Terpaksa Menikahi Pria Dingin

Terpaksa Menikahi Pria Dingin
bab 13


__ADS_3

perpustakaan


di sebuah ruang perpustakaan di jam istirahat


seorang gadis sedang sibuk mencari sebuah buku dan tidak sengaja menabrak seorang pria yang sibuk juga mencari buku


dan akhirnya gadis itu tidak seimbang dan mengakibatkan bersandar di rak buku hampir terjatuh


" hei apa mata mu tidak lihat ada orang sedang berjalan " ucap pria tersebut sambil duduk dan membaca buku


" hei mau kemana kamu .kamu yang gak lihat jalan orang lihat buku aja " ucap gadis itu kesal


" jadi kenapa Lo ada disini " tanya pria itu tidak menatap yang dia tanya


" kenapa ini kan ruang perpus jadi ini tempat umum siapa saja boleh ke mari " ucap Mila sambil memilih buku yang di inginkan


" hufff dasar cewek keras kepala ," ucap Aldo yang tidak mau kalah


" tidak bisa ngalah sama cewek , aku kan tadi memang tidak sengaja " ucap Mila kesal


" tapi Lo harus minta maaf karena akibat ulah mu buku yang ingin aku baca jadi terjatuh " ucap Aldo dengan tatapan tidak suka memandang Mila


" eh enak aja Lo ngomong ya harus nya laki laki harus ngalah donk sama cewek " ucap Mila


mereka akhirnya berdebat tidak jelas karena permasalahan yang sangat sepele tetapi karena ego nya yang tidak ingin mengalah akhirnya masalah yang kecil jadi besar


tetapi sebelum mereka selesai berdebat datang seorang penjaga perpus yang sedang berjaga di depan pintu perpus mendengar ribut ribut dari dalam areal perpus


" hei kalian berdua kalo ingin berantem jangan di perpus tapi keluar saja ini ruangan belajar jadi jangan pernah bikin keributan " ucap seorang penjaga pria


" ia pak saya minta maaf ya pak atas ketidak nyamanan ini , ini semua bukan seutuhnya salah saya pak ini salah si batu es ini " ucap Mila sembarang yang masih kesal dengan Aldo


"kok Ada ya cowok di muka bumi ini sepeti ini bahkan cowok batu es ini sebanrar lagi akan menjadi suami ku " ucap Mila dalam hati dan bersedar ngeri


" aku ingin bicara boleh " ucap Mila membuka suara


" hmm " ucap Aldo hanya berdehem


" jadi kita boleh bicara atau tidak " ucap Mila menaikan suaranya


" boleh kan Uda ku jawab hmm tadi " ucap Aldo merasa tidak bersalah


" kata hmm itu tidak memastikan iya atau tidak" ucap Aldo kesal


" apa kamu menerima perjodohan ini " ucap Mila hati hati


" tidak tapi mau gimana aku tidak bisa melawan orang tua ku " ucap Aldo


" sama aku juga tidak ingin melawan orang tua ku ,tapi aku juga tidak ingin menikah secepat ini apa lagi menikah sama kamu " ucap Mila antusias


" cih siapa juga yang ingin menikahi gadis manja seperti mu " ucap Aldo enteng


bagi Aldo Mila adalah gadis manja yang hanya ingin mengincar harta keluarga nya saja


" jaga bicara anda ya , aku bukan gadis yang seperti anda bicarakan " ucap Mila kesal

__ADS_1


" jadi menurut mu kau gadis kuat dan pemberani gitu " ucap Aldo sambil di iringi gelak tawa


" cih kamu tidak akan pernah menikah dengan ku , jangan pernah mimpi deh " ucap Aldo dalam hati sambil memandang Mila dengan tatapan sinis sementara yang di tatap tidak bergeming ia mala pokus membaca buku


sementara di luar kelas para sahabat nya Mila sedang sibuk mencari keberadaan Mila yang sedari tadi tidak terlihat sama sekali


dan dengan intruksi dari temen mereka akhirnya mereka menemukan Mila yang sedang membaca buku sendri di perpustakaan


" mil Lo dari tadi kami cariin ternyata Lo disini, gak tau gitu kami khawatir apa " ucap Fika membuka suara


" iya Lo katanya sama cowok ya ganteng gak tuh bagi bagi donk kalo memang ganteng " ucap Nadira


" iya nih Lo gak papa kan " ucap intan khawatir


" aku sendirian kok " ucap Mila


" tapi kata adik kelas tadi kamu sama cowok" ucap Jesi


" huff untung batu es sudah pergi kalo gak banyak kali pasti pertanyaan mereka ini " ucap Mila dalam hati sambil memandang para sahabat nya


" aku hanya seorang diri


hanya berteman sepi


dan angin malam ku coba


merenungi tentang jalan hidupku " ucap Mila sambil bernyanyi memperlihatkan wajah bahagia nya


