Terpaksa Menikahi Pria Dingin

Terpaksa Menikahi Pria Dingin
bab 55


__ADS_3

Beberapa hari kemudian akhir nya. Mila tersadar dari masa kritis yang ia alami , wajah nya sangat lah pucat pasi dan ia sangat lah terkejut ketika melihat di samping nya ada seseorang yang memegang tangan nya dan ia juga sangat terkejut ternyata itu ialah suami nya sendiri , ia begitu heran kenapa Aldo bisa tidur di sini dan sambil menggenggam tangan nya apa tanda nya Aldo sudah mau menerima nya atau ada hal yang lain .


Lalu ia melihat ke sekeliling ruangan ternyata di ruangan tersebut hanya ada Mila dan Aldo dan tidak di temu kan satu orang pun .


Ia langsung mengecek perut nya dan memegang nya , sungguh ia sangat lah terkejut ketika perut nya sudah tidak membesar lagi itu tanda nya ia sudah melahir kan , namun ia sangat lah khawatir apa mungkin pukulan yang di akibat ke perut nya anak anak nya jadi gugur dan tidak bisa di selamat kan karena kalau pun melahir kan itu pasti belum waktu nya karena seingat nya usia kandungan nya baru menginjak 7 bulan lebih .


Sebenar nya ia mau tanya kan langsung ke pada Aldo tentang keadaan sang buah hati saat ini , namun ketika ia hendak membangun kan Aldo tiba tiba saja ia teringat kalau Aldo paling tidak suka di ganggu apa lagi saat sedang tidur .


Ia takut jika suami nya bangun nanti ia akan marah terhadap Mila karena menggangu nya saat sedang tertidur lelap .


Ia juga sangat takut gimana kalau anak nya sampai tiada , apa yang harus ia laku kan dan apa kah Aldo mau menerima nya kembali menjadi seorang istri atau malah mencerai kan nya .


Tetapi kalau memang itu kenyataan nya ia akan terima dengan iklas walau pun di dalam hati nya sangat berat.


" Makasih ya mas ternyata kamu perhatian banget sama aku " ucap Mila pada diri nya sendiri sambil mengusap rambut Aldo .


" Kenapa engkau tega berbuat ini terhadap ku mas , apa kamu memang tidak pernah menjadi kan aku istri mu mas walau pun aku sudah mengandung anak mu " ucap Mila lirih ia kembali teringat atas perbuatan Aldo terhadap nya , Aldo berselingku di belakang nya , dan yang paling menyakit kan ialah ternyata selingkuhan nya ialah adik sepupu nya sendiri yang sangat lah ia sayangi dan sekarang sedang mengandung anak dari suami nya sendiri dan bahkan akan menjadi istri sah suami nya kelak di kemudian hari .


serta yang paling mengejut kan lagi bagi Mila ialah ternyata wanita yang selama ini di tunggu dan di cintai oleh suami ternyata itu ialah ajora yang sudah ia anggap sebagai adik nya sendiri .


ia sangat lah sedih akan tindakan suami nya terhadap nya , ia juga sudah tidak kuat menjalani rumah tangga ini jika hanya salah satu saja yang ingin melengkapi .


tiba tiba saja seseorang datang ke ruangan Mila membuka pintu kamar rawat Mila .


karena lampu nya mati dan hanya lampu tidur saja yang yang hidup ia tidak bisa melihat siapa yang datang .


tiba tiba saja lampu di kamar nya hidup ia sangat lah takut sampai ia menarik selimut nya dan menutupi wajah nya sangking takut nya .


" hey kenapa kau , Macam liat setan aja " ucap seseorang


Mila sangat lah terkejut mendengar suara orang yang sedang berbicara seperti nya ia tidak lah asing lagi dengan suara itu , namun ia masih takut untuk membuka selimut dan tiba tiba saja selimut nya tertarik dan sangking terkejut Mila pun berteriak sampai sampai karena teriakan Mila Aldo sampai bangun dari tidur nya .


" ada apa ini ribut ribut ganggu orang lagi asik tidur aja " ucap Aldo yang langsung terbangun dari tidur nya .


" maaf kak , aku gak ada niatan tadi ganggu kakak sedang tidur aku hanya ingin melihat kak Mila saja , karena kan baru ini aku bisa jenguk kak Mila " ucap Jihan yang sudah mulai takut .

