
ke esok kan hari nya Mila hendak pergi ke rumah sakit untuk memeriksa kan kandungan nya , ia yang di temani oleh ajora ke dokter kandungan karena ia belum berapa tau di mana letak rumah sakit terdekat di kota tersebut , dan setelah mengecek kandungan nya ia juga sudah berjanji untuk menemani ajora untuk menemui kekasih nya yang sudah lama tidak ia temui .
" Ra , Uda berapa lama emang nya kalian tidak bertemu sampai segitu nya kamu ingin jumpa dengan nya " ucap Mila dengan tersenyum .
" Uda lama banget kak, karena aku kuliah di luar negeri jadi aku sama dia gak bisa bertemu sampai aku lulus dari kuliah ku kak " ucap ajora tersenyum .
" ohw berarti kamu sudah sayang banget sama dia ya sampai segitu nya kamu ingin bertemu dengan nya " ucap Mila .
" iya kak , baru ini lah kami kotekan dari segitu lama nya , aku memang sengaja tidak memberi kabar sama kekasih ku itu kak , karena aku ingin pokus untuk kuliah terlebih dahulu , tetapi aku tetap menjaga hati untuk nya , aku pun sangat lah percaya dengan nya karena kami memang saling mencintai " ucap ajora senang .
tidak terasa mereka akhir nya sudah sampai di rumah sakit , yang ingin mereka datangi
setelah sampai di rumah sakit mereka langsung menuju ke ruangan dokter kandungan yang ingin mereka tuju .
" selamat siang dok , saya ingin cek kandungan saya dok" ucap Mila .
" oke Bu , apa keluhan yang dirasa kan Bu " ucap dokter tersebut sedikit bertanya .
" akhir akhir ini pergerakan bayi saya Uda mulai nendang nendang dok , dan makan saya selalu meningkat nafsu makan saya dok " ucap Mila menjelas kan .
" ya sudah Bu kita akan periksa ya Bu perkembangan bayi ibu " ucap dokter tersebut meletakan alat untuk memeriksa keadaan kandungan Mila .
" Bu , selamat ya ibu mempunyai anak kembar tiga sekaligus " ucap dokter tersebut memberi selamat , Mila pun sangat terkejut dengan perkataan sang dokter ia sungguh tidak percaya jika ia telah mengandung anak kembar yaitu tiga sekali Gus , ia sangat lah bahagia dan sangat lah senang karena sebentar lagi ia akan menjadi seorang ibu dari ke tiga anak nya itu , namun ia juga merasa sedih di saat kebahagiaan ini ia dapat kan tetapi suami nya tidak ada di sisi nya , memang benar pernikahan yang ia laku kan itu tidak di ladasi dengan ada nya rasa cinta dan kasih sayang dari ke dua nya . tetapi anak nya yang ia kandung sekarang itu adalah darah daging nya juga .
" berarti saya sedang menggandung bayi kembar ya Dok " ucap Mila yang masih tudaj percaya dengan kenyataan ini .
" dan kalau begitu berarti Janin ibu aktip donk Bu , ibu cuma perlu menjaga kesehatan ibu dan perbanyak makanan yang bergizi agar janin nya tumbuh dengan kuat Bu "ucap dokter kandungan tersebut .
" dan janin ibu juga kuat kok , oiya Bu kenapa suami ibu tidak ikut untuk melihat perkembangan bayi dalam kandungan ibu , ibu bisa melihat sendiri di layar monitor kami kalau bayi ibu sangat lah aktip perkembangan nya " ucap dokter tersebut .
"suami saya tidak bisa ikut hadir dok, karena ia harus menemui klain nya dan sedang banyak pekerjaan " ucap Mila berbohong kepada sang dokter .
" oiya Dok kalo bokeh saya tau apa ya kelamin ketiga anak saya dok " ucap Mila tiba bertanya tentang jenis kelamin ketiga anak nya itu .
" tunggu saya periksa terlebih dahulu dulu ya Bu, mohon maaf Bu nampak Nya bayi ibu belum mau menunjuk kan jenis kelamin nya Bu , mungkin ia ingin ayah yang melihat Bu " ucap dokter itu tersenyum .
" dan sayang sekali ya Bu , suami ibu tidak bisa melihat secara langsung perkembangan anak ibu saat berada di kandungan ibu " ucap dokter tersebut Mila hanya tersenyum kecut mendengar perkataan dokter .
