Terpaksa Menikahi Pria Dingin

Terpaksa Menikahi Pria Dingin
bab 18


__ADS_3

setelah acara selesai Mila dan aldo masuk ke kamar mereka di mana di dalam kamar ini akan jadi awal cerita hidup mereka setelah menikah dan melewati masa masa bersama sebagai pasangan suami istri yang seharus nya bahagia


tapi tidak bagi Mila pernikahan ini malah membuat hati nya hancur dan merasa tidak memiliki masa depan lagi , ia juga merasa sudah putus asa dengan kehidupan nya saat ini ,yang harus menikah muda dan menghabis kan masa masa mudah nya dengan menjadi seorang istri terhadap lelaki yang sama sekali tidak ia cintai itu .


Mila merasa bahwa ia tidak bisa bahagia menikah dengan orang yang tidak di cintai nya dan Mila berharap ia akan menemu kan solusi atas masalah yang menimpah nya saat ini .


ke dua pasturi sudah berada di dalam kamar di mana kamar itu adalah kamar mila yang di rias seindah mungkin .dengan warna yang tidak terlalu mencolok tetapi pas untuk pasangan yang baru menjalani rumah tangga itu , hiasan hiasan yang cukup indah itu tidak pernah bisa mewakili isi hati seorang Mila Rahardian , ia sudah sakit hati dan kecewa .


Mila bergegas untuk mandi dan berusaha membuka resleting gaun pengantin nya tapi al hasil ia tidak bisa membuka nya tetapi Mila sangat takut untuk minta bantuan terhadap Aldo walaupun sekarang Aldo resmi menjadi suami nya yang sah , namun ia masih segan untuk meminta bantuan Aldo , apa lagi kalau takut Aldo menolak nya dan malah memaki nya ia tidak ingin hal itu sampai terjadi nanti nya .


sementara Aldo hanya duduk di samping ranjang sambil memandangi sekeliling kamar yang ia tempati dan sedikit melirik Mila yang sedang ke susahan membuka gaun nya itu .dan Aldo pun berinisiatif Bertanya ke pada Mila apa Mila sedang laku kan di situ .


" hei kenapa kau diam di situ " ucap Aldo tegas


" tidak ada apa apa hanya saja susah buka gaun pengantin ku ni karena aku gak sampai untuk buka resleting gaun pengantin ku ini " ucap Mila lembut


" apa kau tidak punya mulut untuk berbicara percuma saja kau di kasih organ tubuh yang lengkap tapi tidak bisa kamu gunakan dengan baik dan seperlu nya " ucap Aldo tegas sambil memegang bahu Mila dan mencengkeram nya dengan kuat


" jangan lakukan itu aku belum siap untuk melakukan kan nya apa lagi dengan mu , lagi pula kita menikah tanpa di dasari dengan rasa cinta maupun kasih sayang " ucap Mila yang sangat terlihat ketakutan itu .


" cih , siapa juga yang mau menyentuh mu jangan mimpi lah, aku hanya sakit mata ku melihat mu berdiri disitu saja aku pun gak Sudi buat nyetuh tubuh mu itu walaupun sekarang kau itu adalah istri ku tapi dalam pikiran ku sekarang aku gak kepikiran ke situ yang aku pikirkan bagaimana cara agar aku bisa menikmati masa mudah ku , tanpa ada nya gangguan seperti diri mu ini" ucap Aldo sambil mendorong tubuh Mila kuat ke atas kasur sampai punggung Mila terbentur dinding ranjang


" aww,, sakit nya " ucap Mila sambil memegangi pinggul nya yang terasa sangat sakit akibat di dorong oleh Aldo


" dasar manja begitu saja sudah menangis , itu yang di nama kan mau menjadi istri Aldo Sanjaya, inget baik baik menjadi istri Aldo Sanjaya harus lah perempuan yang kuat , tangguh dan tidak mudah menyerah , bukan nya perempuan lemah , dan suka menangis seperti diri mu itu " ucap Aldo tegas dan tersenyum sinis melihat Mila yang meringis kesakitan akibat terbentur dinding ranjang dan menganggap Mila gadis yang sangat manja dan cengeng


Aldo bergegas mengambil jaket nya yang ada di koper nya karena hari ini dia harus menginap di rumah Mila dan harus menetap selama satu Minggu di rumah mertua nya itu dan sehabis itu baru mereka akan tinggal di rumah Aldo untuk melewati hari hari bersama mereka setelah menikah


" hei kau tidur kau di kursi tidak muat tempat tidur ini dan tolong hidup kan ac nya ,panas ini " ucap Aldo yang masih asik main game yang ada di hp nya itu sambil baringan di atas kasur .


