Terpaksa Menikahi Pria Dingin

Terpaksa Menikahi Pria Dingin
bab 24


__ADS_3

Mila dan para sahabat nya sangat sedih mendengar curhatan dari Jesi yang sangat menyentuh hati banget


bahkan Mila beranggapan kenapa sahabat nya Jesi yang harus menderita seperti yang ia alami , ia tau gimana rasa nya menikah dengan pria yang tidak ia cintai sama sekali.


apa lagi saat laki laki itu mengambil kesucian nya secara paksa , Mila pun tidak habis pikir kenapa kami para perempuan yang harus di korban kan bukan nya kami seharus nya hidup tenang dan bahagia dan selalu di muliah kan .


" jadi kapan acara nya akan di langsung Jes " tanya Nadira penasaran


" sekitar dua bulan lagi sih soal nya aku pun belum ke temu dengan orang yang di jodoh kan oleh ku , aku juga belum pernah melihat wajah nya , namun sebenar nya aku sedih harus menikah dengan cara seperti ini " ucap jesi menjelas kan.


" oke semangat lah ya Jes kami selalu mendukung mu kok , dan kami akan sport kamu terus , Kami semua kan sahabat mu " ucap Mila menyemangati sahabat nya yang lagi sedih itu


" gais aku mungkin besok akan sekolah ,aku bisa minta tolong nanti kirim kan tugas sekolah yang belum aku kerja kan ya " ucap Mila serius


" bagus donk mil , kita bisa berkumpul lagi di sekolah nanti nya " ucap Nadira .


mereka pun Bersuka ria untuk membuat Jesi kembali happy dan tersenyum , bagi mereka Jesi adalah sahabat nya yang sangat murah untuk tertawa. tapi di balik tertawa dan bahagia nya rasa sedih dan konflik dari keluarga nya membuat nya sangat lah tertekan bahkan ia tidak pernah mendapat kan kasih sayang seorang ibu sejak kecil


***


***


***


di sebuah perusahaan utama yang sangat megah ruangan nya dan di ruangan presedir utama Sanjaya grub di duduki oleh Rudi sanjaya


para karyawan berkerja dengan sangat baik untuk memaju kan perusahaan Sanjaya grub yang cukup terkenal di kalangan masyarakat itu


seorang pria paruh baya sedang berjalan menghampiri Aldo yang sedang duduk di kursi tunggu perusahaan


" akhir nya kamu datang juga do papa kira kamu gak akan datang do " ucap Rudi senang


" iya pah aku ingin mulai bekerja pah dan aku akan mengambil kelas online untuk sekolah ku nanti nya " ucap Aldo tersenyum


" oke tapi kamu menjadi karyawan magang terlebih dahulu nak , seperti kakak mu kelak soal nya kalau bukan kalian yang teruskan perusahaan ini siapa lagi coba " ucap Rudi menepuk pundak putra nya


" hmmm tapi kan pah aku kan anak papa , kenapa aku harus ikut magang dulu sih pah , apa gak bisa aku langsung bekerja di kantor papa sebagai seorang pimpinan " ucap Aldo kesal dengan papah nya


" karena memang begitu peraturan nya nak kalau kamu ingin bekerja di Sanjaya grub , kalau papah di kantor itu bos kamu tapi kalo di rumah aku papa mu mengerti kan " ucap Rudi menjelas kan


Aldo pun memulai hari hari nya menjadi anak magang, dan mengalami suka maupun duka bersama sang kakak yang juga anak magang di Sanjaya grub mereka sangat antusias belajar gimana cara nya mengurus perusahaan dan mengembang kan perusahaan dengan pesat dan di kenal oleh masyarakat


mereka berdua saling bekerja sama dengan anak magang lain nya untuk memaju kan perusahaan Sanjaya grub


di balik itu semua papa nya sengaja melaku kan ini kepada ke dua putra nya. untuk menjadi lelaki yang dewasa dan menjadi pemimpin yang adil dan bijaksana kelak


terutama untuk Aldo yang sudah menjadi suami . ia harus mencari nafkah untuk menghidupi keluarga kecil nya kelak . karena ia bukan nya seorang pelajar lagi melain kan sudah memiliki tanggung jawab tersendiri di dalam hidup nya .

