
setelah memberi kabar seluruh keluarga besar Sanjaya dan juga seluruh keluarga besar Rahardian . mereka pun sangat lah gembira mendengar berita yang Fika dan Reza sampai kan .
" Alhamdulillah lah ya jeng , akhir nya cucu jeng bertambah lagi ya jeng hehehe " ucap mama risa tersenyum .
" iya jeng , saya pun gak menyangkah saya akan mendapat kan cucu juga dari Reza padahal pernikahan mereka belum juga Lana " ucap ibu Irma .
" Bu , yah ,om Tante ,aku dan Reza ingin pamit pulang ke rumah " ucap Fika yang hendak pamit pulang karena ia sangat lah segan harus tinggal terus di rumah mertua sahabat nya itu , memang sih mereka memper boleh kan Fika dan Reza untuk tinggal di rumah tersebut karena mama Risa lah yang meminta Fika buat selalu tinggal di rumah nya untuk membantu mengasuh ke empat cucu cucu nya itu , karena menurut mama Risa Mila sangat lah kerepotan kalau harus mengasuh sendirian .
intan dan juga Nadira ikut pamit buat pulang ke rumah mereka masing masing di karena kan mama dan papa nya intan ingin membahas tentang perjodohan yang telah di bahas oleh nya beberapa Minggu yang lalu .
dalam hati intan tidak pernah setuju atas keputusan orang tua nya itu yang ingin menjodoh jodoh kan nya .
tetapi ia tidak mungkin bisa menolak permintaan kedua orang tua nya di karena kan ia tidak ingin membuat orang tua nya kecewa terhadap nya .
" ya udah kalau kalian ingin pulang , pulang namun hati hati dan kamu Reza ayah ingat kan jaga istri mu dengan baik jangan sampai terjadi apa apa dengan nya " ucap ayah Kevin yang sebenar nya tidak ingin melepas kan anak dan menantu nya itu pulang karena ia mendapat kan pirasat buruk namun ia percaya bahwa pirasat nya kali mungkin saja salah .
" oke , kami permisi terlebih dahulu ya , oiya Tan , Ra apa kalian ingin pulang bareng dengan kami " ucap Fika yang menawar kan tumpangan .
" tidak perlu ka , lagi pula aku dan intan akan pulang ke rumah intan dulu , soal nya aku ingin menemani intan untuk membahas tentang masalah perjodohan nya " ucap Nadira menjelas kan .
" semoga mendapat kan titik terang dan semoga apa yang kamu ambil keputusan nya mendapat kan yang sangat lah terbaik " ucap Fika .
" terima kasih ya ka " ucap intan tersenyum hangat .
setelah kepergian intan dan Nadira akhir nya Fika dan Reza juga ikut pulang ke rumah ,walau pun ayah Kevin tidak mengijin kan mereka untuk pulang tetapi reza dan Fika tetap nekat untuk pulang , namun sebelum mereka sampai ke rumah tiba tiba saja di sebuah jalan yang cukup sepi karena waktu sudah hampir tengah malam di mana para warga sekitar juga sudah tidur .
tiba tiba saja ada sebuah motor yang menghadang mobil Reza dan Fika .
Fika sangat lah panik ketika Reza ngerem mendadak dan pria di luar tersebut terus saja mengedor kaca mobil mereka dan sampai nekat menghancur kan kaca belakang mobil .
" hey keluar kalian dari dalam mobil , hadapi kami kalau berani " ucap dua pria tersebut .
" kak aku takut kak , aku tidak mau terjadi apa apa dengan kita " ucap Fika yang ketakutan .
" tenang lah kakak akan melindungi mu , kita teriak pun percuma tidak ada yang bakal menyelamat kan kita , kakak akan keluar untuk mengecoh mereka sementara kamu coba lah untuk menghubungi Keluarga di rumah dan minta lah bantuan " ucap Reza yang mencium kening Fika dengan lembut .
" hey , jangan sembunyi kalian di balik mobil itu , akan kami ledakan mobil itu kalau kalian tidak keluar " ucap pria tersebut ....
" apa mau kalian sebenar nya mehalang mobil kami " ucap Reza yang keluar mobil .
__ADS_1
" hahaha , kau tanya mau kami apa " ucap pria tersebut tersenyum licik .
" kalau kalian mau uang akan aku kasih berapa pun , tapi asal kalian pergi dari sini " ucap Reza yang mencoba untuk mengulur waktu agar Fika bisa langsung menghubungi keluarga dan segera cepat mengirim bantuan .
