
Karena sudah dua hari masih berada di rumah sakit karena ibu Hana masih belum sembuh sepenuhnya
"Chan ajak lah Hana pergi ke minimarket, pasti dia lapar" ucap ibu Chanyeol dan dia mengiyakan permintaan sang ibu
"Eomma Appa ahjumma ingin di belikan sesuatu" tanya nya
"Nanti eomma kirim pesan" jawab ibu Chanyeol
"Dan Appa" tanya Chanyeol
"Appa juga" jawab ayah Chanyeol, dia pun melihat Hana ingin mengajak nya tetapi terlihat sangat berat meninggalkan ibu nya, ketika Hana mengajak nya tetapi dia menolak
"Biar Chan sendiri pergi Hana pasti ingin menemani eomma nya" ucap Chanyeol
"Aku akan ikut dengan mu Sepertinya aku ingin makan sesuatu ayo" ucap Hana dan pria itu mengangguk setuju dengan ajakan dia,
para orang tua berada di taman, karena mereka tahu jika Anastasia sangat bosan berada di dalam kamar dan mereka memutuskan untuk mengajak nya jalan-jalan di taman
"Apa yang ingin kau katakan aku tahu dari kemarin kau sangat gelisah" ucap ibu Chanyeol yang melihat raut wajah Anastasia yang gelisah dari kemarin, dan wanita itu mendekati lalu memeluk memberikan kenyamanan
"Aku tidak ingin kau menyimpan nya sendiri" ucap nya lanjut dan kini wanita itu mengutarakan isi hati nya, dan keduanya mendengarkan seksama, dan mereka tidak bisa menahan air matanya
"Kamu pasti akan sembuh, jangan berkata yang tidak-tidak, jika bisa kami akan membawamu ke rumah sakit terbaik" ucap ibu Chanyeol
__ADS_1
"Berjanjilah kepada ku jika kalian akan menyayangi dia seperti putri kalian" ucap Anastasia dengan air mata yang kini membasahi pipinya, dan keduanya mengangguk setuju
"Aku yakin kau pasti sembuh, kau bukan lah wanita lemah, Anastasia yang ku kenal dia wanita hebat, kami akan selalu bersama mu" ucap ayah Chanyeol dan kedua wanita itu berpelukan
Di mini market keduanya terasa sangat canggung, tidak menyangka dunia selebar daun kelor, tidak menyangka jika kedua orangtuanya sangat dekat
"Kenapa eomma belum mengirim pesan" gumam Chanyeol yang mengecek ponselnya dia tak lupa memakai topi masker untuk berjaga-jaga agar tidak yang mengenali dirinya
"Kau butuh bantuan" tanya hana yang melihat pria itu sedikit bingung
"Tidak hanya saja menunggu pesan dari eomma" jawab Chanyeol
"Tunggu saja pasti ahjumma pasti menghubungi mu mereka pasti sedang mengobrol tentang masa remajanya" ucap Hana untuk meyakinkan dia, tidak lama ponsel miliknya pun berdering, dan melihat nama di balik layar ponselnya, dia pun segera menerima panggilan tersebut lalu menekan ikon warna hijau
"Aku tidak tahu jika dia sudah memiliki kekasih" gumam Hana dalam hati yang tersenyum melihat Chanyeol menjauh ketika menerima panggilan tersebut, Setelah selesai dia pun segera menghampiri Eun Sang
"Kau masih ada yang mau di beli" tanya Chanyeol dan dia melihat barang belanjaan nya dan dia menggeleng sebagai sebagai jawaban
"Baiklah kita segera membayar nya" ucap Chanyeol tanpa bertanya lagi, dia seakan tahu jika pria itu sedang tergesa-gesa dan beranggapan jika dia memiliki janji menemui seseorang, setelah selesai membayar dan membawa nya ke mobil lalu segera menuju ke rumah sakit
"Biar aku bantu" ucap Hana yang ingin mengambil kantong plastik dari tangan Chanyeol
"Tidak perlu ini tidak terlalu berat kita sebaiknya segera pergi mereka pasti menunggu kita" ucap Chanyeol dan dia pun mengangguk paham, wanita itu menekan tombol lantai 3 dimana disana ibu nya di rawat