__ADS_1


Aldo pun meminta bantuan sekertaris untuk membantu nya mengelola berbagai macam bisnis yang sedang di jalan kan perusahaan nya .


papa nya pun menyetujui untuk aldo mencari sekretaris pembantu untuk mengembang kan bisnis usaha perusahaan sanjaya group , yang sedang iya jalankan di bagian usaha properti dan pembangunan hotel dan gedung


aldo pun harus rela bekerja di perusahaan cabang .yang kelak akan menjadi perusahaan nya sendiri karena perusahaan utama sanjaya grup telah dipegang oleh kakak pertama nya yaitu bagas raja putra Sanjaya


karena perusahaan yang ia pegang belum menghasil kan apa-apa ya bingung bagaimana cara nya iya mengaji semua karyawan dan mengembang kan perusahaan ini sendiri tanpa bantuan sekretaris nya


aldo pun sangat yakin ia bisa mengembang kan perusahaan yang di amanat kan oleh papa nya itu , ia juga percaya kalau ia bisa membukti kan kalau ia juga seorang pemimpin bukan nya hanya seorang anak lelaki yang sama sekali tidak berguna


***


***


***


di sebuah rumah, reza memikir kan gimana cara nya bilang sama orang tua nya untuk melamar Fika sebagai istri nya kelak , ia juga belum ada keberanian .iya takut kalau orang tua nya pika tidak menyetujui lamaran dari nya .


tapi ia harus segera berbicara kepada orang tua nya sebelum acara pesta ulang tahun Fika diselenggara kan nanti nya , Reza ingin melamar Fika saat ulang tahun nanti nya .


" hmm Bu , yah aku ingin berbicara serius, pada ayah dan ibu . " ucap Reza serius


" mau bicara apa nak " tanya Irma lembut


" iya kalau tidak penting di bicara kan jangan di bicara kan " ucap Kevin malas


" denger kan dulu Napa yah kalo anak tuh mau bicara jangan asal main potong Saha " ucap Irma memerotes tanggapan suami nya


" aku berniat ingin menikah Bu " ucap Reza tiba tiba


" apa menikah dengan siapa kau ingin menikah " tanya Kevin serius


" dengan sahabat Mila yah , Fika aku ingin menikah dengan Fika ,kami pun sudah menjalani hubungan pacaran , dan kami juga saling mencintai satu sama lain ya dan menerima satu sama lain nya " ucap Reza menjelas kan


" apa , apa kau Uda pikir kan itu dengan matang matang untuk menikah apa lagi menikah dengan Fika gadis SMA yang belum lulus sekolah , ayah dan ibu tidak keberatan dengan ke putusan mu mala kami senang kalau kau ingin menikah , tapi ayah takut kalau orang tua Fika tidak setuju karena Fika belum lulus sekolah dan dia pun masih terlalu mudah untuk menikah nak , saran ayah sebaik nya kamu cari aja seusia mu untuk kamu nikahi " ucap Kevin menasehati anak nya itu


" iya nak ibu pun setuju dengan ayah mu kau pikir kan dulu rencana mu ini. lagi pula kan kalau memang kau mencintai Fika maka kau juga harus rela sabar menunggu nya " ucap Irma menasehati anak sulung nya yang ber usia 23 tahun


" tapi Bu aku akan tetap ingin melamar Fika saat acara ulang tahun nya nanti nya , di terima atau tidak nya Reza hanya berpasrah terhadap Tuhan , biar Tuhan yang menunjuk kan jalan terbaik buat Reza . " ucap Reza tegar dengan keputusan nya


" pikir pikir lah dulu nak jangan ambil tinda kan gegabah, ibu gak ingin kamu menyesal nanti nya di belakang " ucap Irma sambil meninggal kan Reza sendiri di ruang tamu bersama sang ibu tercinta nya itu


" ahh apa aku temui Fika aja ya sambil aku meminta maaf terhadap nya " ucap Reza pada diri nya sendiri


Reza pun pergi menemui Fika ke tempat biasa nya mereka bertemu , Reza sudah mengabari Fika tadi terlebih dahulu .


sesampai nya Reza di tempat yang sudah ia janji kan dengan Fika , Reza mencari keberadaan pika ternyata pika sudah menunggu di bangku taman .