__ADS_1


" iya mas , Mila juga minta maaf ya mas karena suara teriakan Mila , Mas Aldo jadi terbangun dari tidur nya , dan mas juga jangan marah marah dulu ya mas kan aku lagi sakit dan lagi sedang di rawat di rumah sakit , aku mungkin gak bisa mas buat jalani hukuman dari mas kalau seandai nya mas ingin menghukum aku , tapi aku janji mas setelah aku sudah sembuh mas boleh menghukum aku ." ucap Mila sambil mengangkat jari nya dan menandah kan kalau ia tidak akan berbohong .


" sudah sudah tidak ada yang perlu di maaf kan , memang mas ingin bangun nya tadi , tapi kamu Justru tidak boleh lepas dari hukuman walau pun kamu sedang sakit " ucap Aldo sambil tersenyum jail .


" kak Aldo ini jahat banget sama istri sendiri orang istri lagi sakit pun harus di hukum juga " ucap Jihan yang sudah mulai kesal dengan kakak nya itu .


" terserah kakak donk , orang ini istri kakak kenapa kamu yang repot " ucap Aldo sambil mencium bibir Mila tanpa aba aba dan menahan tengkuk Mila serta ******* nya dengan lembut dan penuh kasih sayang , setelah selesai ia mencium bibir Mila tiba tiba saja ia mencium kening sang istri dan mengusap rambut sang istri dengan lembut .


Mila pun sangat lah terkejut dengan tingkah suami nya saat ini kenapa ia tidak marah terhadap nya dan justru ia maka mencium nya dengan lembut dan mencium itu di anggap sebagai hukuman biasa nya kalau ia hendak mencium nya perilaku nya tidak lah selembut ini .


" hei kenapa kamu Mala melamun begitu , bicara lah jangan melamun begitu " ucap Aldo tersenyum .


" kalau mau ciuman man lihat kondisi donk kak , jangan main asal sembarangan main cium aja mata ku jadi tercemari nih " ucap Jihan kesal .dan Aldo hanya tertawa saja sambil mengacak rambut adik sepupu nya itu .


" mas , apa mas tidak marah terhadap ku karena aku telah menggangu tidur nya mas " ucap Mila yang masih ragu ragu .


" dan kamu Jihan makasih ya , Uda mau datang jenguk kakak " ucap mila tersenyum .


" tidak , justru mas lah yang harus minta maaf karena mas belum bisa buat kamu bahagia , dan belum bisa jadi suami yang terbaik untuk mu , memang mas tidak pantas lagi meminta maaf terhadap mu karena kesalahan mas sangat lah besar dan sulit untuk di maaf kan " ucap Aldo terduduk lemah sambil mengenggam tangan sang istri .


" gini mas bener bener minta maaf terhadap mu karena mas tau kesalahan mas sangat lah fatal banget terhadap mu, sampai kamu kabur dari rumah , dan mas juga minta maaf karena terlalu ceroboh sampai melukai mu dan calon anak kita " ucap Aldo sedih dan ketika Aldo bicara tentang calon anak nya Mila tiba tiba menangis .


" mas , sebenar nya ada yang ingin aku pertanya kan sedari tadi namun aku takut mas akan marah terhadap ku nanti nya jika aku pertanya kan ini " ucap Mila yang ragu ragu terhadap suami nya .


" tanya kan saja , tidak perlu takut aku janji aku tidak akan marah atau menghukum mu jika kamu bertanya terhadap ku , kan kamu adalah istri ku sendri " ucap Aldo yang memang ingin belajar untuk meredam emosi nya dan belajar untuk menerima sang istri dengan iklas .


" begini mas tapi mas harus janji terhadap Mila jika mas tidak akan marah jika Mila bertanya tentang ini " ucap Mila yang sangat takut jika suami nya akan marah jika ia bertanya terhadap nya dan justru ia sangat lah bersyukur suami nya mau menyebut nya sebagai istri.


" oke oke mas janji mas tidak akan marah terhadap mu " ucap Aldo sambil mengangkat jari nya bahwa ia berjanji .


