Terpaksa Menikahi Pria Dingin

Terpaksa Menikahi Pria Dingin
bab 29


__ADS_3

jam sudah menunjuk kan pukul 2 dini hari , mata Aldo enggan terpejam gara-gara alien cantik yang tidur menghadap nya.


meskipun sudah ada pagar pembatas di antara kedua nya, namun tetap saja pemandangan belahan gunung kembar yang indah dan memanjah kan mata itu sangat lah jelas.


kasur yang berukuran sangat luas itu membuat Mila bebas menginspirasi kan betapa nyenyak nya tidur nya malam ini. di samping sang suami


" bener bener tidak ada akhlak ". decak Aldo kesal langsung membalik kan tubuh nya dengan membelakangi Mila , supaya tidak melihat keindahan yang tuhan telah cipta kan itu .


seandai nya Aldo tidak mengingat kalau ia sekarang sedang berada di rumah nya , bukan di apartemen nya .


sebagai seorang lelaki yang sudah berjanji dengan ayah Kevin untuk menjaga Mila , Aldo tidak mau membuat Mila menderita . bagaimana pun Aldo sadar bahwa status nya yang sekarang adalah suami yang harus melindungi sang istri .


seketika Aldo terbayang bagaimana pagi itu di kamar apartemen , aldo merasa kan bagaimana squis yang besar itu memenuhi telapak tangan nya


" oh **** ." umpat aldo langsung menuju kamar mandi untuk mendingin kan tubuh nya .


setelah mendingin kan tubuh nya .Aldo lebih memilih tidur di ruangan belajar nya yang terdapat di samping kamar nya yang memiliki pintu penghubung satu sama lain


dari pada dia harus tidur di kamar dan membuat nya gila plus masuk angin karena harus mandi lagi .sudahlah Aldo mending mengalah malam ini


***


****


***


pagi menjelang siang


Mila sudah mengeliat ,netral nya mencoba menelisik ruangan yang sangat asing untuk nya ini bukan lah kamar Mila .ingatan Mila kini telah kembali bahwa kali ini iya tidur di kamar lelaki yang sudah sah menjadi suami nya .


" astaga " pekik Mila ia terlelap di tengah tengah ranjang berukuran besar .


secara spontan Mila mengecek seluruh pakaian nya .


" syukurlah masih utuh ." gumam nya mengusap ngusap dada nya yang berdetak .cukup kencang


bayangan mama risa muncul menyapa pagi Mila ,


" maaf kan aku mah ... aku belum bisa..." gumam Mila sedih


flashback on


setelah makan malam ,mama risa dan ibu Irma mengajak Mila ngobrol antar wanita di kamar Mila . sementara para lelaki ngobrol sendiri.


Mila sudah curiga dari awal melihat perubahan wajah sendu mama risa saat memasuki kamar nya, berbeda saat tadi di meja makan mama risa terlihat saat bahagia .


tanpa basa basi


Mila , mama mohon buat Aldo menyentuh kamu sayang ." mama risa menggenggam erat tangan Mila .

__ADS_1


menyentuh ? obrolan macam apa ini ?


" ta ...tapi ...aku ..."


" mama tau sayang , kamu belum pernah disentuh lelaki mana pun ,oleh sebab itu biar kan Aldo menyentuh mu ... menjadi lelaki pertama yang menyentuh kamu dan satu satu nya ...berikan mama cucu sayang ." ucap mama risa sedih


" Mila belum siap untuk itu ma ....maaf kan mila ...Mila gak bisa Mila masih sekolah ..." Mila menggeleng kan kepala nya , menyerah kan kehormatan nya pada Aldo .


lelaki yang baru saja menikahi nya ? meskipun status mereka memang suami istri mereka belum saling mengenal satu sama lain ,apalagi jika bicara tentang masalah sayang atau pun cinta itulah sangat jauh .dan Mila mau melaku kan itu jika ke dua nya saling mencintai satu sama lain . dan perasaan yang tulus dari dua hati yang bersatu, dan membangun sebuah hubungan rumah tangga yang harmonis dan sejaterah , bersama keluarga kecil mereka kelak nanti nya


mila tidak menolak Aldo meskipun tidak ada nya cinta .namun dia sadar akan status nya tapi apa semua nya itu tidak terlalu cepat bagi nya


" mama mohon sayang .... hanya kamu harapan mama satu satu nya wujud kan impian mama " tangis mama risa pecah .


" mengapa harus aku mah ? mengapa Bu ? Mila menatap sendu mertua nya dan ibu kandung nya bergantian .


" sayang , mama mohon , jalan kan kewajiban kamu sebagai istri yang bisa melayani suami nya dengan baik ,berikan mama cucu mil , karena mama ...." mama risa tidak bisa melanjut kan ucap pan nya lagi .hanya tangis sendu yang sangat menyedih kan yang dapat Mila lihat .