" ingat kami bukan butuh uang , kami hanya ingin menghancur kan keluarga mu dan juga membalas kan dendam bos kami " ucap pria tersebut yang langsung memukul Reza dan tak mau berlama lama lagi untuk berdebat dan akhir nya mereka baku hantam dan akhir nya Reza bisa menghajar ke dua pria tersebut hingga babak belur namun ketika ia hendak masuk ke dalam mobil tiba tiba saja dari arah belakang segerombolan anak motor datang menghampiri nya dengan jumlah orang yang cukup banyak , pria yang sudah terbakar lemas tersenyum ke arah Reza .
" hajar dia dan bawa istri nya ke hadapan bos , pasti bos senang dan kita akan mendapat kan komisi yang cukup besar nanti nya dari bos " ucap pria yang sudah terkapar lemas .
" baik bang " ucap segerombolan geng motor tersebut dan langsung menghajar Reza tanpa ampun dan yang lain nya langsung masuk ke dalam mobil dan hendak membawa Fika ke luar mobil namun Fika dengan sekuat tenaga nya untuk melawan orang orang yang berusaha menyakiti nya tetapi karena tenaga nya yang tidak cukup kuat akhir nya Fika berhasil di bawa pergi oleh para geng motor tersebut dan langsung meninggal kan Reza yang terkapar lemah di tengah jalan dan dengan susah payah nya iya masuk ke dalam mobil untuk mengambil hp nya namun sayang nya hp nya sudah di hancur kan terlebih dahulu oleh para geng motor tersebut .ia sangat lah prustasi .
" sial aku tidak bisa menghubungi keluarga di rumah , aku harus bisa nyelamatin Fika dari tangan geng motor itu , aku harus cari bantuan terdekat " ucap Reza pada diri nya sendiri ia mencoba untuk jalan dan berniat untuk meminta pertolongan pada rumah warga terdekat di sekitar tempat kejadian itu , karena ia sangat lah takut bagaimana kalau istri sampai di lukai apa lagi saat ini istri nya itu sedang mengandung anak nya .
ketika Reza menemu kan rumah warga terdekat akhir nya Reza bersusah payah untuk jalan menuju tempat rumah warga tersebut .
" permisi pak " ucap Reza sambil mengetuk pintu .
tok .... tok .... tok ....
" iya ada apa ya " ucap pemilik rumah tersebut dan ia sangat lah terkejut kedatangan tamu yang tidak di undang dengan keadaan penuh luka di sekujur tubuh nya.
" ini sebenar nya kenapa , ayo mas saya bantu masuk dulu " ucap pemilik rumah tersebut yang langsung mempersilah kan Reza duduk dan langsung mengambil kan kotak p3k. ia langsung mengobati Reza dan istri pemilik rumah tersebut langsung saja membuat kan teh hangat untuk Reza minum .
" terima kasih pak telah menolong saya " ucap Reza yang merasa bersyukur telah mendapat kan pertolongan pertama namun ia belum tenang kalau belum bisa menemu kan istri nya yang di culik tapi kalau ia hadapi dengan keadaan seperti ini itu tidak akan mungkin ia harus bisa meminta bantuan kepada keluarga terdekat nya .
" saya tadi di hadang di depan gang sepi di saja Bu ,oleh para preman ,mereka menghacur kan mobil saya dan mereka juga telah membawa istri saya Bu " ucap reza sedih .
" memang di sekitar sini sangat lah berbahaya , karena gang motor rusa hitam telah berkeliaran di kampung ini dan mereka selalu saja membuat onar , tetapi mereka ke mari karena sebab mereka ingin membalas kan dendam mereka ke pada bapak Heru Nugroho dan bapak Kevin Rahardian . " ucap pemilik rumah tersebut .
deg
begitu mendengar kata ayah dan mertua nya di sebut Reza jadi sangat lah penasaran kenapa mereka ingin sekali membunuh ayah nya dan papa mertua nya itu apa yang mereka laku kan terhadap anak geng itu sampai mereka membenci nya , sungguh tidak lah masuk akal Reza harus menghadapi kekacauan dan korban balas dendam yang Reza sendiri saja tidak tau apa yang sedang orang itu laku kan dan kenapa harus Reza dan Fika yang jadi korban nya saat ini
" oiya pak , Bu boleh saya meminjam hp untuk menghubungi keluarga saya yang sedang ada di rumah dan untuk meminta bantuan " ucap Reza dan langsung mengambil hp yang telah di beri kan oleh keluarga yang ia singgahi itu .
mencoba untuk menghubungi keluarga yang ada di rumah namun tidak ada yang menjawab telpon dari nya namun ia terus mencoba untuk menelpon keluarga di rumah dan dengan upaya nya akhir nya ada juga yang menjawab panggilan dari nya .
