Terpaksa Menikahi Pria Dingin

Terpaksa Menikahi Pria Dingin
bab 8


__ADS_3

pagi yang sangat cerah . matahari yang sangat terik memancar seakan menembus kamar


seorang gadis yang sedang tertidur lelap


tetapi tidur mulai terganggu karena suara ketukan pintu yang sangat keras


" tok ... tok.... tok...


" Mila bangun nak sudah siang ni apa kamu tidak sekolah " ucap Irma sambil mengetuk pintu kamar anaknya


" iya Bu mila akan siap siap " ucap Mila


Mila pun bergegas bangun dari tempat tidur nya yang sangat nyaman.mila pun


akhirnya melakukan ritual mandi nya .


setelah selesai bersiap Mila pun segera turun ke ruang tamu untuk sarapan bersama keluarga nya


" pagi yah , pagi Bu " ucap Mila malas


Mila masih marah pada ke dua orang tua karena menjodohkan anak nya dengan tiba tiba


dan ia masih dalam status pelajar SMA dan belum genap 20 tahun


" sarapan dulu nak sini uda ibu masakan makanan ke sukaan kamu " ucap Irma


" iya Bu " jawab Mila singkat


setelah selesai makan Mila pun akhirnya beniat pergi ke sekolah tetapi sebelum melangkah


keluar tangan nya di genggam ole Irma


" sayang kenapa makan kamu sedikit .makan lah lagi nak entar kamu sakit gimana " ucap Irma khawatir pada putri bungsu nya


" hmm Mila Uda telat Bu " Mila permisi dulu ya


assalamualaikum yah , Bu " ucap Mila


Mila pun berangkat ke sekolah nya sambil mencium tangan ke dua orang tua nya


setelah sampai di gerbang sekolah Mila pun bergegas untuk masuk agar tidak terlambat


ketika mila sampai di depan tiba tiba dari arah belakang ada yang memukul pundaknya


Mila sontak terkejut dan hampir terjatuh di


lantai sekolah


" hei ..... mau bikin aku jantungan ya . dengan cara kalian begini " ucap Mila kesal pada ke empat sahabatnya


ternyata yang mengejut kan Mila adalah ke empat sahabatnya mereka sengaja karena melihat Mila yang sedang melamun saat jalan


"hehehe maaf lah ya udah bikin kamu kaget " ucap Jesi


" yaudah lah yuk kita masuk Uda bel tuh " ucap intan


mereka bergegas masuk ke dalam kelas untuk mengikuti pelajaran


setelah jam pelajaran selesai mereka bergegas untuk ke temu di kantin untuk ngobrol ngobrol ria


ketika ingin berjalan ke kantin untuk menemui para sahabat nya tiba tiba dari arah depan

__ADS_1


bertabrakan dengan seorang lelaki yang cukup di kenal Lin ole Mila


"hei ...dimana mata mu sampai tidak melihat orang berjalan " ucap seorang cowok


" hei .. anda yang seharusnya gunakan mata anda untuk berjalan bukan melihat hp " ucap Mila kesal


" mata untuk melihat bukan untuk berjalan dasar cewek manja " ralat Aldo


Mila pun tidak ambil pusing ia segra meninggalkan cowok keras kepala tersebut ke kantin untuk menemui para sahabat nya


" Mil kemana aja si Lo mil " dari tadi kami udah nunggu lo " tanya Jesi kesal


" Ia mil dari tadi gue perhatiin muka Lo ditekuk terus macam gak bersemangat gitu " tanya nadira


" Ini semua gara gara cowok es batu itu " ucap Mila kesal


" Hmmm cowok es batu siapa sih mil " tanya Jesi kepo


" Itu tadi ... Ahh.. uda lah gak penting.


Ada yang lebih penting dari itu " ucap Mila


Mila pun akhirnya menceritakan perihal tentang perjodohan yang di lakukan orang tua nya tanpa sepengetahuan nya


" What.... Gimana bisa gitu mil " tanya intan kaget


" Ya itu tadi malam kan Uda aku ceritain tentang soal perjodohan ini .


Lagi pula tadi aku bertemu dengan cowok yang di jodohkan aku " ucap Mila menjelaskan


" Iaa tadi malam aku gak pokus karena


Ngantuk berat .jadi gak dengerkn kalian ngobrol " ucap Fika


" Ya aku pun gak tau lagi pula aku baru pertama ketemu dia dan a " belum selesai Mila berbicara tiba tiba sudah dipotong oleh Nadira


" Cowok nya ganteng gak " ucap Nadira senyum senyum


" Dasar jomlo akut " ucap Fika merasa tidak suka


Sementara di tempat lain seorang cowok sedang berjalan memasuki areal lorong kelas yang sangat ramai pada jam istirahat


" Huuff kemana tuh cewek gue harus bicara sama dia " ucap Aldo melihat ke kanan dan ke kiri


Tring....tring..tring...