" oiya Bu kandungan ibu sudah memasuki tujuh bulan , memang di waktu tersebut ibu akan mengalami kontraksi " ucap dokter tersebut menjelas kan .
" hmmm , mudah mudahan dengan lahir kamu nak ke dunia ini ayah mu mau menerima kalian ya nak , bunda berharap setelah kalian lahir ayah kalian akan lebih perhatian terhadap bunda dan terhadap kalian juga tentu nya bunda tidak ingin jika kalian tidak mendapat kan kasih sayang dari ayah kalian , sehat sehat di dalam ya nak bunda sayang sama kalian " ucap Mila dalam hati .
" kak selamat ya kak , kakak mempunyai bayi kembar nanti nya " ucap ajora memberi kan selamat terhadap Mila .
setelah selesai melaku kan pemeriksaan ke dokter kandungan mereka langsung menuju ke tempat di mana ajora akan bertemu dengan kekasih nya itu .
" kak ,kalau aku boleh kasih saran kak , sebaiknya kakak secepat nya memberi tau keluarga kakak tentang kakang mengandung bayi kembar tiga sekali Gus " ucap ajora memberi kan saran .
" kakak bukan nya tidak ingin untuk memberi tau kepada keluarga kakak , apa lagi kalau sama ibu dan mama kakak , kakak sangat lah merindu kan mereka , dan kakak juga ingin memberi kan kejutan di mana saat kakak melahir kan anak kembar apa lagi kembar sekali tiga Gus "ucap mila yang merasa sangat lah sedih karena usia kandungan nya sekarang sudah menginjak tujuh bulanan lebih tetapi keluarga nya tidak ada di samping nya .
***
***
__ADS_1
***
sementara di lain tempat seorang laki laki sedang bersiap siap mandi dan berganti pakaian , ia sangat gembira mendapat kan kabar kalau kekasih nya yang sudah lama ia tunggu akhir nya ia pulang juga dan ia bisa bertemu dengan nya , namun aneh nya kenapa ia merasa ia hanya biasa saja padahal mereka sudah lama tidak berjumpa ,
" mas , mau kemana mas , itu sudah aku siap kan makan siang untuk mas di meja makan ,apa perlu aku bawa kan ke kamar mas Aldo " ucap Pina tiba tiba keluar dari balik pintu .
" jangan lancang kamu , tidak ada yang boleh masuk ke kamar aku " ucap Aldo tegas .
" aku minta maaf mas aku hanya ingin menjalan kan tugas ku sebagai istri nanti nya " ucap Pina sedih .
" apa kamu bilang istri , tidak aku menikahi mu nanti bukan karena aku mengingin kan mu tapi aku hanya kasian terhadap anak yang sedang kamu kandung itu , aku pun tidak pernah tau apa kah itu benar anak aku atau tidak , mungkin saja itu anak dari perbuatan mu dengan lelaki lain karena kan aku tidak tau kau saja berkerja sebagai wanita penghibur , tidak mungkin kamu hanya melayani aku saja , walau pun aku tidak pernah melihat mu tidur berdua dengan lelaki lain namun aku tidak pernah tau apa yang kau laku kan di belakang ku " ucap Aldo tegas .
" aku ingat kan sama kamu ya , jangan pernah ikut campur masalah pribadi aku dan mencoba untuk mendapat kan perhatian aku , itu tidak akan mungkin terjadi karena aku hanya mencintai satu wanita , sedang kakak mu sendiri saja tidak aku anggap sebagai istri aku apa lagi kamu " ucap Aldo dengan nada suara tinggi.
" maaf kan aku mas , aku hanya ingin di saat anak ku lahir nanti nya ia akan mendapat kan kasih sayang dari ayah nya dengan cukup , mas boleh tidak menganggap aku tapi aku mohon mas jangan pernah sekali kali membenci anak kita " ucap pina sedih .
" kenapa ya aku harus merasa kan ini semua , kenapa aku mengalami ini semua , tapi aku akan tetap mempertahan kan anak aku , walau pun aku harus pergi nanti asal anak aku bisa bahagia dengan ayah nya , aku juga tidak ingin merusak rumah tangga kakak aku yang aku sayangi, aku merasa bersalah banget karena aku sampai sekarang kakak aku belum juga di temu kan , kalau sampai terjadi apa apa dengan nya aku tidak akan memaaf kan diri ku sendiri " batin Pina dalam hati .