" kenapa harus aku yang tidur di bawah , ini kan kamar aku dan lagi pula memang AC nya lagi rusak belum di perbaiki lagi, harus nya kau yang tidur di sopa bukan aku , kau itu tamu bukan tuan rumah di sini " ucap Mila mencoba untuk berani menjawab Aldo


" kau ya berani kali kau gitu ngomong mu , jaga bicara mu gak ada sopan sopan nya sikit , aku kan cuma bertanya kenapa kau malah berbicara begitu hah , kenapa, jangan buat aku emosi ya , " ucap Aldo yang langsung bangkit dari ranjang Mila dan menatap Mila dengan tatapan tajam bagai singa yang siap menerkam mangsa nya itu


Mila yang tadi sangat berani sekali untuk menjawab pertanyaan Aldo sekarang nyali nya menciut karena bentakan dari Aldo


Mila pun hanya bisa diam dan menunduk dan ia merasa bersalah tadi telah meninggi kan suara nya terhadap Aldo suami nya sendiri


" maaf ya sudah aku akan tidur di sopa deh , kamu boleh tidur di kasur deh " ucap Mila yang langsung duduk di sopa dan berniat mengambil selimut di lemari tiba tiba saja ketika ia hendak berdiri Aldo melempar kan jaket nya dan mengenai wajah Mila

__ADS_1


Mila yang sangat terkejut akan tingkah laku suami nya hanya bisa sabar dan yakin kalau ia pasti akan berbahagia dan akan mencoba untuk tetap sabar menghadapi sikap suami nya itu yang memang sering sekali buat ia kesal sekali


" letakan kembali jaket ku jangan sampai kau mengotori nya dengan tangan mu itu " ucap Aldo yang langsung merebah kan diri nya di ranjang Mila


Aldo sangat betah akan khas wangi dari kamar Mila yang sangat harum walapun kasur di kamar Mila tidak se bagus kamar milik nya


" iya aku akan Rapi kan jaket mu dulu " ucap Mila yang mulai mengantuk itu .


" hei kau sudah tidur kah " ucap Aldo sambil melempar kan bantal kecil ke pada Mila


Mila yang sangat terkejut langsung terbangun dan melihat Aldo yang hanya tersenyum licik menatap Mila yang terkejut di buat nya


Aldo pun menyerah kan kertas dan pulpen kepada Mila


kertas itu adalah kertas perjanjian kontrak pernikahan mereka yang telah ia buat sebelum menikah ia sangat kecewa atas orang kepercayaan nya yang tidak bisa melaku kan tugas nya dengan baik


"kertas apa ini " ucap Mila sambil menolak balikan kertas yang sedang ia pegang itu dengan teliti


" apa kau tidak bisa baca kalau tidak bisa baca akan aku sekolah lagi kau di tingkat SD mau kau ha , " ucap Aldo tegas


" itu surat kontrak pernikahan kita berdua ya " ucap Aldo yang masih dengan tampang datar dan selalu di tekuk itu dan tidak terlihat ceria .


Mila pun membaca surat yang telah di maksud Aldo ia membaca dengan teliti makna surat tersebut dan isi isi surat tersebut dengan sangat lah teliti dan beberapa kali mengulang nya


isi surat kontrak tersebut ia lah


1 : pihak perempuan tidak boleh membantah apa yang di ucap kan oleh pihak laki laki, kalau pihak perempuan membantah pihak laki laki akan marah .


2:pihak laki laki berhak memerinta apa yang ingin dia ingin kan oleh pihak laki laki , pihak perempuan tidak boleh menolak termasuk untuk melakukan hubungan badan sekali pun karena pihak perempuan sudah resmi menjadi istri pihak laki laki jadi tidak ada salah nya jika pihak laki laki meminta berhubungan badan ke


pada pihak perempuan .


3 : pihak perempuan wajib menjalan kan tugas nya sebagai seorang istri dan harus terlihat romantis saat berada di luar rumah


dan saat berada di dalam rumah pihak perempuan tidak boleh mengganggu atau ikut campur urusan pihak laki laki , dan pihak perempuan bebas untuk pergi ke mana pun sesuka nya , namun jika orang tua atau keluarga pihak laki laki atau pun perempuan yang hadir ke rumah nya , pihak perempuan harus bersikap romantis ke pada pihak laki laki itu .