" Bentar ya gais aku angkat telpon dulu " ucap Mila sambil mengangkat telpon nya


" Assalamualaikum nak " ucap seseorang di balik telpon


"Waalaikum salam Bu . Ada apa ya Bu " tanya Mila


" Gini nak nanti sore kakak mu pulang London. karena kuliah sudah selesai dan ia akan menetap di Indonesia " ucap Irma


" Ohw bagus donk Bu kalau kak Reza pulang aku pun kangen sama dia " ucap Mila bahagia


" Tapi nak ibu gak bisa jemput kakak kamu di bandara karena pesanan kue ibu banyak nak " ucap Irma menjelaskan


" Yasudah nanti aku dan teman teman yang jemput kak Reza , oiya Bu tapi kak Reza balik jam berapa ya Bu " tanya Mila


" Jam 3 sayang " ucap Irma

__ADS_1


" Yasudah ibu bikin kue dulu ya .ibu tutup telponnya ya.


Assalamualaikum " ucap Irma sambil mematikan telponnya


" Waalaikum salam Bu " ucap Mila


Mila pun akhirnya menceritakan tentang kepulang sang kakak yang selama ini di rindu kan nya entah mengapa saat dengar ke pulangan sang kakak justru Fika yang sangat senang.


Mila belum pernah melihat Sahabatnya se bahagia itu


" Hmm jadi bener kak Reza pulang ini hari aku ingin menjemput nya ke bandara boleh gue ikut mil..pliss."


Ucap Fika sedikit memohon


Sebelum Mila ingin menjawab pertanyaan sahabatnya itu tiba tiba ada seorang cowok yang menghampiri


Meja ke lima cewek itu


Ia pun menarik Mila untuk menjauhi para kerumunan sahabatnya


" Hei " lepaksan donk " ucap Mila memberontak tapi nihil karena tenaga tidak cukup kuat akhirnya ia pasrah saja


"Diam lah " ucap Aldo sedikit meninggikan suaranya


" Ada apa Lo cowok batu es . Main tarik orang sembarangan .apa Lo gak liat gue lagi kumpul sama temen gue " ucap Mila kesal terhadap perlakuan aldo


" Kita perlu bicara soal perjodohan tadi malam . Aku tunggu nanti pulang sekolah di kafe depan sekolah " ucap Aldo sedikit berbisik


" Buat ap .akan aku coba kalau aku punya waktu aku gak janji " ucap Mila sedikit emosi


Mila pun pergi meninggalkannya begitu saja dengan rasa kesal dan emosi


" Huuuf seenaknya saja datang datang mau ajak ketemu tadi dia marah marah gak jelas .dasar cowok aneh " ucap Mila kesal sambil menghampiri para sahabat nya yang masih terdiam di meja kantin


sementara jam tangan nya sudah menunjukan pukul 14:30 Mila bergegas untuk menemui para sahabat dan ia teringat akan kakak nya yang akan pulang sebentar lagi


" gais ... aku balik dulu ya gais . soalnya kakak aku bentar sampai sementara jarak bandara dari sini jauh . aku takut dia nunggu lama " ucap Mila ke pada semua sahabat nya


" kami ikut donk mil . jemput kak Reza .ya kan we lagi pula kami kangen sama kak Reza mil " ucap Fika senang


" kepedean Lo ka , siapa yang kangen coba


lo yang kangen aja bilang ka , gue tau Lo pasti kangen di tolak kak Reza kan " ucap Jesi menggoda sahabatnya


" ihhhh bikin malu aja " ucap Fika sambil memukul punggung teman nya


" sakit ka lo bar bar banget .gak bisa di ajak becanda " ucap Jesi kesal


" huf its ok lah gue mah cantik mana ada yang nolak gue " ucap Fika sombong



Fika putri ayu sahabat dari Mila , Jesi ,intan dan Nadira


Fika cewek sedikit manja gampang di bawah perasaan dan sedikit bar bar dalam berbicara


umur 18 tahun menyukai pria dewasa yang cukup dikenal oleh para sahabat nya


walapun sudah di tolak ber kali kali Fika tetap yakin kalau pilihan nya itu yang terbaik


dan Fika pun adalah sosok cewek yang tidak mudah berteman dengan orang baru

__ADS_1


karena sikap nya yang masih sedikit ke kanak Kanakan walpun begitu Mila dan ke empat sahabatnya tetap menyayangi nya


__ADS_2