" halo ini siapa " ucap seseorang dari balik telpon .
" dek ,ini kakak , kakak minta tolong sama mu tolong bilang sama suami mu tolong kirim kan orang bantuan , soal nya kakak lagi ada di kampung seram " ucap Reza mencoba menjelas kan.
__ADS_1
" kakak kenapa kak , kenapa kakak ada di kampung seram dan ini nmr tlpon siapa " ucap Mila yang sudah mulai khawatir dengan keadaan sang kakak .
" kakak tidak apa apa kamu jangan terlalu cemas , yang terpenting kirim saja bala bantuan ke kampung seram , karena kakak dan Fika tadi habis di todong geng motor dan sekarang Fika di bawa sama mereka , cepat ya dek " ucap Reza yang langsung menutup telpon nya .
sementara Mila sangat lah khawatir dengan keadaan sang kakak dan sahabat nya itu .apa lagi sekarang Fika kan sedang hamil .
ia langsung saja pergi ke ruangan suami nya yang ada di ruang tamu , karena suami nya lagi sedang menyelesai kan pekerjaan kantor nya yang telah di serah kan oleh papa nya .
karena tugas kantor sudah di serah kan kepada Aldo dan juga Bagas untuk mengurus nya .
tok ... tok ... tok ...
"mas .... oh mas ... mas " ucap Mila sambil berteriak-teriak mengetuk pintu ruangan kerja .
" iya ada apa , mengganggu saja kamu ini ada apa kenapa kamu gak tidur " ucap Aldo yang masih sibuk dengan komputer nya itu .
" mas tadi kak Reza telpon kata nya mas suruh antar kan bala bantuan ke kampung seram " ucap Mila dengan gugup .
" untuk apa " ucap Aldo bertanya .
" karena kak Reza dan Fika mereka di todong geng motor , dan sekarang Fika di bawa oleh geng motor itu , dan Reza tadi berhasil kabur dari geng motor itu dan ia pergi ke rumah warga untuk meminta bantuan meminjam hp " ucap Mila menjelas kan .
" sial , kenapa kamu gak bilang dari tadi , harus nya kan kita tidak perlu buang buang waktu segala " ucap Aldo yang langsung bergegas ingin keluar ruangan kerja nya itu namun di cegah oleh Mila .
" mas mau kemana " ucap Mila bertanya .
" ya mau bebasin kakak kamu lah mau apa lagi coba , oh iya besok sekitar jam sepuluh tolong jemput kan tugas sekolah ku ya soal nya kita gak akan datang ke sekolah lagi kita tetap sekolah hanya saja kita mengerja kan tugas sekolah di rumah " ucap Aldo memberi tau .
" tapi mas aku kan masih ingin ke sekolah " ucap Mila namun Aldo telah pergi meninggal kan Mila sendiri di ruangan kerja nya Aldo tersebut .
Mila pun sangat lah khawatir ia langsung pergi bergegas ke kamar mertua nya untuk membanguni mertua nya itu .
tok ... tok ... tok ...
" pa , mah " ucap Mila yang terus mengetuk pintu kamar mertua nya itu .
" iya ada apa kamu malam malam begini bangun kan mama dan papa " ucap mama risa .
" ma kak Reza dan Fika di hadang oleh geng motor dan sekarang Fika lagi di tahan mereka sementara kan Reza bisa kabur melari kan diri dari para geng motor tersebut". ucap Mila menjelas kan kepada kedua mertua nya itu.
__ADS_1
mertua nya itu pun nampak khawatir dan langsung menghubungi ayah Kevin untuk segera bangun dari tidur nya . setelah selesai papa Rudi langsung saja menghubungi para bawahan nya untuk menemu kan keberadaan Reza dan Fika dan. membawa para geng motor tersebut ke jalur hukum .
apa lagi Fika lagi hamil mama Risa pun sangat takut jika terjadi apa apa dengan keselamatan calon bayi nya