" ris ...tenang ris .. " ibu Irma memeluk mama risa sahabat yang kini juga besan nya .


" berikan aku alasan kenapa aku harus bisa di possi ini ,aku belum mengenal aldo mah ,dan aku ingin bersama dengan laki laki yang aku cintai . bukan lelaki yang tidak aku cintai . aku ingin menikah karena cinta. ucap Mila sedikit menaik kan nada suara nya .


" Mila ! yang sopan kamu kalau bicara tuh !" bentak ibu Irma.


" ibu mau kamu jangan pikir kan masalah tentang cinta , cinta itu bisa datang saat kalian saling bersama nanti " ucap ibu Irma .


"Irma sudah ..." ucap mama risa .


" kalian tau gak walau pun aku diam menerima keputusan kalian , hati aku sedih , hati aku hancur .aku masih ingin seperti teman teman ku menikmati masa muda! aku masih ingin bermain bersama teman teman ku , tapi kalian tidak memiliki perasaan ! kalian merasa aku menikah hanya karna poto sepele itu yang terjadi karena ketidak sengaja an " teriak Mila .


beruntung kamar di tutup rapat dan berada di lantai dua , jadi keributan di kamar Mila tidak terdengar hingga ke bawah .


plakkk....


ibu irma suda geram dengan anak nya , dia bukan menampar Mila , melain kan melempar sebuah amplop pada putri nya , amplop yang ia ambil dari tas mama risa .


" Irma !" mama risa terkejut , sahabat nya mengambil amplop itu .


" apa ini Bu ibu tega berbuat kasar dengan ku Bu " ? tanya Mila penasaran


" buka saja kalau ingin tau " ucap ibu irma tegas


" jangan sayang itu punya mama ...tolong kembali kan amplop mama sayang ".pinta mama risa justru membuat Mila penasaran .


" mil ... kembali kan ke mama sayang ..." mohon mama risa


mila tidak menggubris , di buka lah amplop itu dan tangan mila bergetar .


" mama " . kata mila lirilh dengan air mata yang mengalir deras .

__ADS_1


"apa bener ini mah "? tanya Mila .


mama risa mengangguk lemah sambil tersenyum dan itu membuat Mila lemas seketika .


" maaf kan mama sayang , mama hanya ingin melihat kamu menikah dengan aldo dan hidup bahagia ." kata mama risa


" Mila memeluk tubuh mertua nya dengan sangat erat .


" maaf kan Mila yang berkata kasar sama mama ...maaf kan mila mah .... bagaimana bisa mama menderita kanker payudara ". tanya Mila serius


" itu mungkin karena turunan sayang , Oma nya Aldo dulu juga mengalami hal yang sama , tapi Oma nya Aldo beruntung , masih di kasih hidup lebih lama oleh tuhan .


akhir nya ibu Irma mencerita kan kenapa mama risa ingin menikah kan anak anak nya , mama risa takut jika umur nya tidak panjang lagi .


" penyakit mama risa baru di ketauhi mama risa sekitar dua Minggu lalu bersama ibu Irma dan mereka masih merahasia kan semua nya , termasuk papa Rudi .


mama risa tidak sanggup memberi tau soal ini pada papa Rudi dan juga keluarga nya yang lain


" mama jangan banyak pikiran .... mama harus sembuh aku akan melaku kan apa pun yang membuat mama senang asal kan mama bisa bahagia dan juga bisa cepat sembuh ". ucap Mila


" termasuk membuat kan mama cucu ?" mata mama risa berbinar


" iya ma , tapi kasih aku waktu ya , karena seperti nya Aldo juga tidak tertarik sama aku ." kata Mila


" baiklah sayang ". ucap mama risa .


flashback off


tok ... tok ... tok ...


" Mila Aldo ....bangun sayang ..." suara mama risa sambil mengetuk pintu membuyar kan lamunan Mila .


" iya ma ...sebentar ". ucap Mila langsung belari membuka pintu kamar .


ceklek


" pagi menantu mama yang cantik ". sapa mama risa .


" pagi ... maaf kan Mila ma...Mila "


" gak papa , kita sarapan bersama ya , ... dimana Aldo "? mama risa tersenyum melihat penampilan menantu nya yang sexy sudah di pasti kan semalam membuat Aldo panas dingin .


" aku gak tau mah ..." ucap Mila bingung


" yaudah siap siap ya ... mama tunggu di bawah ." ucap mama risa


" baik ma ." kata Mila menatap mertua nya .


" aku harus bisa menggoda Aldo ....tapi aku gak boleh jatuh cinta pada nya dulu .tugas ku sebagai istri harus aku jalani dengan baik ... tapi kalau lihat Aldo rasa nya kesel banget pengen buat dia marah terus ." gumam Mila

__ADS_1


__ADS_2