__ADS_1
"Terimakasih sudah menolong kami" ucap Hana tiba-tiba dan pria itu tersenyum tidak tahu harus menjawab apa, hingga pintu lift terbuka, dia pun segera menuju ke ruangan kamar rawat Anastasia, tetapi dia dibuat bingung ketika dari jauh dia melihat kedua orang tua Chanyeol berada di depan kamar, pria itu memeluk istrinya seakan memberi dukungan, lalu dia segera menghampiri mereka dan menanyakan keadaan sang ibu nya, dan wanita itu terlihat sangat sembab, terlihat dia sedang menangis
"Kamu jangan seperti ini, membuat Hana semakin kalut" bisik pria itu yang masih bisa di dengar oleh Hana
"Apa yang telah terjadi" tanya Hana yang merasa takut, dan segera menghampiri sang ibu tetapi di tahan oleh wanita itu
"Eomma dimana, dia baik-baik saja bukan" tanya nya lagi karena tidak mendapatkan jawaban yang ingin dia dengar, ketika Jung Ye In ingin menjawab tetapi rasanya dia tidak bisa berucap dan suaminya pun menenangkan nya
"Eomma kamu berada di dalam, dan sekarang dia terbaring koma" ucap Park Chae Ran dan membuat Hana semakin kalut, lalu mereka mengajak nya ke dalam dan melihat keadaan wanita itu yang terbaring di kasur, dengan bantuan alat untuk bertahan, dia melihat sang ibu tidak lemah, seakan tubuhnya kehilangan keseimbangan, dan tepat saat itu Chanyeol menangkap tubuhnya, hati nya berkata untuk memeluk dia tetapi otaknya menolak seakan ada jarak di antara mereka berdua, dia hanya bisa bersandar di bahu pria itu, dan menangis tanpa suara
"Kamu harus kuat, kamu tidak sendirian, ahjumma dia wanita kuat" gumam Chanyeol yang masih bisa di dengar, dia tahu bagaimana perasaan nya saat ini, dia menepuk pundak nya untuk memberikan kekuatan
"Aku takut jika terjadi sesuatu dengan nya" gumam Hana yang masih bisa jelas di dengar oleh Chanyeol, dia takut sendirian jika sang ibu meninggal kan dirinya, seakan dunianya runtuh dan gelap, mereka melihat Hana yang terpuruk pun ikut merasakannya
Hana pun terbangun mendapati dia tengah terbaring di atas kasur, dan melihat jika tangannya terpasang infus, dia tidak ingat apa yang telah terjadi, dan hanya mengingat jika dirinya berada dalam kamar sang ibu, dan dia melihat Chanyeol yang masih setia menemani dia yang sedang terlelap tidur
"Sudah berapa lama aku tidur" gumam Hana yang melirik jam dinding yang berubah dan teringat jika dia pada saat itu kembali ke rumah sakit pada siang hari, sedangkan kedua orang tua Chanyeol tidak ada di sana, dia bingung kenapa dia berada di kasur yang seharusnya ibunya yang menempati nya, dia ingin sekali mencari keberadaan sang ibunya lalu melepaskan selang infus tersebut sehingga membuat darah keluar, tepat Chanyeol terbangun dan melihat Hana yang ingin bangkit dari tempat tidurnya dan berjalan mencari keberadaan ibunya dengan tubuh yang lunglai, dia pun segera bangun lalu menangkap nya seakan tahu jika tubuhnya sangat lemah
"Kamu mau kemana, sekarang masih malam" ucap Chanyeol yang membantu nya duduk di kasur
"Aku harus mencarinya kemana dia dan kenapa aku yang menempati kasurnya" tanya Hana dengan rasa takut yang begitu besar, dan dia pun baru menyadari akan hal itu
"Ahjumma dia berada di kamar samping kamu jangan khawatir dia ada yang menemani" ucap Chanyeol dan wanita itu masih keke untuk melihat sendiri
__ADS_1