" huffs peraturan macam apa ini semua di enak kan sama pihak laki laki dan kami para perempuan hanya di mampaat kan saja demi ke untungan semata oleh para pihak laki laki " ucap Mila dan langsung meletakan surat tersebut di atas meja dengan kasar


" berani nya kau ber bicara begitu , masih mending aku mau menikahi mu dan tidak suka cewek yang suka membantah apa lagi yang membantah istri kontrak yang tidak berguna sama sekali dan tidak pernah di anggap oleh semua nya " ucap Aldo yang tampak sangat emosi itu

__ADS_1


" dan aku ingat kan oke berguna lah sedikit sebagai istri apa lagi kau istri kontrak " ucap Aldo lagi dengan tatapan mehunus


Mila meneteskan air mata nya kata kata Aldo sangat menyakitkan bagi nya dan terasa perih di dalam hati dan merasa kalau ia wanita paling hina yang di lahirkan di muka bumi ini karena suami nya sendiri yang mehina nya


malam pun begitu dingin dan hujan deras membasahi bumi dan membuat udara di dalam kamar terasa sangat dingin dan mecekam karena harus tidur satu kamar dengan laki laki yang sudah menjadi suami nya itu namun ia tidak mencintai lelaki yang ada di kasur .


***


***


***


pagi pun indah burung burung berkicau riah dan Mila sudah selesai melaku kan ritual mandi nya dan mata nya masih sembab akibat terlalu banyak menangis dan hrus terlihat ceria di depan kakak dan ke dua ortu nya


sementara Aldo masih senantiasa tidur dan bermimpi indah


" huff hari pertama ku jadi istri aku harus bisa dan aku harus kuat untuk menjalani nya ini semua, ayo Mila kamu pasti bisa jalani ini " ucap Mila dan langsung menuju kamar mandi menyiap kan air hangat untuk suami nya mandi dan menyiap kan baju ganti suami nya yang ada di dalam koper yang di bawa suami nya tersebut .


" tuan bangun tuan Uda siang ni " ucap Mila yang megoyangkan tubuh Aldo dengan pelan


" hmmm , apa sih mengganggu orang lagi tidur aja kau ini apa gak bisa sih sekali aja gak buat ribut gitu aku masih mengantuk tau " ucap Aldo dengan nada malas nya itu


" Hari sudah siang tuan , dan saya sudah menyiap kan air hangat untuk tuan mandi dan sudah menyiap kan baju ganti untuk tuan nanti nya " ucap Mila memberi tau ke pada Aldo.


" Hmm ,, siapa kau yang berani nya membuka buka koper milik ku hah lagi pula aku tidak pernah menyuruh mu untuk mempersiap kan itu semua nya " ucap Aldo yang sudah kesal dengan Mila karena tidak izin dulu dengan nya untuk membuka barang barang milik nya tersebut .


" Aku mau keluar dulu mau bantu ibu menyiap kan sarapan pagi ya " ucap Mila dan langsung pergi meninggal kan Aldo Sendiri di dalam kamar sendirian .


" Huff dasar istri tidak sopan buka nya memberi letak kamar mandi di mana atau apa lah tuh ini malah nyelonong pergi begitu saja " ucap Aldo dan langsung mencari ke beradaan kamar mandi .


Di meja makan sudah ada ayah ibu ,kakak nya yang sedang asik sarapan dan menikmati hidangan yang ada


" Pagi semua nya " ucap Mila menyapa yang ada di meja makan sambil tersenyum hangat .


" Pagi apa Uda jam 9 nih , itu yang kau sebut pagi dx " ucap Reza kesal dan mencoba menggoda sang adik itu


" Hehehe maaf lah kak kesiangan aku ma " ucap Mila menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal itu


" Nak kenapa mata sembab begitu apa kah baik baik saja kamu nak , keliatan kamu habis menangis gitu , apa suami mu menyakiti mu dan membuat kamu tidak nyaman , lalu sekarang di mana suami mu itu nak " ucap Irma khawatir

__ADS_1


Mila yang mendapat pertanyaan dari ibu nya secara mendadak merasa sangat terkejut


__ADS_2