" ihhh , aku gak di anggap ya di sini sudah seperti nyamuk deh " ucap Jihan yang sudah mulai kesal dengan pasangan pasturi ini .


" maaf deh dex, bukan maksud kakak untuk biar kan kamu sendiri " ucap mila yang tidak enak terhadap Jihan .


" ya kak gak papa , yaudeh kak aku keluar dulu ya kak , kakak cepat sembuh ya " ucap Jihan sambil memeluk kakak nya itu .

__ADS_1


" iya makasih ya Han Uda mau jenguk kakak " ucap Mila .


setelah Jihan keluar dari ruangan rawat Mila .Mila ingin melanjutkan pertanyaan terhadap aldo , Aldo pun menanggapi nya dengan senyuman dan angguk kan .


" mas sebenar nya anak kita di mana mas , apa anak kita selamat mas atau sudah tiada " ucap mila sedih .


" hei ngapain kamu menangis , terima kasih banyak ya telah melahir kan anak anak yang lucu buat keluarga kecil kita dan terima kasih juga sudah sabar menghadapi sikap mas yang sering emosian ini " ucap Aldo sambil memencet tombol yang arti nya memanggil dokter.


" tolong bawa anak anak saya ke ruangan ibu nya , ibu nya ingin berjumpa dengan mereka karena ibu nya sudah lah sadar " ucap Aldo sambil memencet tombol tersebut .


" jadi mas anak anak kita selamat mas " ucap mila .


" iya , anak anak kita selamat dan iya tumbuh jadi anak yang lucu lucu dan mengemas kan " ucap Aldo sambil mencium istri nya itu .


" permisi pak , Bu ini anak anak nya Bu " ucap suster tersebut mendorong tiga kereta dorong .


" terima kasih ya sus " ucap Aldo sambil mengendong salah satu bayi laki laki nya .


" hai bunda , bunda jangan sedih lagi ya bunda " ucap Aldo menirukan suara seperti anak kecil..


" hai jagoan , ini siapa nama nya gemes nya anak bunda nih sini bunda Gendong " ucap Mila sambil mencium sang putra .


ia sangat lah bersyukur melihat perubahan sikap Aldo terhadap nya , sekarang Aldo lebih ingin menjaga dan merawat anak anak nya dan juga mencoba untuk membuka hati nya untuk menerima Mila kembali .


" ini nama nya, Kenzo putra Sanjaya , dan yang adik nya ini yang gemes ini nama nya Kenzi putra Sanjaya dan yang cantik ini nama nya Kezia Anggraini Sanjaya " ucap Aldo memperkenal kan anak anak nya .


" oiya mas kenapa nama putri kita ini ada nama aku di tengah nama nya " ucap Mila bertanya .


" ya kan kamu ibu nya apa lagi putri mas ini kan cantik seperti ibu nya " ucap Aldo yang tidak sadar mengucap kan kalau Mila itu cantik .


" ehhhh , kamu jangan gerr ya , yang cantik tuh putri kita bukan nya kamu , kamu tuh biasa aja " ucap Aldo .


" iya lah tuh mas , mas makasih ya untuk perhatian mas , kasih sayang mas terhadap anak kita , dan aku sangat lah bersyukur mas mau menerima aku sebagai istri mas ,dan juga mau nungguin aku sampai sadar " ucap mila tersenyum .


" aku sudah maaf kan kesalahan mas namun izin kan untuk menjadi istri mas , dan aku Uda memberi kan restu terhadap mas jika mas mau menikahi Pina , aku iklas mas asal kan mas tidak akan melupakan aku , Kenzo ,Kenzo , dan juga Kezia aku sangat lah menyanyangi mereka mas dan aku minta sama mas marilah kita buka kembali lembaran baru dan kita lupa kan masalah yang pernah kita hadapi masing masing karena Mila ingin mempertahan kan rumah tangga ini demi anak anak kita walau pun Mila jujur mila belum bisa mencintai mas " ucap Mila sambil menyusui putri kecil nya itu .

__ADS_1


" iya , sekarang di antara kita anggap saja tidak ada permasalahan dan fokus untuk mendidik dan membesar kan anak anak kita yang akan menjadi pewaris perusahaan Sanjaya grub " ucap Aldo mencium puncak kepala sang istri dengan lembut .


__ADS_2