__ADS_1


reza pun segera menghampiri fika dengan membawa se buket bunga mawar merah yang ia beli tadi sebelum datang ke taman kota untuk menemui Fika , berniat untuk meminta maaf atas kesalahan nya yang dilaku kan pada Fika beberapa hari lalu . iya pun melambai kan tangan ke arah Fika tanda bahwa ia telah sampai



" hei cantik apakah sudah lama untuk menunggu maaf ya membuatmu menunggu lama ya t" ucap Reza tersenyum memberi kan sebuket bunga mawar merah


"belum sih" ucap Fika


" hanyy aku minta maaf ya atas kesalahan yang aku buat kemaren , kamu pasti marah banget kan saat aku tiba tiba mencium mu itu " ucap Reza dengan raut sedih


" hmm maka nya kalau gak mau di diemin jangan bikin ulah main cium orang sembarangan bukan nya permisi dulu main nyosor aja untung gak aku pukul pakai sandal ku ini " ucap Fika yang masih ingin menggoda kekasih nya


" ya maka nya aku minta maaf sama kamu , maaf kan aku ya Hanny udah khilaf melaku kan yang tidak harus di laku kan , tapi kalau minta izin berarti boleh donk cium kamu " ucap Reza merasa sangat bersalah


Fika pun tertawa terbahak bahak melihat reaksi wajah Reza yang sangat mengemas kan bagi nya


Fika pun mencubit pipi Reza lembut dan mencium nya bergantian di pipi kanan dan di pipi kiri juga mencium nya sebentar di bibir agak lama


Reza yang hanya bengong akan tingkah kekasih nya yang sangat konyol itu menurut nya itu .


" hanyy kamu mencium ku , aku gak mimpi kan Hanny , kamu mencium ku duluan hany " ucap reza yang tidak percaya dengan kejadian yang ia alami tiba tiba saja Fika mencium nya secara bertubi tubi


" kenapa memang nya ,vaku gak pernah marah sama kamu habby . cuma aku ingin me ngerjai kamu aja lucu gitu keliatan nya liat ekspresi wajah kamu tadi seperi orang ketakutan gitu , tapi aku juga kesal dengan mu karena kami gak minta izin terhadap ku " ucap Fika terkekeh


" oh berani nya kamu ya , aku Uda takut banget tau kalau kamu tidak memaafkan aku, kamu malah buat ini jadi candaan ya , aku kesal dengan kamu aku ngambek sama kamu " ucap Reza kesal dengan tingkah laku kekasih nya itu


" uluh uluh sayang jangan ngambek gitu donk , nanti ganteng nya hilang Lo " ucap Fika yang sudah memberi ciuman permintaan maaf akan tingkah usil nya yang mengerjai Reza itu


" kenapa berhenti sayang lagi donk tanggung nih hehehe " ucap Reza mengendip kan mata nya


" ihhh mesum tau, dasar mesum " ucap Fika memukul dada bidang Reza berkali kali


" gak ahh , oiya Hanny aku mau ngomong serius sama kamu , tapi kamu juga menikmati nya bukan " ucap Reza serius


" mau ngomong apa si by " tanya Fika penasaran


Reza pun meraih bunga yang ia beli tadi dan berlutut di hadapan Fika, ia tidak perduli kalau banyak pasang mata yang melihat nya, sementara Fika sudah merasa malu dengan sikap Reza seperti ini apa lagi saat ini mereka sedang berada di tempat umum .


" sayang apa kah kamu mau menjadi penyemangat hidup ku dan menjadi ibu dari anak anak ku nanti nya , aku janji aku akan mencintai mu segenap jiwa dan raga ku , dan aku janji aku akan menjaga mu dan menjaga anak kita nanti nya , " ucap Reza dan di soraki pengunjung taman untuk Fika menerima pinangan Reza


" jadi apa Jawaban kamu sayang " tanya Reza berharap


" aku mau menjadi istri dan ibu untuk anak anak kita nanti nya tapi kakak harus meminta izin terlebih dahulu pada papa dan juga mama " ucap Fika malu malu


Reza pun langsung memeluk Fika sangking senang nya karena lamaran nya di terima oleh kekasih pujaan hati nya yang pernah ia tolak dulu


sementara para pengunjung taman bertepuk tangan ria dan bahagia yang melihat pasangan romantis yang ada di hadapan nya itu , mereka pun memberi kan selamat ke pada pasangan romantis itu .

__ADS_1


" ka aku ingin menemui orang tua mu untuk meminta restu agar kita jadi menikah nanti nya " tanya Reza memasti kan


" ya kalau berani kamu ngomong nya sama papah , papah tuh orang nya galak Lo , apa kamu berani , aku yakin kamu gak akan berani " ucap Fika tertawa kecil menakut nakutin Reza dengan lantang ia yakin ia bisa hadapin orang tua Fika


__ADS_2