
di kamar yang sudah di sediakan oleh pemilik cafe hiburan malam yaitu kamar viv
gadis yang ingin bekerja di tempat cape tersebut sangat ke takutan apa bila kesucian yang ia jaga selama ini akan di renggut begitu saja sama orang yang tidak ia kenali
sementara kalau ia tidak membawa uang pulang kerumah maka paman dan bibi nya akan menyiksa nya dan menjadi kan budak seumur hidup nya , ia tidak mau itu terjadi tetapi ini sangat lah berat bagi nya karena harus menyerah kan kesucian nya yang ia jaga selama ini tanpa ikatan pernikahan , ia tau perbuatan nya ini adalah dosa besar namun ia tidak ada pilihan lain untuk tidak bekerja seperti ini .ia menunggu pertolongan dari Tuhan saja .
gadis itu sudah pasrah akan takdir nya ia berharap ke depan nya ada orang yang kasian dengan nya dan menolong keluar dari kape tersebut dan ia juga berharap bisa menemu kan pria yang benar benar mencintai nya .
aldo sudah berada di kamar viv yang di sediakan oleh sepupu nya firman
ia bersama seorang gadis yang sangat cantik
" hmm siapa nama mu " ucap Aldo sinis
" Pina Anggraini tuan biasa dipanggil Pina " ucap Pina dengan nada terbata bata
" ok ap tujuan mu kerja begini , apa kamu tidak sekolah " ucap Aldo ketus
" untuk biaya sekolah saya tuan , saya terpaksa melaku kan ini " ucap Pina tersenyum
"oke kalau begitu berapa yang kamu butuh kan untuk biaya sekolah kamu * ucap Aldo .
" saya tidak mengatakan nya di karena kan itu adalah tanggung jawab saya tuan " ucap Pina
" oke apa kamu sudah siap , untuk melayani saya " ucap Aldo siap .
" siap tuan , saya bersedia ." ucap Pina mengangguk
" hmm apa kamu pernah tidur dengan laki laki lain selain dengan saya " ucap Aldo bertanya .
" mohon maaf tuan saya tidak pernah tidur dengan laki laki lain , baru saat ini lah saya tidur dengan anda , anda lah laki laki pertama yang tidur dengan saya , saya sebenar nya tidak ingin melaku kan ini tetapi saya sangat lah membutuh kan uang itu tuan " ucap Pina menangis .
" baik lah kita akan bukti kan nanti nya kamu berbohong atau tidak ." ucap Aldo yang tidak percaya dengan gadis ini .
malam yang dingin mereka berdua menghabis
kan malam berdua bersama dan memburu cinta bersama
Aldo sangat menikmati permainan yang ia lakukan tapi tidak dengan gadis itu ,
__ADS_1
gadis itu sangat sedih karena harta yang sangat berharga yang ia jaga selama ini sudah hancur di renggut pria yang tidak ia kenali identitas nya
Pina sangat takut gimana kalo pria ini tidak memberi gaji nya malam ini apa yang akan di lakukan paman dan bibi nya di rumah
Aldo pun sangat terkejut ketika mengetahui gadis yang ia tiduri adalah gadis suci
ia merasa sangat bersalah ternyata gadis ini tidak berbohong kalau gadis ini memang tidak pernah tidur dengan siapa pun
jam tangan Aldo menunju kan pukul 04:40 berarti hari akan segera pagi dan ia harus berangkat sekolah tapi rasa nya sangat berat karena malam tadi ia minum cukup banyak agar bisa bergairah saat berhubungan , dan ia pun sangat lah menikmati permainan tersebut .
pagi yang sangat cerah sampai matahari menyinari kamar cafe yang sudah beranta kan akibat permainan mereka yang cukup memanas itu
" hoamm ,,pusing nya kepala ini " ucap Aldo yang melirik Pina yang masih tertidur pulas dan sangat menggoda bagi Aldo itu tanpa menggunakan sehelai benang pun
Aldo yang tidak tahan lagi dengan hasrat yang meburu akhir nya mereka melakukan hubungan layak nya sepasang suami istri
Pina hanya mengeliat Tampa membuka mata nya , ia sudah tau pasti lelaki itu yang melaku kan nya ia sudah tidak bisa melawan lagi . karena tidak ada guna nya juga buat melawan toh harta yang sangat berharga yang selama ini ia jaga sudah harcur sia sia di Rengut oleh orang yang tidak ia kenali , ia merasa kan sangat lah linu dan nyeri di bagian sensitif nya itu .
