Terpaksa Menikahi Pria Dingin

Terpaksa Menikahi Pria Dingin
bab 48


__ADS_3

pagi yang sangat lah cerah di mana hari hari Mila hanya di habis kan nya di rumah saja bersama sepupu nya Fika .


Mila pun sangat lah bahagia di karena kan , walau pun Mila bukan lah bagian dari keluarga mereka namun mereka sangat menghargai Mila .bahkan sepupu sepupu Fika pun sangat lah senang akan kehadiran Mila .


" nak kamu tuh jangan terlalu capek , kamu tuh kan lagi hamil , jadi jangan terlalu kecapean " ucap Tante Salma .


" iya tan , lagi pula kan hanya bersih bersih rumah doank kok " ucap Mila yang lagi berberes rumah .


" oiya nak , kamu tuh apa gak kangen sama keluarga gitu , atau sama suami kamu ," ucap Tante Salma sekedar bertanya .


" kangen sih Tan , tapi Mila cuma ingin tenang kan diri dulu , apa kah Mila boleh tinggal di sini lagi Tan " ucap Mila dengan nada memohon .


" kamu tuh kaya sama siapa aja sih , kapan pun kamu ingin berkunjung atau tinggal di sini rumah Tante akan selalu terbuka buat kamu kok " ucap Tante salma tersenyum .


" sekali lagi makasih ya tan" ucap Mila kembali tersenyum .


sementara di lain tempat keluarga Sanjaya .


mama Risa keadaan nya semakin memburuk dan terus saja menangis dan terus menangis .


papa Rudi pun bingung harus berbuat bagaimana lagi agar istri nya itu tidak banyak pikiran di karena kan kalau semakin banyak pikiran dan stress maka penyakit nya akan kambuh kembali .


papa Rudi pun sudah berusaha untuk mengerah kan seluruh anak buah nya untuk mencari keberadaan menantu nya itu . namun nihil ia tidak mendapat kan informasi apa pun tentang di mana keberadaan menantu tercinta itu .


" ma ,papa akan berusaha untuk mencari keberadaan Mila , mama jangan terlalu banyak pikiran dan jaga kesehatan mama " ucap papa Rudi mencium kening mama Risa dengan lembut .


" tapi pa , mama tidak bisa kalau tidak memikir kan nya , mama tau dia sangat lah kecewa atas perbuatan Aldo terhadap nya , maka nya mama ingin meminta maaf pada menantu kita pa mama tidak ingin dia pergi meninggal kan keluarga ini pa " ucap mama risa sedih dan menangis .


" sudah donk ma , kita semua sudah berusaha untuk mencari keberadaan Mila , namun kakak belum bisa menemukan nya , tapi kakak janji kakak akan bisa bawa Mila kemari " ucap Bagas yakin kan mama nya itu .

__ADS_1


" tapi nak , apa mau Mila kembali lagi ke rumah kita sementara Aldo sudah berbuat begitu ke pada nya , mama pun sangat lah kecewa dengan adik mu itu kenapa dia bisa berpikiran seperti itu mana gak habis pikir dengan cara pola pikir nya itu , ia harus nya berpikir lah lebih dewasa ." ucap mama risa sedih .


" tentu saja mau mah , karena kak Mila orang nya bukan nya pendendam , aku tau betul sipat kak Mila ia pasti akan kembali di keluarga ini " ucap Pinau tiba tiba keluar dari balik pintu sambil membawa kan semangkuk bubur hangat untuk mana risa


" ini bubur nya mah makan ya ma sini biar Pina suapin " ucap Pina .


" kenapa kau ikut campur saat orang tua bicara hah , apa kah kau di ajak bicara " ucap Bagas yang tidak suka jika Pina ikut campur atau sampai masuk ke keluarga Sanjaya .


" aku kan cuma ingin menghibur mama kak , apa lah salah jika aku ingin mengurangi rasa sedih nya " ucap Pina .


" kau tidak perlu menghibur nya , karena mu lah maka nya mama jadi seperti ini , kalau kau tidak pernah hadir dalam kehidupan keluarga besar Sanjaya mama kami tidak akan mungkin seperti ini keadaan nya " ucap Bagas yang sudah sangat emosi .


