The Girl'S Mom And Berondong

The Girl'S Mom And Berondong
BAB 42 - Memang Beruntung


__ADS_3

"Loh.. Hazel?"


Hazel sedikit terkejut dengan suara seorang wanita yang memanggilnya saat dia ada di toilet. Hazel berbalik dan melihat ternyata, "Olivia.." Ucapnya, tak disangka akan bertemu dengan mantan sahabat dan selingkuhan suaminya yang saat ini jadi istri mantan suaminya.


"Oh.. ternyata kamu bisa ada disini juga? Sekarang sedang menggoda pria kaya mana lagi?" Tanya Olivia sinis tetapi Hazel tidak peduli dan tetap lanjut mencuci tangannya.


"Hai Hazel.." Sapa Shenna yang juga baru saja masuk ke dalam toilet itu.


"Halo Shenna." Balas Hazel dan Oliv sedikit terkejut kalau Hazel bisa kenal dengan model yang sangat terkenal ini.


"Aku penasaran deh, sudah berapa lama kamu kenal dan berhubungan dengan Tuan Archer? Dia sangat susah di dekati loh." Tanya Shenna penasaran, dia akui bahwa Hazel sangat cantik dengan wajah bule sexy yang menggoda tapi seorang Archer itu tak mudah didekati.


"Ehm.. baru beberapa bulan, eh 6 atau 7 bulanan ini deh." Jawab Hazel dan bukan hanya Shenna yang terkejut tapi juga Oliv.


"Oh.. jadi setelah cerai kau langsung menggoda Tuan Archer." Celetuk Oliv sengaja untuk memancing rasa penasaran Shenna juga.


"Hm.. bukan menggoda sih, lebih tepatnya Tuan Archer sangat baik padaku dan mau bantu pengobatan putri keduaku karena mantan suamiku lebih mementingkan selingkuhan dan calon anaknya pada saat itu." Balas Hazel dengan santai.


Shenna makin terkejut, "berarti Hazel sudah punya 2 anak dan saat ini statusnya janda," batin Shenna tak percaya.


"Wah beruntungnya kamu Hazel, bisa diterima di keluarga itu, mereka sangat hebat dan siapapun ingin jadi menantu mereka." Pekik Shenna senang tetapi Hazel tau bahwa itu hanyalah akting, sebenarnya Shenna sangat iri dengannya.


"Iya, saya memang beruntung. Kalau begitu permisi." Hazel pamit dan pergi dari sana sebelum pembicaraan makin dalam. "Lebih baik menghindar dari 2 wanita itu, mereka sangat menyeramkan," Ucap hazel dalam hati sambil dengan cepat melangkah jauh.


"Kau kenal dia?" Tanya Shenna tanpa basa-basi pada Oliv yang masih mencerna ucapan Hazel tadi.


"Iya, kami teman kuliah di tempat tinggal kami di London." Jawab Oliv santai.


"Dia janda? Beruntung sekali dia bisa dapat Tuan Archer."

__ADS_1


"Benarkah dia bersama Tuan Archer?"


"Iya kau lihat saja sendiri setelah keluar dari sini."


"Dasar ******, dia selalu berhasil menggoda para pria."


"Bisa kau ceritakan sedikit nona..? Dan siapa kamu?"


"Aku Olivia Nona Shenna. Hazel bahkan punya anak hasil hubungan liarnya dengan para pria di London sewaktu pesta perpisahan kelulusan kami lalu dia menikah dengan mantan suaminya yang sekarang adalah suamiku. Dulu dia menjebak suamiku untuk bisa menikah dengannya karena suamiku itu tergila-gila padanya." Jelas Oliv yang telah diberi bumbu, dia yakin kalau Shenna juga tidak menyukai Hazel.


"Wow.. ternyata." Respon Shenna tak percaya. "Gila ajah Tuan Archer yang begitu terpandang dan terhormat bisa bersama wanita itu." Ujarnya dalam hati.


"Dan apakah dia pantas bersama Tuan Archer? Lihat ini." Oliv memberikan hapenya yang telah terpampang foto Hazel dulu sewaktu menjadi model produk lingerie.


"Pantas saja dia berhasil menggoda banyak pria, tapi Tuan Archer bukan targetku karena dia susah digapai, aku menargetkan 1 lagi yang lebih baik. Bisnis Hastanta ditangan, dan dia punya bisnis milik pribadi yang telah maju pesat." Ujar Shenna lalu berjalan meninggalkan Oliv disana, pas juga sudah ada yang masuk ke toilet itu yang mengganggu pembicaraan mereka.


Pesta ini berjalan dengan lancar tetapi Nicho sangat kesal melihat kedekatan Hazel sejak sampai di aula ini dengan Archer dan Morgan, dia merasa Hazel sengaja menggoda 2 pria hebat itu. Sejak tadi dia mencari kesempatan untuk bisa mendekati Hazel tapi sangat tidak mungkin sebab Hazel selalu bersama dengan Archer dan Morgan atau dengan Lusia dan Ken sehingga tidak ada celah baginya.