Aldo pun pergi begitu saja meninggal kan Pina seorang diri , dan tanpa rasa peduli ketika ia melihat Pina menangis .
tidak begitu lama akhir nya mereka sampai di tempat yang mereka tuju ajora dan Mila duduk terlebih dahulu dan memesan makanan karena memang mereka belum makan siang tadi nya .
" kak , kakak mau makan apa " ucap ajora bertanya .
" kakak belum lapar dx , nanti saja ya " ucap mila .
" oiya Ra boleh kakak , kalau mengganggap kamu sebagai adik kakak sendri , karena kakak tidak memiliki adik " ucap Mila
" boleh donk kak , boleh banget malahan ,aku malah merasa senang kalau kakak mau mengganggap aku sebagai adik kakak " ucap Pina .
" makasih aunty , nanti kalau kami Uda lahir kami akan buat aunty repot ya hehehe " ucap Mila dengan menirukan suara anak kecil mereka pun tertawa lucu karena tingkah Mila yang kocak .
ketika mereka berdua lagi asyik menyantap makan siang mereka tiba tiba saja dari arah belakang datang seorang pria dengan setelan jas rapi dan cukup keren yang bisa membuat hati para kaum hawa meleleh karena ketampanan nya . ia mendekati meja Mila dan ajora dan membawa sebuket bunga mawar merah berserta kotak merah yang ia pegang .
" hai sayang , akhir nya kita ketemu kembali ya , aku sudah membawa kan cincin lamaran buat kamu dan ini aku juga bawakan kamu bunga , aku tau kamu sangat menyukai bunga mawar " ucap pria tersebut membungkuk di hadapan ajora .
" Jakson , kenapa kamu di sini , jangan jangan kau mengikuti dari London aku kan sudah pernah bilang kalau aku sudah memiliki kekasih di Indonesia dan aku sangat menyayangi nya , lebih baik kamu mencari wanita lain yang lebih sempurna dari aku , aku tidak habis pikir kamu bisa melaku kan ini terhadap ku kau adalah sahabat terbaik ku kita berhubungan hanya sebatas sahabat tidak lebih" ucap ajora yang sudah merasa malu karena semua mata para pengunjung tertuju dengan nya .
" Ra , aku sangat mencintai mu , sejak pertama kali kita bertemu rasa cinta itu datang dengan sendiri nya , aku mengira dengan semua perhatian yang kamu beri kan terhadap kamu memiliki perasaan yang sama dengan ku , tapi aku salah menanggapi itu semua kamu hanya menganggap ku sebagai sahabat mu " ucap Jakson yang sudah merasa sedih .
" ini siapa emang nya dek , apa ini yang kamu bilang yang ingin kamu tunggu dan kekasih yang selama ini kamu rindu kan " ucap Mila sedikit bertanya .
" ini Jakson kak , dia adalah sahabat aku yang di London kak " ucap ajora menjelas kan .
" perkenal kan saya kakak nya Ajora , sudah bangun lah jangan seperti ini tidak baik di lihat oleh para pengunjung yang lain " ucap Mila .
" tidak kak , aku akan terus seperti ini sampai ajora mau menerima ku , sebagai suami nya dan menerima lamaran ku kak , aku sangat lah mencintai nya " ucap Jakson .
" sayang apa kamu mau menerima aku sebagai suami kamu , aku sudah berusaha belajar bahasa Indonesia dan aku juga sudah pindah agama menjadi Islam , apa yang harus aku laku kan lagi agar kamu mau menerima aku apa aku harus mencium kaki kamu agar kamu mau menerima aku " ucap Jakson hendak mencium kaki ajora sementara para pengunjung sudah berkumpul mengelilingi mereka , mereka sudah berteriak " terima ,terima "
" terima saja kak , aku liat Abang ini sangat mencintai kakak " ucap salah satu pengunjung restoran tersebut .
" duh gimana ni ya , apa yang harus aku laku kan , aku tidak mungkin menerima nya karena aku sudah berjanji terhadap Aldo kalau aku dan dia harus sama sama saling menjaga hati " batin ajora dalam hati .
__ADS_1
***
***
***
" huff, akhir nya sampai juga aku sudah tidak sabar ingin bertemu dengan ajora " ucap nya
dan ia langsung memasuki cafe tersebut dan di liat nya ada banyak orang berkerumun ia langsung menuju tempat tersebut melihat apa yang sedang terjadi di tempat itu , ketika ia berdiri paling depan ia sangat lah terkejut ketika ia melihat ajora sedang berdiri sementara seorang lelaki sedang menggenggam tangan ajora dan bersujud di hadapan nya , ia juga melihat wanita di sebelah dengan keadaan hamil yang cukup besar tapi ia tidak bisa melihat dengan jelas wajah nya karena ia memakai masker .