" hmmm apa kah kamu sudah puas telah menghancur kan masa depan ku , yang selama ini aku jaga akhir nya hilang begitu saja " ucap Pina yang sudah menangis histeris
" salah siapa kamu yang bekerja di sini jadi ini lah takdir nya kamu harus melayani laki laki " ucap Aldo yang tidak merasa bersalah
" ok mulai sekarang kau tidak boleh tidur dengan laki laki lain hanya aku yang boleh tidur bersama mu saja , tenang saja kalau soal biaya kuliah aku akan tanggung semua nya dan sekali gus uang sehari hari mu " ucap Aldo lembut sambil memberi kan uang 20 lembar uang ratusan
" baik lah tuan saya akan kirim nmr rekening saya " ucap Pina mengetikan nmr rekening nya dan mengirim nya ke Aldo
Aldo pun bergegas untuk pulang karena jam tangan nya sudah menjukan pukul 06:00 pagi tetapi ia merasa kepala nya masih terasa sangat pusing akibat minuman tadi malam yang sangat banyak
" fir gue balik Luan ya nanti gue transper uang nya , dan aku minta Pina tidak boleh tidur dengan pria lain , dia hanya boleh tidur dengan ku , paham kau " ucap Aldo tegas
" jadi maksud Lo mau tidurin pika gitu dan tidak boleh ada laki laki lain yang bersama nya dan menyetuh nya " tanya firman penasaran
Aldo pun segera menjelas kan prihal kalau ia ingin mengontrak Pina untuk jadi teman dia m
ngobrol dan curhat masalah pribadi ,
firman tidak menyangka kalo Aldo akan seperti itu padahal Aldo sudah menikah dan memiliki istri yang sangat cantik.
bahkan pesta mereka digelar secara besar besaran sampai wartawan pun banyak sekali yang meliput nya
__ADS_1
" ya sudah lah kalau memang itu yang Lo mau , gue setuju setuju aja sih tapi kan apa sih Pina mau kamu bilang gitu " ucap firman menjelas kan
" tapi ya do bukan nya Lo Uda punya istri , dan setau gue istri Lo cantik nya gak jelek jelek amat sih " ucap firman memingat kan
" Uda lah ngapain Lo bahas tentang dia itu ,
aku menikah dengan dia karena di jodoh kan orang tua aku , buka nya aku cinta dengan nya , kau tau kan aku susah buat jatuh cinta " ucap Aldo kesal dengan pertanyaan sepupu nya itu
" kalau gitu gue balik dulu lah ya fir " ucap Aldo segera bergegas untuk pulang ke apartemen nya
***
***
***
sementara di sebuah apartemen mewah seorang gadis sedang sibuk membersi kan ruangan tengah yang cukup luas sampai ia lelah mengerjakan nya
" ahhh,, ternyata berat juga ya jadi istri ni semua nya di kerja kan sendiri , sementara punya suami pun gak ada niat buat pulang macam tidak punya suami " ucap Mila kesal akan tingkah Aldo yang tidak pulang tadi malam ke apartemen
walau pun ia tidak suka dengan Aldo tapi Aldo adalah suami Mila jadi memang harus menghormati suami nya .
makanan sudah tersaji di meja makan dan kamar mereka pun sudah di rapi kan oleh Mila karena Mila bangun sebelum shalat subuh
Mila pun mencuci piring yang kotor karena ia masak tadi , bagi Mila kalau memang Aldo tidak ingin memakan masakan nya ya sudah lah mau gimana lagi yang penting ia sudah berusaha untuk menjadi istri yang baik walau pun itu berat bagi Mila
terdengar suara bel bunyi dari depan pintu apartemen yang arti nya ada orang yang datang ke apartemen nya itu
ketika Mila menbuka pintu , Mila sangat terkejut karena melihat keadaan Aldo yang beranta kan
" Anda kenapa tuan apa anda sedang sakit " tanya Mila penasaran
" tidak " ucap Aldo singkat
" ambil kan aku air putih " ucap Aldo ketus
" baik lah " ucap Mila sambil berjalan ke dapur untuk mengambil segelas air putih untuk suami nya itu
belum juga sampai Aldo sudah berjalan ke arah nya dengan keadaan sepoyongan dan karena tidak seimbang akhir nya ia menabrak Mila dan akhir nya air putih yang di bawa Mila tumpah mengenai baju Mila
__ADS_1
" huff ini kan minum untuk ku kenapa kau buat untuk menyiram baju mu itu dasar tidak berguna " ucap Aldo meninggal kan Mila sangkin kesal nya
" kan kau yang nabrak duluan malah aku yang salah aku pun merasa malu karena di tabrak mu, dasar suami tidak punya hati " ucap Mila berjalan menuju kamar nya dan ingin mengganti pakaian nya itu