" jadi maksud kakak, aku lah penyebab mana jadi begini , aku pun tidak pernah menginginkan hal ini terjadi kak , kalau aku tau kak Mila adalah istri mas Aldo , aku tidak akan mau sama mas Aldo dan tentu nya aku akan mengusir nya dan jangan pernah mengganggu aku " ucap Pina sedih karena ia tidak di terima di keluarga Sanjaya padahal ia sekarang sedang mengandung cucu pertama keluarga Sanjaya grub .


" sudah kenapa kalian harus bertengkar ha.....


kalian itu bertengkar pun tidak mungkin bisa membuat Mila kembali lagi ke rumah ini , dan mala membuat mama jadi semakin parah apa itu yang kalian ingin kan" ucap mama risa dengan sedih


" ia pa akan Bagas panggil kan " ucap Bagas sambil pergi menuju kamar adik nya itu .


tok .... tok .... tok ....


tok ....... tok .... tok ...


" apa sih kak , ganggu orang lagi main game aja kakak ini " ucap Aldo yang sangat lah kesal akan kelakuan kakak nya itu .


" seperti tidak punya masalah , kakak liat kau ini istri mu itu lagi hamil , sekarang kita tidak tau di mana keberadaan nya , dan sepupu nya Mila hari demi hari kandungan nya semakin membesar dan kau masih tenang saja dan seperti tidak mempunyai tanggung an hidup " ucap Bagas yang sudah tidak tahan menahan emosi nya dan langsung memukul Aldo sampai terjatuh ke lantai .


" kenapa kakak harus ikut campur masalah rumah tangga ku , kalau kakak ingin , kakak boleh ambil istri ku dan sepupu nya sekalian , aku akan iklas kak , karena memang aku juga tidak pernah menginginkan pernikahan ini terjadi tertapi akibat ke egoisan papa dan mama maka aku nikah secara terpaksa " ucap Aldo pergi ke ruang tamu untuk menemui orang tua nya itu .

__ADS_1


" Aldo ....... kenapa kamu tidak pernah mau mendengar kan perkataan kakak mu " ucap papa Rudi .


" nak apa kah mama boleh meminta sesuatu pada mu nak sebelum mama di jemput sama yang maha kuasa " ucap mama risa memegang tangan Aldo .


" mama kenapa bicara seperti itu mah " ucap Aldo .


" mama , tidak akan begini kalau tidak karena mu berbuat " ucap Bagas .


" aku tau kak aku itu salah , aku akan bertanggung jawab atas apa yang telah aku lakukan " ucap Aldo


" lalu kalau kau bertanggung jawab , gimana tentang istri mu itu " ucap papa Rudi dan Aldo tiba tiba terdiam .


" aku tidak tau pa , harus melaku kan apa , lagi pula kalau memang dia sayang sama mama pasti dia akan kembali ke rumah ini " ucap Aldo santai .


" jadi gimana dengan Pina , kapan kalian akan melangsung kan pernikahan kalian " ucap papa Rudi .


" oke aku Uda putus kan aku akan menikahi Pina dan akan bertanggung jawab atas apa yang telah aku laku kan , dan aku akan mencari keberadaan istri ku , gimana pun dia telah mengandung anak aku " ucap Aldo yang terlihat sedih .


ia sudah memikir kan nya matang matang kalau ia akan menerima istri nya itu sepenuh nya dan menikahi Pina dengan rasa tanggung jawab , namun ia melaku kan itu semata mata hanya cuman ingin membuat orang tua nya bahagia terhadap nya . terutama membuat mama nya itu bahagia .


" aku tidak akan pernah melupakan cinta lama ku bersama ajora , namun aku tidak mungkin egois dan aku harus bisa menjaga mama Risa agar selalu bahagia dan sehat selalu " batin Aldo dalam hati nya


ia berencana setelah ia menemu kan ajora ia bakal menikah dengan ajora , dan mencerai kan ke dua istri nya itu


mohon maaf ya readers author baru bisa update 🙏🙏🙏🙏


jangan lupa like , komen dan vote ya readers .


agar author semangat nulis nya

__ADS_1


salam hangat


Adit putra


__ADS_2