" ajora " ucap Aldo sedikit berteriak .
ajora pun melihat ke arah sumber suara yang memanggil nya dan betapa terkejut ia ketika ia melihat Aldo di hadapan nya dengan keadaan marah apa yang harus ia jelas kan terhadap Aldo tentang semua ini . begitu pun Mila ia sangat lah terkejut ketika melihat suami nya itu berada di cafe ini , tapi mungkin Aldo tidak mengenali nya karena ia sedang memakai masker .
" hei , berani berani kamu menggenggam tangan kekasih ku ya , kau tidak tau siapa aku di sini " ucap Aldo yang langsung mengajar jakson dan menhancur kan Bunga dan kotak merah yang Jakson bawa .
" maksud anda apa tuan , main pukul orang sembarangan " ucap Jakson yang tidak terima di pukul Aldo ia juga membalas memukul Aldo .
" cukup apa kalian laku kan , kalian berdua tidak malu di lihat oleh para pengunjung itu " ucap ajora yang mencoba melerai jakson dan Aldo .
" kakak , kenapa kakak menangis apa kakak merasa kan kram atau apa kak , apa kah kita perlu ke dokter " ucap ajora yang melihat Mila menangis .
" tidak ada , kakak tidak apa kok , kamu sudah tidak perlu cemas " ucap Mila sedih
deq
deq
deq
" suara itu seperti Mila " batin Aldo dalam hati nya.
" sayang jadi kamu mau kan menerima ku sebagai suami mu " ucap Jakson kembali ia tidak putus asa untuk mendapat kan hati ajora .
" kamu tidak mungkin ingin menerima dia kan sayang , aku sudah lama menunggu mu sampai saat ini , kamu mencintai ku kan sayang " ucap Aldo tiba tiba .
" hufff , kenapa suami aku tega banget seperti ini , apa ajora wanita yang selama ia cintai " batin Mila dalam hati
" cukup !!!!!! sudah cukup , apa kah tidak ada sedikit pun rasa perhatian mas terhadap ku , apa tidak ada kasih sayang mas sedikit pun terhadap anak kita , mas boleh tidak mengganggap aku sebagai istri mas sendiri , tapi aku mohon mas tolong jangan pernah membenci anak kita , dan jadi ayah yang selalu menyayangi anak anak nya , aku tidak pernah mempermasalah kan kalau mas ingin menikah lagi dengan sepupu ku , aku pergi rumah hanya Untuk menenang kan diri" ucap Mila sedih .
" aku juga punya hati mas , Pina juga punya hati mas , mas tidak bisa sesuka suka nya dalam mengambil sebuah keputusan " ucap Mila sedih
dan tanpa di duga duga Aldo di pukul oleh Jakson .
" dasar pria tidak berguna , sudah memiliki istri juga masih aja mau mendekati wanita lain , kau apa tidak pernah berpikir istri mu sedang mengandung anak mu ha , ini mala kau mendekati kekasih orang lain " ucap Jakson.
" berani sekali kau memukul ku ya " ucap Aldo namun Mila dengan sigap mencoba memeluk Aldo untuk melerai perkelahian ini , tetapi Aldo yang merasa di peluk tiba tiba ia sangat lah risih dan berusaha untuk melepas kan peluk kan Mila tanpa ia sengaja ia menyikut perut Mila dengan kuat agar Mila mau melepas kan pelukan nya .
" ahhhhhhhhhhh, sakit nya aduh " ucap Mila dan dengan terkejut ia melihat darah yang keluar dari rok yang ia guna kan .
ia pun sudah tidak sadar kan diri akibat pukulan dari Aldo .
semua nya pada melihat ke arah Mila dan membantu nya untuk pergi ke rumah sakit .
__ADS_1
" kalau sampai kak Mila sampai kenapa napa , kamu harus tanggung jawab do " ucap ajora dan segera membawa Mila ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaaan lebih lanjut lagi
" semoga tidak terjadi apa apa dengan kak Mila dan juga my twin , maaf kan aku kak ini semua karena salah aku , aku berjanji. aku akan meninggalkan Aldo untuk kakak , karena kakak selama ini sudah baik terhadap ku " batin ajora dalam hati .