Mila tidak ingin melihat para sahabat nya khawatir pada diri nya


" huff di tanya kok mala nyanyi " ucap Jesi kesal


sementara di lain tempat seorang pria paru baya dan perempuan paruh baya beserta pria muda yang sedang beradu argumen


dan mengakibatkan pertengkaran kecil di dalam keluarga


"yah kenapa ayah dan ibu memili keputusan ini sepihak tidak menanyakan dulu pada Mila " tanya Reza ingin tau


" ayah ingin melihat putri ayah bahagia bersama pilihan ayah " ucap Kevin tegas


" tapi ayah juga harus penting kan donk perasaan Mila sekarang , gara gara keputusan ayah , Mila jadi tertekan dan bersedih " ucap reza memberi tau


" kamu tidak tau apa apa za tentang ini , ini permasalahan ayah dan ibu yang akan mebereskan " ucap Kevin tegas pada anak sulung nya


" kalau kamu pulang hanya untuk melawan perkataan orang tua kamu untuk tidak menikahkan adik kamu bersama pilihan ayah ,


lebih baik kamu jangan pulang " ucap Kevin menaikan suara nya satu Okta


" tidak boleh gitu mas , Reza juga kan putra kita


dan kita Uda lama tidak bertemu nya " ucap Irma menenangkan suaminya


" dia di suruh menikah pun tidak mau , ini mala mau melarang ayah untuk menjodohkan Mila denga putra teman ayah " ucap Kevin emosi


Reza dan ibu nya hanya diam tidak menjawab lagi perkataan ayah nya yang sedang emosian itu

__ADS_1


akhirnya setelah argumen itu terselesaikan Reza berniat untuk keluar rumah dan mencari pekerjaan ia tidak enak bila harus makan dan tidur di rumah saja walpun itu adalah rumah orang tua nya sendiri


" Bu Reza cari kerja dulu ya Bu " ucap Reza meminta izin


" kenapa kamu tidak kerja di kantor ayah saja za sekalian kamu bantu bantu ayah kan agar perusahaan kita bangkit kembali " ucap Irma menjelaskan prihal perusahaan suami nya


" tidak Bu aku ingin hidup mandiri dan ingin bekerja sendri Bu " ucap Reza tersenyum


" ya sudah tapi kalo memang kamu tidak mendapatkan pekerjaan datang lah ke kantor ayah mu , pasti dia senang kamu mau bekerja di sana " ucap Irma sambil mengelus kepala sang putra


setelah pulang sekolah dan mengatar kan Mila ke rumah nya Fika pun bergegas pulang dan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang


tiba tiba saja ia teringat pernikahan Mila Sahabat nya yang sangat rumit itu bahkan Mila sendri pun tidak mencintai pria tersebut.


tetapi sorot pandang Fika berubah saat melihat seorang pria yang sedang duduk di halte bus dan Fika sangat mengenali siapa sosok pria itu


" huff itu kan kak Reza sedang apa dia disini " ucap Fika pada diri nya sendiri


Fika pun meminggirkan mobilnya dan turun untuk menghampiri Reza yang sedang duduk tanpa ia sadari Fika di hadapan nya


" siang kak " ucap Fika lembut


" eh siang " ucap Reza gugup dan langsung memandang di mana arah suara tersebut


" eh kamu nya ka ada apa ka " tanya Reza penasaran


" gak ada kak tadi kebetulan aja lewat kak jadi aku mampir deh " ucap Fika sambil tersenyum


" oiya kakak sendri lagi mau kemana " tanya Fika penasaran


" mau cari kerja ka lagi pula kakak gak enak sama orang tua kakak " ucap Reza lirih


" bagus banget donk kak kalau gitu " ucap Fika girang


Fika percaya cowok yang ada di depan mata nya ini punya kesetian yang besar terhadap pasangan nya


" jadi kakak mau cari kerja ya gimana kalau kakak aku temenin kakak cari kerja " ucap Fika tersenyum


" tidak usa ka kakak tidak ingin merepotkan mu " ucap Reza tidak enak


" tidak apa apa kak, aku kan ingin bantu kakak " ucap Fika


" ya sudah deh kalau kamu maksa " ucap reza sambil masuk mobil yang di kendarai Fika


" oiya kak kakak rencana nya mau kerja di mana kak " tanya Fika selidik


" kakak pun belum tau ka, lagi pula kakak kan Uda lama gak kemari " ucap Reza bingun


" kak gimana kalo kakak kerja di tempat ayah aku kak " ucap Fika menawarkan


" emangnya kakak tidak merepotkan mu lagi " ucap Reza cemas


" tidak apa apa kak di rumah kaya nya ada deh pekerjaan buat kakak tapi kalo di kantor Fika kurang tau kak " ucap Fika sambil tersenyum


" ya sudah deh apa pun pekerjaan nya yang penting kakak dapat kerja " ucap Reza senang

__ADS_1


setelah sampai di tempat tujuan Fika dan Reza segera turun untuk memasuki rumah mewah yang sedang berdiri di hadapan mereka saat ini


__ADS_2