tidak ada biar bawa komputer dari sini " tanya ayah Fika


" Ada om " ucap Reza yang masih tetap tersenyum


"Kerja kamu mengantarkan Fika sekolah dan menjemput Fika dan mengetik laporan bulanan para karyawan di perusahaan saya " ucap ayah Fika tegas


" Ohw gitu ya pak bisa kok " ucap Reza yakin


" Oke kalau kamu sudah siap besok sudah mulai bekerja ya


Nanti pagi setelah mengantar fika sekolah kamu bisa langsung ke kantor saya ya alamat ini ada di kartu nama saya " ucap ayah Fika menjelaskan


" Baik pak " ucap Reza


" Yasudah silakan di minum dulu kak , minuman nya " ucap Fika menawarkan

__ADS_1


" Makasih nona " ucap Reza tersenyum


***


***


***


Pagi yang sangat cerah matahari sudah bersinar menembus kamar Reza


Hari pertama Reza bekerja Reza segera bersiap siap untuk sarapan pagi dulu sebelum pergi kerja untuk mengantar fika ke sekolah


" Mau kemana kamu nak " tanya Irma penasaran yang melihat anak sulung nya Uda rapi pagi pagi


" Mau kerja Bu " ucap reza sambil tersenyum


" Ohw semangat lah ya bekerja nya " ucap Irma menyemangati


" Iya Bu " ucap Reza tersenyum


Setelah selesai sarapan pagi bersama keluarga nya Reza bergegas menuju ke rumah Fika untuk memulai kerja pertama nya


" Waalaikum salam kak" ucap Fika tersenyum yang sudah duduk di teras rumah


" Apa kah saya terlambat nona " ucap Reza sambil membuka pintu belakang mobil


" Gak kok kak , panggil Fika aja kak jadi malu aku nya kalau kakak panggil aku seperti itu " ucap Fika malu malu mengetahui Reza memanggil nya dengan sebutan nona


" Tapi kan tidak sopan kalau manggil nama karena kan kamu majikan saya " ucap Reza merasa tidak enak


" Ihhhh kakak ini Lo panggil Fika aja ya kak " ucap Fika memberi tau


" Yaudadeh ayok kita jalan nanti kamu terlambat " ucap Reza sambil mengendarai mobil nya dengan kecapatan sedang


Setelah selesai mengantarkan Fika ke sekolah Reza bergegas untuk menuju ke kantor ayah nya Fika untuk mengambil berkas berkas karyawan


Untuk di ketik ulang dan di jadikan dokumen laporan bulanan


Cukup lama Reza mengandari mobil nya


***

__ADS_1


***


***


Di sebuah sekolah SMA ternama dimana di sekolah ini Mila dan para sahabat nya menjalani hari hari bersama untuk menuntut ilmu dan mengejar cita cita mereka


Di sekolah ini juga mereka mengalami suka dan duka walaupun mereka junior di sekolah ternama ini


Tetapi mereka sangat yakin kalau mereka bisa seperti kakak kelas nya


" Ka tumben Lo diantar " tanya Jesi penasaran


" Ia ayah gue nyuruh sopir antar jemput aku " ucap Fika tersenyum


"Tapi ku liat sopir mu itu tadi muda lah dan aku kayak pernah kenal sama tuh sopir " tanya Nadira kepo


" Kalau sopir nya ganteng boleh donk kenalkan sama aku " tanya Jesi


" Enak aja Lo sopir itu Uda aku kontrak dulu untuk jadi gebetan gue " ucap Fika yang masih tersenyum


Sementara intan Masi sibuk dengan hp nya dan Mila terlihat sedih dan murung karena hari pernikahan nya sudah sangat dekat


" Lo gak penasaran apa mil siapa sih sopir si Fika nih " ucap Jesi penasaran


" Gak ah aku pun Uda tau kok " ucap Mila ketus


" Kamu sudah tau mil , tapi kenapa gak kamu kasih tau kami " ucap intan merengek seperti anak kecil


" Malas ahh ada tuh di rumah supir si Fika kalau kalian mau kenalan " ucap Mila malas


" Bener nya tuh, ahh mana mungkin supir sih Fika ada di rumah mu itu " ucap Jesi senang


" Iya kan supir baru aku kan kak Reza " ucap Fika tersenyum


" Whatt ,, bener nih supir mu itu kak Reza " ucap Jesi senang


" Sejak kapan kak Reza jadi supir pribadi mu itu " tanya intan kepo


" Sejak dulu dan sekarang" ucap Fika asal


Mereka kesal dengan jawaban Fika yang seenaknya saja

__ADS_1


__ADS_2