"Jangan berharap dia akan kembali padamu Nicho, dia sudah jadi pasangan Tuan Archer." Tegas Oliv.


"Gak mungkin, Tuan Archer akan menikah 1 bulan lagi dan bukan dengan Hazel." Jawab Nicho karena dia tau pasti, sebab Archer memesan cincin berlian khusus dari perusahaan Nicho.


"Hazel itu sekretaris Morgan makanya dia selalu ikut kemanapun dia pergi, aku gak yakin keluarga besar seperti mereka mau menerima Hazel yang sudah punya 2 anak dari pria berbeda, bukankah itu memalukan? Dia telah jadi wanita penggoda Nicho.." Ujar Oliv dan perkataannya itu tak sengaja terdengar oleh Shenna yang kebetulan lewat didekat mereka.


Nicho hanya diam saja tidak mau merespon semua penghinaan Oliv kepada Hazel karena dia juga tidak percaya kalau Hazel sekarang telah jadi wanita penggoda.


Sedangkan Shenna sama sekali tidak ada kesempatan untuk melancarkan aksinya karena Evan terus saja di samping Morgan tanpa beranjak sedikitpun dengan mata elangnya yang selalu memantau setiap yang dekat dengan Morgan.


\~\~\~\~\~\~

__ADS_1


"Aku ingin kau selidiki siapa Hazel yang menjadi sekretaris Morgan saat ini, gak biasanya dia punya sekretaris lain selain Evan dan Syifa." Perintah Shenna pada asistennya yang merangkap supir dan manajer pribadi.


"Coba liat, ada fotonya?" Shenna mengirimkan sebuah foto pada pria setengah baya itu, "Ok akan aku cari tau segera."


Ditempat lain siang itu, Morgan sedang sibuk dengan pembukaan cafe barunya di MHS Mall dan dia turun sendiri untuk menyapa para tamu dan pelanggan disana.


"Evan,  kau sudah boleh cari penggantimu di perusahaan restoran ini jadi nanti kau bantu aku di Mall saja biar perusahaan restoran bekerja sendiri dan hanya kita pantau." Ujar Morgan saat para tamu dan pelanggan telah sepi.


"Iya deh, tapi yakin itu TB dan restoran lain mau di gabung 1 perusahaan?" Tanya Evan karena Bar Morgan hanya ada 2 dan tergabung dalam perusahaan yang sama dengan restoran dan cafenya.


"Iyalah samain aja, ribet kalau dipisah dan setelah aku nikah nanti mau rebranding nama perusahaan ya jangan lupa, cuma hapus nama 'Bar' aja kok." Morgan mengingatkan. "Ya sudah aku tinggal. Hazel diatas sendirian."


Morgan berjalan kembali ke kantornya karena tidak mau meninggalkan Hazel terlalu lama tanpa ada yang menjaganya dan betapa terkejutnya dia mendapati Hazel sedang berbicara dengan seorang pria yang sangat dikenal oleh Morgan, mereka berbicara serius di meja dekat security yang sedang kosong karena jam istirahat.


"Mau apa kamu disini?!" Hardik Morgan dengan kasar pada pria paruh baya itu.


"Oh Tuan Morgan, saya datang untuk mencari anda karena ada titipan dan Shenna, ini Tuan." Pria itu memberikan sebuah amplop dan Morgan membukanya. "Pesta ulang tahun? Shenna? Dan ini di Today Bar." Gumam Morgan.


"Bilang padanya aku tidak ada waktu di hari itu dan kamu boleh pergi." Mprgan mengusirnya dan pria itu dengan terpaksa pergi dari sana.


"Ayo masuk." Titah Morgan dan dari nada bicara serta wajahnya Hazel tau kalau Morgan sedang marah.


"Kamu kenapa marah?" Tanya Hazel ragu-ragu, Morgan langsung mendekapnya.


"Pria tadi itu asistennya Shenna dan dialah yang menjadi algojonya wanita itu jika mau berbuat diluar batas, aku takut kamu kenapa-kenapa." Ujar Morgan sedikit lirih sambil tetap memeluknya.


"Tadi dia baru saja datang pas aku balik dari toilet jadi ketemu diluar situ, kamu belum bicara banyak." Jelas Hazel, Morgan melepaskan dekapannya dan menuntun Hazel untuk duduk di sofa.


"Duduk sini.." Morgan menepuk pahanya dan Hazel menurut dan duduk di pangkuan Morgan sedangkan tangan Morgan sudah membelit pinggangnya.

__ADS_1


"Aku mau cerita tentang yang dilakukan Shenna 2 tahun lalu, eh sudah lebih dari 2 tahun kalau sekarang." ujar Morgan dan Hazel bersiap untuk mendengarnya dengan serius karena dia juga sangat penasaran.


TBC~


__ADS_2